<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Disperindag Surabaya &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/disperindag-surabaya/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 04 Nov 2021 11:25:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Disperindag Surabaya &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Disperindag Surabaya Sebut Harga Komoditas Minyak Goreng Naik Akibat Harga CPO Melonjak</title>
		<link>https://memontum.com/disperindag-surabaya-sebut-harga-komoditas-minyak-goreng-naik-akibat-harga-cpo-melonjak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Nov 2021 11:25:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Disperindag Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[kota surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=157474</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Surabaya, Wiwiek Widayati, menyebut, bahwa kenaikan minyak goreng selama sepekan terakhir merupakan imbas dari naiknya bahan baku. &#8220;Memang benar minyak goreng curah atau tanpa merek mengalami kenaikan. Ini karena bahan baku atau CPO dunia juga naik. Kalau yang bermerek cukup stabil,&#8221; ujarnya saat dihubungi, Kamis [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Surabaya, Wiwiek Widayati, menyebut, bahwa kenaikan minyak goreng selama sepekan terakhir merupakan imbas dari naiknya bahan baku.</p>



<p>&#8220;Memang benar minyak goreng curah atau tanpa merek mengalami kenaikan. Ini karena bahan baku atau CPO dunia juga naik. Kalau yang bermerek cukup stabil,&#8221; ujarnya saat dihubungi, Kamis (04/11/2021).</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-sanusi-bersama-sekda-dampingi-pelaksanaan-pekan-islami-di-33-kecamatan-di-kabupaten-malang">Bupati Sanusi bersama Sekda Dampingi Pelaksanaan Pekan Islami di 33 Kecamatan di Kabupaten Malang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/rakor-operasi-ketupat-semeru-2026-masyarakat-lumajang-harus-rayakan-lebaran-dengan-aman-dan-nyaman">Rakor Operasi Ketupat Semeru 2026, Masyarakat Lumajang Harus Rayakan Lebaran dengan Aman dan Nyaman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-terkait-suap-proyek-bupati-dan-wabup-rejang-lebong-serta-3-asn-terjaring-ott-kpk">Diduga Terkait Suap Proyek, Bupati dan Wabup Rejang Lebong serta 3 ASN Terjaring OTT KPK</a></li>
</ul>


<p>Selain itu, harga minyak curah tanpa merk di kisaran Rp 19 ribu per kilogram. Selain minyak goreng, harga dan ketersediaan bahan pokok di Surabaya masih cukup stabil. Seperti harga telur yang kembali stabil di harga Rp 21 ribu di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 24 ribu.&nbsp;</p>



<p>Dari data Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI), produksi minyak nabati dan hewani telah menurun sebanyak 266 ribu ton pada 2020. Penurunan produksi tersebut juga terjadi pada 2021.</p>



<p>Selain itu, kenaikan harga minyak goreng juga disebabkan adanya kenaikan harga minyak sawit atau CPO Indonesia. Lebih lanjut Wiwiek juga mengakui, bahwa harga komoditas Tomat yang masih jeblok di pasaran. Termasuk di Surabaya, Komoditi Tomat hanya berkisar Rp 6 ribu per kilogramnya.&nbsp;</p>



<p>Menurut dia, melimpahnya stok Tomat karena tidak sebanding dengan daya beli masyarakat menjadi penyebabnya. &#8220;Kalau Tomat memang melimpahnya stok bisa jadi penyebab terbesarnya, kenapa harganya bisa anjlok. Sama seperti sebelumnya,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Lebih lanjut dirinya menambahkan, Disperindag akan terus melakukan pemantauan setiap harinya terhadap pergerakan harga kebutuhan dan ketersediaan bahan pokok di Surabaya. Selain itu, untuk mencegah lonjakan harga menjelang hari besar dan tahun baru, pihaknya akan melakukan usaha penetralan dengan melakukan operasi pasar langsung kepada masyarakat jika diperlukan. <strong>(ade/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">157474</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Komisi B DPRD Surabaya Desak Disperindag Beri Fasilitas UMKM dan PKL di Tiap Mini Market</title>
		<link>https://memontum.com/komisi-b-dprd-surabaya-desak-disperindag-beri-fasilitas-umkm-dan-pkl-di-tiap-mini-market</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Aug 2021 11:55:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Disperindag Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Fasilitas UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi B DPRD Surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=152085</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya, Anas Karno, mendesak Dinas Perdagangan (Disperindag) Kota Surabaya segera memberikan fasilitas ruang untuk UMKM dan PKL agar bisa berjualan di lahan Mini Market yang ada di Surabaya. Sebab itu, Anas telah mengaku sejak Maret 2021 lalu, dirinya telah menyampaikan masukan mengenai hal tersebut. Namun belum [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya, Anas Karno, mendesak Dinas Perdagangan (Disperindag) Kota Surabaya segera memberikan fasilitas ruang untuk UMKM dan PKL agar bisa berjualan di lahan Mini Market yang ada di Surabaya.</p>



<p>Sebab itu, Anas telah mengaku sejak Maret 2021 lalu, dirinya telah menyampaikan masukan mengenai hal tersebut. Namun belum terlaksana akibat lonjakan kasus Covid-19 sedang naik waktu itu. Sehingga ia pun berharap Disperindag bisa segera merealisasikan hal itu.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/serapan-perum-bulog-jatim-tembus-di-angka-200-ribu-ton-beras-per-februari">Serapan Perum Bulog Jatim Tembus di Angka 200 Ribu Ton Beras Per Februari</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/lindungi-anak-di-ruang-digital-dp3ak-jatim-bersama-plato-foundation-gelar-safer-internet-day">Lindungi Anak di Ruang Digital, DP3AK Jatim bersama Plato Foundation Gelar Safer Internet Day</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pengelolaan-pemerintahan-dan-penguatan-ekonomi-pemprov-jatim-terima-kunjungan-gubernur-sherly">Pengelolaan Pemerintahan dan Penguatan Ekonomi, Pemprov Jatim Terima Kunjungan Gubernur Sherly</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Karena pandemi Covid-19 sudah kini mulai landai, hal ini harus dilaksanakan. Tidak hanya wacana lagi. Saya rasa Pemerintah Kota Surabaya mendukung hal ini. Tinggal memfasilitasi dan menjalankan,&#8221; tegas Anas Karno, Minggu (29/08)</p>



<p>Lanjut Anas Karno, bahwa menurutnya para pelaku UMKM dan PKL ini harus segera mendapat ruang-ruang pemulihan ekonomi, seperti salah satunya, berjualan di area luar Mini Market.</p>



<p>&#8220;Untuk Mini Market itu kita harapkan Diseprindag segera merealisasikan untuk UMKM dan PKL yang ada disekitar Mini Market tersebut,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Lebih lanjut, Anas berharap para pelaku UMKM dan PKL bisa mendapatkan akses gratis untuk berjualan di area luar Mini Market, agar bisa menumbuhkan ekonomi di tingkat bawah.</p>



<p>&#8220;Dimasa pandemi Covid-19 harus segera menumbuhkan perekonomian di tingkat bawah. Ini sangat penting, harapan kami mereka bisa mendapatkan akses gratis untuk menempati lahan disekitar area Mini Market,&#8221; harap Anas.</p>



<p>Sementara itu, untuk sistem pemilihan, Anas juga berharap Disperindag bisa segera berkoordinasi dengan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop) Kota Surabaya bersama Mini Market.</p>



<p>&#8220;Sistem kontrak nanti biar Disperindag berkomunikasi dengan Dinkop dan Mini Market yang ada di Surabaya, sehingga UMKM dan PKL bisa tertampung dan bisa berjualan untuk mengangkat pemulihat perekonomian,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Lebih lanjut lagi Anas menjelaskan bahwa Disperindag juga harus berkoordinasi untuk mendata dan memberikan fasilitas kepada UMKM dan PKL agar bisa menempati tempat gratis dan harus secepatnya.</p>



<p>Meskipun demikian, untuk regulasi penempatan, Anas menyebut bahwa hal itu bisa dikembalikan sesuai dengan peruntukannya. &#8220;Lahan bisa ditata kembali sesuai peruntukannya untuk apa. Space untuk parkir dan untuk UMKM dan PKL bisa ditata ulang. Itu juga tergantung kepada kebijakan Disperindag dan Pemkot,&#8221; tambah Anas. <strong>(ade/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">152085</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pantau Kebutuhan Harga Bahan Pokok, Disperindag dan DPRD Surabaya Gelar Operasi Pasar</title>
		<link>https://memontum.com/pantau-kebutuhan-harga-bahan-pokok-disperindag-dan-dprd-surabaya-gelar-operasi-pasar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Mar 2020 06:36:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Disperindag Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Kebutuhan Pokok]]></category>
		<category><![CDATA[Operasi Pasar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=109117</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Surabaya menggelar operasi pasar di Wilayah Kelurahan Tanjungsari Surabaya. Hal ini untuk mengantisipasi kenaikan tiga (3) harga komoditi kebutuhan bahan pokok “Seperti gula, telur, dan bawang putih yang merupakan perioritas kami (Disperindag),” ujar Trio wahyo bowo Kabid Distribusi Disperindag Kota Surabaya. Kamis (18/3/2020). Untuk gula, Kata [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Surabaya menggelar operasi pasar di Wilayah Kelurahan Tanjungsari Surabaya. Hal ini untuk mengantisipasi kenaikan tiga (3) harga komoditi kebutuhan bahan pokok</p>
<p>“Seperti gula, telur, dan bawang putih yang merupakan perioritas kami (Disperindag),” ujar Trio wahyo bowo Kabid Distribusi Disperindag Kota Surabaya. Kamis (18/3/2020). Untuk gula, Kata Trio, dijual sesuai dibawah Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 12.200/Kg, dan untuk telur dijual Rp 22.700/ Kg, sedangkan bawang putih Rp 11.000/Kg.</p>
<p>“Intinya kenapa diadakan operasi pasar ?,” katanya.</p>
<p>Menurut Trio, untuk menstabilkan harga pasar, karena harga gula diluar semakin tinggi sehingga memberatkan warga kota</p>
<p>“Untuk itu, pemkot hadir diadakan operasi pasar agar harga harga pasar kembali normal dan stabil,” ungkapnya. Operasi pasar di kecamatan Suko Manunggal kelurahan tanjung sari ini menyediakan 1,5 Kwintal dibagi setiap kecamatan namun dirasa sedikit.</p>
<p>“Tapi antusiasme warga sejak jam 09.00 pagi ludes dalam waktu 30 menit untuk gula,” terangnya. Komiditi gula, Trio menjelaskan, sangat laris pada saat operasi pasar digelar.</p>
<p>“Sesuai perintah ibu walikota operasi pasar digelar di 31 kecamatan dan ini sudah putaran ke 3 nanti kita teruskan pada 23 maret di 31 kecamatan harus habis,” paparnya.<br />
Tujuan operasi pasar ini untuk membantu warga dalam mendapatkan komoditi gula dengan harga dibawah pasar.</p>
<p>“Tujuan utamannya membantu warga untuk mendapatkan komoditi kebutuhan bahan pokok dengan harga dibawah pasar,” pungkasnya.</p>
<p>Operasi pasar ini disaksikan langsung oleh Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya John Thamrun mengatakan, operasi pasar yang dilakukan Disperindag Surabaya diharapkan mampu membantu kebutuhan masyarakat Surabaya.</p>
<p>“Karena harga yang ada pada OP Disdag ini sangat murah sehingga harapannya di Kota Surabaya tidak terjadi panic buying oleh masyarakatnya,” Kata Jhon Thamrun saat ditemui disela sela operasi pasar di Kelurahan Tanjungsari.</p>
<p>Thamrun menjelaskan, percuma dilakukan panic buying sebab stok sembako di Surabaya masih berlimpah.</p>
<p>“Jadi kami sarankan masyarakat tidak perlu lakukan panik buying dan lakukan pembelian sesuai kebutuhan saja,” paparnya.</p>
<p>Untuk itu, lebih lanjut Fraksi PDIP ini mengatakan, mengingat dan melihat antusias warga menyerbu operasi pasar di Kelurahan Tanjungsari.</p>
<p>“Kami minta Disperindag tidak berhenti melakukan OP di sini saja, namun harus melakukan di 31 kecamatan di wilayah Surabaya dengan harapan bisa mengontrol daripada harga di pasar, sehingga tidak terjadi lonjakan-lonjakan harga,” tegasnya.</p>
<p>Sementara itu, salah satu warga Kelurahan Tanjungsari Jaya Tifa Kusuma mengaku, dengan adanya operasi pasar di Kelurahan Tanjungsari sangat membantu warga.</p>
<p>“Otomatis harganya memang sangat murah dan sangat membantu rakyat kecil.</p>
<p>Tifa berharap, operasi pasar ini sering-sering dilakukan dan sembakonya disediakan lebih banyak agar semua warga rata merasakannya.</p>
<p>“Kalau bisa sering sering ada operasi pasar seperti ini,” pungkasnya. <strong>(Ace/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">109117</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Risma Dorong Toko Pracangan Bertahan</title>
		<link>https://memontum.com/risma-dorong-toko-pracangan-bertahan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Feb 2019 14:55:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Disperindag Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[toko kelontong]]></category>
		<category><![CDATA[walikota surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/77100-risma-dorong-toko-pracangan-bertahan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Tak dipungkiri, Surabaya &#8216;dibanjir&#8217; minimarket. Kendati demikian Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini ingin toko kelontong alias toko pracangan tetap bertahan dan berkembang. Untuk itu ia memberikan pengarahan kepada para pelaku usaha toko kelontong Surabaya di Graha Sawunggaling, komplek Pemerintah Kota Surabaya, Rabu (6/2/2019). Pada kesempatan itu, sebanyak 530 pelaku usaha toko kelontong [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Tak dipungkiri, Surabaya &#8216;dibanjir&#8217; minimarket. Kendati demikian Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini ingin toko kelontong alias toko pracangan tetap bertahan dan berkembang. Untuk itu ia memberikan pengarahan kepada para pelaku usaha toko kelontong Surabaya di Graha Sawunggaling, komplek Pemerintah Kota Surabaya, Rabu (6/2/2019).</p>
<p>Pada kesempatan itu, sebanyak 530 pelaku usaha toko kelontong hadir mengikuti acara tersebut. Usai pengarahan dari Wali Kota Risma, mereka juga mendapatkan training atau pelatihan dari narasumber yang sudah disiapkan oleh Dinas Perdagangan Kota Surabaya.</p>
<p>Wali Kota Risma mengaku sengaja mengumpulkan para pelaku usaha toko kelontongan karena banyak di beberapa daerah perkotaan, toko kelontongan ini semakin lama semakin punah. Namun di Surabaya, Wali Kota Risma tidak mau hal itu terjadi.</p>
<p>Malah sebaliknya, ia menginginkan toko kelontongan itu bisa terus hidup dan semakin survive. “Saya ingin menghidupkan toko kelontongan ini, saya ingin mereka makin survive di tengah perkembangan zaman,” kata Wali Kota Risma seusai memberikan pengarahan.</p>
<p>Menurut Wali Kota Risma, memang tidak mudah untuk menghidupkan dan membuat mereka terus survive. Namun, semua itu bukan tidak mungkin untuk dilakukan bersama-sama. Makanya, Pemkot Surabaya membentuk mereka perkelompok di setiap kecamatan.</p>
<p>“Kita buat koperasi per kecamatan. Progresnya pun sangat bagus, terbukti di Kecamatan Sawahan dan Rungkut. Pasti ada yang jalan dan ada pula yang tidak. Nah, nanti yang tidak jalan ini akan kita evaluasi,” tegasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">77100</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
