<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Disperindag Kabupaten Lamongan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/disperindag-kabupaten-lamongan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 19 Dec 2019 13:09:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Disperindag Kabupaten Lamongan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Cabai dan Bawang Merah Naik, Jelang Natal dan Tahun Baru, Harga Kebutuhan Pokok di Lamongan Terpantau Stabil</title>
		<link>https://memontum.com/cabai-dan-bawang-merah-naik-jelang-natal-dan-tahun-baru-harga-kebutuhan-pokok-di-lamongan-terpantau-stabil</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Dec 2019 13:09:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Disperindag Kabupaten Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Kebutuhan Pokok]]></category>
		<category><![CDATA[Nataru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/102539-cabai-dan-bawang-merah-naik-jelang-natal-dan-tahun-baru-harga-kebutuhan-pokok-di-lamongan-terpantau-stabil</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Menjelang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (Nataru) , harga sejumlah kebutuhan pokok di Lamongan terpantau stabil, kenaikan hanya terjadi pada komoditi cabai dan bawang merah. Harga yang berlaku itu terpantau di beberapa pasar di Lamongan, di antaranya di Pasar Sidoharjo, Pasar Babat, Pasar Sukodadi, Pasar Blimbing, Pasar Mantup dan Pasar Sekaran [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Menjelang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (Nataru) , harga sejumlah kebutuhan pokok di Lamongan terpantau stabil, kenaikan hanya terjadi pada komoditi cabai dan bawang merah.</p>
<p>Harga yang berlaku itu terpantau di beberapa pasar di Lamongan, di antaranya di Pasar Sidoharjo, Pasar Babat, Pasar Sukodadi, Pasar Blimbing, Pasar Mantup dan Pasar Sekaran menunjukkan harga sejumlah bahan pokok di Lamongan masih stabil.</p>
<p>Kenaikan yang terjadi pada komoditi cabai merah besar yang sebelumnya Rp 20 ribu perkilogram naik menjadi Rp 28 ribu perkilo. Termasuk harga bawang merah, dari Rp 25 ribu perkilogram naik menjadi Rp 27 ribu perkilogram.</p>
<p>Sementara, harga cabai rawit malah turun dari Rp 34 ribu perkilogram menjadi Rp. 30 ribu perkilogram.</p>
<p>Komoditas lain yang mengalami kenaikan adalah ikan bandeng, naik kisaran Rp 5 ribu yaitu dari harga Rp 25 ribu pada minggu lalu saat ini naik menjadi Rp 30 ribu perkilogram.</p>
<p>Telur ayam ras juga naik Rp 500 dari harga Rp 24.500 perkilo menjadi Rp 25 ribu perkilo.</p>
<p>Sedangkan harga beras juga stabil, beras Bengawan Rp 12 ribu perkilogram, beras Mentik (beras wangi, red) Rp 11 ribu perkilogram , beras IR 64 kualitas super Rp 11 ribu perkilogram, kualitas premium Rp 9 ribu perkilogram dan kualitas medium Rp 8.500 perkilogram.</p>
<p>“Gula pasir juga masih stabil di harga Rp 12 ribu perkilogram,” ungkap Dwi, pedagang kelontong asal Sugio.</p>
<p>Sementara, harga-harga komoditi yang cenderung turun harga adalah cabai rawit yang turun Rp 4 ribu dari Rp 34 ribu menjadi Rp 30 ribu perkilogram, kacang tanah turun Rp 2 ribu dari Rp 27 ribu perkilo menjadi Rp 25 ribu perkilogram.</p>
<p>Komoditi lain yang juga turun harga adalah tomat yang turun sebesar Rp 2 ribu dari harga Rp 14 ribu menjadi Rp. 12 ribu perkilo.</p>
<p>Muhammad Zamroni, Kepala Disperindag Kabupaten Lamongan, mengatakan selain harga yang stabil, stok pangan menjelang Nataru di Lamongan juga masih aman.</p>
<p>“Kenaikannya tidak signifikan, wajar-wajar saja,” kata Muhammad Zamroni. Kamis (19/12/2019).</p>
<p>“Alhamdulillah stok dan jalur distribusi jelang Natal dan Tahun Baru untuk kebutuhan sembako di Lamongan masih aman,” tambahnya. <strong>(aju/zen/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">102539</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Disperindag Pastikan Sentra PKL Andansari Dapat Ditempati Sebelum Tahun Baru</title>
		<link>https://memontum.com/disperindag-pastikan-sentra-pkl-andansari-dapat-ditempati-sebelum-tahun-baru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Dec 2018 14:05:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Andansari]]></category>
		<category><![CDATA[Disperindag Kabupaten Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[PKL]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=69180</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lamongan memastikan sebelum tahun baru, sentra Pedagang Kaki Lima (PKL) yang terletak di Jalan Andansari, Lamongan sudah dapat ditempati. &#8220;Sebelum Tahun Baru, para PKL eks Alun-alun sudah bisa menempati di pusat PKL Andansari,&#8221; kata Kepala Disperindag Lamongan, M Zamroni, Selasa (18/12/2018). Zamroni mengatakan ada dua lokasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lamongan memastikan sebelum tahun baru, sentra Pedagang Kaki Lima (PKL) yang terletak di Jalan Andansari, Lamongan sudah dapat ditempati.</p>
<p>&#8220;Sebelum Tahun Baru, para PKL eks Alun-alun sudah bisa menempati di pusat PKL Andansari,&#8221; kata Kepala Disperindag Lamongan, M Zamroni, Selasa (18/12/2018).</p>
<p>Zamroni mengatakan ada dua lokasi yang dialokasikan untuk 94 pedagang yang sebelumnya berlokasi di sekitar Alun-alun Lamongan  di sentra PKL Andansari.</p>
<p>&#8220;Ada dua yakni di sebelah Timur dan Barat, kedua lokasi ini hanya terpisah oleh jalan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ia pun meyakini lokasi yang baru ini akan tetap ramai dikunjungi masyarakat, tak jauh beda dengan lokasi sebelumnya.</p>
<p>&#8220;Yang sekarang ini kan terpusat, dengan segala macam masakan dan dagangan PKL, maka masyarakat juga adan beralih dan mencari ke Andansari,&#8221; terang Zamroni.</p>
<p>Apalagi, sambung Zamroni di lokasi baru tersebut juga didukung dengan pembukaan jalan baru di sisi timur, yang menjadi akses masuk sentra PKL, selain dari Jalan Andansari. Pedagang juga lebih leluasa menggelar dagangannya, mulai pagi, siang hingga malam hari, tanpa khawatir adanya penertiban.</p>
<p>&#8220;Kalau PKL di trotoar Alun-alun Lamongan kan hanya sore hari sampai tengah malam saja, kalau di Andansari kan bebas,&#8221; pungkas Zamroni. <strong>(ifa/zen/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">69180</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sejumlah Pasar Rakyat di Lamongan Sudah Difungsikan</title>
		<link>https://memontum.com/sejumlah-pasar-rakyat-di-lamongan-sudah-difungsikan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Nov 2018 11:57:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Disperindag Kabupaten Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Rakyat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/65079-sejumlah-pasar-rakyat-di-lamongan-sudah-difungsikan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Sejumlah Pasar Rakyat yang merupakan hasil revitalisasi pasar rakyat dari pemerintah pusat di Kabupaten Lamongan saat ini sudah mulai difungsikan. Satu diantaranya yakni Pasar Rakyat Paciran. &#8220;Alhamdulillah operasional pasar ini sudah bisa berjalan, bisa dipakai dan bisa dimanfaatkan oleh para pedagang,&#8221; kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lamongan, M. Zamroni [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Sejumlah Pasar Rakyat yang merupakan hasil revitalisasi pasar rakyat dari pemerintah pusat di Kabupaten Lamongan  saat ini sudah mulai difungsikan. Satu diantaranya yakni Pasar Rakyat Paciran.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah operasional pasar ini sudah bisa berjalan,  bisa dipakai dan bisa dimanfaatkan oleh para pedagang,&#8221; kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lamongan,  M. Zamroni saat melihat langsung kondisi Pasar Rakyat Paciran,  Rabu  (21/11/2018).</p>
<p>Zamroni mengatakan, meski sudah difungsikan, memang masih ada kendala dalam penataan para pedagang dikarenakan keterbatasan jumlah stan maupun kios.</p>
<p>&#8220;Tapi Alhamdulillah bisa kita selesaikan dengan baik,  ke depan tetap kita tata,  karena memang ada pedagang yang belum bisa masuk karena jumlah kios yang ada di dalam pasar ini,&#8221; ucapnya. </p>
<p>Di Pasar Rakyat Paciran ini, dikatakan Zamroni  ada sebanyak 198 lapak dengan 36 kios.</p>
<p>&#8220;Kemarin kita data memang kapasitas tidak muat jadi terpaksa ditaruh di luar dulu,&#8221; ujar Zamroni. </p>
<p>Untuk mengatasi kendala tersebut,  Zamroni menerangkan Disperindag mendorong agar dilakukan pengembangan. Salah satunya dengan menggunakan Dana Desa. </p>
<p>&#8220;Dari program pengembangan ekonimi desa itukan tidak hanya mengandalkan dana dari APBD maupun APBN, tetapi di desa itu telah dikembangkan dengan dana desa,  itu boleh untuk pengembangan ekonomi desa salah satu pembangunan pasar,&#8221; terang Zamroni. </p>
<p>Selain di Paciran,  menurut Zamroni Pasar Rakyat ini juga berada di Glagah dan Sidoharjo.</p>
<p>&#8220;Glagah juga sudah difungsikan dan Sidoharjo masih proses pemasangan listrik dan air. Target Desember akhir sudah bisa difungsikan semua,&#8221; pungkasnga.<strong> (ifa/zen/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">65079</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Disperindag Catat Nilai Ekspor di Lamongan Alami Kenaikan</title>
		<link>https://memontum.com/disperindag-catat-nilai-ekspor-di-lamongan-alami-kenaikan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Apr 2018 13:15:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Disperindag Kabupaten Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/36209-disperindag-catat-nilai-ekspor-di-lamongan-alami-kenaikan</guid>

					<description><![CDATA[MeMontum Lamongan &#8212; Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lamongan mencatat ada kenaikan nilai ekspor selama tahun 2017, yakni sebesar Rp 13.033.600.000. Kenaikan itu terutama disebabkan adanya dua unit usaha baru di Lamongan yang memiliki produk ekspor. Disebutkan oleh Kepala Disperindag Mohammad Zamroni, Selasa, (10/4/2018), nilai ekspor Lamongan selama tahun 2017 tercatat sebesar Rp 136.933.600.000. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MeMontum Lamongan</strong> &#8212; Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lamongan mencatat ada kenaikan nilai ekspor selama tahun 2017, yakni sebesar Rp 13.033.600.000.</p>
<p>Kenaikan itu terutama disebabkan adanya dua unit usaha baru di Lamongan yang memiliki produk ekspor.</p>
<p>Disebutkan oleh Kepala Disperindag Mohammad Zamroni, Selasa, (10/4/2018), nilai ekspor Lamongan selama tahun 2017 tercatat sebesar Rp 136.933.600.000. Sementara pada tahun 2016 sebesar Rp 123.900.000.000.</p>
<p>“Peningkatan nilai ekspor di Kabupaten Lamongan ini terutama didukung oleh adanya kenaikan jumlah perusahaan pelaksana ekspor sebanyak dua unit usaha. Yakni Asosiasi Pengusaha Arang dan Nufa Market dengan produk ekspor berupa beras, olahan ikan, dan jagung,” ujarnya.</p>
<p>Sehingga, Ujar Zamroni dari jumlah unit usaha pelaksana ekspor yang sebelumnya di tahun 2016 ada 60 perusahaan, sambung dia, di tahun 2017 menjadi 62 perusahaan. Kenaikan jumlah perusahaan tersebut menurut Zamroni juga tidak lepas dari peran Pemkab Lamongan yang secara kontinyu melakukan pembinaan terkait dengan prosedur ekspor.</p>
<p>Selain itu Disperindag juga secara rutin memberikan informasi peluang pasar perdagangan luar di negeri serta promosi dan misi dagang.</p>
<p>&#8220;Selama ini komoditi yang banyak diekspor adalah sarung tenun ikat, berbagai kerajinan kreatif, dolomit, meubelair, pupuk alam, snack, dan olahan hasil ikan laut,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Tak hanya itu, dijelaskanya untuk Negara tujuannya beragam, mulai dari Timur Tengah, Australia, Jamaika, China, Jepang, Korea, Amerika, Singapura, Malaysia hingga Eropa.</p>
<p>&#8220;Sedangkan di tahun 2017, komoditi baru dari Kabupaten Lamongan yaitu arang, sebanyak 24 kontainer langsung menembus pasar Mesir oleh ekportir Asosiasi Pengusaha Arang dari Kecamatan Sambeng,&#8221; Jelas Zamroni mantan kabag humas tersebut.</p>
<p>Tak hanya itu, tandasnya, Untuk Nufa Market, selama 2017 mereka mengapalkan sebanyak 30 ribu kilogram kerupuk olahan ikan, 420 ribu kilogram beras super, 10 ribu kilogram olahan jagung dan 13 ribu kilogram olahan ikan kering. Negara tujuan ekspornya meliputi Malaysia, Korea dan Saudi Arabia. </p>
<p>Kepala Dinas  Perindag Lamongan Mohammad Zamroni, “Peningkatan nilai ekspor di Kabupaten Lamongan ini terutama didukung oleh adanya kenaikan jumlah perusahaan pelaksana ekspor sebanyak dua unit usaha. Yakni Asosiasi Pengusaha Arang dan Nufa Market dengan produk ekspor berupa beras, olahan ikan, dan jagung.” <strong>(fiq/zen/nay)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">36209</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Menteri Perdagangan Resmikan Unit Metrologi Legal Disperindag Lamongan</title>
		<link>https://memontum.com/menteri-perdagangan-resmikan-unit-metrologi-legal-disperindag-lamongan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Mar 2018 15:04:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Disperindag Kabupaten Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[peresmian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/33597-menteri-perdagangan-resmikan-unit-metrologi-legal-disperindag-lamongan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8212; Unit Metrologi Legal (UML) Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lamongan masuk dalam 12 kabupaten dan kota di Indonesia yang diresmikan secara langsung oleh Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita, di EL Royal Hotel Bandung, Jawa Barat, Kemarin, (23/3/2018) lalu. “Alhamdulillah UML Kabupaten Lamongan telah diresmikan oleh Mendag secara langsung di Bandung bersama 12 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8212; Unit Metrologi Legal (UML) Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lamongan masuk dalam 12 kabupaten dan kota di Indonesia yang diresmikan secara langsung oleh Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita, di EL Royal Hotel Bandung, Jawa Barat, Kemarin, (23/3/2018) lalu. </p>
<p>“Alhamdulillah UML Kabupaten Lamongan telah diresmikan oleh Mendag secara langsung di Bandung bersama 12 kabupaten/kota se-Indonesia,” kata Kepala Disperindag Kabupaten Lamongan Mohammad Zamroni. Minggu (25/3/2018)</p>
<p>Dikatakan,  Zamroni, UML ini akan sangat bermanfaat dalam hal melindungi konsumen dan mengajak pedagang Lamongan untuk senantiasa jujur dalam berdagang. </p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180325-WA0004-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-33598" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180325-WA0004-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180325-WA0004-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180325-WA0004-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180325-WA0004-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>“Unit Metrologi Legal ini akan memudahkan Disperindag Lamongan untuk melakukan legalisasi UTTP (ukur takar timbang dan perlengkapannya),” terangnya. Menurutnya, selama ini Disperindag Kabupaten Lamongan selalu bekerjasama dengan unit Metrologi wilayah lain atau BSML Jogja, sehingga banyak mengalami hambatan untuk melakukan tera ulang. Maka,  dengan berdirinya lembaga legal untuk penera alat ukur ini tentu akan memudahkan pedagang dan memudahkan warga untuk memastikan timbangan pedagang telah sesuai standar. </p>
<p>“Adanya UML di Lamongan untuk melegalisasi alat ukur takar timbang dan perlengkapannya yang digunakan pedagang, juga seirama dengan perkembangan pertanian dan industri di Kabupaten Lamongan yang terus di pacu oleh Bapak Bupati Lamongan Fadeli,” tuturnya. </p>
<p>Tak hanya itu, Zamroni menuturkan UML Kabupaten Lamongan yang baru saja diresmikan Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita ini, akan melayani tera alat ukur meteran air, meteran BBM, timbangan dan lainnya. </p>
<p>“Terutama alat ukur SPBU, pedagang emas, daging dan sebagainya, termasuk timbangan ikan juga. Dengan UML ini ukur di seluruh Lamongan akan semakin tertib,” tutur Zamroni yang juga mengatakan dengan diresmikannya UML ini maka Lamongan bisa sejajar dengan 122 kabupaten dan kota di Indonesia yang telah memiliki UML. </p>
<p>“Dari 508 kabupaten dan kota se-Indonesia hanya ada 110 yang punya UML. Dan dengan diresmikannya 12 kab kota se-Indonesia  oleh Pak MenterI jadi total 122 kabupaten dan kota yang punya UML,” pungkasnya.<strong> (ifa/zen/nay)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">33597</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
