<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Disperindagprin Sampang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/disperindagprin-sampang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 18 Oct 2019 06:36:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Disperindagprin Sampang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pasar Margalela akan Dijadikan Pasar Sepeda Motor Bekas</title>
		<link>https://memontum.com/pasar-margalela-akan-dijadikan-pasar-sepeda-motor-bekas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Oct 2019 06:36:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Disperindagprin Sampang]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Margalela]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/98131-pasar-margalela-akan-dijadikan-pasar-sepeda-motor-bekas</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sampang &#8211; Pasar Margalela akan dijadikan pasar sepeda motor bekas, hal itu dilakukan untuk meramaikan Pasar Margalela yang sampai saat ini tak kunjung ada perkembangan terkait aktifitas jual beli di tempat tersebut. Kabid Pengelolaan Pasar Disperindagprin Sampang, Sapta N Ramlan menjelaskan, dalam rangka upaya meramaikan Pasar Margalela saat ini sedang dibangun tempat untuk jual [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sampang</strong> &#8211; Pasar Margalela akan dijadikan pasar sepeda motor bekas, hal itu dilakukan untuk meramaikan Pasar Margalela yang sampai saat ini tak kunjung ada perkembangan terkait aktifitas jual beli di tempat tersebut.</p>
<p>Kabid Pengelolaan Pasar Disperindagprin Sampang, Sapta N Ramlan menjelaskan, dalam rangka upaya meramaikan Pasar Margalela saat ini sedang dibangun tempat untuk jual beli sepeda motor bekas.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-98132" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191018-WA0019-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191018-WA0019-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191018-WA0019-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191018-WA0019-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191018-WA0019-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Pasar sepeda motor bekas yang ada di Pasar Deg-Gedeg akan dipindah ke Pasar Margalela, mudah-mudahan itu bisa menjadi daya tarik,&#8221; Jelas Sapta kepada Memontum.com, Jumat (18/10/2019) pagi.</p>
<p>Alasan dipindahkannya pasar sepeda motor bekas ke Pasar Margalela selain untuk meramaikan, Sapta menjelaskan bahwa pedagang menginginkan pasar sepeda motor bekas bisa beroperasi hingga malam hari. Jadi pihaknya memfasilitasi keinginan tersebut.</p>
<p>&#8220;Pedagang sepeda motor bekas berkeinginan buka sampai malam, lalu kita fasilitasi ke Pasar Margalela,&#8221; jelasnya.</p>
<p><a href="https://sampang.memontum.com/730-57-los-kembali-diisi-disperindagprin-minta-komitmen-pedagang" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><strong>BACA : </strong>57 Los Kembali Diisi, Disperindagprin Minta Komitmen Pedagang</a></p>
<p>Sapta menambahkan, selain menyediakan lokasi jual beli sepeda motor bekas di Pasar Margalela, pihaknya juga akan menyediakan ruangan rapat khusus bagi pedagang sepeda motor bekas.</p>
<p>&#8220;Kami juga akan menyiapkan ruangan untuk rapat khusus pegangang sepeda motor bekas,&#8221; imbuhnya. <strong>(zyn/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">98131</post-id>	</item>
		<item>
		<title>57 Los Kembali Diisi, Disperindagprin Minta Komitmen Pedagang</title>
		<link>https://memontum.com/57-los-kembali-diisi-disperindagprin-minta-komitmen-pedagang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Oct 2019 06:52:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Disperindagprin Sampang]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Margalela]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/98065-57-los-kembali-diisi-disperindagprin-minta-komitmen-pedagang</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sampang &#8211; Puluhan los di Pasar Margalela yang sempat dicabut izinnya kini ditempati kembali. Alasan dicabutnya izin los dari pedagang, disebabkan ketidakkonsistenan pedagang dalam mengelola. Akibatnya pasar setiap hari sepi. Kabid Pengelolaan Pasar Disperindagprin Sampang, Sapta N Ramlan mengatakan, pihaknya telah melakukan pencabutan terhadap 57 los yang tidak konsisten dalam mengelola dan saat ini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sampang</strong> &#8211; Puluhan los di Pasar Margalela yang sempat dicabut izinnya kini ditempati kembali. Alasan dicabutnya izin los dari pedagang, disebabkan ketidakkonsistenan pedagang dalam mengelola. Akibatnya pasar setiap hari sepi.</p>
<p>Kabid Pengelolaan Pasar Disperindagprin Sampang, Sapta N Ramlan mengatakan, pihaknya telah melakukan pencabutan terhadap 57 los yang tidak konsisten dalam mengelola dan saat ini telah kembali dilakukan pendaftaran.</p>
<p>&#8220;57 los yang pernah dicabut, saat ini telah ditempati kembali pedagang yang baru,&#8221; ucap Sapta kepada Memontum.com, Kamis (17/10/2019) pagi.</p>
<p>Ditempatinya kembali los Pasar Margalela, Sapta mengatakan jika pihaknya telah membuat komitmen dengan para penghuni los yang baru agar kembali ramai.</p>
<p>&#8220;Kita ke depan akan terus evaluasi dan akan mencabutnya kembali kalau tidak ditempati,&#8221; katanya.</p>
<p>Sapta menambahkan, alasan sepinya Pasar Margalela yang berlokasi di Jalan Syamsul Arifin tersebut, karena jenis dagangan yang dijual sama dengan pasar-pasar lainnya. Sehingga hal itu yang menyebabkan pasar menjadi sepi.</p>
<p>&#8220;Dulu di sana ramai karena terkenal dengan pasar hewan. Saat ini sudah tidak, tapi kami akan terus berupaya untuk meramaikannya,&#8221; imbuhnya.<strong> (zyn/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">98065</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Produk UMKM Sampang Go To Pasar Modern</title>
		<link>https://memontum.com/produk-umkm-sampang-go-to-pasar-modern</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Jul 2019 03:48:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sampang]]></category>
		<category><![CDATA[Disperindagprin Sampang]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Modern]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/88173-produk-umkm-sampang-go-to-pasar-modern</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sampang &#8211; Segala upaya untuk mengembangkan produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dilakukan oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindagprin) Sampang. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memasarkan produk UMKM yang menjadi binaan Disperindagprin ke toko modern, dalam hal ini Indomaret. Kabar dipasarkannya produk UMKM ke toko modern tersebut disampaikan oleh Penyuluh Disperindagprin [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sampang</strong> &#8211; Segala upaya untuk mengembangkan produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dilakukan oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindagprin) Sampang.</p>
<p>Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memasarkan produk UMKM yang menjadi binaan Disperindagprin ke toko modern, dalam hal ini Indomaret.</p>
<p>Kabar dipasarkannya produk UMKM ke toko modern tersebut disampaikan oleh Penyuluh Disperindagprin Moh Irwan Ferdiawan yang mengatakan bahwa produk yang akan dijual di Indomaret, saat ini masih menunggu register produk.</p>
<p>&#8220;Masih nunggu register produknya, karena harus masuk barcode, sudah ada yang terdaftar, Insyaallah publish akhir bulan ini. Kami sudah melakukan pengiriman produk ke Indomaret, tinggal diregister, &#8221; ujar Moh Irwan Ferdiawan, Senin (16/7/19) siang, kepada Memontum.com.</p>
<p>Irwan menambahkan pemasaran produk UMKM untuk sementara di Indomaret yang terletak di Jalan KH Wahid Hasyim Sampang.</p>
<p>&#8220;Untuk sementara produk UMKM dipasarkan di Indomaret yang berada di Jalan KH Wahid Hasyim dan menjadi pilot project pemasaran produk UMKM di Sampang,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Lebih lanjut Irwan menjelaskan bahwa saat ini masih ada 8 produk yang dipasarkan, hal itu dilakukan untuk mempercepat proses register, sehingga yang lainnya dapat menyusul.</p>
<p>&#8220;Karena produk kita biar cepat masuk, jadi yang dilakukan register sementara 8 untuk lainnya menyusul,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Perlu diketahui jenis produk UMKM yang diregister antara lain makanan ringan dan kopi. <strong>(zyn/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">88173</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Disperindagprin Absensi Pedagang Pasar Margalela Madura</title>
		<link>https://memontum.com/disperindagprin-absensi-pedagang-pasar-margalela-madura</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Jul 2019 10:37:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sampang]]></category>
		<category><![CDATA[Disperindagprin Sampang]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Margalela]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/88065-disperindagprin-absensi-pedagang-pasar-margalela-madura</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sampang &#8211; Sejak diberlakukannya Peraturan Daerah Kabupaten Sampang No. 05 Tahun 2011, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemerintah Kabupaten Sampang telah melakukan absensi keaktifan aktifitas pedagang di Pasar Margalela Jalan Syamsul Arifin Kelurahan Polagan Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang. Upaya itu dilakukan agar dapat memberikan rangsangan terhadap para pedagang agar lebih maksimal dalam pemanfaatan kios pasar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sampang</strong> &#8211; Sejak diberlakukannya Peraturan Daerah Kabupaten Sampang No. 05 Tahun 2011, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemerintah Kabupaten Sampang telah melakukan absensi keaktifan aktifitas pedagang di Pasar Margalela Jalan Syamsul Arifin Kelurahan Polagan Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang.</p>
<p>Upaya itu dilakukan agar dapat memberikan rangsangan terhadap para pedagang agar lebih maksimal dalam pemanfaatan kios pasar yang ada di pasar Margalela.</p>
<p>Kepala Bidang Pengelolaan Pasar Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sampang Sapta Nuris Ramlan mengatakan, pihaknya telah melakukan absensi secara rutin terhadap sejumlah pedagang Pasar Margalela semenjak di berlakukannya Perda No. 05 Tahun 2011 oleh Pemerintah Kabupaten Sampang.</p>
<p>Selain itu, hal tersebut dilakukan setelah terdapat kesepakatan antara pedagang dengan Pemerintah Daerah tertanggal 10 Juli 2019.</p>
<p>&#8220;Memang ada yang tidak rutin buka tiap hari tapi semua kios yg ada sudah buka, kami mantaunya sudah beberapa hari yang lalu aktifitas pedagang sudah jalan dan kita menggunakan absensi untuk melakukan pemantau kios atau los yang beraktifitas atau tidak,&#8221; terang Sapta saat dikonfirmasi, Minggu, (14/7/19) siang.</p>
<p>Lebih lanjut Sapta mengatakan, jumlah kios di pasar margalela sebanyak 55 kios sudah difungsikan. Namun untuk los, Sapta mengaku masih menunggu hasil laporan dari koordinator pasar dan petugas dari Disperindagprin yang melakukan absensi serta pemantauan di Pasar Margalela.</p>
<p>Terpisah, Hasan, salah satu pedagang mainan pemilik kios nomor 37 di Pasar Margalela mengapresiasi upaya pemerintah dalam memberikan penekanan terhadap pedagang Pasar Margalela.</p>
<p>Menurut dia, dengan ditetapkannya perda No. 05 Tahun 2011 tersebut pedagang lebih memaksimalkan pemanfaatan kios di pasar margalela.</p>
<p>Namun, lanjut hasan, tak semua pedagang membuka kiosnya setiap hari dikarenakan beberapa pedagang mengejar hari pasaran di pasar &#8211; pasar lainnya.</p>
<p>&#8220;Misalkan, kalau hari selasa dan kamis itu dipasar Srimangunan, hari senin pasar Blega dan ada yang ke pasar Branta Pamekasan. jadi pedagang yang jarang buka kios di panggil oleh Dinas untuk dilakukan pembinaan,&#8221; terang Hasan. <strong>(mif/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">88065</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
