<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Disnakeswan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/disnakeswan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 02 Jun 2025 11:19:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Disnakeswan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pastikan Hewan Kurban Sehat, Disnakeswan Pasuruan Pemeriksaan Ante Mortem ke Lapak Penjual</title>
		<link>https://memontum.com/pastikan-hewan-kurban-sehat-disnakeswan-pasuruan-pemeriksaan-ante-mortem-ke-lapak-penjual</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Jun 2025 08:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Disnakeswan]]></category>
		<category><![CDATA[Kurban]]></category>
		<category><![CDATA[mortem]]></category>
		<category><![CDATA[pastikan]]></category>
		<category><![CDATA[pemeriksaan]]></category>
		<category><![CDATA[penjual]]></category>
		<category><![CDATA[sehat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222618</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Pasuruan melakukan pemeriksaan ante mortem di lapak-lapak penjualan hewan kurban, Senin (02/06/2025) tadi. Pemeriksaan itu dilakukan, untuk memastikan kondisi hewan yang akan disembelih dalam keadaan sehat. Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan, drh Ainur Alfiah, melalui Kepala Bidang (Kabid) Keswan Kesmafet, drh Panti [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Pasuruan melakukan pemeriksaan ante mortem di lapak-lapak penjualan hewan kurban, Senin (02/06/2025) tadi. Pemeriksaan itu dilakukan, untuk memastikan kondisi hewan yang akan disembelih dalam keadaan sehat.</p>



<p>Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan, drh Ainur Alfiah, melalui Kepala Bidang (Kabid) Keswan Kesmafet, drh Panti Absari, menjelaskan bahwa pemeriksaan ante mortem menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun menjelang Hari Raya Idul Adha. Dalam prakteknya, petugas berkeliling secara sampling ke sejumlah lapak yang menjual hewan kurban dalam jumlah banyak.</p>



<p>&#8220;Seperti hari ini misalnya, kita ke wilayah Lingkungan Ketanen, Kelurahan Gempeng Bangil. Di sini sentranya kambing dan domba. Jadi, kita turun dan mengecek kondisi hewan yang dijual,&#8221; katanya.</p>



<p>Selama pemeriksaan, ujarnya, petugas mengecek kondisi kesehatan hewan kurban mulai dari mata, kaki, kulit hingga aktif tidaknya ternak yang dijual. Apabila ditemukan ternak dalam kondisi sakit, maka diharapkan kepada pemilik lapak untuk menyendirikan hewan tersebut agar tidak menular ke yang lainnya.</p>



<p>&#8220;Kalau ada yang sakit, segera diobati dan sebaiknya dipisah dengan ternak lain supaya tidak menular. Tapi,.saya lihat peternak sudah memahami apa yang harus dilakukan,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain memeriksa kondisi kesehatan hewan kurban, ungkapnya, Dinas Peternakan juga mengecek poel tidaknya hewan kurban. Sebab, hal tersebut menjadi sebuah persyaratan bagi setiap muslim yang akan menyembelih hewan kurban.</p>



<p>&#8220;Kita lihat dari giginya. Kalau sudah poel berarti sudah bisa disembelih,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Lebih lanjut Panti menegaskan, bahwa pemeriksaan ante mortem hewan kurban dilaksanakan di 24 kecamatan se-Kabupaten Pasuruan. Termasuk, dengan mengerahkan 120 petugas mulai dari petugas kantor, petugas rumah pemotongan hewan (RPH), petugas teknis lapangan, Inseminator IB hingga Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PHDI).</p>



<p>&#8220;Semua personel peternakan kita turunkan untuk memeriksa semua hewan qurban yang dijual di lapak, peternakan, atau di rumah-rumah warga,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dari pemeriksaan di beberapa wilayah, petugas rata-rata tidak menemukan hewan kurban dalam keadaan sakit yang mengerikan seperti LSD, PMK dan penyakit lainya. Yang ada hanyalah hewan qurban yang sakit mata, lemas karena haus atau kepanasan.</p>



<p>Oleh sebab itu, Panti mengimbau para pemilik ternak untuk memperhatikan kesehatan dan kesejahteraan hewan yang dijualnya. &#8220;Ada yang sakit mata kita kasih salep dan yang lemas kita beri vitamin. Kami himbau agar para peternak memperhatikan kesejahteraan hewan, jangan sampai lapar, haus, perlindungan dari panas dan hujan itu penting sehingga ketika akan disembelih tetap sehat,&#8221; imbaunya. <strong>(kom/pas/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222618</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cegah Penyebaran PMK, Kapolres Situbondo bersama Disnakeswan Kompak Pantau Hewan Ternak</title>
		<link>https://memontum.com/cegah-penyebaran-pmk-kapolres-situbondo-bersama-disnakeswan-kompak-pantau-hewan-ternak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 May 2022 12:27:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Disnakeswan]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[PMK]]></category>
		<category><![CDATA[polres situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=168856</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Kapolres Situbondo, AKBP Andi Sinjaya, bergerak cepat membantu Pemerintah Derah Situbondo dalam upaya mengantisipasi penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak yang terjadi di wilayah Situbondo. Pihaknya bersama Plt Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Situbondo, Kholil, turun langsung melakukan surveilans di peternakan milik masyarakat. Hal ini dilakukan, sebagai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Kapolres Situbondo, AKBP Andi Sinjaya, bergerak cepat membantu Pemerintah Derah Situbondo dalam upaya mengantisipasi penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak yang terjadi di wilayah Situbondo.</p>



<p>Pihaknya bersama Plt Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Situbondo, Kholil, turun langsung melakukan surveilans di peternakan milik masyarakat. Hal ini dilakukan, sebagai upaya pencegahan penyebaran virus PMK, Rabu (11/05/2022) tadi.</p>



<p>Kapolres Situbondo, AKBP Andi Sinjaya, mengatakan kegiatan monitoring ke peternakan adalah upaya untuk melindungi peternak di Situbondo yang populasinya hewan ternaknya cukup tinggi. Dengan bersinergi dan koordinasi dengan Dinas Peternakan Kabupaten Situbondo, Polres Situbondo bersama-sama berupaya melakukan screening dan membatasi pergerakan atau mobilitas hewan yang masuk ke wilayah Situbondo.</p>



<p>Pihaknya juga menjelaskan, bahwa telah dilakukan pendataan alur mobilisasi hewan ternak yang masuk ke Situbondo. Ada tiga titik yang ada di Situbondo, yaitu di Pasar Hewan Sumberkolak, Pasar Hewan Asembagus dan Pasar Hewan Besuki.</p>



<p>“Kami bersinergi dan koordinasi dengan Dinas Peternakan untuk membatasi mobilitas hewan ternak masuk ke Situbondo. Ada tiga lokasi Pasar Hewan yang secara terus menerus dilakukan screening untuk mencegah penyebaran virus PMK,&#8221; papar AKBP Andi Sinjaya.</p>



<p>Dijelaskannya, bahwa sudah ada arahan dari Satgas Pangan Polda Jatim bagi seluruh Polres jajaran untuk membantu pemerintah daerah dalam melakukan langkah-langkah antisipasi penyebaran virus PMK pada hewan ternak.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Langkah yang telah dilakukan oleh Polres Situbondo bersama Dinas Peternakan Situbondo diantaranya melakukan Surveilans ke peternakan, pemeriksaan hewan di petenakan dan juga membuat Posko Pengaduan bagi peternak yang menemukan indikasi PMK. Serta mengintensifkan edukasi kepada masyarakat sampai level desa/kelurahan melalui Bhabinkamtibmas dan Babinsa.</p>



<p>“Sesuai arahan dari Polda Jatim, Polres Situbondo telah mengambil langkah-langkah pencegahan penyebaran virus PMK pada hewan ternak serta edukasi oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa sampai ke pelosok desa, agar masyarakat waspada,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Plt Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Situbondo, Kholil, mengatakan akan terus berkoordinasi&nbsp; dengan Kepolisian, TNI, kecamatan, desa, perangkat sampai tingkat RT untuk mendata jumlah ternak, pemilik dan alamatnya supaya bisa petakan posisi rawan.</p>



<p>Kholil menjelaskan, bahwa virus yang menyerang ternak, virus mulut dan kuku ini tidak menular kepada manusia akan tetapi penularan dari hewan ternak ke hewan ternak lainnya. Sampai dengan tanggal 11 Mei 2022, tenaga medis masih belum menemukan gejala serangan PMK menyerang hewan ternak di Situbondo.</p>



<p>Dinas Peternakan juga telah mengambil langkah pencegahan dengan menerjunkan Dokter Hewan di enam Puskeswan dan 17 Mantri Pertanian di 17 kecamatan wilayah Kabupaten Situbondo. Untuk melakukan eradikasi dan penyemprotan disinfektan pada kendang-kandang hewan ternak. Mereka juga memberikan vitamin kepada para peternak dan pemeriksaan hewan ternak secara gratis, dilakukan secara berkala.</p>



<p>&#8220;Virus PMK apabila tidak dicegah dan tidak ditangani secara serius bisa menimbulkan kerugian ekonomi pada peternak. Kami akan terus koordinasi dengan Polri dan TNI untuk membantu mencegah penyebaran PMK ini,“ jelasnya.</p>



<p>Hadir dalam pengecekan kondisi kesehatan hewan ternak diantaranya, Kabag Ops, AKP Moh Ibnu Mas’ud, Sekdis Peternakan dan Kesehatan Hewan, Muh Abdulrahman, Kasat Reskrim, AKP Dhedi Ardi Putra, Kasat Binmas Iptu Djembadi dan drh Melati. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">168856</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
