<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Ditemukan Mengapung di Laut &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/ditemukan-mengapung-di-laut/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 23 Jan 2023 09:47:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Ditemukan Mengapung di Laut &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kakek Asal Ngantang Ditemukan Mengapung di Bawah Jembatan Gantung Waduk Selorejo Malang</title>
		<link>https://memontum.com/kakek-asal-ngantang-ditemukan-mengapung-di-bawah-jembatan-gantung-waduk-selorejo-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Jan 2023 03:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan Mengapung di Laut]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan Tak Bernyawa]]></category>
		<category><![CDATA[hilang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=181878</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Dalam kondisi sudah tidak bernyawa, seorang kakek berinisial AK (75), warga Desa Baturejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, ditemukan mengapung di bawah Jembatan Waduk Selorejo, Kecamatan Ngantang, Senin (23/01/2023), sekitar pukul 08.30. Kapolsek Ngantang, AKP Hanis Siswanto, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa saat ditemukan korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa mengapung di bawah jembatan. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Dalam kondisi sudah tidak bernyawa, seorang kakek berinisial AK (75), warga Desa Baturejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, ditemukan mengapung di bawah Jembatan Waduk Selorejo, Kecamatan Ngantang, Senin (23/01/2023), sekitar pukul 08.30.</p>



<p>Kapolsek Ngantang, AKP Hanis Siswanto, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa saat ditemukan korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa mengapung di bawah jembatan. &#8220;Posisi Lansia ini diketahui warga pertama kali mengapung di bawah Jembatan Gantung Waduk Selorejo,&#8221; katanya, saat dihubungi lewat ponsel.</p>



<p>Dijelaskan AKP Hanis, bahwa jenazah korban pertama kali ditemukan oleh pengunjung yang berada di rest area Waduk Selorejo. &#8220;Sekitar pukul 08.30,  pada saat saksi bernama Slamet Siswanto sedang membuka lapak tempat dagangan di rest area Waduk Selerejo, mendapat laporan dari pengunjung bahwa ada sesuatu yang mengambang di bawah jembatan gantung,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Saat dilakukan pengecekan, Slamet memastikan bahwa yang dilihatnya adalah mayat manusia. Atas kejadian itu, Slamet akhirnya melapori Bhabhikamtibas Desa Pandansari. Atas laporan itu, petugas melakukan evakuasi dan membawanya ke rumah duka.</p>



<p>Ditegaskan AKP Hanis, bahwa keluarga tidak berkenan dilakukan autopsi. Tetapi, pihak Puskemas melaksanakan pemeriksaan awal mayat di rumah duka. &#8220;Kami dari Polsek Ngantang, melakukan evakuasi bersama masyarakat serta Perum Jasa Tirta (PJT), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Banser, serta masyarakat sekitar dengan menggunakan alat perahu boat milik PJT Selorejo Ngantang,&#8221; ujar AKP Hanis. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">181878</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Warga Desa Bomo Banyuwangi Dikagetkan Mayat Mengapung di Aliran Sungai</title>
		<link>https://memontum.com/warga-desa-bomo-banyuwangi-dikagetkan-mayat-mengapung-di-aliran-sungai</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Jan 2022 03:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan Mengapung di Laut]]></category>
		<category><![CDATA[Mayat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=161962</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Warga sekitar Desa Bomo, Kecamatan Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi, dikagetkan dengan ditemukannya sesosok mayat berjenis kelamin perempuan, Selasa (18/01/2022) pagi. Saat ditemukan, posisi mayat tengah mengapung di Sungai Bomo. Bahkan, foto dan video penemuan mayat ini, viral di media sosial WhatsApp. Tampak sosok perempuan dengan posisi telungkup dengan komisi baju tersingkap hingga menutup [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Warga sekitar Desa Bomo, Kecamatan Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi, dikagetkan dengan ditemukannya sesosok mayat berjenis kelamin perempuan, Selasa (18/01/2022) pagi. Saat ditemukan, posisi mayat tengah mengapung di Sungai Bomo.</p>



<p>Bahkan, foto dan video penemuan mayat ini, viral di media sosial WhatsApp. Tampak sosok perempuan dengan posisi telungkup dengan komisi baju tersingkap hingga menutup bagian kepala, seolah-olah telanjang dan mengapung di aliran Sungai Bomo. Warga setempat menduga, jika mayat tanpa identitas tersebut sudah meninggal dunia beberapa hari lalu, dikarenakan tubuhnya yang sudah membengkak.</p>



<p>Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Nasrun Pasaribu, melalui Kapolsek Rogojampi, Kompol Sudarsono, membenarkan penemuan mayat berjenis kelamin wanita tersebut. Bahkan dari penemuan itu, Polsek Rogojampi sudah berhasil mengidentifikasi korban.</p>



<p>&#8220;Benar. Korban sudah kami evakuasi dan diduga perempuan itu berinisial R, berumur sekitar 60 tahun warga Desa Bangorejo, Kecamatan Srono,&#8221; kata Kompol Sudarsono.</p>



<p>Baca juga</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Ditambahkan Kapolsek, diduga korban meninggal sudah tiga hari lalu dikarenakan tenggelam kemudian hanyut di aliran sungai tersebut. Selain itu informasi sementara yang diperoleh, korban diinformasikan juga memiliki riwayat sakit pikun. &#8220;Pihak keluarga korban menginformasikan jika korban sudah tiga hari menghilang,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Kapolsek Rogojampi mengungkapkan, atas penemuan jenazah ini, pihak keluarga korban menerima dengan ikhlas dan menolak untuk dilakukan otopsi, serta meminta langsung dimakamkan. &#8220;Keluarga korban menolak di otopsi dan sudah membuat surat pernyataan. Kami sudah mengevakuasi korban ke rumah duka untuk dimakamkan,&#8221; paparnya. <strong>(aar/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">161962</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Satu Nelayan Situbondo yang Hilang Usai Tersambar Petir, Ditemukan dalam Keadaan Meninggal</title>
		<link>https://memontum.com/satu-nelayan-situbondo-yang-hilang-usai-tersambar-petir-ditemukan-dalam-keadaan-meninggal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Jan 2022 10:17:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kabupaten Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan Mengapung di Laut]]></category>
		<category><![CDATA[jawa timur]]></category>
		<category><![CDATA[nelayan hilang]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=161118</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Personel gabungan akhirnya berhasil menemukan Sabar Utomo (25), nelayan yang sempat dikabarkan hilang paska petir menyambar perahu pencari ikan yang dinaiki rombongan nelayan di Perairan Pandean-Situbondo. Tidak berbeda dengan kondisi empat temannya yang meninggalkan di kapal paska petir menyambar, Sabar juga ditemukan dengan keadaaan sudah tidak bernyawa, Minggu (02/01/2022). Jenazah korban, oleh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Personel gabungan akhirnya berhasil menemukan Sabar Utomo (25), nelayan yang sempat dikabarkan hilang paska petir menyambar perahu pencari ikan yang dinaiki rombongan nelayan di Perairan Pandean-Situbondo. Tidak berbeda dengan kondisi empat temannya yang meninggalkan di kapal paska petir menyambar, Sabar juga ditemukan dengan keadaaan sudah tidak bernyawa, Minggu (02/01/2022).</p>



<p>Jenazah korban, oleh petugas ditemukan mengambang di Perairan Pandean, Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih. Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Situbondo, Puriyono, mengatakan bahwa korban ditemukan sekitar pukul 11.00.</p>



<p>“Kita sempat memperluas area pencarian terhadap Sabar Utomo, hingga ke Perairan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi. Hanya saja, korban baru ditemukan dalam keadaan sudah meninggal,” ujarnya.</p>



<p>Baca juga</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Puriyono mengungkapkan, di hari kedua pencarian terhadap korban, personel gabungan berangkat sekitar pukul 07.00. Tim berangkat dari tempat pelelangan ikan yang ada di Dusun Pandean, Desa Wonorejo.</p>



<p>“Unsur yang terlibat, Polsek Banyuputih, Koramil 0823-08, BPBD Situbondo, Basarnas Pos SAR Jember, Polairud, Tagana Dinsos, anggota Pramuka. Dengan mengerahkan 2 unit perahu karet,” tambahnya.</p>



<p>Puriyono menambahkan, jenazah korban begitu diketemukan langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan. “Ini sesuai permintaan keluarga. Sehingga, kita antar dengan menggunakan mobil ambulance milik Puskesmas Wonorejo,” paparnya.</p>



<p>Sebagaimana diberitakan, dalam musibah petir menyambar perahu nelayan yang ditumpangi sekitar 20 orang saat mencari ikan, mengakibatkan empat nelayan meninggal di atas kapal. Sementara seorang nelayan yaitu Sabar, diketahui tercebur ke perairan. Dalam musibah Jumat 31 Desember 2021, empat warga yang meninggal dunia, masing-masing Wagiso (55), Danil (22), M. Ilyas (38) dan Misyono (40), semuanya warga asal Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo. <strong>(her/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">161118</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ibu dan Anak di Sumenep Mati Secara Misterius, Jenazah Baru Ditemukan Setelah Tiga Hari</title>
		<link>https://memontum.com/ibu-dan-anak-di-sumenep-mati-secara-misterius-diduga-baru-ditemukan-setelah-tiga-hari</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Jul 2021 22:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan Mengapung di Laut]]></category>
		<category><![CDATA[Mati Secara Misterius]]></category>
		<category><![CDATA[Tiga Hari Operasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=147491</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sumenep &#8211; Ketenangan warga di Desa Kepanjin, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, berubah menjadi gempar. Penyebabnya, seorang ibu berikut seorang anaknya yang teridentifikasi bernama Hasaniah (81) dan Halimatus Sa&#8217;diyah (55), ditemukan mati secara misterius di dalam rumahnya. Hasaniah ditemukan tidak bernyawa dengan posisi terlentang di atas ranjang kamarnya. Sementara sang anak, terbujur kaku dalam kondisi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Sumenep</strong> &#8211; Ketenangan warga di Desa Kepanjin, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, berubah menjadi gempar. Penyebabnya, seorang ibu berikut seorang anaknya yang teridentifikasi bernama Hasaniah (81) dan Halimatus Sa&#8217;diyah (55), ditemukan mati secara misterius di dalam rumahnya.</p>



<p>Hasaniah ditemukan tidak bernyawa dengan posisi terlentang di atas ranjang kamarnya. Sementara sang anak, terbujur kaku dalam kondisi tengkurap.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Ibu dan Anak di Sumenep Mati Secara Misterius, Jenazah Baru Ditemukan Setelah Tiga Hari" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/phNfNCuXL38?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/puluhan-pelukis-nusantara-meriahkan-festival-seni-lukis-madura">Puluhan Pelukis Nusantara Meriahkan Festival Seni Lukis Madura</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-sumenep-kemas-pameran-pembangunan-dalam-madura-night-vaganza">Pemkab Sumenep Kemas Pameran Pembangunan Dalam Madura Night Vaganza</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/gunakan-energi-bersih-rec-pemkab-sumenep-nota-kesepahaman-dengan-pln">Gunakan Energi Bersih REC, Pemkab Sumenep Nota Kesepahaman dengan PLN</a></li>
</ul>


<p>Peristiwa misterius dan menggemparkan ini, baru diketahui saat saksi mata yang juga kerabat korban, Ilyas (59), bertandang ke rumah tersebut. Saat itu, saksi mata sudah mendapati kedua almarhumah sudah meninggal. Sontak, peristiwa itu pun selanjutnya dilaporkan ke Polsek Kota.</p>



<p>&#8220;Beberapa hari yang lalu, ibu saya (Hasaniah, red) mengeluh pusing dan saya bawa ke Puskesmas. Hasilnya saat itu, tekanan darahnya turun sampai 90. Sedangkan adik saya (Sa&#8217;diyah, red), mempunyai riwayat stres. Ibu saya juga sudah tua,&#8221; terang Ilyas.</p>



<p>Sementara itu, Kapolsek Kota Sumenep, AKP Jawali, membenarkan atas kejadian tersebut. Kedua korban atau almarhumah, diperkirakan sudah meninggal pada tiga hari yang lalu atau sebelum diketemukan Rabu (07/07) tadi.</p>



<p>&#8220;Tadi ada dari pihak keluarga datang ke Polsekta, untuk melaporkan kejadian tersebut. Sesuai informasi dari keluarga, almarhumah diperkirakan sudah meninggal pada tiga hari yang lalu,&#8221; kata Kapolsek, Rabu (07/07) tadi di lokasi kejadian.</p>



<p>Untuk keperluan penyelidikan, tambahnya, kedua jenazah tersebut akan di bawa ke RSUD Moh Anwar Sumenep. Namun, sesuai dengan permintaan pihak keluarga almarhumah, tidak mau dilakukan otopsi.</p>



<p>&#8220;Dari pihak keluarga tidak menghendaki untuk diotopsi. Sebab dari ibunya sendiri sudah Lansia dan adiknya mempunyai riwayat depresi,&#8221; ucapnya. Menurut Jawali, motif meninggalnya dua orang tersebut belum diketahui secara pasti. Yang jelas, pada diri kedua korban tidak ada tanda-tanda kekerasan. &#8220;Yang jelas di situ, tidak ada tanda-tanda kekerasan dan penganiayaan,&#8221; tuturnya. <strong>(dan/edo/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">147491</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hilang Beberapa Hari, Ditemukan Mengapung di Laut</title>
		<link>https://memontum.com/hilang-beberapa-hari-ditemukan-mengapung-di-laut</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Dec 2018 08:07:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan Mengapung di Laut]]></category>
		<category><![CDATA[Hilang Beberapa Hari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=67882</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek&#8212;-Penemuan mayat di pulau Seraya Teluk Tercak Kecamatan Munjungan Kabupaten Trenggalek, gegerkan warga setempat. Diduga, mayat tersbut merupakan korban hilang dalam keadaan meninggal dunia karena laka laut di wilayah petak 179 Desa Bendoroto Kecamatan Munjungan Kabupaten Trenggalek. Berdasarkan laporan kejadian nomor : LK/24/XII/ 2018/ Polsek Munjungan tanggal 09 Desember 2018, korban diketahui bernama Mursinto [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Trenggalek&#8212;-</strong>Penemuan mayat di pulau Seraya Teluk Tercak Kecamatan Munjungan Kabupaten Trenggalek, gegerkan warga setempat. Diduga, mayat tersbut merupakan korban hilang dalam keadaan meninggal dunia karena laka laut di wilayah petak 179 Desa Bendoroto Kecamatan Munjungan Kabupaten Trenggalek.</p>
<p>Berdasarkan laporan kejadian nomor : LK/24/XII/ 2018/ Polsek Munjungan tanggal 09 Desember 2018, korban diketahui bernama Mursinto (60) seorang warga asal RT 03 RW 01 Desa Bendoroto Kecamatan Munjungan. Penemuan mayat korban ini diketahui pertama kali oleh Parwito yang merupakan tetangga korban yang saat itu tengah mencari ikan di laut.</p>
<p>Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo S melalui Kasubbaghumas Polres Trenggalek Iptu Supadi membenarkan adanya kejadian tersebut. &#8220;Telah ditemukan seorang mayat laki &#8211; laki yang diduga merupakan korban hilang yang terjadi beberapa waktu lalu di pulau Seraya Teluk Tercak Munjungan, &#8221; ungkap Supadi saat dikonfirmasi, Selasa (11/12/2018).</p>
<p>Dijelaskan Supadi, kronologi penemuan mayat tersebut berawal saat saksi Parwito pergi kelaut untuk mencari ikan. Namun, setibanya di pulau seraya teluk Tercak, saksi melihat korban yang sedang terapung dipermukaan air.</p>
<p>Melihat kejadian tersebut, Parwito menghubungi saksi lain untuk memastikan kondisi mayat tersebut. Setelah dipastikan, ternyata mayat tersebut benar korban yang hilang sewaktu mencari umpan untuk memancing pada hari Sabtu (08/12) kemarin di pereng blok blawong masuk Dusun Pager Gunung Desa Bendoroto Kecamatan Munjungan.</p>
<p>&#8220;Mendapatkan adanya laporan peristiwa tersebut, Polsek Munjungan bersama dengan petugas medis Puskesmas Munjungan segera mendatangi TKP untuk melakukan pemeriksaan terhadap mayat korban, &#8221; jelasnya.</p>
<p>Dari hasil visum luar, lanjut Supadi, tim medis Puskesmas setempat tidak menemukan adanya luka atau tanda &#8211; tanda kekerasan dalam tubuh korban. Kondisi korban sudah dalam keadaan kaku dan bengkak lantaran terlalu lama berada di dalam air.</p>
<p>Menurut keterangan pihak keluarga, korban memang mempunyai hobi memancing.</p>
<p>&#8220;Dan atas kejadian ini, pihak keluarga menerima kematian korban sebagai musibah dan takdir dari Yang Maha Kuasa. Serta tidak menuntut kepada pihak Mana pun atas kematian korban, &#8221; pungkas Supadi. Selanjutnya, jenazah korban diserahkan kembali ke pihak keluarga untuk selanjutnya dilakukan proses pemakaman. (mil/yan)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">67882</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
