<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Disampaikan dalam Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/disampaikan-dalam-sosialisasi-4-pilar-kebangsaan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 18 Jan 2019 01:35:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Disampaikan dalam Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>H Sungkono Tekankan Kerukunan dalam Pilpres, Disampaikan dalam Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan</title>
		<link>https://memontum.com/h-sungkono-tekankan-kerukunan-dalam-pilpres-disampaikan-dalam-sosialisasi-4-pilar-kebangsaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Jan 2019 01:35:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Disampaikan dalam Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan]]></category>
		<category><![CDATA[H Sungkono Tekankan Kerukunan dalam Pilpres]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=73853</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo&#8212;- Perbedaan pilihan Pilpres, jangan sampai mengorbankan kerukunan. Pilpres memang penting untuk memilih presiden, tetapi kerukunan masyarakat jauh lebih penting. Hal itu disampaikan anggota MPR RI, H Sungkono, saat bertemu dengan 120 warga yang mengikuti 4 pilar berbangsa dan bernegara yang diadakan, Rabu (16/1/2019) kemarin malam. Menurutnya, dalam musim kampanye Pilpres ini, seperti telah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo&#8212;-</strong> Perbedaan pilihan Pilpres, jangan sampai mengorbankan kerukunan. Pilpres memang penting untuk memilih presiden, tetapi kerukunan masyarakat jauh lebih penting. Hal itu disampaikan anggota MPR RI, H Sungkono, saat bertemu dengan 120 warga yang mengikuti 4 pilar berbangsa dan bernegara yang diadakan, Rabu (16/1/2019) kemarin malam.</p>
<p>Menurutnya, dalam musim kampanye Pilpres ini, seperti telah terjadi peperangan di udara medsos antara kubu 01 dan 02. Terjadi polarisasi 2 kekuatan. Saling mencaci maki, menjelekkan lawannya dengan umpatan kotor seolah bangsa ini sudah kehilangan budaya timurnya.</p>
<p>“Sudah berapakali kita mengadakan Pilpres, tapi baru di Pilpres ini suasana politiknya sangat panas. penuh kegaduhan. Seolah kita meningggalkan persaudaraan, seolah kehilangan akal sehat,” terangnya.</p>
<p>Ia mengingatkan perlunya menjaga persatuan dan kesatuan. Boleh saja berbeda pilihan. Silahkan saja memberikan dukungan kepada Capresnya, tetapi gunakan pilihan kata yang sopan dan cerdas saat bertarung di Medsos.</p>
<p>Sebagai masyarakat yang berbudaya, jangan gunakan kata-kata kotor apalagi menjurus permusuhan.karena itu bisa memancing lawan politiknya.</p>
<p>Lebih jauh, ia meminta agar masyarakat lebih memikirkan masa depannya, bagaimana mendapatkan pekerjaan layak. Jangan berorientasi bekerja di pabrik, tetapi carilah wiraswasta.</p>
<p>Ia mengatakan, lebih baik menjual es tebu di jalan karena pendapatan kotornya bisa Rp 300 ribu/hari, daripada menjadi buruh pabrik. Substansinya, miliki usaha sendiri, dikelola sendiri dan berusaha kreatif untuk mencari rejeki.</p>
<p>Ia juga melihat, ada segelintir perilaku aneh para pengusaha yang mengejar keuntungan besar bukan untuk kemakmuran Indonesia tetapi uangnya ditimbun di luar negeri.</p>
<p>Pemilik usaha seperti itu hanya memanfaatkan kekayaan alam dan tenaga manusia Indonesia. Untuk itu, harus ada regulasi untuk mencegah uang-uang itu tidak kabur ke luar negeri.(fan/yan)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">73853</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
