<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>disnak &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/disnak/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 28 May 2025 13:30:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>disnak &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Disnak Jombang Monitoring Sapi Kurban Bantuan Presiden Jenis Simental Cross Brahman 9,58 Kwintal</title>
		<link>https://memontum.com/disnak-jombang-monitoring-sapi-kurban-bantuan-presiden-jenis-simental-cross-brahman-958-kwintal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 May 2025 06:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[brahman]]></category>
		<category><![CDATA[disnak]]></category>
		<category><![CDATA[Kurban]]></category>
		<category><![CDATA[kwintal]]></category>
		<category><![CDATA[Monitoring]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden]]></category>
		<category><![CDATA[simental]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222533</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Jombang melakukan monitoring terhadap hewan kurban jenis sapi bantuan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Rabu (28/05/2025) tadi. Monitoring ini, dipimpin langsung Plt Kadisnak Kabupaten Jombang, M Saleh, didampingi jajaran Dinas Peternakan Jombang. Kadisnak menjelaskan bahwa hewan kurban bantuan presiden ini merupakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Jombang melakukan monitoring terhadap hewan kurban jenis sapi bantuan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Rabu (28/05/2025) tadi. Monitoring ini, dipimpin langsung Plt Kadisnak Kabupaten Jombang, M Saleh, didampingi jajaran Dinas Peternakan Jombang.</p>



<p>Kadisnak menjelaskan bahwa hewan kurban bantuan presiden ini merupakan sapi pilihan yang telah melewati beberapa tahapan. Diantaranya, adalah survei oleh Tim Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur.</p>



<p>“Setelah survei yang dilakukan oleh Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur, alhamdulliah kami menemukan profil sapi yang sesuai dengan kriteria Banpres (bantuan presiden) berjenis Simental cross Brahman dengan berat mencapai 9,58 kwintal,” kata Saleh.</p>



<p>Setelah dipastikan sapi tersebut sudah memenuhi kriteria, ungkapnya, lalu dilanjutkan dengan penandatangan kontrak jual beli antara Presiden RI melalui Dinas Peternakan dengan peternak sapi. &#8220;Sapi Banpres diserahkan secara resmi oleh pemerintah pusat kepada Kabupaten Jombang, untuk di jadikan hewan kurban,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Saleh juga mengungkapkan, perawatan intensif dan monitoring akan dilakukan secara kontinue. Sesuai rencana, sapi akan disalurkan ke Masjid Agung Baitul Mukminin Jombang.</p>



<p>&#8220;Kami akan berikan perawatan khusus kepada sapi yang telah dibeli oleh bapak Presiden RI, Prabowo Subianto. Akan kami monitoring terus kesehatannya hingga Hari Raya Kurban. Nantinua, sapi tersebut akan diserahkan oleh Bupati Jombang, Warsubi, setelah ibadah Salat Idul Adha,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Sementara itu, peternak yang sapinya dibeli sebagai Banpres, yakni Masrukhi, menyampaikan bahwa perawatan kepada sapi Banpres telah dilakukan selama 1 tahun dengan perawatan yang insentif. “Kami rutin melakukan cek kesehatan dan berkoordinasi dengan Dinas Peternakan. Kami juga memberikan pakan yang bergizi guna percepat perkembangan sapi tersebut,” ungkapnya.</p>



<p>Masrukhi mengatakan, pemilihan pakan sangat berpengaruh terhadap perkembangan sapi, penggunaan ampas dan rumput gajah harus memilih yang segar. “Kami juga menamai sapi Banpres ini dengan sebutan Pedrosa, karena perkembangannya sangat cepat dibandingkan dengan sapi-sapi pada umumnya,” imbuhnya. <strong>(azl/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222533</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tekan Penyakit Mulut dan Kuku di Jatim, Disnak Provinsi Siapkan Vaksinasi Total</title>
		<link>https://memontum.com/tekan-penyakit-mulut-dan-kuku-di-jatim-disnak-provinsi-siapkan-vaksinasi-total</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Jan 2025 08:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[disnak]]></category>
		<category><![CDATA[Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[provinsi]]></category>
		<category><![CDATA[siapkan]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218272</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Dinas Peternakan (Disnak) Provinsi Jawa Timur memastikan vaksin untuk seluruh ternak sapi, kerbau dan kambing dalam waktu dekat akan segera datang. Rencana itu, juga berlaku untuk di Kabupaten Pasuruan. Kepala Dinas Peternakan Jawa Timur, Indyah Aryani, mengatakan bahwa jumlah hewan ternak di Jawa Timur yang rentan terkena Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Dinas Peternakan (Disnak) Provinsi Jawa Timur memastikan vaksin untuk seluruh ternak sapi, kerbau dan kambing dalam waktu dekat akan segera datang. Rencana itu, juga berlaku untuk di Kabupaten Pasuruan.</p>



<p>Kepala Dinas Peternakan Jawa Timur, Indyah Aryani, mengatakan bahwa jumlah hewan ternak di Jawa Timur yang rentan terkena Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) tercatat mencapai 9,2 juta ekor. Dari jumlah tersebut, sapi menjadi jenis hewan ternak yang paling banyak terancam. Jumlahnya, mencapai 3,4 juta ekor.</p>



<p>&#8220;Paling rentan sapi, karena PMK lebih banyak menyerang sapi,&#8221; kata Indyah, saat meninjau peternakan sapi milik Misbahul Munir di Desa Cobanjoyo, Kecamatan Kejayan, Jumat (10/01/2025) tadi.</p>



<p>Dijelaskan Indyah, Jawa Timur membutuhkan 7,2 juta vaksin yang nantinya akan disuntikkan pada seluruh sapi. Baik itu yang rentan maupun yang sama sekali belum divaksin. Juga, untuk sapi-sapi yang butuh vaksinasi lanjutan.</p>



<p>Untuk mendapatkan vaksin tersebut, ujarnya, Pemprov Jatim sedang mempersiapkan anggaran pengadaan vaksin dari yang bersumber dari BTT Jatim tahun 2025. Begitu pula dengan Kementerian Pertanian yang kembali akan menggelontorkan anggaran untuk pengadaan vaksin.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Secepat mungkin, karena sekarang sedang disiapkan dari pengadaan APBD maupun APBN, &#8221; singkatnya.</p>



<p>Dijelaskan Indyah, pada akhir 2024 kemarin, Kementerian Pertanian mengirimkan 12.500 dosis vaksin untuk memenuhi kebutuhan di Jawa Timur. Dengan rencana total bantuan vaksin mencapai 1,4 juta dosis. Jumlah tersebut hanya diperuntukkan untuk ternak yang sangat rentan terserang PMK. &#8220;Jumlahnya sedikit kemarin, makanya kami khususkan untuk ternak yang dalam kondisi urgent,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Sampai dengan hari ini, jumlah kasus PMK di Kabupaten Pasuruan mulai desember 2024 mencapai 187 kasus. Dengan rincian 70 ekor masih dalam penyembuhan, 101 ekor dinyatakan sembuh dan 16 sapi mati.</p>



<p>Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan, Ainur Alfiah, melalui Kabid Keswan Kesmavet, Panti Absari, mengaku pihaknya sudah melaksanakan KIE ke semua peternak mengenai gejala PMK dan cara mengatasinya. Selain itu, pengobatan pada ternak sakit juga intens dilakukan, disinfeksi kandang dan vaksinasi mandiri.</p>



<p>&#8220;Intinya kalau sakit langsung diobati, disinfeksi pasar hewan juga intens kami lakukan, sosialisasi ke peternak dan hewan,&#8221; ucapnya. <strong>(kom/pas/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218272</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lihat UPT Pembibitan dan Pengolahan Hasil Ternak, Plt Bupati Malang Beri Masukan Penting untuk Disnak</title>
		<link>https://memontum.com/lihat-upt-pembibitan-dan-pengolahan-hasil-ternak-plt-bupati-malang-beri-masukan-penting-untuk-disnak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Nov 2024 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[disnak]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[masukan]]></category>
		<category><![CDATA[pembibitan]]></category>
		<category><![CDATA[pengolahan]]></category>
		<category><![CDATA[penting]]></category>
		<category><![CDATA[ternak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=216174</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Plt Bupati Malang, Didik Gatot Subroto, menggelar kunjungan kerja ke UPT (unit pelaksana teknis) Pembibitan dan Pengolahan Hasil Ternak Malang, Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Malang, yang berlokasi di Desa Bambang, Kecamatan Wajak, Selasa (05/11/2024) tadi. Dalam kunjungannya itu, Plt Bupati juga menyempatkan diri untuk meninjau ruang produksi pembuatan keju Gouda. Termasuk, melihat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Plt Bupati Malang, Didik Gatot Subroto, menggelar kunjungan kerja ke UPT (unit pelaksana teknis) Pembibitan dan Pengolahan Hasil Ternak Malang, Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Malang, yang berlokasi di Desa Bambang, Kecamatan Wajak, Selasa (05/11/2024) tadi.</p>



<p>Dalam kunjungannya itu, Plt Bupati juga menyempatkan diri untuk meninjau ruang produksi pembuatan keju Gouda. Termasuk, melihat secara langsung keberadaan 38 ekor sapi yang dikelola di kandang milik UPT di bawah pengawasan Dinas Peternakan Kabupaten Malang.</p>



<p>Plt Bupati Didik pun berharap, agar UPT ini ke depan akan semakin produktif. Kemudian, untuk jumlah produksinya juga semakin meningkat, terutama dalam produksi keju murni jenis Gouda yang dibandrol Rp 180 ribu perkilogram.</p>



<p>&#8221;Kunjungan yang saya lakukan ini untuk melihat UPT secara dekat. Termasuk, untuk memastikan bahwa produksi keju milik kita ini bisa terus berproduksi. Karena ini yang pertama dan juga berproduksi cukup lama. Hanya saja, karena jumlah produksinya naik turun dikarenakan keberadaan bahan bakunya dari sapi yang kita kelola di UPT ini, itu diketahui makin hari makin menyusut jumlahnya,&#8221; ujar Plt Bupati Didik.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p></p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="600" height="426" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2024/11/Lihat-UPT-Pembibitan-dan-Pengolahan-Hasil-Ternak-Plt-Bupati-Malang-Beri-Masukan-Penting-untuk-Disnak-2.jpg?resize=600%2C426&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-216176" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2024/11/Lihat-UPT-Pembibitan-dan-Pengolahan-Hasil-Ternak-Plt-Bupati-Malang-Beri-Masukan-Penting-untuk-Disnak-2.jpg?w=600&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2024/11/Lihat-UPT-Pembibitan-dan-Pengolahan-Hasil-Ternak-Plt-Bupati-Malang-Beri-Masukan-Penting-untuk-Disnak-2.jpg?resize=300%2C213&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" data-recalc-dims="1" /></figure></div>


<p></p>



<p>Melalui kunjungan ini, ujarnya, tentu hal ini harus di evaluasi. Apa yang menjadi kendala dan perlu langkah-langkah apa, akan diberikan masukan. &#8220;Sehingga, langkah-langkah ke depan yang harus diselesaikan bagaimana, ini supaya Dinas Peternakan ini tercatat menjadi dinas penghasil. Makanya, perlu dilakukan evaluasi dan masukan, agar unit ini setiap tahunnya tidak boleh selalu merugi,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Dengan adanya kunjungan itu, Plt Bupati Didik berharap agar jajaran UPT dan Dinas Peternakan bisa meningkatkan inovasinya. Termasuk, menggairahkan kerja, kinerja serta mencari jalan keluar.</p>



<p>Dalam kunjungan itu, dirinya juga menegaskan bahwa untuk kapasitas kandang UPT sebenarnya layak. Hanya saja, isinya yang kosong dan keberadaan sapinya tercatat tidak semuanya bisa diperah. Dari laporan, produksi susu perah dapat menghasilkan 8 sampai 10 liter perhari untuk perekornya.</p>



<p>&#8221;Hal ini perlu dievaluasi juga apa penyebabnya? Apakah memang sapinya sudah tua atau hal lainnya. Saya berharap ada solusi yang harus diselesaikan. Apakah perlu penambahan jumlah sapi yang ada di dalam, atau dimungkinkan untuk dikerjasamakan. Sehingga, unit pengelola dan produksi keju ini bisa dimaksimalkan karena produknya sudah bagus,&#8221; tegas Plt Bupati Didik. <strong>(kom/sit/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">216174</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
