<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Disnakertrans Jember &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/disnakertrans-jember/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 17 Nov 2019 12:05:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Disnakertrans Jember &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Disnakertrans Jember, Beri Bekal Mantan Pekerja Migran</title>
		<link>https://memontum.com/disnakertrans-jember-beri-bekal-mantan-pekerja-migran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Nov 2019 12:05:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Disnakertrans Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pekerja Migran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/99929-disnakertrans-jember-beri-bekal-mantan-pekerja-migran</guid>

					<description><![CDATA[Jember, Memontum &#8211; Dinas tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Jember, Sabtu (16/11/2019) siang, memberikan Pembekalan teknis untuk Wirausaha Tenaga Kerja Mandiri dan penyerahan bantuan alat &#8211; alat produksi dari Kementrian tenaga Kerja Republik Indonesia kepada para mantan buruh Migran serta penyerahan dilakukan di Pendopo Balai Desa Sabrang, Kecamatan Ambulu Jember. Tenaga kerja sukarela (TKS) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jember, Memontum</strong> &#8211; Dinas tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Jember, Sabtu (16/11/2019) siang, memberikan Pembekalan teknis untuk Wirausaha Tenaga Kerja Mandiri dan penyerahan bantuan alat &#8211; alat produksi dari Kementrian tenaga Kerja Republik Indonesia kepada para mantan buruh Migran serta penyerahan dilakukan di Pendopo Balai Desa Sabrang, Kecamatan Ambulu Jember.</p>
<p>Tenaga kerja sukarela (TKS) dari Kementrian Tenaga Kerja Republik Indonesia Dinta Rahmawati saat ditemui mengatakan, kegiatan pembekalan tehnis Tenaga Kerja Mandiri ini berlangsung selama dua hari dari tanggal 15 -16 November 2019, yang diikuti sekitar 20 orang ibu &#8211; ibu mantan pekerja Migran dan keluarga Migran.</p>
<p>&#8220;Kita memberikan jenis pelatihan produksi, seperti produksi kripik papaya dan kerupuk singkong dan menyerahkan bantuan berupa pengering makanan, peralatan penggorengan seperti wajan, pisau dan lain lain, selain itu kita juga memberi pelatihan cara menggunakan alat,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dinta juga menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian dalam upaya meningkatkan ketrampilan dan kemampuan berusaha serta meningkatkan dan menumbuhkan semangat dan jiwa berwirausaha dalam membangun tenaga kerja yang mandiri dan berdaya saing.</p>
<p>&#8220;Pelatihan ini juga mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan Masyarakat di Kabupaten Jember,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurutnya, mengingat kewirausahaan memiliki peran penting sebagai motor pengerak ekonomi dan pembangunan daerah, diharapkan agar pelaku usaha ini bersungguh &#8211; sungguh dalam menjalankan usahanya agar kelak bisa Mandiri.</p>
<p>“Besar harapan kami, pelatihan ini bisa menumbuhkan wirausaha baru dan menambah lapangan kerja serta menyerap tenaga kerja baru,” harapnya.</p>
<p>Pendampingan untuk manajemen usaha kata Dinta, Kami memberikan pendampingan manajemen usaha dari Agustus lalu-Desember, tapi di luar acara pembekalan, tiap minggu ikut ibu ibu kegiatan produksi, jualan, rapat dll.</p>
<p>”Sampai bulan Desember langsung di dampingi oleh TKS, kami berharap Pesertanya tidak hanya berhenti sampai dipelatihan saja, akan tetapi terus melanjutkan hingga kesejahteraannya terpenuhi sampai kewirausahan mantan pekerja Migran dan keluargannya ini bisa menjalankan usahanya secara mandiri,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Diketahui acara penyerahan alat – alat Produksi dari Kementrian tenaga Kerja Republik Indonesia dihadiri dan dibuka sekretaris Disnaker Jember Ratno Sembada Cahyadi dan Kasi Disnakertrans Jember Helmi. <strong>(tog/yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">99929</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mpoin Mangkir 2 X Dipanggil Disnakertrans Jember, Terkait PHK 22 Pekerja</title>
		<link>https://memontum.com/mpoin-mangkir-2-x-dipanggil-disnakertrans-jember-terkait-phk-22-pekerja</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Jul 2019 12:18:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Disnakertrans Jember]]></category>
		<category><![CDATA[PHK]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/88469-mpoin-mangkir-2-x-dipanggil-disnakertrans-jember-terkait-phk-22-pekerja</guid>

					<description><![CDATA[Jember, Memontum &#8211; PT Bangun Indo Paralon (Mpoin) mangkir dari Panggilan mediasi kedua oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Jember terkait Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap 22 pekerja, kamis (18/7/2019) pagi. Menurut Bambang Edi Santoso kepala Disnakertrans, terkait tidak hadirnya dari pihak perusahaan Mpoin, pihak Disnakertrans akan melayangkan panggilan ketiga kalinya, semisal masih [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jember, Memontum</strong> &#8211; PT Bangun Indo Paralon (Mpoin) mangkir dari Panggilan mediasi kedua oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Jember terkait Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap 22 pekerja, kamis (18/7/2019) pagi.</p>
<p>Menurut Bambang Edi Santoso kepala Disnakertrans, terkait tidak hadirnya dari pihak perusahaan Mpoin, pihak Disnakertrans akan melayangkan panggilan ketiga kalinya, semisal masih tidak hadir, maka akan ada tindakan tegas dari pihak Disnaker Kabupaten dan Propinsi.</p>
<p>“Belum ada berita lebih lanjut dari pihak perusahaan, kalau masih klarifikasi dulu pernah ada atau hadir, kalau sekarang tidak ada. Selanjutnya nanti kita akan panggil mediasi yang ketiga. Kalau misal tidak hadir, disini menjadi kewenangan disnaker ialah masalah keperdataan dan nanti kewenangan dari Disnaker Provinsi masalah pidana,” tegas Bambang.</p>
<p>Bambang menerangkan, Disini persoalannya, DPRD Jember juga mengundang pihak pemerintah untuk mendengarkan penjelasan, juga pihak perusahaan dan pihak pekerja, sebentar lagi juga akan geser ke gedung DPRD.“ Sebelumnya sudah dipanggil, untuk kali ini surat panggilan kedua juga telah meluncur senin kemarin, dan sudah diterima undangannya, &#8221; ujarnya</p>
<p>Sementara Ketua Sarbumusi Jember, Umar Farouk mengatakan, dia hari ini memenuhi panggilan Disnaker, dalam hal mediasi kedua antara Sarbumusi dengan PT Bangun Indo Paralon Sukses (Mpoin) yang mana 22 pekerjanya yang tergabung di Sarbumusi terjadi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) secara sepihak.</p>
<p>“Kami menganggap PT Mpoin tidak prosedural dalam memPHK karyawannya, dan tentunya tadi telah kami sampaikan kepada kepala Disnaker. Bilamana ada perusahaan mendapat panggilan dari pihak Disnaker tanpa ada pemberitahuan, baik secara tertulis, melalui telepon, maupun resmi dan lain sebagainya, tentunya ada ada sikap tegas dan serius dari dinas,” ungkapnya.</p>
<p>Menurut farouk, sehingga dinas tidak dilecehkan oleh semua pihak, tentunya jika ada undangan atau panggilan, siapapun berhak untuk tidak hadir. Tetapi setidaknya ada pemberitahuan, sehingga Disnaker bisa melakukan fungsinya.</p>
<p>“Kami juga mengirim surat ke DPRD Jember, dan sebentar lagi semua akan berangkat kesana. Disnaker hanya menjalankan tupoksinya, sesuai dengan yang diyakini. Ketidak hadiran itu, merupakan sebuah proses dan yang terus dilewati sesuai dengan mekanisme disnaker,” jelasnya.</p>
<p>Pihanya berharap, ketidak hadiran dari pihak perusahaan Mpoin ada tindakan tegas dari Disnaker.</p>
<p>“Harapan kami, ketidak hadirin dari pihak perusahaan, tentunya ada sikap dan tindakan yang tegas dari dinas, karena perusahaan seenaknya,” pintanya.<strong> (gik/yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">88469</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ratusan Warga Bersaing Jadi Karyawan Transmart</title>
		<link>https://memontum.com/ratusan-warga-bersaing-jadi-karyawan-transmart</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Aug 2018 14:57:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Disnakertrans Jember]]></category>
		<category><![CDATA[job fair]]></category>
		<category><![CDATA[Transmart]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/54775-ratusan-warga-bersaing-jadi-karyawan-transmart</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Pendopo Wahyawibawagraha nampak ramai diserbu ratusan warga masyarakat pencari kerja (pencaker) serta pendaftaran penerimaan karyawan Transmart Jember. Ada sekitar 800 kebutuhan tenaga kerja atau lowongan di perusahaan besar nasional tersebut. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setkab Jember Dr. H. Edy Budi Susilo, M.Si. mengatakan, hal ini merupakan kesempatan besar bagi warga Jember yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember </strong>&#8211; Pendopo Wahyawibawagraha nampak ramai diserbu ratusan warga masyarakat pencari kerja (pencaker) serta pendaftaran penerimaan karyawan Transmart Jember. Ada sekitar 800 kebutuhan tenaga kerja atau lowongan di perusahaan besar nasional tersebut. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setkab Jember Dr. H. Edy Budi Susilo, M.Si. mengatakan, hal ini merupakan kesempatan besar bagi warga Jember yang telah diupayakan oleh Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR.</p>
<p>Kebutuhan tenaga kerja tersebut untuk Trans Retail, Trans Recreation, Jaya Utama Security, dan Cinema. “Mulai tanggal 6 sampai 10 ini untuk tahap pertama,” terang Edy di Pendopo Wahyawibawagraha.</p>
<p>Tahap kedua akan dibuka pada 13 sampai 16 Agustus. Kemudian akan dilaksanakan proses seleksi tanggal 28 dan 29 Agustus. Seleksi tersebut akan dilaksanakan di Balai Serba Guna, yang juga difasilitasi oleh Pemkab Jember. “Proses ini betul-betul kita kawal untuk memastikan penerimaan calon karyawan-karyawati Transmart ini betul-betul tanpa dipungut biaya,” terangnya.</p>
<p>Fasilitasi tersebut sebagai komitmen Bupati Faida agar Transmart memprioritaskan bagi warga Jember untuk mendapatkan kesempatan bekerja. Selain memfailitasi pendopo sebagai tempat pendaftaran, fasilitasi lainnya berupa sinergi antara Dinas Tenaga Kerja dengan manajemen transmart. Fasilitasi lainnya yakni pelibatan Pol PP dan Dishub untuk pengaturan keamanan di sekitar pendopo serta parkir dan arus lalulintas.</p>
<p>Edy juga menyebutkan fasilitasi lainnya adalah pelayanan adminduk bagi calon tenaga kerja yang belum memiliki dokumen adminduk. Serta pelayanan kartu kuning oleh Dinas Tenaga Kerja. “Semoga perhatian yang besar dari bupati ini, tenaga kerja jember diakomodasi dan kapasitasnya diakui oleh transmart,” ujarnya.</p>
<p>Edy menyarankan kepada calon pendaftar agar benar-benar menyiapkan diri. Mereka mendapatkan kesempatan yang sama sesuai latar belakang pendidikan. Selain pendaftar umum berdasar pendidikan, Bupati Faida telah menggariskan agar Manajemen Transmart mengakomodasi perempuan, para difabel, pengahafal al Quran minimal 5 juz, dan yatim piatu. “Empat kelompok ini, Bupati meminta untuk diakomodasi secara proporsional oleh Manajemen Transmart,” pungkasnya. <strong>(min/ono)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">54775</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
