<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>direspon &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/direspon/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 11 May 2026 10:55:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>direspon &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Relokasi Pedagang Pasar Gadang Direspon Positif Meski Omzet Alami Penurunkan</title>
		<link>https://memontum.com/relokasi-pedagang-pasar-gadang-direspon-positif-meski-omzet-alami-penurunkan</link>
					<comments>https://memontum.com/relokasi-pedagang-pasar-gadang-direspon-positif-meski-omzet-alami-penurunkan#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 May 2026 06:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[direspon]]></category>
		<category><![CDATA[gadang]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[penurunkan]]></category>
		<category><![CDATA[positif]]></category>
		<category><![CDATA[relokasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232305</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Relokasi pedagang Pasar Gadang Kota Malang ke lokasi baru, mendapat respon positif dari para pedagang. Meskipun, di lokasi yang memiliki fasilitas lebih nyaman dan tertata itu, pedagang mengaku omzet penjualan masih mengalami penurunan. Koordinator Pembangunan Pasar Gadang, Abdul Khodir, mengatakan bahwa hal itu terjadi karena pembeli masih belum stabil. Banyak pelanggan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Relokasi pedagang Pasar Gadang Kota Malang ke lokasi baru, mendapat respon positif dari para pedagang. Meskipun, di lokasi yang memiliki fasilitas lebih nyaman dan tertata itu, pedagang mengaku omzet penjualan masih mengalami penurunan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Koordinator Pembangunan Pasar Gadang, Abdul Khodir, mengatakan bahwa hal itu terjadi karena pembeli masih belum stabil. Banyak pelanggan lama, itu yang masih belum mengetahui lokasi baru relokasi pasar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Pembelinya masih semburat. Parkiran belum tertata rapi dan akses jalannya belum maksimal. Mungkin nanti kalau jalannya selesai dan parkiran sudah masuk semua, insyaallah akan lancar,” kata Khodir-sapaannya, Senin (11/05/2026) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sehingga, kondisi tersebut menurutnya berdampak langsung terhadap pendapatan pedagang. Khodir mengakui, bahwa omzet sementara ini mengalami penurunan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Untuk sementara memang menurun. Pelanggan belum banyak yang tahu tempatnya, masih komunikasi dari pedagang ke pelanggan,” ucapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Meski begitu, dari sisi kenyamanan berdagang, para pedagang merasakan perubahan signifikan dibanding lokasi sebelumnya. “Sekarang jauh lebih nyaman. Dulu becek dan kumuh, sekarang sudah bagus dan permanen,” tuturnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terkait retribusi pasar, dirinya menyebut hingga kini belum dilakukan penarikan, karena pembangunan telah diserahkan kepada pengelola pasar sejak 28 April lalu. “Retribusi bukan tugas saya. Setelah pembangunan selesai sudah kami serahkan ke kepala pasar, jadi sementara belum ada penarikan,” tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai informasi, relokasi Pasar Gadang tersebut dilakukan melalui skema swadaya pedagang. Dalam pembangunannya sepenuhnya berdasarkan kesepakatan internal tanpa melibatkan pihak luar maupun praktik jual beli lapak. Untuk besaran kontribusi pembangunan bervariasi, tergantung tambahan lapak yang diambil pedagang. &#8220;Untuk pedagang buah disepakati sekitar Rp 300 juta, sementara lapak kecil sekitar Rp 40 juta. Untuk pedagang yang telah memiliki surat kepemilikan lapak sebelumnya tidak dikenakan biaya, alias gratis. Biaya hanya bagi yang mengambil tambahan lapak, itu pun hasil kesepakatan bersama dan sukarela,” imbuh Khodir. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/relokasi-pedagang-pasar-gadang-direspon-positif-meski-omzet-alami-penurunkan/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232305</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Prosesi Peringatan Ke-769 Harjalu Direspon Masyarakat dengan Antusias</title>
		<link>https://memontum.com/prosesi-peringatan-ke-769-harjalu-direspon-masyarakat-dengan-antusias</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Dec 2024 05:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Antusias]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[direspon]]></category>
		<category><![CDATA[Harjalu]]></category>
		<category><![CDATA[ke-769,]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[prosesi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=217585</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Ribuan masyarakat dengan penuh antusias berkumpul di area Alun-alun Kabupaten Lumajang, Minggu (15/12/2024) tadi. Aktivitas sejumlah warga tersebut, untuk menyaksikan prosesi Hari Jadi ke-769 Kabupaten Lumajang (Harjalu) yang digelar Pemkab Lumajang. Prosesi Harjalu dengan penuh semangat tradisional tersebut, diawali pertunjukan teatrikal dengan cerita Penobatan Raja Lumajang yang tercatat dalam Prasasti Mula Malurung, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Ribuan masyarakat dengan penuh antusias berkumpul di area Alun-alun Kabupaten Lumajang, Minggu (15/12/2024) tadi. Aktivitas sejumlah warga tersebut, untuk menyaksikan prosesi Hari Jadi ke-769 Kabupaten Lumajang (Harjalu) yang digelar Pemkab Lumajang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Prosesi Harjalu dengan penuh semangat tradisional tersebut, diawali pertunjukan teatrikal dengan cerita Penobatan Raja Lumajang yang tercatat dalam Prasasti Mula Malurung, yakni Nararya Kirana, putra Nararya Sminingrat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, mengungkapkan bahwa Harjalu ke-769 kali ini mengusung tema &#8216;Terus Melaju dan Berdaya Saing&#8217;. Tema itu memiliki arti tetap konsisten berupaya membangun Lumajang di berbagai bidang, tetap tumbuh dan berkembang serta dapat bersaing di era kemajuan teknologi.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kita menginginkan proses pembangunan di Lumajang terus meningkat. Apapun ceritanya kita harus bisa mengangkat teknologi informasi dan hasil-hasil komoditas yang ada di Lumajang, sehingga bisa berdaya saing dan mengangkat roda ekonomi di Lumajang,&#8221; terangnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dirinya juga menyoroti, mengenai pentingnya membangun sinergisitas antar berbagai pihak, khusus Forkopimda dalam mewujudkan Lumajang yang berdaya saing, sejahtera dan berkelanjutan. &#8220;Sinergi harus kita bangun untuk saling mendukung terwujudnya Lumajang yang berdaya saing, sejahtera dan berkelanjutan,&#8221; ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Prosesi Harjalu semakin memukau dengan penampilan seni dari siswa-siswi di Kabupaten Lumajang. Tarian-tarian seperti Gelipang Rodat, Jaran Slining, Tari Pajurampak, Tari Topeng Kaliwungu, Jaran Kencak dan Tari Kopyah menambah warna dan keindahan acara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rangkaian prosesi ditutup dengan Grebeg Gunungan Hasil Bumi, yang mengandung filosofi sebagai bentuk doa, dengan harapan bisa membawa keberkahan bagi masyarakat Lumajang. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">217585</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Simulasi Pemungutan hingga Rekapitulasi Suara KPU Kota Batu Direspon Antusias Warga</title>
		<link>https://memontum.com/simulasi-pemungutan-hingga-rekapitulasi-suara-kpu-kota-batu-direspon-antusias-warga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 Jan 2024 08:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Antusias]]></category>
		<category><![CDATA[direspon]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[pemungutan]]></category>
		<category><![CDATA[Rekapitulasi]]></category>
		<category><![CDATA[Simulasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=205475</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Pelaksanaan simulasi pemungutan suara, perhitungan dan rekapitulasi surat suara di TPS 03 Aula Balai Dusun Cangar, Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, disambut antusiasme warga, Rabu (31/01/2024) tadi. Bahkan, warga harus berbondong-bondong untuk mengetahui dan melihat setiap tahapan yang harus dilakukan. Sesuai runtutan, pelaksanaan diawali dengan warga atau pemilik hak suara memasuki TPS. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Kota Batu </strong>&#8211; Pelaksanaan simulasi pemungutan suara, perhitungan dan rekapitulasi surat suara di TPS 03 Aula Balai Dusun Cangar, Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, disambut antusiasme warga, Rabu (31/01/2024) tadi. Bahkan, warga harus berbondong-bondong untuk mengetahui dan melihat setiap tahapan yang harus dilakukan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sesuai runtutan, pelaksanaan diawali dengan warga atau pemilik hak suara memasuki TPS. Lalu, mengisi daftar hadir dan duduk secara tertib. Petugas KPPS memanggil satu persatu warga dan memberikan surat suara simulasi. Kemudian, pemilih menuju bilik suara dan mencoblos.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berikutnya, surat suara dimasukkan dalam kotak suara sesuai jenis pemilihan. Terakhir, pemilih mencelupkan jari dalam tinta sebagai tanda telah menggunakan hak pilih.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Anggota KPU Kota Batu Divisi Teknis Penyelenggaraan, Erfanudin, menjelaskan bahwa kegiatan simulasi pemungutan suara ini dikonsep sesuai tata cara Hari Pemungutan Suara pada 14 Februari 2024. Di mana, undangan diberikan kepada warga atau pemilik hak suara H-1 simulasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Simulasi ini didesain mirip agar masyarakat benar-benar mengetahui proses pemungutan suara. Juga, untuk melihat kesiapan anggota kami (KPPS) melaksanakan tugas,&#8221; kata Erfanudin.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Melalui simulasi ini, ujarnya, diharapkan dapat memberikan gambaran terkait tantangan dan kendala apa saja yang mungkin dihadapi di TPS. Hal ini, bisa menjadi bahan evaluasi sekaligus antisipasi KPU dan seluruh badan ad-hoc di bawah koordinasinya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Mobilisasi pemilih menuju tempat pemungutan suara (TPS), menjadi kendala di simulasi ini. Kalau dari kesiapan petugas, Linmas, sarana dan prasarana di TPS, semua sudah siap,&#8221; imbuhnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui sosialisasi ini, imbuhnya, juga bisa menjadi sosialisasi yang baik kepada masyarakat dalam menghadapi pelaksanaan 14 Februari nanti. &#8220;Harapannya, tentu ini bisa diketahui secara publik,&#8221; imbuhnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah proses pemungutan selesai, ujarnya, kegiatan simulasi akan dilanjutkan dengan penghitungan suara. Ini, terkait dengan tata cara penulisan hasil di atas kertas plano dan scanning hasil menggunakan SIREKAP. <strong>(cw1/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">205475</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Apresiasi Positif Program Ngombe, Berharap Aspirasi Direspon Cepat dan Tanggap</title>
		<link>https://memontum.com/apresiasi-positif-program-ngombe-berharap-aspirasi-direspon-cepat-dan-tanggap</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Jan 2024 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[Aspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[berharap]]></category>
		<category><![CDATA[direspon]]></category>
		<category><![CDATA[ngombe]]></category>
		<category><![CDATA[positif]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[tanggap]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=203971</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Program Ngombe atau ‘Ngobrol Bareng Ilakes’ bersama dengan Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yang digelar di Gazebo Balai Kota Malang, mendapat apresiasi positif dari masyarakat, Selasa (02/01/2024) tadi. Salah satu perwakilan yang mengikuti program Ngombe, Gufron, menyampaikan rasa terima kasih, sebab masyarakat tentunya bisa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Program Ngombe atau ‘Ngobrol Bareng Ilakes’ bersama dengan Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yang digelar di Gazebo Balai Kota Malang, mendapat apresiasi positif dari masyarakat, Selasa (02/01/2024) tadi. Salah satu perwakilan yang mengikuti program Ngombe, Gufron, menyampaikan rasa terima kasih, sebab masyarakat tentunya bisa semakin dekat dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Tentu kita berterima kasih banyak pada Pemkot Malang, khususnya pada Pj Wali Kota Malang, Bapak Wahyu Hidayat. Karena dengan adanya acara (program, red) Ngombe ini masyarakat bisa semakin dekat dengan Pemkot Malang dan beberapa sambatan bisa tersampaikan langsung,” ujar Gufron, seusai mengikuti program tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga:</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Dalam hal itu, ujarnya, dirinya bisa menyampaikan beberapa keluhan. Seperti jalan berlubang, kebocoran PDAM hingga pemangkasan dan penebangan pohon. Dengan bisa bertatap muka langsung bersama pimpinan atau kepala daerah, pihaknya berharap beberapa keluhan tersebut dapat secara cepat direspon dan ditanggapi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Jadi, masyarakat banyak yang lapor ke kami di Indonesia Damai, baik itu melalui chat pribadi maupun lewat grup. Begitu ada laporan masuk, sudah kita terima dan tinggal memperkuat. Semoga dengan dibentuknya Program Ngombe, mudah-mudahan Pj Wali Kota ini amanah dan ada tindakan cepat, tanggap disetiap pengaduan,” tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Senada dengan itu, salah satu Asosiasi Pedagang Pasar Minggu Retawu Wilis, Triandoyo, menyampaikan harapannya melalui Program Ngombe tersebut bisa mendapatkan jawaban atas keluhan yang disampaikan. Yakni, mengenai pemberhentian Pedagang Kaki Lima (PKL) di Pasar Pagi Retawu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Harapan di kesempatan kali ini ada jawaban yang bisa membuat kami lega dan teman-teman yang bisa jualan di pasar pagi bisa kembali dapat lahan berjualan, dengan syarat mematuhi aturan yang ditetapkan pemerintah. Baik perizinan, kelembagaan dan lain-lain. Sehingga ada sinergi kami di lapangan dan pemerintah daerah,” tambah Triandoyo.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa keluhan yang disampaikan tersebut tentu akan segera ditindaklanjuti oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait Pemkot Malang. “Kalau tidak ditangani oleh OPD, silahkan lapor ke saya. Semua perhatian kita tangani, tapi proseskan ada tahapannya. Hal-hal apapun segera sampaikan, kalau tidak tahu solusinya bisa Whatsapp saya,” imbuh Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">203971</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Workshop Merintis Bisnis Homestay dan Manajemen Pengelolaan oleh Disparbud Jember Direspon Positif Pelaku Bisnis</title>
		<link>https://memontum.com/workshop-merintis-bisnis-homestay-dan-manajemen-pengelolaan-oleh-disparbud-jember-direspon-positif-pelaku-bisnis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Nov 2023 04:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[direspon]]></category>
		<category><![CDATA[Disparbud]]></category>
		<category><![CDATA[Homestay]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen]]></category>
		<category><![CDATA[merintis]]></category>
		<category><![CDATA[pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[Pengelolaan]]></category>
		<category><![CDATA[positif]]></category>
		<category><![CDATA[Workshop]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=201728</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bisnis homestay di Kabupaten Jember, ternyata sangat menjanjikan keuntungan. Hal ini terlihat, saat Pemerintah Kabupaten Jember bersama dengan sejumlah stakeholder pariwisata menggelar Workshop Merintis Bisnis Homestay dan Manajemen Pengelolaan di Lab Perhotelan Unmuh Jember, Kamis (16/11/2023) pagi. Pelaksana kegiatan yang terdiri dari Prodi Perhotelan Unmuh Jember, HPI DPC Jember, PHRI BPC Jember, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bisnis homestay di Kabupaten Jember, ternyata sangat menjanjikan keuntungan. Hal ini terlihat, saat Pemerintah Kabupaten Jember bersama dengan sejumlah stakeholder pariwisata menggelar Workshop Merintis Bisnis Homestay dan Manajemen Pengelolaan di Lab Perhotelan Unmuh Jember, Kamis (16/11/2023) pagi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelaksana kegiatan yang terdiri dari Prodi Perhotelan Unmuh Jember, HPI DPC Jember, PHRI BPC Jember, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jember, Diskominfo Jember serta DPMPTSP Jember, berlangsung sangat antusias.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jember, Bambang Rudianto, menerangkan bahwa target kegiatan tersebut dihadiri oleh 20 peserta. Hanya saja, karena sambutan positif dari peserta, total yang hadir lebih dari itu. &#8220;Overload sampai 34 orang,&#8221; lanjutnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga:</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Ditambahkannya, tingginya animo peserta, memperlihatkan bahwa trend untuk berbisnis homestay di Jember sangat positif dan meningkat. Ke depan, pihaknya bakal terus melakukan monitoring dan evaluasi. Sehingga, tujuan diadakannya workshop ini tercapai. Tak cuma pelatihan, namun benar-benar ada homestay yang berdiri dan dapat dinikmati para wisatawan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, salah seorang pemateri, Hadi Jatmiko, mengungkapkan bahwa puluhan peserta hari ini akan mendapatkan pengetahuan soal bagaimana mengelola homestay dengan baik, benar dan sesuai standar. &#8220;Misalnya, bagaimana mengelola tamu dan lingkungan sekitar,&#8221; ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mengingat, homestay berbeda jika dibandingkan dengan penginapan pada umumnya. &#8220;Karena warga juga terlibat, homestay ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar objek wisata,&#8221; tegasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya, homestay ini juga diharapkan dapat menjadi sarana untuk mengenalkan budaya lokal kepada wisatawan. &#8220;Bagaimana masakannya, bagaimana kesehariannya, sehingga ada pengalaman yang belum didapatkan wisatawan di tempat lain,&#8221; tuturnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut, Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Jember, Hasti Utami, mengatakan bahwa workshop ini diadakan berazaskan kolaborasi dan swadaya stakeholder masing-masing. &#8220;Jadi, tak ada lagi omongan tak ada kegiatan karena tak ada anggaran,&#8221; paparnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pihaknya berharap, kegiatan ini dapat menjadi semangat dan ditiru banyak pihak. Tujuannya, untuk saling berkolaborasi mencapai suatu tujuan tertentu. &#8220;Bulan depan ada kegiatan yang lebih besar dan diikuti ratusan orang, yakni jelajah purba,&#8221; terangnya. <strong>(kom/rio/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">201728</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
