<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Dispendik Kota Surabaya &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/dispendik-kota-surabaya/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 17 Mar 2019 19:46:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Dispendik Kota Surabaya &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Wali Murid Resahkan PPDB Sistem Zonasi</title>
		<link>https://memontum.com/wali-murid-resahkan-ppdb-sistem-zonasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Mar 2019 19:46:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Dispendik Kota Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[PPDB]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/81251-wali-murid-resahkan-ppdb-sistem-zonasi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat pertama berdasarkan sistem zonasi jarak tempat tinggal telah disiapkan oleh Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya. Dalam hal ini, Ikhsan selaku Kepala Dispendik Surabaya mengatakan PPDB 2019 tidak ada kendala. Baik teknis, maupun pelaksanaan. Selama ini, kata Ikhsan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menerapkan sistem zonasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat pertama berdasarkan sistem zonasi jarak tempat tinggal telah disiapkan oleh Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya. Dalam hal ini, Ikhsan selaku Kepala Dispendik Surabaya mengatakan PPDB 2019 tidak ada kendala. Baik teknis, maupun pelaksanaan. Selama ini, kata Ikhsan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menerapkan sistem zonasi berdasarkan sub rayon.</p>
<p>“Secara keseluruhan tidak masalah kita bisa menyiapkan semua proses itu, kita tidak memiliki kendala,” kata Ikhsan di Humas Pemkot Surabaya, Jumat (15/3/2019). Setelah Dispendik melakukan konsultasi ke masyarakat dan para pemerhati pendidikan di Surabaya, menurutnya, terdapat beberapa item yang dapat menimbulkan keresahan bagi orang tua siswa.</p>
<p>Oleh karena itu, Dispendik akan konsultasi ke pemerintah pusat. Agar beberapa item dapat disesuaikan dengan model yang telah diterapkan.</p>
<p>“Secara umum karena sebagai pedoman, kita setuju dengan model itu. Tapi pada ayat atau pasal yang mana kita akan konsultasikan ke pusat agar bisa dimodifikasi dengan kondisi di Surabaya,” ujarnya.</p>
<p>Dalam Permendikbud No. 51 tahun 2018 menyebutkan jumlah kuota sistem zonasi yang ditetapkan mencapai 90 persen, untuk jalur prestasi dan mutasi, masing-masing lima persen. Sementara pada jalur mitra warga, masuk dalam kuota zonasi 90 persen.</p>
<p>Dispendik berharap, Permendikbud No. 51 tahun 2018 dapat diaplikasikan dengan model yang selama ini sudah berjalan di Surabaya. Sebab, selama ini, proses PPDB yang diterapkan di Surabaya melalui jalur mitra warga, sekolah kawasan, jalur prestasi, pilihan sub rayon 1 dan 2.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">81251</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dispendik Surabaya Gelar Palatihan Kisi-kisi, Bagi Puluhan Guru Mapel IPA SMP Swasta</title>
		<link>https://memontum.com/dispendik-surabaya-gelar-palatihan-kisi-kisi-bagi-puluhan-guru-mapel-ipa-smp-swasta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Jan 2018 15:34:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Dispendik Kota Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/18655-dispendik-surabaya-gelar-palatihan-kisi-kisi-bagi-puluhan-guru-mapel-ipa-smp-swasta</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8212; Pelaksanaan ujian sekolah dan ujian nasional tinggal menghitung hari, berbagai persiapan telah dilakukan Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya salah satunya dengan memberikan pelatihan guru setiap mata pelajaran (mapel) untuk segera menyusun kisi-kisi soal. &#8220;Setelah dilatih diharapkan para guru mampu mengimbaskan pengalamannya kepada para guru lainnya di sekolah”&#8221; ujar Kepala Bidang Sekolah Menengah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya </strong>&#8212; Pelaksanaan ujian sekolah dan ujian nasional tinggal menghitung hari, berbagai persiapan telah dilakukan Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya  salah satunya dengan memberikan pelatihan guru setiap mata pelajaran (mapel) untuk segera menyusun kisi-kisi soal.</p>
<p>&#8220;Setelah dilatih diharapkan para guru mampu mengimbaskan pengalamannya kepada para guru lainnya di sekolah”&#8221; ujar Kepala Bidang Sekolah Menengah Sudarminto ketika membuka pelatihan penyusunan kisi-kisi soal UN mapel IPA di aula Bung Tomo, siang tadi Selasa (9/1/2018).</p>
<p>Sudarminto menyampaikan, dengan bekal pengalaman yang didapatkan selama pelatihan guru dapat mengembangkan kisi-kisi soal tersebut untuk dapat digunakan latihan siswa.</p>
<p>&#8220;Dengan persiapan yang matang, para siswa menggunakan kisi-kisi soal latihan untuk memperoleh  hasil UN yang memuaskan&#8221;, tutur Sudarminto.</p>
<p>Sementara itu, Syva  instruktur pelatihan mengungkapkan memang ada perbedaan dalam pelaksanaan ujian nasional mendatang, jika tahun lalu (2017, red) hanya tiga mapel utama yang diujikan maka pada tahun ini semua mapel juga turut dujikan mengingat ujian nasional saat ini bukan sebagai penentu kelulusan tetapi lebih jauh melihat kompetensi masing-masing sekolah.</p>
<p>&#8220;Melalui bintek dan pelatihan ini, akan membedah materi dari setiap kompetensi dasar (KD) terutama yang terdapat di kurikulum 2013&#8221;, terang Syva. <strong>(kom/nhs/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">18655</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
