<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Disperinaker Bangkalan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/disperinaker-bangkalan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 31 Oct 2019 03:10:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Disperinaker Bangkalan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Apresiasi Rencana Kenaikan UMK Bangkalan, Fadhur Rosi: Sudah Waktunya Naik</title>
		<link>https://memontum.com/apresiasi-rencana-kenaikan-umk-bangkalan-fadhur-rosi-sudah-waktunya-naik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Oct 2019 03:10:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Disperinaker Bangkalan]]></category>
		<category><![CDATA[UMK]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/98861-apresiasi-rencana-kenaikan-umk-bangkalan-fadhur-rosi-sudah-waktunya-naik</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bangkalan &#8211; Rencana Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) menaikkan Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) mendapat apresiasi dari DPRD Bangkalan. Diperkirakan, kenaikan upah tersebut sebesar 8,51 persen, besaran tersebut merupakan patokan yang telah ditetapkan pemerintah. Anggota komisi B DPRD Bangkalan, Fadhur Rosi menyampaikan dengan kondisi ekonomi yang masih dalam proses untuk bangkit, kenaikan UMK dirasa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bangkalan</strong> &#8211; Rencana Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) menaikkan Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) mendapat apresiasi dari DPRD Bangkalan. Diperkirakan, kenaikan upah tersebut sebesar 8,51 persen, besaran tersebut merupakan patokan yang telah ditetapkan pemerintah.</p>
<p>Anggota komisi B DPRD Bangkalan, Fadhur Rosi menyampaikan dengan kondisi ekonomi yang masih dalam proses untuk bangkit, kenaikan UMK dirasa cukup sebanding. Sebab, selain kondisi ekonomi tersebut, salah satu iuran yakni BPJS kesehatan juga akan naik per 1 januari tahun depan.</p>
<p>&#8220;Kami mengapresiasi langkah dinas untuk menaikkan UMK. Sebab kondisi ekonomi kita juga masih dibawah dan BPJS kesehatan akan naik,&#8221; jelasnya melalui sambungan telepon, Rabu (30/10/21019).</p>
<p>Ia pun berharap UMK akan terus naik seiring perkembangan ekonomi. Saat ini, Bangkalan sedang tumbuh untuk menjadi kota industri seperti Gresik, Sidoarjo dan sekitarnya.</p>
<p>&#8220;Kami harap masyarakat bersabar, saat ini kita akan menuju untuk menjadi kota industri. Ya harapannya tentu UMK juga dapat sebesar kota lain,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Sementara itu, Kabid Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Bangkalan, Titin Suhartini saat ditemui di ruang kerjanya menyampaikan, pemerintah telah menetapkan patokan kenaikan upah tiap daerah yakni 8,51 persen.</p>
<p>&#8220;Untuk kenaikan UMK itu berasal dari ketetapan pemerintah, Kemarin sudah dipastikan untuk kenaikan 8,51 persen,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Meski telah ditetapkan, pihak Disperinaker masih akan melakukan rapat pleno bersama dewan pengupahan yang didalamnya melibatkan banyak pihak. Sebab, banyak faktor yang harus dipertimbangkan termasuk Inflasi Nasional, PDB dan lainnya.</p>
<p>&#8220;Kita harus melihat dari banyak faktor. Kita juga akan melakukan survey lapangan melihat harga kebutuhan pokok agar dapat seimbang dengan UMK,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Diketahui, saat ini kabupaten Bangkalan memiliki nilai UMK 1.804.106 . Jika nantinya kenaikan tersebut resmi dilakukan, maka akan ada kenaikan UMK sekitar 144 ribu.</p>
<p>Titin menambahkan, penerapan UMK ini berlaku untuk semua perusahaan yang beroperasi di suatu daerah. Saat ini, di Bangkalan terdapat sekitar 200 perusahaan yang terdaftar dan beroperasi. <strong>(isn/nhs/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">98861</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pencari Kerja Kecewa, Ratusan Lowongan Kerja Tak Efektif Entas Pengangguran</title>
		<link>https://memontum.com/pencari-kerja-kecewa-ratusan-lowongan-kerja-tak-efektif-entas-pengangguran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Oct 2019 14:24:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Bursa Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Disperinaker Bangkalan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/97435-pencari-kerja-kecewa-ratusan-lowongan-kerja-tak-efektif-entas-pengangguran</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bangkalan &#8211; Pemerintah kabupaten (Pemkab) Bangkalan hari ini (8/10/2019) membuka bursa lapangan kerja untuk 700 pengangguran di Bangkalan. Namun sayang, lowongan yang disediakan banyak yang tak sesuai dengan harapan para pencari kerja. Saat ini angka pengangguran di Bangkalan mencapai 24 persen dari total penduduk yang ada. Sedangkan, penyedia lapangan kerja di Bangkalan masih tergolong [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bangkalan</strong> &#8211; Pemerintah kabupaten (Pemkab) Bangkalan hari ini (8/10/2019) membuka bursa lapangan kerja untuk 700 pengangguran di Bangkalan. Namun sayang, lowongan yang disediakan banyak yang tak sesuai dengan harapan para pencari kerja.</p>
<p>Saat ini angka pengangguran di Bangkalan mencapai 24 persen dari total penduduk yang ada. Sedangkan, penyedia lapangan kerja di Bangkalan masih tergolong minim.</p>
<p>&#8220;Lapangan kerja di Bangkalan masih minim, maka kami fasilitasi dengan jobfair ini dari berbagai perusahaan baik di Bangkalan maupun di luar Bangkalan,&#8221; papar Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron.</p>
<p>Sedangkan salah satu pencari kerja lulusan sarjana agribisnis, Nia merasa kecewa dengan adanya job fair tersebut. Ia mengaku, lowongan kerja yang disediakan mayoritas hanya dibidang pemasar dan teknik.</p>
<p>&#8220;Saya kira itu lowongan admin banyak, tapi ternyata kebanyakan dibuka untuk sales, SPG dan teknik. Kecewa, karena dari rumah sudah semangat buat kesini,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Tak hanya Nia, Imam juga mengaku kecewa dengan lowongan kerja yang ditawarkan. Ia mengira, lowongan yang disediakan diperuntukkan untuk lulusan S1 fresh graduate, namun kenyataan dilapangan, lowongan S1 rata-rata harus berpengalaman.</p>
<p>&#8220;Ini dari tadi muter, belum ada yang cocok. Adapun yang cocok tapi syaratnya harus berpengalaman. Jadi ya nyoba-nyoba aja,&#8221; terangnya.</p>
<p>Sementara itu, Tamar Jaya Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Bangkalan mengaku menyediakan 32 perusahaan dalam job fair ini. Lowongan yang disediakan pun diperuntukan untuk lulusan SMA hingga Strata 1.</p>
<p>&#8220;Pengangguran tiap tahun bertambah, jadi kali ini kita buka 700 lowongan untuk lulusan SMA dan S1, ya fifty-fifty. Semoga pengangguran dapat dikurangi,&#8221; ucapnya. <strong>(isn/nhs/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">97435</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
