<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Disperdagin Situbondo &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/disperdagin-situbondo/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 27 Oct 2021 11:11:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Disperdagin Situbondo &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dinas Perdagangan dan Perindustrian Situbondo Gelar Pelatihan Industri Kecil Tata Boga</title>
		<link>https://memontum.com/dinas-perdagangan-dan-perindustrian-situbondo-gelar-pelatihan-industri-kecil-tata-boga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Oct 2021 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Disperdagin Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=156857</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Dalam rangka pelaksanaan kegiatan penyusunan, evaluasi rencana pembangunan dan pelaksanaan pemberdayaan industri serta peran serta masyarakat, Disperdagin Situbondo adakan giat pembukaan kegiatan Pelatihan Industri Kecil Jasa Boga/Catering. Acara ini, bertempat di Aula Kantor Desa Arjasa Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo, Rabu (27/10/2021) Hadir dalam kegiatan itu, Sekretaris Komisi III DPRD Situbondo, Zaeroshi SH, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Dalam rangka pelaksanaan kegiatan penyusunan, evaluasi rencana pembangunan dan pelaksanaan pemberdayaan industri serta peran serta masyarakat, Disperdagin Situbondo adakan giat pembukaan kegiatan Pelatihan Industri Kecil Jasa Boga/Catering. Acara ini, bertempat di Aula Kantor Desa Arjasa Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo, Rabu (27/10/2021)</p>



<p>Hadir dalam kegiatan itu, Sekretaris Komisi III DPRD Situbondo, Zaeroshi SH, Kepala Disperdagin Kabupaten Situbondo diwakili oleh Kepala Bidang (Kabid) Perindustrian Disperdagin, Arifin Prautama SE MSi, Camat Arjasa, Drs.H Suradi M MPd dan Kades Arjasa, Drs. Abu Zairi, Kapolsek Arjasa diwakili oleh Kanit Samapta, Aipda Anang Rubiyanto SH, Danramil Arjasa diwakili oleh Batuud Peltu Eko, serta narasumber dari Kecamatan Besuki dan peserta pelatihan sejumlah 17 orang.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dalami-laporan-pelayanan-mbg-dprd-kota-malang-akan-panggil-sppg">Dalami Laporan Pelayanan MBG, DPRD Kota Malang Akan Panggil SPPG</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-sampaikan-lkpj-2025-dprd-akan-dalami-sumber-surplus-anggaran">Wali Kota Malang Sampaikan LKPJ 2025, DPRD Akan Dalami Sumber Surplus Anggaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antrean-pasar-murah-membludak-meski-munculkan-kecewa-diskopindag-kota-malang-bakal-lakukan-evaluasi">Antrean Pasar Murah Membludak Meski Munculkan Kecewa, Diskopindag Kota Malang Bakal Lakukan Evaluasi</a></li>
</ul>


<p>Sekretaris Komisi III DPRD Situbondo, Zaeroshi SH, dalam sambutannya mengatakan pihaknya ingin mensejahterakan hidup masyarakat. &#8220;Pada saat masa reses ini saya ingin meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat Kecamatan Arjasa utamanya di Desa Arjasa dengan cara memberikan pelatihan &#8211; pelatihan sehingga tercipta kelompok- kelompok industri kecil yang dapat berkembang dan membawa nama Kabupaten Situbondo,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Zeirosi menambahkan, bagi setiap anggota DPRD menyerap aspirasi masyarakat melalui kegiatan reses. Hal itu merupakan amanah Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014. &#8220;Seluruh anggota DPRD melaksanakan kegiatan reses guna menyerap aspirasi rakyat di daerah pilihannya masing-masing dengan memperhatikan penerapan Prokes secara ketat,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Sementara itu, Kabid Perindustrian pada Disperdagin Kabupaten Situbondo, Arifin Prautama SE MSi, mengatakan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan kesekahteraan masyarakat dengan melakukan berbagai macam pelatihan. </p>



<p>&#8220;Kami Disperdagin merupakan mitra kerja dengan Komisi III DPRD Situbondo dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Situbondo. Dengan cara memberikan pelatihan pelatihan kepada kelompok-kelompok industri kecil seperti batik, perbengkelan, industri makanan dan kue serta yang lainya,&#8221; ujar Arifin. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">156857</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Disperdagin Situbondo bersama Bea Cukai Jember Rangkul Pedagang Pasar Mangaran Gempur Rokok Ilegal</title>
		<link>https://memontum.com/disperdagin-situbondo-bersama-bea-cukai-jember-rangkul-pedagang-pasar-mangaran-gempur-rokok-ilegal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Oct 2021 06:27:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Bea Cukai]]></category>
		<category><![CDATA[Bea Cukai Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Disperdagin Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Gempur Rokok Ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang Pasar Mangaran]]></category>
		<category><![CDATA[rokok ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=156261</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Industri (Disperdagin) Situbondo bersama Bea dan Cukai Jember, merangkul pedagang Pasar Mangaran untuk perangi rokok ilegal. Kegiatan tersebut, dikonsentrasikan di Desa/Kecamatan Mangaran, Kabupaten Situbondo. Kepala Disperdagin, Edi Wiyono, mengatakan bahwa pemerintah akan terus berusaha menekan peredaran rokok ilegal demi kemaslahatan bersama. “Pedagang diperkenalkan ini, karena terkait dengan akibatnya. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo </strong>&#8211; Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Industri (Disperdagin) Situbondo bersama Bea dan Cukai Jember, merangkul pedagang Pasar Mangaran untuk perangi rokok ilegal. Kegiatan tersebut, dikonsentrasikan di Desa/Kecamatan Mangaran, Kabupaten Situbondo.</p>



<p>Kepala Disperdagin, Edi Wiyono, mengatakan bahwa pemerintah akan terus berusaha menekan peredaran rokok ilegal demi kemaslahatan bersama. “Pedagang diperkenalkan ini, karena terkait dengan akibatnya. Kemudian, sekaligus mengimbau untuk tidak melakukan jual beli,” ujarnya, Selasa (19/10/2021).</p>



<p>Lebih lanjut Edi Wiyono menjelaskan, salah satu upaya untuk memerangi rokok ilegal adalah dengan mengenali jenisnya. “Kemudian tidak memperjual belikan dan melaporkan ke pihak berwajib apabila menemukan adanya peredaran barang tersebut,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Asisten II Pemda, Sentot Sugiyono, mengatakan bahwa pendekatan awal yang diterapkan oleh pemerintah untuk menekan peredaran rokok Ilegal, sementara ini masih bersifat humanis.</p>



<p>&#8220;Kami mengedukasi masyarakat supaya tidak memperjual belikan rokok ilegal. Dan bagi yang terlanjur membelinya, dipersilakan untuk mengembalikannya,” ucapnya.<br>Di sisi lain, peserta sosialisasi, Bunadi, mengatakan bahwa dirinya mulai mengetahui ciri-ciri rokok ilegal dari kegiatan ini.</p>



<p>“Dengan begitu, saya bisa membedakan mana rokok yang boleh diperjualbelikan dan mana yang tidak,” tuturnya. Bunadi menambahkan, sosialisasi ini sangat membantu pedagang dalam mengenali rokok ilegal.</p>



<p>“Tadi saya sempat mencatat pemaparan narasumber, kalau ada ancaman Pasal 54 UU nomor 39 tahun 2007 bagi pedagang yang menjual rokok ilegal,” imbuhnya. <strong>(her/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">156261</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Disperdagin Situbondo Gelar Pelatihan Reparatir Kemetrologian</title>
		<link>https://memontum.com/disperdagin-situbondo-gelar-pelatihan-reparatir-kemetrologian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Oct 2021 13:25:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Disperdagin Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=155322</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Situbondo, mengadakan pelatihan Reparatir Kemetrologian, Rabu (06/10/2021). Pelatihan reparatir kemetrologian yang diikuti sebanyak 10 peserta dari beberapa kecamatan di Kabupaten Situbondo itu, menghadirkan tiga orang nara sumber. Menurut Kabid Meteorologi Disperdagin Situbondo,&#160;Suprihargito, mengatakan bahwa pelatihan&#160;yang diikuti oleh 10 peserta itu, akan berlangsung selama enam hari atau [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Situbondo, mengadakan pelatihan Reparatir Kemetrologian, Rabu (06/10/2021). Pelatihan reparatir kemetrologian yang diikuti sebanyak 10 peserta dari beberapa kecamatan di Kabupaten Situbondo itu, menghadirkan tiga orang nara sumber.</p>



<p>Menurut Kabid Meteorologi Disperdagin Situbondo,&nbsp;Suprihargito, mengatakan bahwa pelatihan&nbsp;yang diikuti oleh 10 peserta itu, akan berlangsung selama enam hari atau dimulai sejak 4 Oktober sampai 9 Oktober mendatang. Ada pun materi yang nantinya diberikan, diantaranya seperti keahlian baik di timbangan meja, timbangan sentisimal dan timbangan Dacin Logam.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antrean-pasar-murah-membludak-meski-munculkan-kecewa-diskopindag-kota-malang-bakal-lakukan-evaluasi">Antrean Pasar Murah Membludak Meski Munculkan Kecewa, Diskopindag Kota Malang Bakal Lakukan Evaluasi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kualitas-indek-pelayanan-publik-pemkab-lumajang-kian-meningkat-dan-masuk-kategori-sangat-tinggi">Kualitas Indek Pelayanan Publik Pemkab Lumajang Kian Meningkat dan Masuk Kategori Sangat Tinggi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antrean-mengular-di-pasar-murah-lowokwaru-sejumlah-warga-kecewa-tidak-kebagian-paket">Antrean Mengular di Pasar Murah Lowokwaru, Sejumlah Warga Kecewa Tidak Kebagian Paket</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Setelah pelatihan ini selesai, maka akan ditindak-lanjuti dengan magang di UML Kabupaten Pasuruan,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Di lokasi pelatihan itu, Suprihargito menjelaskan, peserta selain magang nanti juga akan shearing dengan reparatir. Nantinya, itu akan gabung, yang intinya menyesuaikan dari hasil praktek yang dilaksanakan oleh reparatir Situbondo dengan apa yang sudah dilakukan di UML Kabupaten Pasuruan.</p>



<p>&#8220;Baru setelah itu, akan diuji coba di wilayah pasar kecil seperti di Pasar Wringin Anom, Pasar Olean, Mangaran dan Pasar Kapongan. Untuk sentara, kita ambil dahulu yang potensi timbangannya antara 5 sampai 20 timbangan,&#8221; paparnya.</p>



<p>Sementara itu, peserta dari Kecamatan Bungatan, Jamaludin (23), mengatakan tertarik untuk mengikuti pelatihan itu, karena ingin menambah ilmu pengetahuan. Termasuk, ingin tahu lebih banyak mengenai tugas sebagai reparatir timbangan.</p>



<p>&#8220;Setelah saya ikut pelatihan ini, alhamdulillah sudah ada masukan ilmu yang tadinya tidak tahu, sekarang sudah agak tahu. Insyaallah, dengan waktu enam hari pelatihan ini, nantinya saya mendapatkan ilmu reparatir timbangan yang sempurna,&#8221; ucapnya. <strong>(her/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">155322</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Disperdagin Terapkan Pembayaran E-Retribusi Secara Serentak di Pasar Situbondo</title>
		<link>https://memontum.com/disperdagin-terapkan-pembayaran-e-retribusi-secara-serentak-di-pasar-situbondo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Aug 2021 13:22:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Disperdagin Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[e-Retribusi]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=149581</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo – Untuk mendukung program pemerintah daerah dalam pembayaran retribusi secara non tunai, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) bekerja-sama dengan Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Situbondo dan Bank Jatim melaksanakan penerapan pembayaran gunakan aplikasi E-Retribusi secara serentak kepada pedagang pasar yang ada di Kabupaten Situbondo. Ditemui di kantornya, Senin (02/08). Kepala [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> – Untuk mendukung program pemerintah daerah dalam pembayaran retribusi secara non tunai, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) bekerja-sama dengan Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Situbondo dan Bank Jatim melaksanakan penerapan pembayaran gunakan aplikasi E-Retribusi secara serentak kepada pedagang pasar yang ada di Kabupaten Situbondo.</p>



<p>Ditemui di kantornya, Senin (02/08). Kepala Disperdagin Situbondo, Abdul Kadir Jaelani S Sos M Si, mengatakan sejak kemarin sudah terlaksana penerapan pembayaran karcis menggunakan aplikasi E-Retribusi secara serentak di 15 pasar yang tersebar di Kabupaten Situbondo.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tekan-balap-liar-kapolres-situbondo-tantang-pemuda-adu-cepat-di-lomba-lari-100-meter">Tekan Balap Liar, Kapolres Situbondo Tantang Pemuda Adu Cepat di Lomba Lari 100 Meter</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dprd-situbondo-ikuti-gelaran-bimtek-penguatan-perda-dan-reformasi-birokrasi-di-surabaya">DPRD Situbondo Ikuti Gelaran Bimtek Penguatan Perda dan Reformasi Birokrasi di Surabaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dprd-situbondo-rapat-paripurna-penandatanganan-berita-acara-persetujuan-empat-raperda">DPRD Situbondo Rapat Paripurna Penandatanganan Berita Acara Persetujuan Empat Raperda</a></li>
</ul>


<p>Semua fasilitas aplikasinya sudah disediakan oleh pihak Bank Jatim. Persayaratannya harus punya rekening dan tabungan bersaldo, nanti pihak petugas cukup menggunakan aplikasi dari Bank Jatim untuk scan barcode kartu e-retribusi, lalu muncul nama dan nominal biaya retribusi yang harus dibayar masing-masing pedagang pasar dengan memotong saldo tabungannya, karena otomatis uangnya langsung masuk ke rekening kas daerah pada saat itu juga tanpa melalui petugas.</p>



<p>&#8220;Manfaat penerapan pembayaran karcis gunakan e-retribusi yang pertama adalah pertanggungjawaban pelaporannya lebih mudah, kedua yaitu meminimalisir kebocoran keuangan dipakai oleh petugas dan ketiga mengikuti perkembangan zaman di era-digitalisasi sehingga lebih efisien,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Lebih lanjut, selama ini penerapan pembayaran memakai kartu e-retribusi masih fokus kepada pedagang pasar tradisional dan kedepannya akan dilakukan di pasar hewan. Saat ini yang sudah merealisasikan E-Retribusi ada 15, yaitu Pasar Pabrik Asembagus, Asembagus, Kampung Asembagus, Curah Kalak jangkar, Kapongan, Mangaran, Panji, Mimbaan baru, Ardirejo, Sumber-kolak, Wringin anom, Olean, Panarukan, Widoro payung dan Pasar Besuki.</p>



<p>&#8220;Memang penolakan masih ada oleh beberapa pedagang pasar karena anggapanya terkesan ribet. Tetapi kalau menurut kita malah lebih responsif. Tujuan pemerintah daerah adanya program e-retribusi ini untuk memudahkan pedagang ketika membayar retribusi dan termasuk pemungutan serta pengelolahannya,&#8221; ungkapnya. <strong>(her/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">149581</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Disperdagin Situbondo Gelar Batik Situbondo &#8216;New Normal Fashion&#8217;</title>
		<link>https://memontum.com/disperdagin-situbondo-gelar-batik-situbondo-new-normal-fashion</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Oct 2020 13:02:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Disperdagin Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[New Normal Fashion]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=126431</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Untuk lebih mempopulerkan batik khas Situbondo, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Situbondo menggelar New Normal Fashion (Wear Mask) yang berlangsung di Gedung Pertemuan PGRI, kemarin (23/10/2020). Kegiatan New Normal Fashion yang akan berlangsung selama dua hari tersebut, tidak dipungut biaya pendaftaran. Akan tetapi, peserta di wajibkan memakai busana semi formal bermaker berbahan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Untuk lebih mempopulerkan batik khas Situbondo, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Situbondo menggelar New Normal Fashion (Wear Mask) yang berlangsung di Gedung Pertemuan PGRI, kemarin (23/10/2020).</p>
<p>Kegiatan New Normal Fashion yang akan berlangsung selama dua hari tersebut, tidak dipungut biaya pendaftaran. Akan tetapi, peserta di wajibkan memakai busana semi formal bermaker berbahan dasar batik khas Situbondo.</p>
<p>Sedangkan, bagi para pemenang disediakan uang pembinaan sebesar Rp. 1.500.000 untuk juara satu, dan Rp. 1.250.000 untuk juara dua, serta Rp. 1.000.000 untuk juara tiga. Untuk juara harapan satu mendapat uang pembinaan Rp. 800.000 serta harapan dua mendapat uang pembinaan Rp. 600.000.</p>
<p>Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Situbondo, Abdul Kadir Jaelani S Sos M.Si. mengatakan, kegiatan Batik Situbondo New Normal Fashion dilaksanakan untuk semakin mempopulerkan batik khas Kabupaten Situbondo dan memotivasi para pengrajin batik lebih inovatif dalam mendesain batiknya.</p>
<p>“Motif batik Situbondo sudah bagus, namun untuk merangsang para pengrajin dan perancang busana lebih inovatif serta kreatif, maka perlu dilaksanakan kegiatan Batik Situbondo New Normal Fashion. Tujuannya, agar batik Situbondo lebih populer di tengah-tengah masyarakat Kabupaten Situbondo maupun luar Kabupaten Situbondo,” jelas Abdul Kadir Jaelani. <strong>(her/mzm)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">126431</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wabup Situbondo Apresiasi Konsep Milenial dan Kuno Gagasan Disperdagin</title>
		<link>https://memontum.com/wabup-situbondo-apresiasi-konsep-milenial-dan-kuno-gagasan-disperdagin</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Dec 2019 00:55:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Disperdagin Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/102584-wabup-situbondo-apresiasi-konsep-milenial-dan-kuno-gagasan-disperdagin</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Semarakkan tahun kunjungan wisata Situbondo, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Situbondo yang bekerjasama dengan Forum Komunikasi Informasi Masyarakat Kapongan (FKIMK) menggelar festival jajanan tradisional perpaduan antara konsep kuno dan millenial bertempat di lapangan Taman Lanceng, Kecamatan Kapongan, mendapat apresiasi dari Wakil Bupati Situbondo Ir H Yoyok Mulyadi M Si, Rabu (18/12/2019) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Semarakkan tahun kunjungan wisata Situbondo, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Situbondo yang bekerjasama dengan Forum Komunikasi Informasi Masyarakat Kapongan (FKIMK) menggelar festival jajanan tradisional perpaduan antara konsep kuno dan millenial bertempat di lapangan Taman Lanceng, Kecamatan Kapongan, mendapat apresiasi dari Wakil Bupati Situbondo Ir H Yoyok Mulyadi M Si, Rabu (18/12/2019) malam.</p>
<p>Menurut wabup H Yoyok, perpaduan konsep kuno dan millenial harus terus digaungkan agar seluruh masyarakat pedesaan mengerti apa itu Millenial dan jajanan-jajanan tradisional juga harus terus digaungkan di tengah-tengah masyarakat millenial.</p>
<p><div id="attachment_102585" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-102585" decoding="async" class="size-full wp-image-102585" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191219-WA0093-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="STAND JAJANAN KUNO : masyarakat tampak memadati salah satu stand jajanan lopeis dan sangat antusias membeli jajanan kuno. (imam)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191219-WA0093-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191219-WA0093-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191219-WA0093-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191219-WA0093-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-102585" class="wp-caption-text">STAND JAJANAN KUNO : masyarakat tampak memadati salah satu stand jajanan lopeis dan sangat antusias membeli jajanan kuno. (imam)</p></div></p>
<p>“ Kalau saya yang lahir pada jaman dahulu sudah tentu tahu dengan jajanan-jajanan tradisional. Tapi, bagi masyarakat yang lahir pada jaman millenial belum tentu tahu dengan jajanan-jajanan tradisional tempo dulu. Untuk itu, saya minta jajanan tradisional tempo dulu agar terus digaungkan kepada masyarakat millenial, ” kata wabup H Yoyok.</p>
<p>Sebaliknya, kata wabup H Yoyok, masyarakat millenial juga harus mau menggaungkan jajanan-jajanan modern kepada masyarakat yang kuno-kuno.</p>
<p>“ Apabila masyarakat millenial dengan masyarakat kuno saling membagi informasi, maka niscaya Kabupaten Situbondo akan maju dan kebebasannya dalam berkreasi akan meningkat terus, ” tuturnya.</p>
<p>Tidak hanya itu saja yang disampaikan mantan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Situbondo dalam sambutannya.</p>
<p>Namun, wabup H Yoyok juga meminta kepada dinas-dinas yang ada dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo mau memfasilitasi gerakan masyarakat Kuno dan masyarakat millenial dalam mempromosikan jajanan tradisional agar lebih maju.</p>
<p>Namun demikian, sambung wabup H Yoyok, kemajuan dari berbagai aspek kehidupan bermasyarakat jangan sampai meninggalkan karakter lokal yang ada.</p>
<p>Sebab, jika meninggalkan karakter-karakter lokal, maka kemajuan sebuah kabupaten akan terbelengguh.</p>
<p>“ Kabupaten kita maju tapi tertekan, ini tidak baik, ” pungkasnya. <strong>(im/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">102584</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
