<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>disaksikan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/disaksikan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 30 Jun 2025 07:23:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>disaksikan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Disaksikan Langsung Wali Kota Wahyu, Tim Sepak Takraw Putri Kota Malang Sumbang Medali Emas</title>
		<link>https://memontum.com/disaksikan-langsung-wali-kota-wahyu-tim-sepak-takraw-putri-kota-malang-sumbang-medali-emas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Jun 2025 05:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[disaksikan]]></category>
		<category><![CDATA[langsung]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Medali]]></category>
		<category><![CDATA[sumbang]]></category>
		<category><![CDATA[takraw]]></category>
		<category><![CDATA[wahyu,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223468</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Tim sepak takraw putri Kota Malang sukses menyumbangkan medali emas di ajang Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025. Raihan perhargaan ini, tentunya melengkapi kehadiran Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, yang menyaksikan langsung perjuangan di laga final kontingen Kota Malang, Senin (30/06/1025) tadi. Disampaikan Wali Kota Wahyu, bahwa perjuangan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Tim sepak takraw putri Kota Malang sukses menyumbangkan medali emas di ajang Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025. Raihan perhargaan ini, tentunya melengkapi kehadiran Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, yang menyaksikan langsung perjuangan di laga final kontingen Kota Malang, Senin (30/06/1025) tadi.</p>



<p>Disampaikan Wali Kota Wahyu, bahwa perjuangan tim putri tersebut luar biasa. Apalagi, sejak babak penyisihan hingga final terus menunjukkan performa terbaik dan berhasil menumbangkan tim dari Bangkalan.</p>



<p>&#8220;Hari ini alhamdulillah, sepak takraw putri kita mendapatkan emas. Perjuangan mereka luar biasa,&#8221; kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Di momen yang sama, meski tim putra belum berhasil meraih hasil serupa, namun kemenangan tim putri menjadi kebanggaan tersendiri. Terlebih, pelatih tim putri merupakan mantan atlet PON asal Kota Malang, yang juga pernah menyumbangkan medali emas.</p>



<p>&#8220;Memang yang putri ini luar biasa. Pelatihnya juga kemarin atlet PON dari Kota Malang yang mendapatkan emas, sehingga hal itu menjadi motivasi tersendiri bagi tim,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, pelatih tim sepak takraw putri, Najamudin, mengatakan bahwa seluruh pemain tampil dalam kondisi siap tempur. Apalagi, menurutnya kekuatan antardaerah pada ajang Porprov kali ini sangat merata.</p>



<p>“Hampir semua kabupaten atau kota memiliki kekuatan yang seimbang. Jadi, siapa yang paling siap dan beruntung, itulah yang menang,” ujar Najamudin.</p>



<p>Kemudian, dikatakannya bahwa pada babak penyisihan Tim Kota Malang sempat tertinggal dengan Bangkalan. Namun, pada set kedua dan ketiga berhasil menang 2-1.</p>



<p>“Biasanya lebih sulit mengalahkan lawan untuk kedua kalinya, karena strategi pasti sudah disiapkan ulang. Tapi anak-anak bermain luar biasa,” katanya.</p>



<p>Najamudin menyebut, persiapan tim telah dilakukan sejak Januari 2025. Untuk saat ini masih tersisa tiga nomor pertandingan lagi di cabang olahraga sepak takraw, dirinya berharap Kota Malang dapat menambah raihan emas dari nomor-nomor tersebut.</p>



<p>“Semoga bisa meraih dua atau tiga emas tambahan lagi,” imbuh Najamudin. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223468</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Disaksikan Direktur Riset Kemendikbudristek, Bupati Jember Lepas 3.500 Mahasiswa KKN Kolaboratif</title>
		<link>https://memontum.com/disaksikan-direktur-riset-kemendikbudristek-bupati-jember-lepas-3-500-mahasiswa-kkn-kolaboratif</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Jul 2023 13:29:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[direktur]]></category>
		<category><![CDATA[disaksikan]]></category>
		<category><![CDATA[kemendikbudristek,]]></category>
		<category><![CDATA[kolaboratif]]></category>
		<category><![CDATA[lepas]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[riset]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193504</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, melepas sebanyak 3.500 mahasiswa dan 189 orang dosen pembimbing lapangan (DPL) dari 18 perguruan tinggi, Senin (17/07/2023) tadi. Secara keseluruhan, mereka terdiri dari 16 perguruan tinggi di Jember dan 2 perguruan tinggi dari Malang dan Surabaya. Dalam pelepasan itu, mereka nantinya akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, melepas sebanyak 3.500 mahasiswa dan 189 orang dosen pembimbing lapangan (DPL) dari 18 perguruan tinggi, Senin (17/07/2023) tadi. Secara keseluruhan, mereka terdiri dari 16 perguruan tinggi di Jember dan 2 perguruan tinggi dari Malang dan Surabaya.</p>



<p>Dalam pelepasan itu, mereka nantinya akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif di Kabupaten Jember. Yakni, untuk ditempatkan di 226 desa dalam misi pengabdian diri kepada masyarakat pedesaan.</p>



<p>Di tahun ini, Bupati Hendy Siswanto membebaskan mahasiswa dalam menentukan program kerja mereka. Meskipun demikian, ada beberapa poin yang harus menjadi perhatian dari para mahasiswa KKN Kolaboratif. Diantaranya, persoalan stunting, Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB), penguatan UMKM pada sisi produksi dan marketing serta penguatan pertanian.</p>



<p>Bupati Hendy mendorong, agar para mahasiswa untuk memaksimalkan ilmu yang didapatkan selama perkuliahan di kampus untuk menolong sebanyak-banyaknya warga Jember dalam berbagai sektor. “Masyarakat Jember menunggu kalian. Di Jember ini lengkap, ada objeknya. Anda mau minta apa, objek di Jember ada semua. Kalian punya ilmu apapun, juga bisa diterapkan di Jember ini,” ujar Bupati Hendy.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bupati Hendy meyakini, bahwa KKN Kolaboratif yang kedua diselenggarakan Pemkab Jember dengan perguruan tinggi tahun ini, akan memberikan dampak positif yang lebih terhadap kemajuan Jember. &#8220;KKN Kolaboratif tahun lalu terbukti memberikan dampak positif setelah adik-adik mahasiswa ini mengajari masyarakat. Salah satu contohnya, bagaimana UMKM yang berdaya saing, pemasarannya, pengemasannya itu sudah mulai ada peningkatan kualitas. Saya yakin KKN Kolaboratif kedua tahun 2023, ini akan lebih dahsyat lagi hasilnya,” lanjutnya.</p>



<p>Pelepasan KKN Kolaboratif juga dihadiri Direktur Riset, Teknologi dan Pengabdian Kepada Masyarakat Kemendikbudristek RI, M Faiz Syuaib. Usai menyaksikan pelepasan, dirinya mengaku takjub dengan kekompakan antara Pemkab Jember dengan perguruan tinggi. “Luar biasa, ini baru pertama kali saya melihat kompaknya pemerintah daerah dengan perguruan tinggi,” ujar Prof Syuaib.</p>



<p>Dirinya mengingatkan, bahwa kualitas sebuah perguruan tinggi bukan dilihat dari jumlah lulusannya dan seberapa banyak karya ilmiahnya. Namun, dilihat dari seberapa besar manfaatnya untuk kepentingan masyarakat.</p>



<p>“Reputasi pendidikan ditentukan oleh kemampuan mengaplikasikan ilmu yang sudah didapatkan di bangku kuliah. Sehingga, agar bisa bersambungan dengan kepentingan masyarakat,” ujarnya. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193504</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Nikmati Layanan MPP Merdeka, Pasangan Pengantin Nikah Disaksikan Wali Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/nikmati-layanan-mpp-merdeka-pasangan-pengantin-nikah-disaksikan-wali-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Jun 2023 05:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[disaksikan]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[merdeka]]></category>
		<category><![CDATA[MPP]]></category>
		<category><![CDATA[Nikah]]></category>
		<category><![CDATA[nikmati]]></category>
		<category><![CDATA[pasangan]]></category>
		<category><![CDATA[pengantin]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[wali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191395</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pasangan pengantin baru Kota Malang, yakni Muhammad Mukhlas, warga Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing dan Luluk Mahmudah, warga Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, tidak menyangka jika pernikahannya disaksikan oleh para pejabat tinggi di lingkungan Pemkot Malang. Prosesi pernikahan itu, digelar di Mal Pelayanan Publik (MPP) Merdeka, Senin (20/06/2023) tadi. Saat ditemui [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pasangan pengantin baru Kota Malang, yakni Muhammad Mukhlas, warga Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing dan Luluk Mahmudah, warga Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, tidak menyangka jika pernikahannya disaksikan oleh para pejabat tinggi di lingkungan Pemkot Malang. Prosesi pernikahan itu, digelar di Mal Pelayanan Publik (MPP) Merdeka, Senin (20/06/2023) tadi.</p>



<p>Saat ditemui usai melangsungkan pernikahan, pasangan tersebut mengatakan jika merasa tegang dan merasa gelisah. Sebab, kabar pernikahan yang didapatkan juga begitu mendadak.</p>



<p>“Sebelumnya tadi sangat tegang sekali, karena disaksikan sama pejabat tinggi Kota Malang. Kita tidak ada persiapan yang matang, dan juga mendadak sekali,” kata Mukhlas, saat dikonfirmasi di Balai Nikah Layanan Kantor Kemenag, MPP Merdeka, Kota Malang.</p>



<p>Kemudian, Mukhlas juga menceritakan jika memang rencana pernikahannya digelar pada hari ini di Kantor Urusan Agama (KUA). Namun, karena mendapatkan kabar dari Kepala Kemenag, jika pernikahannya akan diselenggarakan di MPP Merdeka Kota Malang dan disaksikan Wali Kota Malang, malah menambah rasa kecemasannya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Rencananya memang nikah hari ini, di KUA, kemarin dikasih tau sama kepala KUA kalau nikah nya di sini (MPP Merdeka) dengan disaksikan sama pak Wali Kota. Jadi agak tegang,” ucapnya.</p>



<p>Meski awalnya merasakan kecemasan, pasangan tersebut akhirnya bisa bernapas lega setelah proses pernikahan mereka berjalan lancar. Dalam suasana yang penuh haru dan kebahagiaan, pasangan tersebut berhasil melalui momen bersejarah dalam hidup mereka.</p>



<p>“Alhamdulillah, setelah awalnya merasa tegang, sekarang sudah lega. Tentu saya juga berterima kasih atas kesempatan yang diberikan dan dukungan dari Wali Kota Malang dalam pernikahan yang sudah kami lakukan tadi,” ujar Mukhlas.</p>



<p>Sementara itu, Wali Kota Malang, Sutiaji, menyampaikan jika pihaknya siap menjadi saksi dalam pernikahan warga Kota Malang. Terlebih layanan yang diberikan oleh kantor Kemenag juga begitu luar biasa, sehingga menjadi keharusannya untuk melayani masyarakat.</p>



<p>“Saya memang dibutuhkan masyarakat sewaktu-waktu. Monggo, kalau mau nikah saya juga siap jadi saksi,” imbuh Sutiaji. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191395</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
