<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Dishub Kabupaten Situbondo &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/dishub-kabupaten-situbondo/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 22 Apr 2021 14:09:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Dishub Kabupaten Situbondo &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pembangunan Median Jalan Bisa Pakai Dana Sponsor</title>
		<link>https://memontum.com/pembangunan-median-jalan-bisa-pakai-dana-sponsor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Apr 2021 14:09:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub Kabupaten Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek median jalan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=140720</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Rencana pembangunan median jalan di sepanjang Jalan A Yani hingga Basuki Rahmat-Kabupaten Situbondo, nampaknya akan tertunda. Itu karena, rencana pembangunan mendesak tersebut, belum masuk di APBD tahun 2021. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Situbondo, Tulus Prijatmadji, saat dikonfirmasi memontum.com membenarkan jika pembangunan median jalan, belum bisa dilakukan tahun ini. Sebab, belum memiliki [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Rencana pembangunan median jalan di sepanjang Jalan A Yani hingga Basuki Rahmat-Kabupaten Situbondo, nampaknya akan tertunda. Itu karena, rencana pembangunan mendesak tersebut, belum masuk di APBD tahun 2021.</p>



<p>Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Situbondo, Tulus Prijatmadji, saat dikonfirmasi memontum.com membenarkan jika pembangunan median jalan, belum bisa dilakukan tahun ini. Sebab, belum memiliki anggaran. Meski demikian, Dishub akan mengupayakan di APBD Perubahan, atau menggunakan dana sponsor jika ada.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sasar-224-pemudik-dishub-kota-malang-tambah-kuota-mudik-gratis-jadi-enam-bus">Sasar 224 Pemudik, Dishub Kota Malang Tambah Kuota Mudik Gratis Jadi Enam Bus</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/musrenbang-rkpd-2027-bupati-ipuk-sebut-fokus-penguatan-sdm-ekonomi-berbasis-hirilisasi-dan-pariwisata">Musrenbang RKPD 2027, Bupati Ipuk Sebut Fokus Penguatan SDM, Ekonomi Berbasis Hirilisasi dan Pariwisata</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-sanksi-tegas-untuk-sppg-yang-langgar-sop">Wali Kota Malang Pastikan Sanksi Tegas untuk SPPG yang Langgar SOP</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Diusahakan tahun ini, kami sudah sampaikan ke Bapak Bupati. Ini tidak bisa cepat, sementara anggaran saya tidak ada. Jadi sekarang kita pakai pembatas jalan sementara dulu, tetapi pasti nanti dibuatkan median jalannya kalau ada pakai sponsor yang lain kalau ada yang mau,&#8221; ujar Tulus Prijatmadji, Kamis (22/04) tadi.</p>



<p>Sementara ini, pembatas marka jalan tetap menggunakan besi barikade dan road barrier. Kebijakan pembatasan jalan ini dilakukan, sejak diberlakukannya rekayasa lalu lintas beberapa pekan lalu. </p>



<p>Sejumlah jalan protokol dilakukan rekayasa lalu lintas. Salah satunya, seperti di Jalan A Yani hingga Basuki Rahmat, yang hanya boleh dilalui kendaraan dari barat, kini sudah bisa dilalui dari kedua ruas.</p>



<p>Jalan yang mengalami perubahan ke dua arus diantaranya jalan A Yani jalan Basuki Rahmat, jalan Pemuda, jalan Diponegoro. Sementara jalan Madura dan jalan Irian Jaya tetap satu arah. <strong>(cwa/mam/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">140720</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Truck Pengangkut Galian C Bahayakan Pengendara</title>
		<link>https://memontum.com/truck-pengangkut-galian-c-bahayakan-pengendara</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Mar 2021 10:16:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Video]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub Kabupaten Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[galian C]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=137416</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo – Kondisi Jalan Raya PB Jenderal Sudirman arah Wringin Anom Panarukan &#8211; Surabaya, menuai keluhan sejumlah pemakai jalan. Penyebabnya, jalan yang biasa bersih, justru kini banyak luberan tanah urug yang diduga dari hasil galian C. Kontan, jalan pun menjadi membahayakan bagi pengguna lain. Menurut warga sekitar jalan raya Wringin Anom, Kecamatan Panarukan, dr [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> – Kondisi Jalan Raya PB Jenderal Sudirman arah Wringin Anom Panarukan &#8211; Surabaya, menuai keluhan sejumlah pemakai jalan.</p>



<p>Penyebabnya, jalan yang biasa bersih, justru kini banyak luberan tanah urug yang diduga dari hasil <a href="https://memontum.com/tag/galian-c">galian C</a>. Kontan, jalan pun menjadi membahayakan bagi pengguna lain.</p>



<p>Menurut warga sekitar jalan raya Wringin Anom, Kecamatan Panarukan, dr H imam Hariyono, pihaknya mengeluhkan dengan adanya bercecernya tanah urug yang bercampur pasir di depan rumahnya.</p>



<p><strong>Baca juga: <a href="https://memontum.com/137139-nestapa-kakek-moyo-tinggal-dalam-gubuk-terpencil-perbukitan-minum-pun-harus-mengandalkan-hujan">Nestapa Kakek Moyo, Tinggal dalam Gubuk Terpencil Perbukitan, Minum pun harus Mengandalkan Hujan</a></strong></p>



<p>Sebab, akan membahayakan keselamatan bagi pengendara yang melewatinya maupun rumah warga yang ada di pinggir jalan raya Wringin Anom Panarukan.</p>



<p>Warga berharap ada penindakan terhadap para sopir dump truck yang bermuatan tanah urug bercampur pasir hasil pertambangan galian C. “Banyak truck yang telah melalaikan menutup terpal bak truck dengan baik,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Seperti yang dialami seorang pengguna jalan, Yanto, yang kebetulan melintas di jalan tersebut, Senin (22/03) tadi. Yanto terkena serpihak batu kerikil yang dimuat truck yang bermuatan hasil tambang galian C tersebut.</p>



<figure class="wp-block-video"><video controls src="https://memontum.com/wp-content/uploads/2021/03/galian-c.mp4"></video></figure>



<p>Sementara itu, Kepala Dishub Kabupaten Situbondo, Drs Tulus Prijatmadji mengatakan, sudah sering memberikan himbauan pada saat hearing dengan pihak-pihak terkait dan sudah memberi peringatan kepada para sopir maupun pengusaha angkutan khusus pengangkut tanah urug hasil galian C, agar menutup bak dump truck nya ketika memuat pasir, tanah urug maupun kerikil.</p>



<p>&#8220;Sudah sering kami mengingatkan mereka agar menutup bak truck kalau muat material agar tidak tumpah di jalan raya,&#8221; himbaunya. <strong>(mam/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">137416</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan PAD, Pemkab Situbondo Optimalkan Uji Kir Kendaraan Bermotor</title>
		<link>https://memontum.com/tingkatkan-pad-pemkab-situbondo-optimalkan-uji-kir-kendaraan-bermotor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Jul 2020 16:35:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub Kabupaten Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[PAD]]></category>
		<category><![CDATA[Uji Kir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/119886-tingkatkan-pad-pemkab-situbondo-optimalkan-uji-kir-kendaraan-bermotor</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo, melalui Dinas Perhubungan menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi uji kir kendaraan angkutan pada tahun 2020. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Situbondo Drs Tulus Prijatmadji SH M Hum yang juga akrab disapa Pak Dhe Tulus mengatakan, uji kir kendaraan saat ini tetap melayani pelayanan pengujian kendaraan dan tetap [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo, melalui Dinas Perhubungan menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi uji kir kendaraan angkutan pada tahun 2020. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Situbondo Drs Tulus Prijatmadji SH M Hum yang juga akrab disapa Pak Dhe Tulus mengatakan, uji kir kendaraan saat ini tetap melayani pelayanan pengujian kendaraan dan tetap harus memperhatikan protokol kesehatan.</p>
<p>Sambung Pak Dhe Tulus, pelayanan di uji kir sudah sesuai protokol kesehatan, yang mana petugas kami sudah dilengkapi sesuai prosedur kesehatan dari anjuran Pemerintah.</p>
<p><div id="attachment_119887" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-119887" decoding="async" class="size-full wp-image-119887" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200722-WA0095-copy.jpg?resize=740%2C370&#038;ssl=1" alt="Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Situbondo Drs Tulus Prijatmadji SH M Hum saat dikonfirmasi Wartawan Memo X yang juga akrab disapa Pak Dhe Tulus. (her/im)" width="740" height="370" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200722-WA0095-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200722-WA0095-copy.jpg?resize=300%2C150&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200722-WA0095-copy.jpg?resize=600%2C300&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200722-WA0095-copy.jpg?resize=200%2C100&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-119887" class="wp-caption-text">Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Situbondo Drs Tulus Prijatmadji SH M Hum saat dikonfirmasi Wartawan Memo X yang juga akrab disapa Pak Dhe Tulus. (her/im)</p></div></p>
<p>&#8221; Jadi siapapun yang masuk ke area kir-kiran sudah kami siapkan fasilitas kelengkapan protokol kesehatan untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona atau Covid-19 di area uji kir kendaraan, &#8220;tegasnya.</p>
<p>Menurutnya, petugas kami sudah pakai masker, faceshield dan lainnya alat protokol kesehatan sesuai yang disarankan oleh tim Gugus Tugas Covid-19 kabupaten Situbondo.</p>
<p>&#8221; Pelayanan saat ini memang agak penuh, karena kemarin beberapa minggu lalu sempat diliburkan dengan adanya pandemi virus Corona atau Covid-19, &#8220;tuturnya.</p>
<p>Lebih lanjut Pak Dhe Tulus menjelaskan, bahwa dibukanya kembali pelayanan uji kir memang dianggap perlu dilaksanakan, karena menyangkut PAD (Pendapatan Asli Daerah) selain itu juga menyangkut keselamatan para pengendara saat berkendara dijalan.</p>
<p>&#8221; Kami menghimbau kepada pemohon yang akan mengurus kir kendaraannya, yang kemarin-kemarin sempat tertunda dan perlu diketahui. Sekarang kami sudah melayani dengan baik, full dihari kerja dari hari senin sampai hari jum&#8217;at, jadi gak usah ragu lagi terkait pelayanan kami setiap hari sampai selesai, &#8221; himbaunya.</p>
<p>Pak Dhe Tulus menambahkan, pelayanan uji kir dilakukan dengan dua cara, yaitu secara online dan offline, pelayanan kalau online kita memang sesuai jadwal dan sesuai jam kita layani, akan tetapi kita tidak mengurangi yang offline.</p>
<p>&#8221; Jadi begitu pemohon datang yang penting sesuai antrian tetap kita layani dengan mengedepankan masyarakat yang belum paham dengan aplikasinya, &#8221; tuturnya.</p>
<p>Sementara menurut Bapak Sidiq selaku Koordinator Angkutan dan Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Situbondo menyampaikan, bahwa PAD dari retribusi uji kir kendaraan angkutan pada tahun 2019 sudah lumayan tinggi.</p>
<p>&#8221; Target tahun ini turun drastis sekitar 50% dari tahun 2019 karena adanya pandemi virus Corona atau Covid-19, &#8221; ujar Sidiq, Rabu (22/07/2020) siang.</p>
<p>Sambung Sidiq, pihaknya yakin target itu bisa dipenuhi pada akhir tahun 2020 dan sejumlah langkah telah disiapkan untuk mewujudkannya. Diantaranya dengan rutin sosialisasi dan gencar melakukan razia.</p>
<p>Kata dia, Dishub menengarai banyak pemilik kendaraan yang sengaja tidak mengurus pembaruan kir walaupun masa berlakunya telah habis. Meski demikian, anehnya para pelanggar tersebut berani berlalu-lalang di jalan.</p>
<p>&#8221; Untuk itu, kami bekerjasama dengan pihak kepolisian bidang lalu lintas akan melakukan razia dan penekanan persyaratan serta teknis, &#8221; kata Sidiq saat ditemui di kantornya.</p>
<p>Dijelaskan Sidiq, petugas kami mendata mobil peserta saat diketahui, ada tiga klasifikasi kendaraan angkutan wajib melakukan uji kir, yakni kendaraan dengan berat di bawah 3.500 kilogram, berat berkisar 3.500–7.500 kilogram dan berat lebih dari 7.500 kilogram.</p>
<p>&#8221; Selama ini, cukup banyak pemohon uji kir kendaraan yang bentuknya tidak sesuai dengan ketentuan. Jadi, harus dikembalikan lagi ke kondisi aslinya, &#8220;jelasnya.</p>
<p>Sidiq menambahkan, ambang batas laik jalan kendaraan tercatat mendominasi pelanggaran saat dilakukan razia. Sedangkan pelanggaran untuk klasifikasi kebisingan, kegelapan kaca dan lainnya jarang ditemukan.</p>
<p>&#8221; Kami berharap kepada para pemilik kendaraan angkutan untuk mematuhi aturan kir yang berlaku. Apabila masa berlakunya telah habis diimbau segera mengurus pembaruannya, &#8220;pungkasnya. <strong>(her/im/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">119886</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rambu Lalu Lintas di Jalan Cempaka II Sumberkolak Tertutup Pohon</title>
		<link>https://memontum.com/rambu-lalu-lintas-di-jalan-cempaka-ii-sumberkolak-tertutup-pohon</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Dec 2019 12:40:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub Kabupaten Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Rambu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/102215-rambu-lalu-lintas-di-jalan-cempaka-ii-sumberkolak-tertutup-pohon</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Perhatian Pemkab Situbondo terhadap rambu-rambu lalu lintas jalanan perlu ditingkatkan. Sejauh ini, banyak rambu-rambu yang fungsinya kurang maksimal karena tertutup dedaunan. Seperti yang terpantau Wartawan Memontum.com di Jalan Cempaka II, Krajan Barat, Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur 68351. Sebuah rambu untuk mengurangi kecepatan nyaris tak terlihat lantaran tertutup ranting [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Perhatian Pemkab Situbondo terhadap rambu-rambu lalu lintas jalanan perlu ditingkatkan. Sejauh ini, banyak rambu-rambu yang fungsinya kurang maksimal karena tertutup dedaunan.</p>
<p>Seperti yang terpantau Wartawan Memontum.com di Jalan Cempaka II, Krajan Barat, Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur 68351. Sebuah rambu untuk mengurangi kecepatan nyaris tak terlihat lantaran tertutup ranting dan dedaunan. Serta, rambu penunjuk arah ke kota, arah pasar hewan dan arah menuju Bondowoso. Kondisinya sama, hampir tidak kelihatan. Senin (16/12/2019) sore.</p>
<p>Kondisi ini juga menjadi perhatian anggota DPRD Kabupaten Situbondo. Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Situbondo Drs H A Bashori Sonhaji M Si mengatakan Dishub Kabupaten Situbondo seharusnya peka terhadap kondisi rambu-rambu di jalan. Sebab, rambu-rambu itu menjadi petunjuk bagi pengendara.</p>
<p>“ Kalau tertutup pohon ataupun daun, bagaimana masyarakat tahu adanya rambu-rambu itu, ” ujarnya.</p>
<p>Menurut mantan Ketua DPRD itu, agar keberadaan rambu-rambu itu mudah dilihat pengendara, jalan yang bisa dilakukan dengan memangkas ranting-ranting pohon yang menutupinya.</p>
<p>“ Kami harap ada pemangkasan. Supaya rambu yang sudah dipasang bisa terlihat dan berfungsi sebagaimana mestinya, ” ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, hingga berita ini ditulis Kepala Dishub Kabupaten Situbondo Drs Tulus Prijatmadji saat dihubungi Wartawan Memontum.com melalui WhatsApp nya masih enggan memberikan komentarnya. <strong>(im/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">102215</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
