<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Disporabudpar Sampang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/disporabudpar-sampang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 27 Nov 2019 08:05:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Disporabudpar Sampang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>POR Tradisional, Upaya Melestarikan dan Ajang Unjuk Kemampuan</title>
		<link>https://memontum.com/por-tradisional-upaya-melestarikan-dan-ajang-unjuk-kemampuan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Nov 2019 08:05:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Disporabudpar Sampang]]></category>
		<category><![CDATA[POR Tradisional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/100605-por-tradisional-upaya-melestarikan-dan-ajang-unjuk-kemampuan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sampang &#8211; Keseruan olahraga tradisional tersaji dalam pekan olahraga (POR) tradisional yang digelar Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Sampang. Dari 3 jenis olahraga yang dilombakan yakni hadang, terompah dan enggrang diikuti 150 peserta. Pelatih enggrang dari grup Voreta, Sugianto mengapresiasi kegiatan tersebut, karena selain untuk melestarikan permainan tradisional, pekan olahraga tradisional [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sampang</strong> &#8211; Keseruan olahraga tradisional tersaji dalam pekan olahraga (POR) tradisional yang digelar Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Sampang.</p>
<p>Dari 3 jenis olahraga yang dilombakan yakni hadang, terompah dan enggrang diikuti 150 peserta.</p>
<div id="attachment_100606" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-100606" decoding="async" class="size-full wp-image-100606" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191127-WA0186-copy.jpg?resize=740%2C416&#038;ssl=1" alt="Peserta permainan tradisional hadang berjibaku menghadang lawannya (zyn)" width="740" height="416" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191127-WA0186-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191127-WA0186-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191127-WA0186-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191127-WA0186-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-100606" class="wp-caption-text">Peserta permainan tradisional hadang berjibaku menghadang lawannya (zyn)</p></div>
<p>Pelatih enggrang dari grup Voreta, Sugianto mengapresiasi kegiatan tersebut, karena selain untuk melestarikan permainan tradisional, pekan olahraga tradisional tersebut juga dapat mengasah kemampuan para atlet.</p>
<p>&#8220;Event ini baru pertama kali kami ikuti, karena sebelumnya kami hanya berlaga antar kampung,&#8221; ujar Sugianto kepada Memontum.com, Rabu (27/11/2019) pagi.</p>
<p>Sugianto berharap, kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan setiap tahun, supaya permainan tradisional tidak termakan oleh zaman. Sebab anak-anak saat ini kebanyakan menggemari gadget.</p>
<p>&#8220;Sudah banyak yang melupakan permainan tradisional, semoga dengan kegiatan ini permainan tradisional kembali dimainkan anak-anak,&#8221; harapnya.</p>
<p>Pria asal Kelurahan Polagan, Kecamatan Sampang tersebut menambahkan, pihaknya akan terus melestarikan permainan tradisional tersebut hingga nantinya banyak yang mengikuti jejaknya.</p>
<p>&#8220;Selain mengikuti event tingkat kabupaten, kami juga akan melaksanakan lomba permainan tradisional tingkat kampung yang tujuannya untuk menjaga kelestarian permainan tradisional,&#8221; imbuhnya.<strong> (zyn/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">100605</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Persiapkan Atlet ke Tingkat Provinsi, Disporabudpar Gelar POR SD dan POR Tradisional</title>
		<link>https://memontum.com/persiapkan-atlet-ke-tingkat-provinsi-disporabudpar-gelar-por-sd-dan-por-tradisional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Nov 2019 14:07:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Disporabudpar Sampang]]></category>
		<category><![CDATA[POR]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/100382-persiapkan-atlet-ke-tingkat-provinsi-disporabudpar-gelar-por-sd-dan-por-tradisional</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sampang &#8211; Dalam rangka mempersiapkan atlet pada jenjang yang lebih tinggi, Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Sampang buka Pekan Olahraga (POR) tingkat Sekolah Dasar (SD) dan POR Tradisional di GOR Wijaya Kusuma, Senin (25/11/2019) pagi. Plt Disporabudpar Sampang, Imam Sanusi mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan momentum untuk menjaring atlet serta mencari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sampang</strong> &#8211; Dalam rangka mempersiapkan atlet pada jenjang yang lebih tinggi, Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Sampang buka Pekan Olahraga (POR) tingkat Sekolah Dasar (SD) dan POR Tradisional di GOR Wijaya Kusuma, Senin (25/11/2019) pagi.</p>
<p>Plt Disporabudpar Sampang, Imam Sanusi mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan momentum untuk menjaring atlet serta mencari referensi atlet untuk dipersiapkan di tingkat provinsi.</p>
<p>&#8220;Untuk SD kita persiapkan untuk tahun 2021, sementara untuk olahraga tradisional kita persiapkan untuk tahun 2020,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Imam menuturkan bahwa pelaksanaan olahraga tradisional pertama kali dilaksanakan, adapun jenis olahraganya yaitu Enggrang, Terompah dan Hadang.</p>
<p>&#8220;Olahraga tradisional diikuti 150 peserta dengan peserta jenjang usia 16-20 tahun dan akan dilaksanakan pada 26-29 November,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Sementara untuk POR SD, Imam menjelaskan terdapat 503 peserta yang ikut serta dalam kegiatan tersebut yang berasal dari 14 kecamatan di Kabupaten Sampang.</p>
<p>&#8220;Jenis olahraga yang dilombakan untuk POR SD yaitu atletik, voli mini, bulu tangkis, takraw, tenis meja, catur dan tenis lapangan,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Kemudian, Plh Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang, Yuliadi Setiawan bertindak sebagai inspektur apel dalam pembukaan POR SD dan POR Tradisional, mengatakan bahwa para atlet jika ingin berprestasi harus berlatih dengan giat.</p>
<p>&#8220;Kalau mau berprestasi harus berlatih dengan giat dan melakukan pertandingan dengan level yang lebih tinggi,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Wawan sapaan akrabnya, berharap dari kegiatan tersebut para atlet dapat berprestasi baik di tingkat provinsi maupun nasional.</p>
<p>&#8220;Saya ingin anak-anak kita berprestasi tidak hanya di provinsi melainkan di nasional, bukti atlet tenis asal Sampang mampu berbicara ditingkat nasional bahkan internasional,&#8221; harapnya. <strong>(zyn/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">100382</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lapangan Wijaya Kusuma Rusak, Suporter Persesa Minta Segera Diperbaiki</title>
		<link>https://memontum.com/lapangan-wijaya-kusuma-rusak-suporter-persesa-minta-segera-diperbaiki</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Nov 2019 11:15:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Disporabudpar Sampang]]></category>
		<category><![CDATA[Persesa Sampang]]></category>
		<category><![CDATA[Sampang Sepoloh Areh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/99789-lapangan-wijaya-kusuma-rusak-suporter-persesa-minta-segera-diperbaiki</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sampang &#8211; Pasca pelaksanaan Sampang Sepoloh Areh (SSA) yang digelar sejak 4 sampai 13 November 2019, kini kondisi Lapangan Wijaya Kusuma rusak parah, kerusakan itu diakibatkan oleh mainan yang ada di area acara SSA. Kabid Olahraga Disporabudpar Sampang, Ainur Rofik mengatakan, pihaknya belum mengetahui atas kerusakan tersebut, karena saat ini menurutnya masih dalam proses [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sampang</strong> &#8211; Pasca pelaksanaan Sampang Sepoloh Areh (SSA) yang digelar sejak 4 sampai 13 November 2019, kini kondisi Lapangan Wijaya Kusuma rusak parah, kerusakan itu diakibatkan oleh mainan yang ada di area acara SSA.</p>
<p>Kabid Olahraga Disporabudpar Sampang, Ainur Rofik mengatakan, pihaknya belum mengetahui atas kerusakan tersebut, karena saat ini menurutnya masih dalam proses pembersihan.</p>
<div id="attachment_99790" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-99790" decoding="async" class="size-full wp-image-99790" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191114-WA0128-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Kondisi lapangan Wijaya Kusuma pasca pelaksanaan Sampang Sepoloh Areh. (zyn)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191114-WA0128-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191114-WA0128-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191114-WA0128-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191114-WA0128-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-99790" class="wp-caption-text">Kondisi lapangan Wijaya Kusuma pasca pelaksanaan Sampang Sepoloh Areh. (zyn)</p></div>
<p>&#8220;Dibersihkan dulu, baru nanti di cek apakah ada kerusakan atau tidak, lalu kemudian nantinya dilimpahkan ke pihak ketiga untuk dilakukan perbaikan,&#8221; ujarnya kepada Memontum.com, Kamis (14/11/2019) pagi.</p>
<p>Sementara itu, pendukung setia Persesa Sampang, Ainul Yaqin menuturkan, atas kerusakan lapangan tersebut harus ada yang bertanggung jawab. Sebab lapangan Wijaya Kusuma saat ini digunakan Persesa Sampang untuk latihan dalam persiapan liga 3 zona Jawa.</p>
<p>&#8220;Saat ini Persesa menatap liga 3 zona regional Jawa, kalau tidak latihan di lapangan Wijaya Kusuma mau dimana lagi,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Ainul Yaqin menambahkan bahwa Lapangan Wijaya Kusuma adalah satu-satunya lapangan sepak bola yang ada di Kecamatan Sampang. Jadi selain digunakan latihan Persesa, lapangan Wijaya Kusuma juga dijadikan tempat klub yang memiliki sekolah sepak bola (SSB) yang ada di Kecamatan Sampang.</p>
<p>&#8220;Saya kasihan kalau anak-anak yang ikut SSB itu tidak latihan, mereka itu lagi semangat-semangatnya berlatih. Jadi dengan kegiatan SSA itu mereka harus libur latihan,&#8221; imbuhnya. <strong>(zyn/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">99789</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Komisi IV : DMR Production Haram Hukumnya Datang Ke Sampang Lagi</title>
		<link>https://memontum.com/komisi-iv-dmr-production-haram-hukumnya-datang-ke-sampang-lagi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Nov 2019 08:29:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Disporabudpar Sampang]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kabupaten Sampang]]></category>
		<category><![CDATA[Sampang Sepoloh Areh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/99428-komisi-iv-dmr-production-haram-hukumnya-datang-ke-sampang-lagi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sampang &#8211; Polemik pelaksanaan kegiatan Sampang Sepoloh Areh (SSA) dan Festival Kesenian Pesisir Utara (FKPU). Komisi IV DPRD Kabupaten Sampang panggil Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Sampang dan CEO DMR Production selaku Event Organizer (EO) kegiatan SSA. Pertemuan yang dilakukan di Ruangan Komisi IV DPRD Kabupaten Sampang tersebut berlangsung tertutup. Anggota Komisi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sampang</strong> &#8211; Polemik pelaksanaan kegiatan Sampang Sepoloh Areh (SSA) dan Festival Kesenian Pesisir Utara (FKPU). Komisi IV DPRD Kabupaten Sampang panggil Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Sampang dan CEO DMR Production selaku Event Organizer (EO) kegiatan SSA.</p>
<p>Pertemuan yang dilakukan di Ruangan Komisi IV DPRD Kabupaten Sampang tersebut berlangsung tertutup.</p>
<p>Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Sampang, Moh Iqbal Fathoni mengatakan, alasan pemanggilan tersebut bahwa dalam pembukaan FKPU, pihaknya menyesalkan penggunaan vokalis dan Master of Ceremony (MC) dari luar Sampang.</p>
<p>&#8220;Padahal Disporabudpar melaksanakan akustik tiap bulan, berarti apa manfaat dari pelaksanaan akustik tersebut kalau tidak diberdayakan,&#8221; ujarnya kepada wartawan usai melakukan pertemuan dengan Disporabudpar Sampang dan CEO DMR Production, Jumat (8/10/2019) pagi.</p>
<p>Dalam kegiatan SSA, Bung Fafan sapaan akrabnya menyatakan bahwa Komisi IV DPRD Kabupaten Sampang melarang DMR Production untuk kembali mengadakan kegiatan di Sampang.</p>
<p>&#8220;Haram hukumnya Damar (CEO DMR Production, red) kesini lagi, dia sudah kurang ajar kepada Sampang, ini pasar rakyat yang tidak memihak kepada rakyat,&#8221; ucapnya dengan nada kesal.</p>
<p>Larangan tersebut diambil oleh Komisi IV DPRD Kabupaten Sampang, sebab sampai saat ini DMR Production tidak melakukan memorandum of understanding (MoU) atau kerjasama yang jelas.</p>
<p>&#8220;Damar ini tidak jelas, karena tidak ada MoU dengan Dispendaloka, jadi Damar masih mau bertemu dengan Dispendaloka hari ini,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Menanggapi hal itu, Plt Kepala Disporabudpar Sampang Imam Sanusi mengatakan, kedepan pihaknya harus siap dalam setiap penyelenggaraan dan memberdayakan potensi daerah.</p>
<p>&#8220;Untuk kegiatan yang akan datang kita harus lebih siap dan memberdayakan potensi daerah jangan sampai ada tampilan tapi orangnya orang luar Sampang,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Terkait dengan SSA, Imam menuturkan jika kegiatan SSA tersebut harus dilakukan MoU antara Pemkab Sampang dengan EO bukan hasil &#8220;tok-kotok&#8221; dalam bahasa Indonesia bisik-bisik.</p>
<p>&#8220;Diharapkan kedepan uang yang ada di Sampang ya berputar di Sampang, kalau ini karena sudah terlanjur kita jalankan keterlanjuran itu dulu,&#8221; tuturnya. <strong>(zyn/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">99428</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Unik ! JJS di Sampang Kenakan Pakaian Adat Madura</title>
		<link>https://memontum.com/unik-jjs-di-sampang-kenakan-pakaian-adat-madura</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Nov 2019 07:27:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Disporabudpar Sampang]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Jadi Kabupaten Sampang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/99419-unik-jjs-di-sampang-kenakan-pakaian-adat-madura</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sampang &#8211; Dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Sampang ke-396, Pemerintah Kabupaten Sampang melalui Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) gelar Jalan Jalan Sehat (JJS) dengan mengenakan pakaian adat Madura, Jumat (8/11/2019) pagi. Peserta JJS diikuti seluruh pegawai di lingkungan Pemkab Sampang dan unsur pelajar. Sebelum diberangkatkan peserta JJS terlebih dahulu melaksanakan senam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sampang</strong> &#8211; Dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Sampang ke-396, Pemerintah Kabupaten Sampang melalui Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) gelar Jalan Jalan Sehat (JJS) dengan mengenakan pakaian adat Madura, Jumat (8/11/2019) pagi.</p>
<p>Peserta JJS diikuti seluruh pegawai di lingkungan Pemkab Sampang dan unsur pelajar. Sebelum diberangkatkan peserta JJS terlebih dahulu melaksanakan senam di Halaman Gor Wijaya Kusuma dengan diiringi lagu Madura yaitu Kembhang Malate Pote dan Wa&#8217;ronjengan, yang sudah diaransemen layaknya musik senam.</p>
<div id="attachment_99415" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-99415" decoding="async" class="size-full wp-image-99415" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191108-WA0012-copy.jpg?resize=740%2C416&#038;ssl=1" alt="Peserta JJS saat senam di Halaman Gor Wijaya Kusuma (zyn)" width="740" height="416" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-99415" class="wp-caption-text">Peserta JJS saat senam di Halaman Gor Wijaya Kusuma (zyn)</p></div>
<p>Plt. Kepala Disporabudpar Sampang Imam Sanusi melalui Kasi Olahraga Rekreasi Disporabudpar Sampang, Dina Andriana mengatakan, momen kegiatan JJS tersebut berkenaan dengan hari jadi Kabupaten Sampang yang ke-396.</p>
<p>&#8220;Jadi kegiatan ini dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Sampang ke-396, dengan melibatkan seluruh OPD di Sampang, kemudian peserta JJS diwajibkan mengenakan pakaian sakera untuk laki-laki dan pakaian marlena untuk perempuan,&#8221; katanya.</p>
<p>Saat disinggung apa tujuan dari penggunaan pakaian adat Madura dalam kegiatan JJS tersebut, Dina sapaan akrabnya mengatakan bahwa dalam berolahraga juga tidak meninggalkan seni dan budaya.</p>
<p>&#8220;Jadi meskipun berkebaya juga bisa melakukan olahraga. Ini olahraga rekreasi, jadi olahraga yang gembira,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Dina menambahkan bahwa pelaksanaan JJS dengan menggunakan pakaian adat merupakan kegiatan yang baru dilaksanakan dan kemungkinan akan dilaksanakan setiap tahun.</p>
<p>&#8220;Tergantung respon dari masyarakat, karena kegiatan ini baru pertama kali dilaksanakan, bisa jadi tahun depan kami laksanakan kembali,&#8221; imbuhnya. <strong>(zyn/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">99419</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Baru Ditunjuk Plt Kepala Disporabudpar, Imam Sanusi Dihadapkan Dengan FKPU</title>
		<link>https://memontum.com/baru-ditunjuk-plt-kepala-disporabudpar-imam-sanusi-dihadapkan-dengan-fkpu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Oct 2019 06:28:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Disporabudpar Sampang]]></category>
		<category><![CDATA[FKPU]]></category>
		<category><![CDATA[Plt]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/98779-baru-ditunjuk-plt-kepala-disporabudpar-imam-sanusi-dihadapkan-dengan-fkpu</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sampang &#8211; Tantangan berat dihadapi Imam Sanusi pasca (Jumat (25/10/2019) lalu) ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda, Olaharaga, Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Sampang. Imam sapaan akrabnya dihadapkan dengan event tahunan Jawa Timur (Jatim) yakni Festival Kesenian Pesisir Utara (FKPU) yang diikuti 14 kabupaten di Jatim dan persiapan hari jadi Kabupaten Sampang. Pria [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sampang </strong>&#8211; Tantangan berat dihadapi Imam Sanusi pasca (Jumat (25/10/2019) lalu) ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda, Olaharaga, Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Sampang.</p>
<p>Imam sapaan akrabnya dihadapkan dengan event tahunan Jawa Timur (Jatim) yakni Festival Kesenian Pesisir Utara (FKPU) yang diikuti 14 kabupaten di Jatim dan persiapan hari jadi Kabupaten Sampang.</p>
<p>Pria yang juga menjabat sebagai Kepala Bagian Organisasi Kabupaten Sampang tersebut mengatakan, jika FKPU menjadi tantangan sendiri bagi dirinya dengan rentang waktu yang sangat sedikit.</p>
<p>&#8220;Mangkannya pada saat pertama ditunjuk sebagai Plt, saya minta ke Sekda untuk langsung menempati Disporabudpar,&#8221; ujar Imam kepada Memontum.com, Rabu (30/10/2019) siang.</p>
<p>Lebih jauh, Imam menuturkan jika persiapan FKPU yang akan dilaksanakan selama 3 hari di Sampang mulai 31 Oktober hingga 2 November 2019 sudah siap 100%.</p>
<p>&#8220;FKPU sudah siap dilaksanakan dan kemungkinan peserta sore ini akan tiba di Sampang dan menempati penginapan yang sudah kami siapkan,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Imam menambahkan, demi suksesnya penyelenggaraan FKPU, pihaknya tidak akan memberikan izin kepada pegawai Disporabudpar, kecuali sakit. Sehingga penyelenggaraan dapat berjalan maksimal.</p>
<p>&#8220;Saya tidak akan memberikan izin dengan alasan apapun, kecuali sakit,&#8221; imbuhnya.<strong> (zyn/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">98779</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dikelola Swasta, PAD Wisata Camplong Minim Pemasukan</title>
		<link>https://memontum.com/dikelola-swasta-pad-wisata-camplong-minim-pemasukan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Oct 2019 03:33:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Camplong]]></category>
		<category><![CDATA[Disporabudpar Sampang]]></category>
		<category><![CDATA[PAD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/97546-dikelola-swasta-pad-wisata-camplong-minim-pemasukan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sampang &#8211; Pengelolaan wisata Camplong yang dikelola oleh swasta diharapkan dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), namun semua itu tak sesuai harapan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, sebab dari pengelolaan tersebut Pemkab Sampang hanya mendapatkan sekitar Rp 60 juta setiap tahunnya. Kabid Budaya Pariwisata (Budpar) Disporabudpar Sampang Dra Lilis Listiawati MM membenarkan bahwa PAD dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sampang</strong> &#8211; Pengelolaan wisata Camplong yang dikelola oleh swasta diharapkan dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), namun semua itu tak sesuai harapan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, sebab dari pengelolaan tersebut Pemkab Sampang hanya mendapatkan sekitar Rp 60 juta setiap tahunnya.</p>
<p>Kabid Budaya Pariwisata (Budpar) Disporabudpar Sampang Dra Lilis Listiawati MM membenarkan bahwa PAD dari pengelolaan wisata Camplong masih minim, mengingat area wisata Camplong yang cukup luas dan ramai dikunjungi wisatawan.</p>
<p>&#8220;Sebenarnya minim, jadi perlu diperbarui dengan area seperti itu,&#8221; ucap Lilis saat ditemui memontum.com di Disporabudpar Sampang, Kamis (9/10/2019) pagi.</p>
<p>Lilis menambahkan, kontrak pengelolaan wisata Camplong akan berakhir hingga tahun 2030. Terkait apakah akan diperpanjang atau tidak, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada kepala daerah selaku pemegang penuh kebijakan.</p>
<p>&#8220;Mungkin itu merupakan kebijakan kepala daerah, kami selaku tim teknis siap mengikuti kebijakannya,&#8221; imbuhnya. <strong>(zyn/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">97546</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Disporabudpar Gelar Pekan Olahraga Tingkat SMP/SMA/SMK</title>
		<link>https://memontum.com/disporabudpar-gelar-pekan-olahraga-tingkat-smp-sma-smk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Sep 2019 08:52:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Sampang]]></category>
		<category><![CDATA[Disporabudpar Sampang]]></category>
		<category><![CDATA[POR]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/93105-disporabudpar-gelar-pekan-olahraga-tingkat-smp-sma-smk</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sampang &#8211; Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Sampang gelar Pekan Olahraga (POR) tingkat SMP/SMA/SMK tingkat Kabupaten. Pembukaan POR SMP/SMA/SMK dilaksanakan di Gedung Olahraga Wijaya Kusuma, Rabu (18/9/2019) pagi. Sekretaris Disporabudpar Sampang, Fadeli membuka langsung kegiatan POR SMP/SMA/SMK yang diikuti oleh 1.036 atlet dan official tersebut. Terdapat 7 cabang olahraga (Cabor) yang diperlombakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sampang </strong>&#8211; Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Sampang gelar Pekan Olahraga (POR) tingkat SMP/SMA/SMK tingkat Kabupaten. Pembukaan POR SMP/SMA/SMK dilaksanakan di Gedung Olahraga Wijaya Kusuma, Rabu (18/9/2019) pagi.</p>
<p>Sekretaris Disporabudpar Sampang, Fadeli membuka langsung kegiatan POR SMP/SMA/SMK yang diikuti oleh 1.036 atlet dan official tersebut.</p>
<p>Terdapat 7 cabang olahraga (Cabor) yang diperlombakan dalam kegiatan POR/SMP SMA/SMK antara lain atletik, bola voli, bulu tangkis, pencak silat, tenis meja, catur dan sepak takraw.</p>
<p>Fadeli menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan kegiatan tahunan yang bertujuan untuk memantau atlet yang ada di SMP maupun SMA.</p>
<p>&#8220;Kegiatan ini sebagai ajang untuk memantau para atlet potensi yang ada di Kabupaten Sampang,&#8221; katanya kepada memontum.com.</p>
<p>Kemudian Fadeli mengatakan bahwa selain kegiatan tersebut merupakan kegiatan tahunan. POR SMP/SMA/SMK juga dijadikan ajang persiapan Pekan Olahraga Pelajar tingkat Daerah (POPDA) tahun 2020 mendatang.</p>
<p>&#8220;Nantinya kegiatan ini kami proyeksikan untuk POPDA tahun 2020, namun tetap kami seleksi kembali untuk mencari yang terbaik,&#8221; ujarnya. <strong>(zyn/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">93105</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemilik Tanah Setujui Hasil Pengukuran Lahan Stadion</title>
		<link>https://memontum.com/pemilik-tanah-setujui-hasil-pengukuran-lahan-stadion</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Sep 2019 09:30:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>
		<category><![CDATA[Disporabudpar Sampang]]></category>
		<category><![CDATA[Stadion Gelora Bangkalan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/92389-pemilik-tanah-setujui-hasil-pengukuran-lahan-stadion</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sampang &#8211; Dianggap tidak ada permasalahan terkait dengan hasil pengukuran tanah yang akan dibangun stadion, sebanyak 58 bidang tanah milik warga sedang dilakukan appraisal harga tanah. Kabid Olahraga Disporabudpar Sampang Ainur Rofik saat ditemui Memontum.com di ruangannya mengatakan bahwa pertanggal 30 Agusutus 2019 batas pengumuman hasil pengukuran tanah yang dilakukan oleh Badan Pertanahan Nasional [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sampang </strong>&#8211; Dianggap tidak ada permasalahan terkait dengan hasil pengukuran tanah yang akan dibangun stadion, sebanyak 58 bidang tanah milik warga sedang dilakukan appraisal harga tanah.</p>
<p>Kabid Olahraga Disporabudpar Sampang Ainur Rofik saat ditemui Memontum.com di ruangannya mengatakan bahwa pertanggal 30 Agusutus 2019 batas pengumuman hasil pengukuran tanah yang dilakukan oleh Badan Pertanahan Nasional Sampang kepada pemilik tanah telah berakhir.</p>
<p>&#8220;Selanjutnya dalam jangka waktu 15 hari, Kantor Jasa Penilai Publik yang akan menentukan harga tanah,&#8217; ungkapnya.</p>
<p>Setelah ditentukan harga tanah, Rofik menjelaskan akan langsung melakukan pembayaran kepada pemilik tanah sesuai dengan anggaran yang ada yakni 15 miliar.</p>
<p>&#8220;Nantinya akan dilakukan pembayaran, namun belum diketahui tanah mana yang harus dibayar terlebih dahulu, mengingat keterbatasan anggaran, yang jelas akses jalan akan dilakukan pembayaran terlebih dulu,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Rofik menuturkan dengan anggaran 15 miliar sudah cukup untuk pembangunan stadion. Namun hal itu tidak dengan fasilitas lainnya sehingga menjadi kawasan.</p>
<p>&#8220;8 hektar itu cukup untuk pembangunan stadion, tapi kalau dengan fasilitas lainnya menjadi kawasan itu harus nambah,&#8221; tuturnya. <strong>(zyn/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">92389</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
