<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Disnaker Kabupaten Lamongan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/disnaker-kabupaten-lamongan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 07 Nov 2019 12:20:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Disnaker Kabupaten Lamongan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>JMF di Lamongan Kini Sudah Gunakan Media Daring</title>
		<link>https://memontum.com/jmf-di-lamongan-kini-sudah-gunakan-media-daring</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Nov 2019 12:20:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[daring]]></category>
		<category><![CDATA[Disnaker Kabupaten Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Job Market Fair]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/99393-jmf-di-lamongan-kini-sudah-gunakan-media-daring</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Setelah menggelar Job Market Fair (JMF) pertama April silam, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) kabupaten Lamongan kembali menggelar bursa kerja tahap kedua dengan sistem yang lebih fleksibel. Para pencari kerja kali ini cukup mendaftar secara daring yang dapat dilakukan dimana saja. Sistem ini diharapakan memudahkan, baik untuk pencari kerja maupun perusahaan. Selain itu, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Setelah menggelar Job Market Fair (JMF) pertama April silam, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) kabupaten Lamongan kembali menggelar bursa kerja tahap kedua dengan sistem yang lebih fleksibel. Para pencari kerja kali ini cukup mendaftar secara daring yang dapat dilakukan dimana saja. Sistem ini diharapakan memudahkan, baik untuk pencari kerja maupun perusahaan.</p>
<p>Selain itu, Disnaker Lamongan bisa memantau secara real time, berapa pencari kerja yang sudah di terima dan bekerja dimana.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-99395" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/FB_IMG_1573122655168-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/FB_IMG_1573122655168-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/FB_IMG_1573122655168-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/FB_IMG_1573122655168-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/FB_IMG_1573122655168-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Pemerintah berusaha mempercepat penyerapan tenaga kerja. Job Market Fair tahun 2019 yang dilaksanakan dengan cara yang lebih dinamis ini diharapkan dapat semakin efektif mengurangi angka pengangguran,&#8221; ungkap Bupati Lamongan Fadeli saat Pembukaan JMF tahap II, di Halaman Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Lamongan, Rabu (6/11/2019).</p>
<p>“Saat Job Market Fair pertama saya bilang kalau caranya masih lama, maka tidak bisa mempercepat penyerapan tenaga kerja, sehingga harus ada yang berbeda. Pemerintahan di Era industry 4.0 harus melek teknologi. Karena itu saya mengapresiasi adanya inovasi seperti ini,” ujar Fadeli.</p>
<p>Kepala Disnaker Kabupaten Lamongan Hamdani Azhari mengatakan, denganmenggunakan sistem berbasis teknologi tersebut, para pencari kerja dimudahkan dalam mencari pekerjaan yang sesuai dengan minat.</p>
<p>Sementara bagi perusahaan, mereka juga cepat mendapat pekerja dengan klasifikasi yang sesuai. Lewat aplikasi yang sama, pencari kerja juga dapat melakukan bimbingan karir secara online.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-99394" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/FB_IMG_1573122661910-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/FB_IMG_1573122661910-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/FB_IMG_1573122661910-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/FB_IMG_1573122661910-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/FB_IMG_1573122661910-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>“Ini adalah komitmen kami untuk terus memberi informasi kepada pencari kerja. Sehingga JMF kali ini dikemas berbeda, yakni dengan inovasi menggunakan sistem daring. Di sistem saat ini tercatat sudah 700 pencari kerja yang mendaftar,” ujarnya.</p>
<p>JMF tahap II ini diikuti 31 perusahaan dalam dan luar kota dan menyediakan 1500 lowongan pekerjaan.</p>
<p>Penyelenggara JMF kali ini menggunakan sistem daring yang terkoneksi dengan sistem Kementerian Tenaga Kerja.</p>
<p>Pendaftar tinggal masuk web pendaftaran bursa kerja di e-bursakerja.kemnaker.go.id. Disini pencari kerja sudah bisa mengunggah file biodata, dan sejumlah lampiran lamaran pekerjaan seperti ijazah. Sehingga tidak perlu lagi repot membawa fisiknya saat di JMF.</p>
<p>Sementara untuk menyediakan layanan informasi lowongan kerja sepanjang tahun, masyarakat bisa mengaksesnya melalui <a href="http://ayokitakerja.kemnaker.go.id" target="_blank" rel="noopener noreferrer">ayokitakerja.kemnaker.go.id</a>. <strong>(aju/zen/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">99393</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Disnaker Lamongan Segera Gelar JMF Tahap II, Siapkan Ribuan Lowongan Pekerjaan</title>
		<link>https://memontum.com/disnaker-lamongan-segera-gelar-jmf-tahap-ii-siapkan-ribuan-lowongan-pekerjaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Oct 2018 05:19:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Disnaker Kabupaten Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[JMF]]></category>
		<category><![CDATA[job fair]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/60317-disnaker-lamongan-segera-gelar-jmf-tahap-ii-siapkan-ribuan-lowongan-pekerjaan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Lamongan akan menggelar Job Market Fair (JMF) tahap ke II. JMF ini akan digelar pada Selasa (23/10/2018) mendatang di Balai Latihan Kerja (BLK) Disnaker Lamongan. Kepala Disnaker Lamongan, Moh Kamil mengatakan JMF ini sebagai upaya dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan untuk menekan angka pengangguran Lamongan. &#8220;Ini salah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Lamongan akan menggelar Job Market Fair (JMF) tahap ke II. JMF ini akan digelar pada Selasa (23/10/2018) mendatang di Balai Latihan Kerja (BLK) Disnaker Lamongan. Kepala Disnaker Lamongan, Moh Kamil mengatakan JMF ini sebagai upaya dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan untuk menekan angka pengangguran Lamongan. </p>
<p>&#8220;Ini salah satu upaya kita, dan diharapkan ini bisa menurunkan angka pengangguran di Lamongan,&#8221; ucapnya, Selasa (16/10/2018).</p>
<p>Di sisi lain, Kepala Bidang Pasar Kerja Disnaker Lamongan, Erwin Nurdiansyah, mengungkapakan pada JMF tahap II tersebut akan diikuti oleh puluhan perusahaan. &#8220;Dari target 40 perusahaan sudah ada 35 perusahaan yang masuk,&#8221; terangnya.</p>
<p>Selain itu, sambung Erwin pada JMF tersebt juga disediakan ribuan lowongan pekerjaaan bagi para pencari kerja (pencaker). &#8220;Untuk lowongan kurang lebih 1500 lowongan kerja,  dari perbankan, kesehatan, teknik dan juga ada produksi,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Erwin menuturkan, pada JMF tersebut para pencaker juga dimudahkan untuk melakukan pendaftaran JMF. Para pencaker hanya perlu melakukan registrasi secara online di website http://www.infokerja-lamongan.com.</p>
<p>&#8220;Jadi pencaker tidak perlu ke kantor untuk mendaftar, cukup melalui pendaftaran online itu, dan saat hari H, pencaker hanya perlu menunjukkan bukti registrasi online,&#8221; pungkas Erwin seraya berharap, JMF tersebut bisa dimanfaatkan para pencaker untuk mendapakan pekerjaan.  <strong>(ifa/zen/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">60317</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jumlah Pemohon Ak-1 di Lamongan Meningkat</title>
		<link>https://memontum.com/jumlah-pemohon-ak-1-di-lamongan-meningkat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Oct 2018 13:31:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Disnaker Kabupaten Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Kartu Kuning]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/59381-jumlah-pemohon-ak-1-di-lamongan-meningkat</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Lamongan, Moh Kamil mengungkapkan adanya kenaikan jumlah pemohon Ak-1 atau kartu kuning di Kabupaten Lamongan. &#8220;Jumlah pemohon Ak-1 memang naik drastis,&#8221; ucapnya, Selasa (9/10/2018). Bahkan, dikatakan Kamil kenaikan jumlah pemohon Ak-1 atau kartu kuning ini lebih dari seratus persen jika dibandingkan pada hari biasanya. &#8220;Biasanya itu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan </strong>&#8211; Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Lamongan, Moh Kamil mengungkapkan adanya kenaikan jumlah pemohon Ak-1 atau kartu kuning di Kabupaten Lamongan.</p>
<p>&#8220;Jumlah pemohon Ak-1 memang naik drastis,&#8221; ucapnya, Selasa (9/10/2018).</p>
<p>Bahkan, dikatakan Kamil kenaikan jumlah pemohon Ak-1 atau kartu kuning ini lebih dari seratus persen jika dibandingkan pada hari biasanya.</p>
<p>&#8220;Biasanya itu rata-rata setiap harinya hanya 20 hingga 30 pemohon, kalau sekarang bisa mencapai 50 hingga 100 pemohon setiap harinya,&#8221; terang Kamil.</p>
<p>Menurut Kamil, naiknya jumlah pemohon Ak-1 ini diperkirakan karena dibukanya pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018.</p>
<p>&#8220;Ini sudah satu minggu lebih jumlah pemohon Ak-1 mengalami kenaikan, sejak dibukanya pendafrtaran CPNS,&#8221; ujar Kamil yang menyebutkan untuk mengurus Ak-1 ini gratis.</p>
<p>Di sisi lain, Dila (25) salah seorang pemohon Ak-1 asal Desa Kedungsuko, Kecamatan Mantup, Lamongan mengaku sengaja mengurus Ak-1 untuk memenuhi syarat saat mendaftar CPNS.</p>
<p>&#8220;Rencana mau ikut CPNS di Gresik formasi perawat, di sana mewajibkan melampirkan Ak-1, karena itu saya urus,&#8221; ucapnya. <strong>(ifa/zen/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">59381</post-id>	</item>
		<item>
		<title>80 Persen TKA di Lamongan Didominasi dari Negeri China</title>
		<link>https://memontum.com/80-persen-tka-di-lamongan-didominasi-dari-negeri-china</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 May 2018 15:51:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Disnaker Kabupaten Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Tenaga Kerja Asing]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=40811</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8212; Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Republik Rakyat Tiongkok mendominasi jumlah TKA di Kabupaten Lamongan. Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Lamongan, Moh. Kamil, Rabu (2/5/2018). “80 persen dari China yang lainnya dari Australia, Fhilipina, Taiwan, dan India. Dan yang paling banyak menggunakan TKA itu di perusahaan Bulyet,” katanya. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan </strong>&#8212; Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Republik Rakyat Tiongkok mendominasi jumlah TKA di Kabupaten Lamongan. Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Lamongan, Moh. Kamil, Rabu (2/5/2018). “80 persen dari China yang lainnya dari Australia, Fhilipina, Taiwan, dan India. Dan yang paling banyak menggunakan TKA itu di perusahaan Bulyet,” katanya. </p>
<p>Dikatakan Kamil, jumlah TKA di Lamongan pada tahun 2018 ada sebanyak 95 Orang, hal ini mengalami penurunan di banding tahun lalu. Yakni pada tahun 2017 di Kabupaten Lamongan jumlah TKA sebanyak 112 orang. </p>
<p>“Pada saat itu banyak pabrik yang membutuhkan teknisi dari luar, contohnya Pabrik Gula Tebu KTM,  itu mesinnya dari luar, untuk merakit dibutuhkan teknisi dari luar,” terangnya. </p>
<p>Tak hanya itu, Kamil mengungkapkan TKA yang bekerja di Lamongan ini ada yang menempati sebagai Direktur, Manajer, Teknisi, Engineering, Qualited Control Produksi, dan Manajer Marketing. </p>
<p>“Kebanyakan dibagian posisi teknisi mesin dan qualited produksi dan control,” ujarnya. </p>
<p>Lebih lanjut, Kamil menerangkan, berdasarkan UU 23, Permendagri dan Permenaker, mulai tahun 2017 ada tiga kewenangan Disnaker Kabupaten yang ditarik ke tingkat Provinsi. </p>
<p>“Yang pertama wajib lapor perusahaan, kemudian K3 (Keselamatan, dan Kesehatan Kerja) dan pengawas ketenagakerjaan itu ditarik ke Provinsi,” terangnya. </p>
<p>Sehingga, tambah Kamil dengan ditariknya tiga kewenangan Disnaker Kabupaten tersebut, menyusahkan Disnaker Kabupaten untuk melakukan pengawasan terhadap TKA yang bekerja di sejumlah perusahaan di Kabupaten Lamongan. </p>
<p>“Sehingga kewenangan itu tidak melekat di Disnaker, itu yang kadang kita repot, kalau dulu wajib lapor ke Disnaker. Cuma kita minta tembusan perusahaan dari provinsi supaya ditembuskan ke kabupaten,” ujar Kamil.</p>
<p>Bahkan, dikatakan Kamil jika ada perusahaan-perusahaan yang menggunakan TKA dan apabila melakukan penyimpangan tidak melakukan aturan, maka pengawasan menjadi tugas provinsi. Namun, untuk melakukan pengawasan kepada TKA di Lamongan, Kabupaten Lamongan juga telah lama membentuk Timpora. </p>
<p>“Timpora ini diketuai Kesbangpol dengan anggotanya Disnaker, kejaksaan, Kepolisian, Kodim dan Kantor Imigrasi,” ucapnya. </p>
<p>Kendati demikian, sambung Kamil apabila Timpora menemukan TKA ilegal, Timpora hanya mengamankan saja, selanjutnya langsung dibawa ke Kantor Imigrasi.  </p>
<p>“Sebab yang berhak memproses hanya imigrasi, kita hanya pendataan dan sweeping ke perusahaan,” pungkasnya. <strong>(ifa/zen/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">40811</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
