<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Disparbud &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/disparbud/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Apr 2026 09:15:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Disparbud &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kunjungi Kantor Baru Disparbud, Bupati Kediri Beri Masukan Operasional Museum Sri Aji Jayabaya</title>
		<link>https://memontum.com/kunjungi-kantor-baru-disparbud-bupati-kediri-beri-masukan-operasional-museum-sri-aji-jayabaya</link>
					<comments>https://memontum.com/kunjungi-kantor-baru-disparbud-bupati-kediri-beri-masukan-operasional-museum-sri-aji-jayabaya#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Apr 2026 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Disparbud]]></category>
		<category><![CDATA[Jayabaya]]></category>
		<category><![CDATA[kantor]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungi]]></category>
		<category><![CDATA[masukan]]></category>
		<category><![CDATA[Museum]]></category>
		<category><![CDATA[operasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231556</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kediri yang sebelumnya berlokasi di Kota Kediri, kini menempati komplek Museum Sri Aji Jayabaya di Jalan Totok Kerot, Desa Menang, Kecamatan Pagu. Dalam momen itu, Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, melakukan kunjungan dan menyampaikan bahwa sebagai dinas yang mengelola dan kini berkantor dalam satu tempat, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kediri yang sebelumnya berlokasi di Kota Kediri, kini menempati komplek Museum Sri Aji Jayabaya di Jalan Totok Kerot, Desa Menang, Kecamatan Pagu. Dalam momen itu, Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, melakukan kunjungan dan menyampaikan bahwa sebagai dinas yang mengelola dan kini berkantor dalam satu tempat, Disparbud diharapkan untuk dapat mengawasi jalannya museum.</p>



<p>&#8220;Nanti secara berkala, saya akan cek museum ini seperti apa kekurangan dan sebagainya,&#8221; kata Mas Dhito-sapaan Bupati Kediri, saat mengunjungi Kantor Disparbud di komplek Museum Sri Aji Jayabaya, Rabu (08/04/2026) tadi.</p>



<p>Dalam kunjungannya di Kantor Disparbud, Mas Dhito menyempatkan diri menguji edukator museum dalam menjalankan tugasnya sebagai penutur koleksi artefak kepada pengunjung. Keberadaan edukator sendiri, dinilai dapat menjembatani pengunjung untuk memahami koleksi museum. Sehingga, pengunjung selain mendapatkan pengalaman, maka sekaligus mendapat pengetahuan baru mengenai sejarah Kediri.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Petugas yang menceritakan itu (edukator), diharapkan bisa lebih interaktif lagi. Tujuannya, supaya orang datang ke museum tidak kapok dan itu menjadikan sebuah hal yang menyenangkan datang ke museum,&#8221; papar Mas Dhito.</p>



<p>Selain itu, Mas Dhito juga menyarankan kepada Disparbud, agar supaya artefak-artefak koleksi museum yang asli, diletakkan dalam lemari kaca. Hal itu, bertujuan untuk melindungi benda bersejarah dari kerusakan fisik, semisal karena sentuhan pengunjung maupun faktor lain.</p>



<p>Begitu pula dengan deskripsi mengenai artefak yang ukuran tulisan (font) masih sangat kecil, diharapkan untuk lebih diperbesar. Sehingga, lebih jelas ketika dibaca pengunjung. &#8220;Hal seperti ini mungkin sepele tapi manfaatnya besar bagi masyarakat,&#8221; tambahnya. <strong>(kom/pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/kunjungi-kantor-baru-disparbud-bupati-kediri-beri-masukan-operasional-museum-sri-aji-jayabaya/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231556</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kenalkan Destinasi Unggulan dan Pariwisata, Disparbud Jember Ajak Biro Travel Lakukan Jelajah</title>
		<link>https://memontum.com/kenalkan-destinasi-unggulan-dan-pariwisata-disparbud-jember-ajak-biro-travel-lakukan-jelajah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Sep 2025 08:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[destinasi]]></category>
		<category><![CDATA[Disparbud]]></category>
		<category><![CDATA[jelajah]]></category>
		<category><![CDATA[kenalkan]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[travel]]></category>
		<category><![CDATA[unggulan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225968</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, terus melakukan pengembangan sektor potensi budaya dan pariwisata lokal. Kali ini, Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) menggelar program tahunan Festival Hyang Argopuro. Tahun ini, pelaksanaan Festival Hyang Argopuro IX terasa istimewa. Itu karena, selain menyuguhkan seni budaya, Disparbud juga menggelar Famtrip bersama agen perjalanan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, terus melakukan pengembangan sektor potensi budaya dan pariwisata lokal. Kali ini, Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) menggelar program tahunan Festival Hyang Argopuro.</p>



<p>Tahun ini, pelaksanaan Festival Hyang Argopuro IX terasa istimewa. Itu karena, selain menyuguhkan seni budaya, Disparbud juga menggelar Famtrip bersama agen perjalanan wisata.</p>



<p>Dalam pelaksanaan itu, sebanyak 22 biro travel lokal maupun luar daerah, hadir guna menjelajahi destinasi unggulan di Kabupaten Jember.</p>



<p>Famtrip atau Familiarization Trip sendiri, merupakan strategi memperkenalkan potensi wisata, budaya, hingga produk ekonomi kreatif Jember. Semua peserta dibawa menuju beberapa destinasi unggulan, untuk menyaksikan langsung pengalaman wisata yang dikemas menarik.</p>



<p>Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jember, Bobby Arie Sandy, menegaskan bahwa program ini menjadi langkah nyata mendorong promosi. “Famtrip penting agar agen memahami potensi Jember secara langsung,” ujarnya, Sabtu (13/09/2025) tadi.</p>



<p>Dirinya menambahkan, bahwa agen travel memiliki peran strategis sebagai pintu masuk wisatawan. “Kalau mereka puas, tentu akan mudah menawarkan paket perjalanan ke Jember,” jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Rangkaian perjalanan sendiri, dimulai dari Pendopo Pemkab Jember sebagai titik kumpul. Peserta lalu menuju Bin Cigar, untuk melihat proses pengolahan cerutu khas daerah. Agenda berlanjut ke Puslit Koka dan di lokasi ini peserta beristirahat sambil menikmati sajian kopi, sekaligus berkeliling area penelitian yang memiliki sejarah panjang.</p>



<p>Destinasi peserta sendiri, berikutnya adalah Batik Rezti Tegalsari. Para agen travel diajak menyaksikan proses pembuatan batik, sekaligus memahami kekayaan motif khas Jember. Kegiatan malam hari ditutup dengan gala dinner di Pantai Watu Ulo.</p>



<p>Selanjut esok harinya, perjalanan ditutup dengan bermalam di destinasi yang berada di kaki pegunungan Hyang Argopuro, yakni wisata Rembangan. Udara sejuk pegunungan dan panorama indah menjadi penutup manis kegiatan promosi pariwisata.</p>



<p>“Alhamdulillah, seluruh peserta merasa puas. Banyak yang menyatakan siap membawa tamu ke Jember setelah mengikuti Famtrip ini,” ungkap Bobby Arie Sandy.</p>



<p>Dirinya berharap, kegiatan tersebut membawa dampak positif. “Semoga semakin banyak wisatawan domestik maupun mancanegara menjadikan Jember tujuan utama liburan mereka,” ungkapnya. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225968</post-id>	</item>
		<item>
		<title>14 Tahun Sanggar Tari Citra Budaya Lumajang, Disparbud Apresiasi Pelestarian Seni Tari</title>
		<link>https://memontum.com/14-tahun-sanggar-tari-citra-budaya-lumajang-disparbud-apresiasi-pelestarian-seni-tari</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Feb 2025 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Disparbud]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[pelestarian]]></category>
		<category><![CDATA[sanggar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219320</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Di tengah arus globalisasi, seni tari tetap menjadi bagian penting dari identitas dan kekayaan budaya bangsa. Sebagai warisan yang mencerminkan nilai luhur, sejarah dan kepercayaan, seni tari perlu terus dilestarikan agar tetap hidup di tengah masyarakat. Hal itu, disampaikan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Lumajang, Yuli Harismawati, saat menghadiri perayaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Di tengah arus globalisasi, seni tari tetap menjadi bagian penting dari identitas dan kekayaan budaya bangsa. Sebagai warisan yang mencerminkan nilai luhur, sejarah dan kepercayaan, seni tari perlu terus dilestarikan agar tetap hidup di tengah masyarakat. Hal itu, disampaikan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Lumajang, Yuli Harismawati, saat menghadiri perayaan 14 Tahun Sanggar Tari Citra Budaya Lumajang di Gedung Dr Sudjono, Minggu (16/02/2025) tadi.</p>



<p>Disampaikannya, bahwa Pemerintah Kabupaten Lumajang akan selalu mendukung perkembangan seni dan kebudayaan daerah, karena seni tari memiliki nilai yang tak ternilai harganya bagi generasi mendatang. &#8220;Kami dari pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kami butuh peran aktif para seniman dan sanggar tari untuk terus mengembangkan dan memajukan seni tari di Lumajang,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Yuli juga mengapresiasi, acara yang digelar Sanggar Tari Citra Budaya, sebagai wadah bagi para seniman untuk menampilkan dan mengenalkan beragam tarian daerah kepada masyarakat. Apalagi, keberadaan banyak sanggar tari di Lumajang, merupakan aset penting yang dapat turut menyemarakkan berbagai event budaya di daerah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Dalam kalender event Kabupaten Lumajang, ada berbagai agenda yang mengangkat seni dan budaya, seperti Segoro Topeng Kaliwungu. Ini menjadi peluang bagi para pelaku seni untuk berkontribusi dan menjadikan kesenian sebagai daya tarik wisata,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Lebih lanjut Yuli berharap, para pemerhati budaya dan pelaku seni terus meningkatkan kemampuan mereka agar seni tari Lumajang tidak hanya berkembang di tingkat lokal, tetapi juga bisa dikenal secara nasional bahkan internasional. &#8220;Saya optimis, dengan sinergi antara pemerintah dan para seniman, kesenian dan kebudayaan di Lumajang akan semakin berkembang dan menjadi kebanggaan daerah,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Sementara itu, Ketua Sanggar Tari Citra Budaya Lumajang, Chusnul Chowatini, menyampaikan bahwa perayaan ulang tahun sanggar ini bukan sekadar acara selebrasi, tetapi juga menjadi ajang untuk memotivasi para generasi muda agar semakin mencintai seni tari. &#8220;Kami ingin seni tari di Lumajang terus berkembang, dikenal lebih luas, dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Harapannya, semakin banyak generasi muda yang tertarik untuk belajar dan melestarikan budaya daerah,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dengan adanya dukungan penuh dari pemerintah dan antusiasme para pelaku seni, diharapkan seni tari di Lumajang dapat terus eksis dan menjadi kebanggaan yang mengangkat citra daerah hingga kancah nasional. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219320</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Workshop Merintis Bisnis Homestay dan Manajemen Pengelolaan oleh Disparbud Jember Direspon Positif Pelaku Bisnis</title>
		<link>https://memontum.com/workshop-merintis-bisnis-homestay-dan-manajemen-pengelolaan-oleh-disparbud-jember-direspon-positif-pelaku-bisnis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Nov 2023 04:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[direspon]]></category>
		<category><![CDATA[Disparbud]]></category>
		<category><![CDATA[Homestay]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen]]></category>
		<category><![CDATA[merintis]]></category>
		<category><![CDATA[pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[Pengelolaan]]></category>
		<category><![CDATA[positif]]></category>
		<category><![CDATA[Workshop]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=201728</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bisnis homestay di Kabupaten Jember, ternyata sangat menjanjikan keuntungan. Hal ini terlihat, saat Pemerintah Kabupaten Jember bersama dengan sejumlah stakeholder pariwisata menggelar Workshop Merintis Bisnis Homestay dan Manajemen Pengelolaan di Lab Perhotelan Unmuh Jember, Kamis (16/11/2023) pagi. Pelaksana kegiatan yang terdiri dari Prodi Perhotelan Unmuh Jember, HPI DPC Jember, PHRI BPC Jember, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bisnis homestay di Kabupaten Jember, ternyata sangat menjanjikan keuntungan. Hal ini terlihat, saat Pemerintah Kabupaten Jember bersama dengan sejumlah stakeholder pariwisata menggelar Workshop Merintis Bisnis Homestay dan Manajemen Pengelolaan di Lab Perhotelan Unmuh Jember, Kamis (16/11/2023) pagi.</p>



<p>Pelaksana kegiatan yang terdiri dari Prodi Perhotelan Unmuh Jember, HPI DPC Jember, PHRI BPC Jember, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jember, Diskominfo Jember serta DPMPTSP Jember, berlangsung sangat antusias.</p>



<p>Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jember, Bambang Rudianto, menerangkan bahwa target kegiatan tersebut dihadiri oleh 20 peserta. Hanya saja, karena sambutan positif dari peserta, total yang hadir lebih dari itu. &#8220;Overload sampai 34 orang,&#8221; lanjutnya.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Ditambahkannya, tingginya animo peserta, memperlihatkan bahwa trend untuk berbisnis homestay di Jember sangat positif dan meningkat. Ke depan, pihaknya bakal terus melakukan monitoring dan evaluasi. Sehingga, tujuan diadakannya workshop ini tercapai. Tak cuma pelatihan, namun benar-benar ada homestay yang berdiri dan dapat dinikmati para wisatawan.</p>



<p>Sementara itu, salah seorang pemateri, Hadi Jatmiko, mengungkapkan bahwa puluhan peserta hari ini akan mendapatkan pengetahuan soal bagaimana mengelola homestay dengan baik, benar dan sesuai standar. &#8220;Misalnya, bagaimana mengelola tamu dan lingkungan sekitar,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Mengingat, homestay berbeda jika dibandingkan dengan penginapan pada umumnya. &#8220;Karena warga juga terlibat, homestay ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar objek wisata,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Selanjutnya, homestay ini juga diharapkan dapat menjadi sarana untuk mengenalkan budaya lokal kepada wisatawan. &#8220;Bagaimana masakannya, bagaimana kesehariannya, sehingga ada pengalaman yang belum didapatkan wisatawan di tempat lain,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Lebih lanjut, Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Jember, Hasti Utami, mengatakan bahwa workshop ini diadakan berazaskan kolaborasi dan swadaya stakeholder masing-masing. &#8220;Jadi, tak ada lagi omongan tak ada kegiatan karena tak ada anggaran,&#8221; paparnya.</p>



<p>Pihaknya berharap, kegiatan ini dapat menjadi semangat dan ditiru banyak pihak. Tujuannya, untuk saling berkolaborasi mencapai suatu tujuan tertentu. &#8220;Bulan depan ada kegiatan yang lebih besar dan diikuti ratusan orang, yakni jelajah purba,&#8221; terangnya. <strong>(kom/rio/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">201728</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Raker bersama Disparbud dan Bagian Perekonomian, Komisi II DPRD Trenggalek Beri Catatan</title>
		<link>https://memontum.com/raker-bersama-disparbud-dan-bagian-perekonomian-komisi-ii-dprd-trenggalek-beri-catatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Sep 2023 13:05:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[bagian]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[catatan]]></category>
		<category><![CDATA[Disparbud]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi]]></category>
		<category><![CDATA[Perekonomian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=197289</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Komisi II DPRD Trenggalek menggelar rapat kerja (Raker) dengan agenda membahas soal Raperda perubahan APBD tahun 2023. Dalam Raker itu, Komisi II memanggil beberapa dinas yaitu Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) dan Bagian Perekonomian Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek. &#8220;Hari ini kita rapat dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan serta Bagian Perekonomian Sekda Trenggalek. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Trenggalek</strong> &#8211; Komisi II DPRD Trenggalek menggelar rapat kerja (Raker) dengan agenda membahas soal Raperda perubahan APBD tahun 2023. Dalam Raker itu, Komisi II memanggil beberapa dinas yaitu Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) dan Bagian Perekonomian Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek.</p>



<p>&#8220;Hari ini kita rapat dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan serta Bagian Perekonomian Sekda Trenggalek. Rapat ini menyoroti soal pendapatan dari dua OPD tersebut,&#8221; ungkap Ketua Komisi II DPRD Trenggalek, Mugiyanto, Jumat (01/09/2023) sore.</p>



<p>Dijelaskan politisi Partai Demokrat ini, untuk pendapatan di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Komisi II menilai masih jauh dari harapan. Karena dari target Rp 7miliar, masih tercapai sekitar Rp 3 miliar atau diangka 52 persen.</p>



<p>Kemungkinannya, paparnya, itu ada potensi-potensi yang tidak digali lebih maksimal. Sehingga, target pendapatan itu belum bisa tercapai.</p>



<p>&#8220;Lalu untuk pendapatan Hotel Prigi, dimana Pemerintah Daerah merugi sekitar Rp 500 juta setiap tahunnya. Nilai itu, termasuk biaya operasional, tiket masuk dan gaji pegawai,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Oleh karena itu, lanjutnya, pihaknya juga telah melakukan diskusi panjang dengan Disparbud, agar kedepannya tidak terus-terusan seperti itu. Karena kalau ini dibiarkan terus menerus, Pemerintah Daerah akan rugi besar. Bahkan bisa dilakukan penutupan untuk Hotel Prigi nantinya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Atau solusi terakhir kita kerjasama dengan pihak ketiga, asalkan kita tidak terus merugi. Rp 500juta itu tidak sedikit lo,&#8221; tegas Mugiyanto.</p>



<p>Sementara itu, untuk Bagian Perekonomian Sekda Trenggalek, Komisi II menyoroti terkait setoran perusahaan daerah yang masih minim. Termasuk PT Jwalita Energi Trenggalek (JET) dan PDAM.</p>



<p>&#8220;PDAM belum setor PAD sama sekali, kalau PT JET baru pertama kali setor yang juga sangat minim nilainya. Dan kami minta tahun depan jangan sampai terulang. Artinya, bisa lebih dimaksimalkan pendapatannya sehingga bisa membantu Pemerintah Daerah,&#8221; katanya.</p>



<p>Selain itu, Obeng-sapaan akrabnya menekankan kepada kedua OPD tersebut agar lebih maksimal kinerjanya. Ditambah, inovasi-inovasi juga perlu ditingkatkan.</p>



<p>Dirinya mencontohkan, inovasi yang dimaksud misalnya untuk destinasi wisata baru bisa digali. Jadi, potensi-potensi yang ada tidak dibiarkan begitu saja. &#8220;Menurut pantauan Komisi II, ada lima potensi wisata yang belum ditarik retribusi. Dan untuk meningkatkan pendapatan, bisa dilaksanakan event-event di lokasi wisata itu. Untuk rencana itu, jadi kita bisa bantu untuk anggaran kebudayaan yang akan ditampilkan untuk seni budaya supaya wisatawan bisa datang,&#8221; sambungnya.</p>



<p>Selain bisa melestarikan kebudayaan daerah, disisi lain penampilan atau pertunjukan budaya itu juga mampu menghibur para wisatawan yang datang. Dan, itu bisa menjadi nilai tambah untuk mendongkrak potensi-potensi wisata baru yang ada di Kabupaten Trenggalek. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">197289</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Disparbud Kabupaten Malang Gondol Tiga Prestasi di Ajang BBWI 2023 Kemenparekraf</title>
		<link>https://memontum.com/disparbud-kabupaten-malang-gondol-tiga-prestasi-di-ajang-bbwi-2023-kemenparekraf</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Jul 2023 16:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ajang]]></category>
		<category><![CDATA[bbwi]]></category>
		<category><![CDATA[Disparbud]]></category>
		<category><![CDATA[gondol]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenparekraf]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Prestasi]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[tiga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193522</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Pemerintah Kabupaten Malang melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang menerima penghargaan Apresiasi Pemasaran Pariwisata Indonesia (APPI) 2023 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. Penghargaan tersebut, diserahkan langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno dan diterima langsung oleh Wakil Bupati Malang, H Didik [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Malang melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang menerima penghargaan Apresiasi Pemasaran Pariwisata Indonesia (APPI) 2023 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. Penghargaan tersebut, diserahkan langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno dan diterima langsung oleh Wakil Bupati Malang, H Didik Gatot Subroto, di Balairung Soesilo Soedarman Gedung Sapta Pesona, Jalan Medan Merdeka Barat, Senin (17/07/2023) malam. Turut mendampingi, Kepala Disparbud Kabupaten Malang, Purwoto.</p>



<p>Berbagai program inovasi terus dilakukan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf RI) untuk mendorong kemajuan sektor pariwisata daerah. Terbaru, Kemenparekraf menggelar Kompetisi Video Kreatif Bangga Berwisata di Indonesia (Video Kreatif BBWI) 2023. Kompetisi video kreatif ini merupakan upaya memasifkan promosi dan digital marketing pariwisata daerah.</p>



<p>Pemerintah provinsi, kabupaten dan kota, diwajibkan memamerkan keunggulan serta potensi wisata masing-masing dalam bentuk video kreatif. Selanjutnya, karya diunggah di Chanel Youtube Dinas Pariwisata masing-masing dan penilaian ditentukan dari jumlah viewers atau berapa kali unggahan video ditonton oleh masyarakat.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Wakil Bupati Didik menjelaskan, bahwa APPI merupakan upaya pemerintah pusat untuk mendorong para stakeholder pariwisata seperti pemerintah daerah dan Biro Perjalanan Wisata dan Online Travel Agent, lebih gencar dan kreatif dalam mempromosikan potensi-potensi wisata dan ekonomi kreatif yang dimiliki. Dan partisipasi Kabupaten Malang, merupakan salah satu upaya mensukseskan program Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) dengan target pergerakan wisatawan nusantara sebanyak 1,2 hingga 1,4 milyar perjalanan pada tahun 2023.</p>



<p>&#8220;Ajang ini juga sebagai apresiasi untuk para pemerintah daerah baik provinsi, kabupaten dan kota dalam memajukan destinasi di masing-masing daerah,&#8221; ujar Wabup Didik.</p>



<p>Program Apresiasi Pemasaran Pariwisata Indonesia (APPI) melalui kompetisi Lomba Video Kreatif Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) antar Dinas Pariwisata daerah se-Indonesia, ini telah dilaksanakan pada Maret sampai Juni. Pada Lomba Video Kreatif BBWI yang diselenggarakan selama empat bulan ini, telah diikuti hampir dari 38 Dinas Pariwisata provinsi dan 514 Dinas Pariwisata Kabupaten/Kota di Indonesia dan menghasilkan pemenang lomba bulanan Provinsi, Kabupaten/Kota.</p>



<p>Setiap bulannya, terdapat tema yang wajib diikuti sebagai dasar pembuatan video. Untuk tema Maret 2023, adalah Destinasi Wisata. Bulan April, Calender of Event (CoE) atau event daerah. Tema Mei, Seni dan Budaya. Sedang tema Juni 2023 adalah Kuliner Khas Daerah.</p>



<p>Selama rangkaian itu, Kabupaten Malang berhasil menorehkan tiga prestasi yakni juara 6 pada April, juara 3 pada Mei, dan juara 9 pada bulan Juni. Tentunya, prestasi ini menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Malang khususnya Dinas Pariwisata agar terus meningkatkan pelayanan serta kinerja ke depan, serta berperan aktif dalam kegiatan kemajuan pariwisata daerah.</p>



<p>&#8220;Dengan demikian, kami berharap agar Dinas Pariwisata dapat terus berkreasi agar dunia kepariwisataan semakin maju, dengan kemajuan ini satu diantaranya dapat membuka peluang kerja dan dapat meningkatkan pertumbuhan perekonomian di Kabupaten Malang,&#8221; terang Wabup Didik. <strong>(pro/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193522</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kolam Renang Tirta Jwalita Telan Tiga Nyawa, Komisi II DPRD Trenggalek Minta Inspektorat Audit Kinerja Disparbud</title>
		<link>https://memontum.com/kolam-renang-tirta-jwalita-telan-tiga-nyawa-komisi-ii-dprd-trenggalek-minta-inspektorat-audit-kinerja-disparbud</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Jun 2023 14:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Audit]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Disparbud]]></category>
		<category><![CDATA[Disparbud Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi II]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi II DPRD Trenggalek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190522</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Buntut dari kejadian tiga bocah tenggelam di kolam renang Tirta Jwalita hingga meninggal dunia, Komisi II DPRD Kabupaten Trenggalek memanggil Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) dan juga Inspektorat. Dalam kesempatan itu, Komisi II meminta Inspektorat untuk melakukan evaluasi kinerja daripada Disparbud. Ketua Komisi II DPRD Trenggalek, Mugiyanto, mengatakan bahwa kejadian tiga bocah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Buntut dari kejadian tiga bocah tenggelam di kolam renang Tirta Jwalita hingga meninggal dunia, Komisi II DPRD Kabupaten Trenggalek memanggil Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) dan juga Inspektorat. Dalam kesempatan itu, Komisi II meminta Inspektorat untuk melakukan evaluasi kinerja daripada Disparbud.</p>



<p>Ketua Komisi II DPRD Trenggalek, Mugiyanto, mengatakan bahwa kejadian tiga bocah meninggal dunia akibat tenggelam di kolam renang Tirta Jwalita, diharapkan tidak akan terulang lagi kedepannya. Oleh karenanya, pihaknya meminta Inspektorat untuk melakukan audit kinerja ke Disparbud Trenggalek.</p>



<p>“Hari ini kami memanggil dari Inspektorat dan juga Disparbud untuk membahas kejadian yang terjadi pada Minggu (04/06/2023) lalu. Intinya, kami tidak ingin kejadian itu kembali terjadi. Maka, kami dari DPRD meminta Inspektorat untuk melakukan audit kinerja di seluruh OPD tidak hanya di Disparbud yang berkaitan dengan pengelolaan pariwisata,” ucapnya saat dikonfirmasi, Kamis (08/06/2023) siang.</p>



<p>Dari keterangan yang disampaikan Disparbud, Obeng-sapaan akrabnya, menilai ada indikasi kelalaian pihak petugas pengelola hingga mengakibatkan meninggalnya tiga bocah yang berenang di kolam renang tersebut. &#8220;Dalam hal ini, kami meminta Pemerintah Daerah untuk lebih serius dan profesional dalam mengelola semua aset Pemda yang didistribusikan tidak setengah-setengah. Karena keselamatan dan perlindungan konsumen, harus menjadi skala prioritas,” papar Obeng.</p>



<p>Menurutnya, kolam renang Tirta Jwalita dikenal berkelas yang jika dilihat dari Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dimana kolam renang Tirta Jwalita menyumbang PAD Sebesar Rp 100 juta pertahun. Namun, jika melihat fasilitas serta pelayanan yang diberikan tentu tidak berbanding lurus.</p>



<p>“Disparbud khususnya dalam memberikan fasilitas dari segi apapun tidak maksimal, pelayanan, peralatan termasuk keselamatan,” imbuhnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Diketahui jika Kabupaten Trenggalek ini memiliki banyak sektor pariwisata. Oleh karena itu, pihaknya menyarankan kepada dinas terkait jangan hanya memburu hasil yang besar namun juga harus melihat sisi keamanan dan kenyamanan.</p>



<p>“Lebih baik kehilangan Rp 100 juta, dari pada kehilangan nyawa, jangan hanya memburu profit tapi justru membawa korban,” tegas Politisi Partai Demokrat ini.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek, Sunyoto, menyampaikan bahwa dirinya akan menerima semua saran dan masukan dari para wakil rakyat. &#8220;Untuk itu, soal penerapan Standar Operasional yang layak akan kami tingkatkan,” tuturnya.</p>



<p>Dengan adanya audit di segala aspek oleh inspektorat sesuai permintaan DPRD, tentu akan menjadi bahan untuk melakukan perbaikan-perbaikan di segala sektor pariwisata yang ada di Trenggalek. Sementara terkait kejadian tenggelam, disampaikan bahwa itu karena faktor pengawasan. Mengingat, ada keterbatasan personil yang bertugas di kolam renang tersebut.</p>



<p>&#8220;Ke depan pariwisata, akan lebih mengutamakan keselamatan dari pada mengejar pendapatan,&#8221; ujar Sunyoto. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190522</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Usai Makan Korban Wisatawan Malaysia, Wisata Air Terjun Tumpaksewu Lumajang Tetap Buka</title>
		<link>https://memontum.com/usai-makan-korban-wisatawan-malaysia-wisata-air-terjun-tumpaksewu-lumajang-tetap-buka</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 May 2023 11:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Disparbud]]></category>
		<category><![CDATA[Wisatawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=188612</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Musibah meninggalnya turis asing asal Malaysia di tempat wisata Air Terjun Tumpaksewu, Kabupaten Lumajang, ternyata tidak membuat tempat wisata itu ditutup sementara guna evaluasi. Sebaliknya, dari keterangan pekerja wisata, diperoleh informasi bahwa tempat wisata itu masih buka seperti biasa. &#8220;Buka mas, sampai panorama. Tapi kalau misalnya tamunya ingin turun, bisa turun lewat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Musibah meninggalnya turis asing asal Malaysia di tempat wisata Air Terjun Tumpaksewu, Kabupaten Lumajang, ternyata tidak membuat tempat wisata itu ditutup sementara guna evaluasi. Sebaliknya, dari keterangan pekerja wisata, diperoleh informasi bahwa tempat wisata itu masih buka seperti biasa.</p>



<p>&#8220;Buka mas, sampai panorama. Tapi kalau misalnya tamunya ingin turun, bisa turun lewat Goa Tetes,&#8221; ungkap seorang pekerja, Jumat (13/05/2023) tadi.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Bidang Destinasi Wisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Lumajang, Yudi Prasetyo, ketika dikonfirmasi di kantornya menyampaikan bahwa jika sebelum Lebaran, pihaknya sudah memberikan surat himbauan kepada seluruh tempat-tempat wisata yang ada di Kabupaten Lumajang. Himbauan itu terkait dengan keamanan, keselamatan dan kenyamanan bagi pengunjung. Begitu juga tempat wisata khusus seperti air terjun Tumpaksewu.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/perda-pemajuan-kebudayaan-masuk-tahap-penyempurnaan-ketua-dprd-sebut-tunggu-evaluasi-provinsi">Perda Pemajuan Kebudayaan Masuk Tahap Penyempurnaan, Ketua DPRD Sebut Tunggu Evaluasi Provinsi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/disporapar-kota-malang-siapkan-paket-wisata-dengan-becak-listrik">Disporapar Kota Malang Siapkan Paket Wisata dengan Becak Listrik</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-hut-ppni-bupati-jember-sampaikan-rencana-besar-wisata-medis-dan-homecare-2026">Peringatan HUT PPNI, Bupati Jember Sampaikan Rencana Besar Wisata Medis dan Homecare 2026</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-keberangkatan-haji-dinkes-kota-malang-mulai-lakukan-vaksinasi-calon-jamaah">Jelang Keberangkatan Haji, Dinkes Kota Malang Mulai Lakukan Vaksinasi Calon Jamaah</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kpk-kembali-lakukan-operasi-senyap-kali-ini-giliran-bupati-tulungagung">KPK Kembali Lakukan Operasi Senyap, Kali Ini Giliran Bupati Tulungagung</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Kita sudah memberikan surat himbauan terkait dengan keamanan, keselamatan dan kenyamanan sebelum Hari Raya kemarin,&#8221; kata Yudi.</p>



<p>Di sisi lain, Yudi mengatakan jika tempat wisata Tumpaksewu, sampai saat ini masih belum berizin dan terkait dengan pengelolaan, harusnya dikelola oleh pihak pengelola dan harus ada izin usahanya bukan Pokdarwis. &#8220;Kita sudah himbau mereka untuk ngurus izin. Data yang dari Sidomulyo, itu tidak ada. Yang ada, itu dari Sumberurip sama Oro-oro ombo. Kalau pengelola, itu Pokmas dan kalau penggerak wisata itu Pokdarwis. Selama ini, itu salah kaprahnya di sini. Kan namanya Pokdarwis, itu bukan pengelola wisata. Pengelola wisata ya pengelola,&#8221; jelasnya. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">188612</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gelar Rapat Evaluasi bersama OPD, Komisi II DPRD Trenggalek Pertanyakan Beroperasinya RSU Panggul</title>
		<link>https://memontum.com/gelar-rapat-evaluasi-bersama-opd-komisi-ii-dprd-trenggalek-pertanyakan-beroperasinya-rsu-panggul</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Mar 2023 11:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Disparbud]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[OPD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=184187</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Komisi II DPRD Trenggalek menggelar rapat evaluasi pelaksanaan APBD tahun anggaran 2022, dengan memanggil sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) mitra penghasil Pendapatan Asli Daerah (PAD). Beberapa OPD yang dipanggil kali ini, diantaranya seperti Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Dikpora), Dinas Perikanan, Dinas Peternakan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) dan Dinas Kesehatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Komisi II DPRD Trenggalek menggelar rapat evaluasi pelaksanaan APBD tahun anggaran 2022, dengan memanggil sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) mitra penghasil Pendapatan Asli Daerah (PAD). Beberapa OPD yang dipanggil kali ini, diantaranya seperti Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Dikpora), Dinas Perikanan, Dinas Peternakan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) dan Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes Dalduk KB).</p>



<p>Ketua Komisi II DPRD Trenggalek, Mugiyanto, menyampaikan bahwa rapat kerja kali ini lebih awal dilakukan guna mengevaluasi kinerja masing-masing OPD. Utamanya, terkait PAD agar nantinya di tahun 2023 bisa memenuhi target.</p>



<p>“Mumpung 2023 ini masih awal, maka kita evaluasi. Ini langkah preventif kita, biar apa yang menjadi tugas mereka itu betul-betul bisa maksimal dan serius untuk memenuhi target di akhir tahun,” ungkapnya, seusai memimpin rapat, Rabu (01/03/2023) tadi.</p>



<p>Dirinya menilai, kinerja OPD dirasa masih kurang maksimal, karena masih ada peluang lebih bagi tiap OPD penghasil untuk mendongkrak PAD. Dicontohkannya, seperti untuk Dinas Kesehatan yang mempunyai kendala terkait pengelolaan Rumah Sakit Umum (RSU) di Kecamatan Panggul. Menurutnya, pemanfaatan rumah sakit tipe D ini dinilai lamban, mengingat sudah hampir 2 periode Bupati Trenggalek, rumah sakit itu belum juga dimanfaatkan.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/perda-pemajuan-kebudayaan-masuk-tahap-penyempurnaan-ketua-dprd-sebut-tunggu-evaluasi-provinsi">Perda Pemajuan Kebudayaan Masuk Tahap Penyempurnaan, Ketua DPRD Sebut Tunggu Evaluasi Provinsi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/disporapar-kota-malang-siapkan-paket-wisata-dengan-becak-listrik">Disporapar Kota Malang Siapkan Paket Wisata dengan Becak Listrik</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-hut-ppni-bupati-jember-sampaikan-rencana-besar-wisata-medis-dan-homecare-2026">Peringatan HUT PPNI, Bupati Jember Sampaikan Rencana Besar Wisata Medis dan Homecare 2026</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-keberangkatan-haji-dinkes-kota-malang-mulai-lakukan-vaksinasi-calon-jamaah">Jelang Keberangkatan Haji, Dinkes Kota Malang Mulai Lakukan Vaksinasi Calon Jamaah</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kpk-kembali-lakukan-operasi-senyap-kali-ini-giliran-bupati-tulungagung">KPK Kembali Lakukan Operasi Senyap, Kali Ini Giliran Bupati Tulungagung</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Dari hasil klasifikasi (Dinkes, red), ada beberapa kendala yang mungkin dapat dimaklumi. Namun seharusnya, kendala itu bisa ditangani segera,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Bahkan, sambungnya, sampai awal Maret 2023 ini fasilitas kesehatan (faskes) itu belum beroperasi dengan alasan tidak masuk akal. Yakni, alasan belum beroperasinya RSU Panggul ini karena terkendala Sumber Daya Manusia (SDM) yakni dokter spesialis.</p>



<p>&#8220;Sebetulnya, itu bisa tertangani dengan cara menugaskan salah satu ASN dokter spesialis ke RSU Panggul. Namun, solusi itu ternyata belum dilaksanakan. Padahal, hal itu berdampak terhadap capaian PAD Trenggalek. Maka dari itu, kita berharap agar ASN dapat lebih meningkatkan kinerja supaya penyelenggaraan pemerintah daerah lebih baik,&#8221; tegas Obeng.</p>



<p>Politisi Demokrat ini menegaskan, apa gunanya gedung yang dibangun dengan anggaran yang cukup besar, namun tidak segera dimanfaatkan. Rumah sakit itu dibangun, dengan tujuan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Khususnya, bagi mereka yang tidak bisa menjangkau fasilitas kesehatan yang ada di pusat kota.</p>



<p>&#8220;Tadi kami tegaskan agar di Maret ini, segera ditunjuk dokter spesialis untuk ditugaskan di sana. Dengan begitu, izin beroperasinya RSU segera didapatkan dan bisa segera beroperasi,&#8221; paparnya.</p>



<p>Disinggungnya, bahwa jika dalam waktu yang ditentukan, RSU Panggul tidak segera dioperasikan, maka akan ada sanksi berat yang diterima Pemerintah Daerah. Bukan tidak mungkin, masyarakat akan mempertanyakan kinerja Pemerintah Daerah, karena sudah 2 periode mulai Emil &#8211; Ipin (pasang Bupati, red) sampai Ipin &#8211; Syah, RSU tersebut tidak segera dimanfaatkan sebagaimana mestinya.<strong> (mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">184187</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
