<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Dispertabun &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/dispertabun/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 29 Aug 2023 14:50:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Dispertabun &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Jaga Stok Pangan, Mas Dhito Pertemuan dengan Libatkan DKPP dan Dispertabun untuk Genjot Produktivitas Beras</title>
		<link>https://memontum.com/jaga-stok-pangan-mas-dhito-pertemuan-dengan-libatkan-dkpp-dan-dispertabun-untuk-genjot-produktivitas-beras</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Aug 2023 14:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[Dispertabun]]></category>
		<category><![CDATA[genjot]]></category>
		<category><![CDATA[libatkan]]></category>
		<category><![CDATA[Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[pertemuan]]></category>
		<category><![CDATA[produktivitas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=197023</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, bersama jajaran melakukan pertemuan dalam rangka mengantisipasi dampak El Nino dan menyikapi perkembangan isu pembatasan impor beras, terutama dalam menjaga ketersediaan stok pangan di Kabupaten Kediri. Sebagaimana diketahui, selain dampak El Nino, belakangan beredar kabar negara pengekspor beras seperti India, pun melakukan pembatasan ekspor untuk menjaga keterjagaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kediri</strong> &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, bersama jajaran melakukan pertemuan dalam rangka mengantisipasi dampak El Nino dan menyikapi perkembangan isu pembatasan impor beras, terutama dalam menjaga ketersediaan stok pangan di Kabupaten Kediri. Sebagaimana diketahui, selain dampak El Nino, belakangan beredar kabar negara pengekspor beras seperti India, pun melakukan pembatasan ekspor untuk menjaga keterjagaan stok dalam negeri.</p>



<p>&#8220;Mas Dhito fokus masalah pangan, apalagi ada El Nino kemudian isu pembatasan impor beras dari India. Jadi, beliau sudah ancang-ancang (persiapan berbuat sesuatu, red),&#8221; kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri, Tutik Purwaningsih, Selasa (29/08/2023) tadi.</p>



<p>Ditambahkan Tutik, melihat data yang ada, stok beras di Kabupaten Kediri, masih terbilang aman. Hanya saja, berdasarkan laporan Dinas Pertanian dan Perkebunan (Pertabun) Kabupaten Kediri, pada Agustus sampai Desember, luasan lahan yang ditanami padi hanya tersisa 20 persen.</p>



<p>&#8220;Ini yang perlu penyikapan. Artinya, dengan panenan yang sedikit dari luasan lahan ini, maka kebutuhan harus tetap tercukupi biar tidak tergantung sama Bulog,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Melihat situasi yang ada, ujarnya, guna menjaga stabilitas dan pasokan beras, langkah yang dilakukan yakni dengan terus memantau stok cadangan beras di 30 lokasi penggilingan. Termasuk Bulog, kemudian pantauan harga dan menggenjot produktivitas beras.</p>



<p><strong>Baca juga </strong>:</p>





<p>&#8220;Sesuai arahan Mas Dhito, produktivitas juga harus naik,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Pangan Dinas Pertanian dan Perkebunan (Pertabun) Kabupaten Kediri, Rini Pudyastuti, menyebut untuk menjaga stabilitas pangan pihaknya konsentrasi pada budidaya. Untuk meningkatkan produktivitas, teknologi pertanian yang telah didemplotkan di semua kecamatan, untuk bisa diterapkan petani. Dicontohkan, hasil teknologi pertanian yang diterapkan dapat menaikkan produksi hingga delapan ton perhektar.</p>



<p>&#8220;Rata-rata sekarang itu enam ton, tapi dengan demplot yang dilakukan bisa delapan ton,&#8221; bebernya.</p>



<p>Melalui keberhasilan itu, tambahnya, diharapkan dengan lahan tanam yang lebih luas, dapat menggenjot produktivitas beras. Adapun luasan lahan padi di Kabupaten Kediri dalam satu tahun yakni 45 ribu hektare dengan produktivitas gabah kering 30 ribu ton pertahun.</p>



<p>Berkurangnya lahan pertanian padi, ujarnya, salah satunya karena saat musim kemarau untuk lahan yang tidak menggunakan saluran irigasi full, membuat sebagian petani beralih ke tanaman jagung. Hal ini, karena dari segi perawatan komoditas jagung tidak membutuhkan perawatan lebih dibandingkan padi.</p>



<p>&#8220;Beberapa tahun ini padi turun tapi jagung naik, jadi hanya alih komoditas,&#8221; tandasnya. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">197023</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mas Dhito Fasilitasi Kepemilikan Drone untuk Dukung Pengelolaan Kawasan Agropolitan Bagi Petani Milenial Kediri</title>
		<link>https://memontum.com/mas-dhito-fasilitasi-kepemilikan-drone-untuk-dukung-pengelolaan-kawasan-agropolitan-bagi-petani-milenial-kediri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Nov 2022 02:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Dispertabun]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Mas Dhito]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=178447</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan (Dispertabun) bekerjasama dengan Hasana Drone, melakukan peluncuran program kepemilikan drone untuk petani milenial. Program ini digelar, seiring dengan harapan Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, yang selama ini menggelorakan smart farming untuk mendukung pengelolaan kawasan agropolitan di Kabupaten Kediri. Melalui manajemen pertanian menggunakan teknologi modern, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan (Dispertabun) bekerjasama dengan Hasana Drone, melakukan peluncuran program kepemilikan drone untuk petani milenial. Program ini digelar, seiring dengan harapan Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, yang selama ini menggelorakan smart farming untuk mendukung pengelolaan kawasan agropolitan di Kabupaten Kediri.</p>



<p>Melalui manajemen pertanian menggunakan teknologi modern, Mas Dhito-sapaan akrab Bupati Kediri, diharapkan dapat menyemangati kalangan petani milenial. &#8220;Saya rasa ini program yang sangat bagus untuk membangkitkan semangat teman-teman petani milenial,&#8221; tegas Mas Dhito, Kamis (17/11/2022) tadi.</p>



<p>Secara detail, Pelaksana Tugas Kepala Dispertabun Kabupaten Kediri, Anang Widodo, menyampaikan bahwa dalam program itu akan dicari dua orang petani millenial sebagai operator drone melalui proses seleksi. Mereka yang nantinya lolos seleksi, akan melakukan kontrak kerja dengan Hasana Drone selama setahun. Dimana nantinya, tiap orang diberi target melakukan penyemprotan 2000 hektar lahan.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Setiap bulannya, operator tersebut akan diberikan gaji. Selanjutnya, begitu target telah tercapai, maka drone akan menjadi milik yang bersangkutan,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Bagi petani yang akan menggunakan jasa penyemprotan, tambahnya, maka petani bisa menggunakan drone dengan dikenakan biaya Rp 175 ribu untuk luas lahan 1 hektare. Biaya itu, dinilai jauh lebih murah dibandingkan penyemprotan secara manual menggunakan tangki.</p>



<p>Kemudian, lanjutnya, dari segi waktu untuk penyemprotan menggunakan drone, akan jauh lebih efektif dan cepat. Karena setiap 1 hektare lahan, nantinya hanya membutuhkan waktu 10 menit. Selain efisien dari waktu dan biaya, penyemprotan menggunakan drone itu dinilai efektif dalam pengendalian hama.</p>



<p>&#8220;Menggunakan drone ini juga bisa digunakan untuk gerakan pengendalian hama secara serentak. Karena, lahan yang bisa terjangkau lebih luas,&#8221; terangnya. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">178447</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
