<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Ditutup &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/ditutup/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 12 Feb 2026 07:55:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Ditutup &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Jembatan Sonokembang Ditutup 4 Hari, Dishub Kota Malang Siapkan Rekayasa Lalin</title>
		<link>https://memontum.com/jembatan-sonokembang-ditutup-4-hari-dishub-kota-malang-siapkan-rekayasa-lalin</link>
					<comments>https://memontum.com/jembatan-sonokembang-ditutup-4-hari-dishub-kota-malang-siapkan-rekayasa-lalin#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Feb 2026 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[Ditutup]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Rekayasa]]></category>
		<category><![CDATA[siapkan]]></category>
		<category><![CDATA[sonokembang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230181</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang menyiapkan rekayasa lalu lintas (Lalin), menyusul penutupan sementara Jembatan Bailey Sonokembang, Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing. Penutupan sendiri dilakukan mulai 14 hingga 17 Februari 2026. Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, membenarkan adanya penghentian sementara akses tersebut. Menurutnya, langkah itu diambil untuk mendukung kelancaran pembangunan jembatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang menyiapkan rekayasa lalu lintas (Lalin), menyusul penutupan sementara Jembatan Bailey Sonokembang, Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing. Penutupan sendiri dilakukan mulai 14 hingga 17 Februari 2026.</p>



<p>Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, membenarkan adanya penghentian sementara akses tersebut. Menurutnya, langkah itu diambil untuk mendukung kelancaran pembangunan jembatan permanen yang kini memasuki tahap krusial.</p>



<p>“Iya, ditutup mulai 14 Februari sampai tiga atau empat hari ke depan, sampai 17 Februari 2026,” ujar Jaya, sapaan akrabnya, Kamis (12/02/2025) tadi.</p>



<p>Jaya menegaskan, penutupan bukan disebabkan kerusakan, melainkan adanya pergeseran Jembatan Bailey yang selama ini difungsikan sebagai akses sementara. Pergeseran dilakukan karena lokasi tersebut digunakan untuk pemasangan pondasi jembatan permanen.</p>



<p>“Jadi ada pemasangan pondasi yang memakan tempat Jembatan Bailey. Maka dari itu dipindah,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selama proses berlangsung, arus kendaraan akan dialihkan. Dishub telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas guna meminimalkan dampak kemacetan. Apabila pengendara dari arah Jalan Sulfat Simpang Utara menuju Jalan LA Sucipto dapat melalui Jalan Kapiworo, kemudian ke Jalan Industri Wendit Barat.</p>



<p>&#8220;Alternatif lain dapat memanfaatkan Jalan Sunandar Priyo Sudarmo. Mungkin di Jalan Sulfat nantinya akan terjadi kepadatan. Kami sudah mengatur lalu lintas seperti sebelumnya,” tambahnya.&nbsp;</p>



<p>Sementara itu, Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto, menambahkan bahwa pergeseran Jembatan Bailey merupakan bagian dari skenario teknis pembangunan. Langkah tersebut diperlukan agar mobilisasi alat berat lebih leluasa dan pekerjaan konstruksi berjalan optimal.</p>



<p>“Langkah ini diperlukan untuk mobilisasi alat berat agar lebih leluasa sehingga pengerjaan konstruksi berjalan lancar,” imbuh Dandung. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/jembatan-sonokembang-ditutup-4-hari-dishub-kota-malang-siapkan-rekayasa-lalin/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230181</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cetak 30 Wartawan Kompeten, UKW Angkatan 59 PWI Malang Raya Resmi Ditutup</title>
		<link>https://memontum.com/cetak-30-wartawan-kompeten-ukw-angkatan-59-pwi-malang-raya-resmi-ditutup</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Nov 2025 09:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[angkatan]]></category>
		<category><![CDATA[Ditutup]]></category>
		<category><![CDATA[kompeten]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[wartawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228253</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Uji Kompetensi Wartawan (UKW) ke-59 yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya di Kampus C Universitas Insan Budi Utomo (UIBU) Malang, resmi ditutup, Minggu (30/11/2025) tadi. Dalam penutupan itu, sebanyak 30 peserta dinilai kompeten. Termasuk, tiga peserta yaitu jenjang wartawan muda, Eko Rudianto, wartawan madya, Muhammad Olifiansyah dan jenjang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Uji Kompetensi Wartawan (UKW) ke-59 yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya di Kampus C Universitas Insan Budi Utomo (UIBU) Malang, resmi ditutup, Minggu (30/11/2025) tadi. Dalam penutupan itu, sebanyak 30 peserta dinilai kompeten. Termasuk, tiga peserta yaitu jenjang wartawan muda, Eko Rudianto, wartawan madya, Muhammad Olifiansyah dan jenjang wartawan utama, Febri Setiyawan, diumumkan sebagai peserta terbaik.</p>



<p>Sekedar diketahui, pelaksanaan UKW Angkatan ke-59, digelar sejak Jumat (28/11/2025) lalu. Adapun total peserta, ada sebanyak 36 wartawan dari Malang Raya, Sampang hingga Bontang. Sementara jenjang kompetensinya, yakni muda, madya dan utama serta terbagi dalam enam kelas.</p>



<p>Rektor UIBU Malang, Nurcholis Sunuyeko, dalam sambutannya mengucapkan selamat bahwa kegiatan UKW yang digelar di Kampus C UIBU Malang, dapat berjalan lancar dan sukses menghantar para wartawan menjadi lebih profesional. “Kegiatan UKW Angkatan 59 di UIBU, dengan ini dinyatakan di tutup,” kata Nurcholis, saat menutup gelaran UKW ke 59.</p>



<p>Ketua PWI Malang Raya, Cahyono, menyampaikan bahwa kegiatan UKW merupakan ujian yang wajib diikuti oleh wartawan, sesuai aturan yang sudah ditetapkan oleh Dewan Pers. “Dengan aturan Dewan Pers, teman-teman wajib ikut UKW. Tidak hanya wartawan, tapi juga perusahaannya harus terverifikasi. Kita sebagai wartawan harus profesional, karena menghadapi seluruh elemen masyarakat tidak hanya pejabat, jadi harus ada pendidikannya,” ujar Cahyono.</p>



<p>Dirinya menambahkan, sudah 11 kali PWI Malang Raya menggelar UKW. Bahkan, tercatat sudah 100 lebih wartawan yang dinyatakan kompeten dari sembilan kali pelaksanaan UKW yang digelar PWI Malang Raya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Ujian ini tidak semudah yang kita bayangkan. Meskipun hari ini ada teman-teman yang dinyatakan tidak kompeten, tapi masih ada kesempatan untuk ikut kembali. Rencananya, kita mengusulkan kembali di Juli,” jelasnya.</p>



<p>Dalam kesempatan sama, Wakil Direktur UKW PWI Pusat, Eko Pamuji, menjelaskan kalau UKW merupakan salah satu indikator bahwa seorang wartawan benar-benar pantas menjalankan profesinya. “Teman-teman cukup keren semua. Keren, karena berani ikut uji kompetensi. Banyak teman-teman di luar sana yang tidak mau diuji. Kalau teman-teman sudah lulus, artinya sudah pantas. Ini adalah salah satu menguji kepantasan,” katanya.</p>



<p>Koordinator Penguji UKW Angkatan 59 PWI Malang Raya, Djoko Tetuko, dalam kesempatan itu berpesan bahwa tugas wartawan sangatlah berat. Salah satu tugas wartawan yaitu menyampaikan kebenaran.</p>



<p>“Saya selalu sampaikan, wartawan adalah pekerjaan kita. Kita hidup di dunia wartawan, rugi kalau tidak beriman, kalau tidak menyampaikan kebenaran. Wartawan itu tugasnya berat. Setiap kita ini dimintai pertanggungjawaban, apalagi jadi wartawan,” ujarnya.</p>



<p>Untuk serangkaian pelaksanaan sendiri, turut didukung sejumlah pihak. Diantaranya, Universitas Insan Budi Utomo (UIBU), Bank Indonesia Malang, Pemerintah Kota Malang dan Pemerintah Kabupaten Malang. Termasuk, Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang, Bank Central Asia (BCA) Malang, Pertamina Patra Niaga, PT Best Profit Futures, Tychi Hotel, Universitas Negeri Malang (UM), Politeknik Negeri Malang (Polinema), The Alana Hotel, Perumda Tugu Tirta Kota Malang, ⁠Golden Tulip Hotel, Ijen Suites, Grand Mercure Malang Mirama, Pemuda Pancasila Kota Malang hingga Hotel Pelangi. <strong>(sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228253</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Operasi Pencarian Korban Runtuhnya Bangunan Ponpes Al Khoziny Resmi Ditutup, Korban Meninggal 67 Orang</title>
		<link>https://memontum.com/operasi-pencarian-korban-runtuhnya-bangunan-ponpes-al-khoziny-resmi-ditutup-korban-meninggal-67-orang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Oct 2025 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[bangunan]]></category>
		<category><![CDATA[Ditutup]]></category>
		<category><![CDATA[khoziny]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Operasi]]></category>
		<category><![CDATA[pencarian]]></category>
		<category><![CDATA[ponpes]]></category>
		<category><![CDATA[runtuhnya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226569</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Operasi SAR Gabungan runtuhnya Gedung Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khozini, Budhuran, Kabupaten Sidoarjo, resmi ditutup pada hari kesembilan, Selasa (07/10/2025) tadi. Operasi ini ditutup langsung oleh Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, dalam apel penutupan yang dihadiri seluruh unsur yang terlibat dalam sembilan hari operasi SAR Hadir juga dalam apel penutupan ini, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Operasi SAR Gabungan runtuhnya Gedung Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khozini, Budhuran, Kabupaten Sidoarjo, resmi ditutup pada hari kesembilan, Selasa (07/10/2025) tadi. Operasi ini ditutup langsung oleh Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, dalam apel penutupan yang dihadiri seluruh unsur yang terlibat dalam sembilan hari operasi SAR</p>



<p>Hadir juga dalam apel penutupan ini, Sekda Jawa Timur, Adhy Karyono, yang mewakili Gubernur Jawa Timur, Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, Direktur DSDD BNPB, Agus Rianto, Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Christian Tobing, Dandim 0816/Sidoarjo, Letkol Czi Shobirin Setio Utomo. Termasuk, Kalaksa BPBD Jatim, Gatot Soebroto, Forkopimda Sidoarjo, perwakilan Ponpes Al Khoziny, serta jajaran pimpinan tinggi Basarnas.</p>



<p>Penutupan operasi SAR ini, diputuskan setelah tidak ada lagi korban yang ditemukan setelah penemuan korban terakhir pada Senin (06/10/2025) pukul 21.03 kemarin. Pembongkaran material reruntuhan demi pencarian korban, juga telah mencapai 100 persen.</p>



<p>“Atas dasar Undang Undang serta pertimbangan dan masukan dari semua pihak maka saya Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan selaku Search Coordinator, pada hari ini, Selasa 7 Oktober 2025, dengan ini menyatakan operasi SAR kondisi membahayakan manusia bangunan runtuh atau collapse structure Pondok Pesantren Al Khoziny Buduran Sidoarjo ditutup,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pada tahap akhir pencarian, Tim SAR melakukan pengecekan ulang dan memastikan lagi tidak ada tanda-tanda keberadaan korban. Operasi SAR sendiri, ditutup dengan data korban terakhir dalam kejadian ini tercatat ada 171 orang korban.</p>



<p>Dengan rincian, 104 orang selamat dan 67 korban meninggal dunia, diantaranya termasuk 8 body part yang ditemukan. Seluruh jenazah korban yang berhasil dievakuasi dari lokasi reruntuhan, juga telah diserahkan kepada Tim DVI Polda Jawa Timur untuk dilakukan proses identifikasi.</p>



<p>Dalam apel penutupan ini, Kabasarnas juga memberikan apresiasi kepada seluruh instansi dan unsur SAR yang tergabung dalam proses pencarian sejak hari pertama. Kabasarnas memberikan piagam penghargaan kepada perwakilan unsur SAR atas kerja keras dan kolaborasi selama operasi SAR ini. “Selaku Kepala Basarnas, saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh unsur Tim Gabungan SAR Nasional yang telah bekerja tanpa kenal lelah” ucapnya.</p>



<p>Adapun unsur yang terlibat dalam operasi SAR ini antara lain Basarnas, BNPB, Kantor SAR Surabaya, BSG, Kantor SAR Semarang, Kantor SAR Yogyakarta, BPBD Prov Jatim, unsur TNI dan Polri, BPBD Kabupaten Sidoarjo, BPBD Kota Surabaya, SAR Surabaya, BDRT 27, PMI, Damkar Kabupaten Sidoarjo, Damkar Kota Surabaya.</p>



<p>PT Gun, PT Freeport Indonesia, PT Bumi Suksesindo, Rendan, TSA Gerpik, SAR MTA, Banser, DMC, Hujung Galuh Rescue, Kanjuruhan Rescue, IOF Rescue, Rescue 79, Resob, Baznas, LPBI NU, SDI, SAR Astra, MDMC, Jasa Marga, Resita, Rescue 020, Relawan Sese, Semar, SAR Kanjuruhan, SAR Relindo, BJC, RBC, Nawasena, dan sejumlah organisasi potensi SAR lainnya. <strong>(hms/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226569</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pembersihan Kawasan, Kawah Ijen Ditutup Sementara Sehari</title>
		<link>https://memontum.com/pembersihan-kawasan-kawah-ijen-ditutup-sementara-sehari</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Jun 2025 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Ditutup]]></category>
		<category><![CDATA[kawasan]]></category>
		<category><![CDATA[pembersihan]]></category>
		<category><![CDATA[Sehari]]></category>
		<category><![CDATA[sementara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222753</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen akan dilakukan penutupan sementara selama sehari, Jumat (06/06/2025) besok. Penutupan yang dilakukan ini, berkaitan dengan kegiatan rutin bulanan, yaitu pembersihan kawasan TWA Ijen untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar dan memulihkan ekosistem setempat. Kepala Seksi V Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur, Dwi Sugiarto, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen akan dilakukan penutupan sementara selama sehari, Jumat (06/06/2025) besok. Penutupan yang dilakukan ini, berkaitan dengan kegiatan rutin bulanan, yaitu pembersihan kawasan TWA Ijen untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar dan memulihkan ekosistem setempat.</p>



<p>Kepala Seksi V Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur, Dwi Sugiarto, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin bulanan yang dilaksanakan setiap Jumat pekan pertama. Agenda ini biasa dikenal dengan &#8216;Ijen Rijig&#8217;.</p>



<p>“Ini kegiatan rutin. Tiap Jumat awal bulan, jalur pendakian untuk wisatawan kita tutup, karena kita bersih-bersih. Penutupan dilakukan selama 24 jam pada Jumat pukul 00.00 WIB hingga 23.59 WIB,” kata Dwi, Kamis (05/06/2025) tadi.</p>



<p>Kegiatan tersebut, tambah Dwi, bertujuan untuk membersihkan lingkungan dan memulihkan ekosistem di sekitar kawasan Ijen. Mulai mengumpulkan sampah, pemeliharaan jalur pendakian, hingga perawatan fasilitas umum. Selain juga kesempatan untuk memberikan edukasi kepada warga sekitar tentang pengelolaan limbah di kawasan wisata.</p>



<p>“Ini juga bagian dari kita memberikan waktu bagi ekosistem di sana untuk memulihkan diri. Minimal sehari dalam sebulan kita berikan kesempatan bagi satwa di sekitar Ijen untuk bergerak bebas tanpa merasa terganggu oleh pengunjung,” ungkap Dwi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ijen Rijig dimulai pukul 05.30 WIB dengan melibatkan banyak unsur. Mulai petugas Taman Wisata Alam (TWA) Ijen, komunitas lokal, pendaki, pelaku usaha wisata, hingga relawan.</p>



<p>“Tujuannya tidak hanya menciptakan lingkungan yang bersih, tetapi juga meningkatkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga alam,” ujar Dwi.</p>



<p>Kegiatan pembersihan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari puncak Gunung Ijen hingga areal Paltuding. “H-1 biasanya kita sudah mulai dari bagian puncak. Sampah-sampahnya kita kumpulkan, selanjutnya diangkut ke bawah. Sehingga di hari Jumat kita tinggal fokus melakukan pembersihan di areal Paltuding,” tambahnya.</p>



<p>Sampah yang terkumpul dari kegiatan Ijen Rijig tersebut, selanjutnya diangkut ke Tempat Pengelolaan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS3R) Dewi Tari di Desa Tamansari, Kecamatan Licin. Di sana, sampah akan dipilah, ada pula yang diolah menjadi pupuk organik. Sementara residunya, akan diangkut ke TPA.</p>



<p>Diketahui, TWA Kawah Ijen merupakan salah satu destinasi favorit wisatawan saat berkunjung ke Kabupaten Banyuwangi. Destinasi yang terkenal dengan fenomena api biru (blue flame) nya ini telah masuk dalam jaringan Geopark Dunia (Unesco Global Geopark/UGG).</p>



<p>Adalah seorang wisatawan, Reza, asal Bali yang mengunjungi Ijen pada pekan lalu menyatakan bahwa Ijen adalah salah satu gunung terbersih yang pernah didaki. “Saya sudah mendaki sejumlah gunung di Bali dan Jawa. Ijen menurut saya adalah yang paling bersih,&#8221; ujarnya. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222753</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Audiensi dengan HPBI, Komisi C DPRD Lumajang Tegaskan Tambang Tak Berizin Ditutup</title>
		<link>https://memontum.com/audiensi-dengan-hpbi-komisi-c-dprd-lumajang-tegaskan-tambang-tak-berizin-ditutup</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 May 2025 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[audiensi]]></category>
		<category><![CDATA[berizin]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[Ditutup]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi]]></category>
		<category><![CDATA[tambang]]></category>
		<category><![CDATA[tegaskan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222108</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lumajang menegaskan bahwa tambang pasir yang diketahui tidak mengantongi izin, harus ditutup. Hal itu ditegaskan Ketua Komisi C, H Zainal, seusai menerima audensi Himpunan Penambang Batuan Indonesia (HPBI) Kabupaten Lumajang, di Kantor DPRD Lumajang, Jumat (16/05/2025) tadi. Zainal mengatakan bahwa adanya praktik tambang pasir [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lumajang menegaskan bahwa tambang pasir yang diketahui tidak mengantongi izin, harus ditutup. Hal itu ditegaskan Ketua Komisi C, H Zainal, seusai menerima audensi Himpunan Penambang Batuan Indonesia (HPBI) Kabupaten Lumajang, di Kantor DPRD Lumajang, Jumat (16/05/2025) tadi.</p>



<p>Zainal mengatakan bahwa adanya praktik tambang pasir ilegal, tidak bisa dipungkiri. Begitu juga, terkait dugaan penjualan SKAB, pun harus dilakukan penindakan.</p>



<p>&#8220;Itu sudah kita koordinasikan. Nah, kalau kita disuruh bertindak, fungsi kita adalah pengawasan,&#8221; katanya.</p>



<p>Mengenai penertiban, Zainal menegaskan bahwa barang siapa yang tidak memiliki izin, maka ya harus ditutup. &#8220;Segera kami rekomendasikan kepada APH, untuk melakukan hal tersebut (penertiban),&#8221; paparnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam audensi itu, HPBI membahas tata kelola tambang pasir di Kabupaten Lumajang, yang dinilai carut marut. Bahkan, sarat pelanggaran hukum dan salah satunya pungutan liar.</p>



<p>Perlintasan di Desa Jugosari sampai Desa Sumberwuluh, pun menjadi sorotan. Jamal Abdullah Alkatiri menyebut bahwa pungli di jalur perlintasan tersebut, mencapai hingga Rp 110 ribu.</p>



<p>&#8220;Dari Jugosari sampai ke Sumberwuluh itu sampai Rp 110 ribu, punglinya. Jugosari itu Rp 20 ribu, terus ada lagi macem-macem. Pokoknya dekat-dekat itu pungli banyak di situ,&#8221; kata Jamal.</p>



<p>Jamal berharap, DPRD, Pemda dan APH di Kabupaten Lumajang, kompak melakukan penegakan. Sehingga, keuangan yang diperoleh benar-benar mampu menjadi pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor tambang. Selebihnya, dirinya berharap kepada Komisi C, agar dibuat portal di Jatian. Lalu, maraknya aksi penambang pasir yang menggunakan sedotan untuk betul-betul diperhatikan. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222108</post-id>	</item>
		<item>
		<title>PPPK Kota Malang Tahap Dua Resmi Ditutup, 3.450 Pendaftar Tunggu Proses Verifikasi</title>
		<link>https://memontum.com/pppk-kota-malang-tahap-dua-resmi-ditutup-3-450-pendaftar-tunggu-proses-verifikasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Jan 2025 05:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Ditutup]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pendaftar]]></category>
		<category><![CDATA[proses]]></category>
		<category><![CDATA[tunggu]]></category>
		<category><![CDATA[Verifikasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218700</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pendaftar Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap dua di Kota Malang mencapai 3.450 pendaftar. Hal itu diketahui, berdasarkan hasil rekap Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Malang, setelah resmi menutup pendaftaran pada 20 Januari 2025, lalu. Kepala BKPSDM Kota Malang, Totok Kasianto, menyampaikan bahwa pendaftaran yang semula [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pendaftar Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap dua di Kota Malang mencapai 3.450 pendaftar. Hal itu diketahui, berdasarkan hasil rekap Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Malang, setelah resmi menutup pendaftaran pada 20 Januari 2025, lalu.</p>



<p>Kepala BKPSDM Kota Malang, Totok Kasianto, menyampaikan bahwa pendaftaran yang semula dijadwalkan berakhir pada 31 Desember 2024, telah mengalami tiga kali perpanjangan. Untuk saat ini, proses verifikasi kelengkapan dokumen pendaftar tengah berlangsung.</p>



<p>&#8220;Proses verifikasi kelengkapan dokumen imi untuk menentukan apakah pendaftar memenuhi syarat atau tidak. Tentunya tim BKPSDM Kota Malang berupaya menyelesaikan proses verifikasi sesuai dengan pedoman Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permenpan RB) Nomor 6 Tahun 2024 tentang pengadaan ASN,&#8221; jelas Totok, Senin (27/01/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam proses seleksi PPPK, ujarnya, dilakukan berdasarkan aturan yang ditetapkan Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN). Salah satu syarat utama adalah tenaga honorer yang mendaftar harus berasal dari instansi yang sama dan memiliki masa pengabdian minimal dua tahun sejak pendaftaran.</p>



<p>“Proses seleksi mengacu pada passing grade yang telah ditetapkan. Namun, ada prioritas dan perangkingan, seperti Tenaga Honorer Kategori II (THK II), honorer yang masuk dalam basis data BKN, serta mereka yang telah bekerja di instansi minimal dua tahun,” tambahnya.</p>



<p>Selain itu, guru yang memiliki sertifikat Pendidikan Profesi Guru (PPG) juga masuk dalam prioritas terakhir setelah tiga kategori utama tersebut. Berdasarkan keputusan Kemenpan RB, formasi yang dibutuhkan oleh Pemkot Malang untuk PPPK adalah sebanyak 3.749 posisi. Namun, jumlah pendaftar yang memenuhi syarat masih menunggu hasil verifikasi dokumen.</p>



<p>“Pengumuman hasil seleksi administrasi dijadwalkan pada Februari 2025. Pendaftar yang lolos seleksi administrasi akan mengikuti seleksi kompetensi yang dilaksanakan oleh Panselnas,” imbuh Totok. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218700</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tekan Penyebaran PMK, Pasar Hewan di Kabupaten Pasuruan Ditutup Sementara selama 14 Hari</title>
		<link>https://memontum.com/tekan-penyebaran-pmk-pasar-hewan-di-kabupaten-pasuruan-ditutup-sementara-selama-14-hari</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Jan 2025 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Ditutup]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[penyebaran]]></category>
		<category><![CDATA[selama]]></category>
		<category><![CDATA[sementara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218363</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Seluruh pasar hewan di Kabupaten Pasuruan, bakal dilakukan penutupan sementara mulai Kamis (16/01/2025) lusa. Penutupan pasar hewan ini, berdasarkan kesepakatan yang diambil dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian dan Penanggulangan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Auditorium Mpu Sindok, Komplek Graha Maslahat, Selasa (14/01/2025) tadi. Sementara pelaksanaan Rakor itu, dipimpin Pj Bupati Pasuruan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Seluruh pasar hewan di Kabupaten Pasuruan, bakal dilakukan penutupan sementara mulai Kamis (16/01/2025) lusa. Penutupan pasar hewan ini, berdasarkan kesepakatan yang diambil dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian dan Penanggulangan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Auditorium Mpu Sindok, Komplek Graha Maslahat, Selasa (14/01/2025) tadi.</p>



<p>Sementara pelaksanaan Rakor itu, dipimpin Pj Bupati Pasuruan, Nurkholis dan juga dihadiri Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan, Agus Setiya Wardana, Wakapolres Pasuruan, Sekda dan anggota Forpimda Kabupaten Pasuruan, OPD dan camat se-Kabupaten Pasuruan.</p>



<p>Pj Bupati Nurkholis menyampaikan bahwa penutupan pasar hewan itu dilakukan selama 14 hari, terhitung 16 hingga 29 Januari 2025. Prakteknya, apapun aktifitas jual beli ternak di pasar hewan, secara otomatis ditiadakan untuk sementara waktu.</p>



<p>Tujuan penutupan sementara itu, tidak lain untuk memutus rantai penyebaran PMK yang sampai sekarang terus meluas. Terlebih, pasar hewan menjadi pusat lalu lintas ternak dari berbagai wilayah di tanah air. Sehingga, potensi menjadi tempat penyebaran virus PMK sangat tinggi</p>



<p>&#8220;Karena jumlah ternak sapi yang terserang PMK terus bertambah sampai hari ini. Maka untuk memutus rantai penyebaran PMK, untuk sementara seluruh pasar hewan kami tutup selama 14 hari,&#8221; kata Pj Bupati Nurkholis.</p>



<p>Seperti diketahui, di Kabupaten Pasuruan tercatat ada delapan pasar hewan yang dikelola oleh Pemerintah Daerah dan satu Pasar Hewan yang dikelola oleh Pemerintah Desa. Kedelapan pasar hewan itu, diantaranya Pasar Hewan Nguling, Grati, Gondangwetan, Wonorejo, Sukorejo, Pandaan dan Gempol serta Bangil. Sedangkan pasar yang dikelola Pemdes, yakni Pasar Desa Wonosari di Kecamatan Tutur.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pj Bupati Nurkholis juga menyampaikan, Pemkab Pasuruan tengah membuatkan Surat Edaran (SE) pemberitahuan penutupan pasar hewan selama 14 hari. SE tersebut, ditujukan ke banyak pihak, mulai kecamatan, desa atau kelurahan, para peternak maupun pelaku usaha peternakan hingga lapisan masyarakat terkait.</p>



<p>Harapannya, masyarakat dapat memahami bahwa kebijakan penutupan pasar hewan selama 14 hari semata-mata untuk menekan laju virus PMK yang berasal dari ternak di luar Kabupaten Pasuruan dan berpotensi menularkan ke ternak-ternak di dalam daerah.</p>



<p>&#8220;Kami berharap bahwa kebijakan ini bisa memberikan dampak yang baik, yakni kasus PMK menurun dan mereda. Mudah-mudahan setelah 14 hari, tidak ada lagi laporan ternak sapi di Kabupaten Pasuruan terserang PMK,&#8221; paparnya.</p>



<p>Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan, Agus Setiya Wardana, mendukung langkah Pemkab Pasuruan yang sigap dalam mengambil sikap terhadap kasus PMK yang merebak dalam tiga minggu terakhir. &#8220;DPRD bersama Pemkab Pasuruan sepakat bahwa pasar hewan di Kabupaten Pasuruan, untuk sementara ditutup demi keberlangsungan produktivitas peternakan di daerah,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dijelaskan Agus, bahwa penutupan pasar hewan menjadi langkah tepat agar tak ada lagi sapi-sapi, khususnya sapi potong yang terkena PMK. Lebih-lebih sampai mengakibatkan sapi ambruk dan mati. &#8220;Karena jumlah sapi yang mati karena PMK ada 16 ekor. Makanya kita harus sesegera mungkin mencari solusi agar kasusnya terus menurun,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Hingga berita ini ditulis, jumlah sapi yang terserang PMK terhitung hingga Desember 2024 sampai 12 Januari 2025 kemarin, sebanyak 199 ekor. Dari jumlah tersebut, 111 ekor sapi dinyatakan sembuh, 16 ekor mati dan 66 ekor sapi masih dalam tahap penyembuhan. <strong>(pro/pas/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218363</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sambut Porprov, Stadion Gajayana Kota Malang Ditutup Sementara untuk Renovasi</title>
		<link>https://memontum.com/sambut-porprov-stadion-gajayana-kota-malang-ditutup-sementara-untuk-renovasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Jan 2025 07:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Ditutup]]></category>
		<category><![CDATA[Gajayana]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Porprov]]></category>
		<category><![CDATA[Renovasi]]></category>
		<category><![CDATA[sambut]]></category>
		<category><![CDATA[sementara]]></category>
		<category><![CDATA[stadion]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218357</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Kepemudaan, Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang secara resmi menutup sementara Stadion Gajayana Kota Malang, mulai Senin (13/01/2025) hingga Minggu (13/06/2025) mendatang. Penutupan itu dilakukan, untuk mendukung proses renovasi stadion sebagai persiapan Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025, di mana Kota Malang menjadi tuan rumah. Kepala Disporapar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Kepemudaan, Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang secara resmi menutup sementara Stadion Gajayana Kota Malang, mulai Senin (13/01/2025) hingga Minggu (13/06/2025) mendatang. Penutupan itu dilakukan, untuk mendukung proses renovasi stadion sebagai persiapan Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025, di mana Kota Malang menjadi tuan rumah.</p>



<p>Kepala Disporapar Kota Malang, Baihaqi, menyampaikan bahwa renovasi ini penting, karena Stadion Gajayana akan menjadi lokasi upacara pembukaan serta venue untuk cabang olah raga atletik dan sepak bola. &#8220;Renovasi yang dilakukan meliputi beberapa item pekerjaan, seperti pembangunan lintasan lari 8 line, pengecatan, perbaikan ruang ganti dan toilet, perbaikan atap tribun, pemasangan scoring board baru, serta perbaikan lampu stadion,&#8221; kata Baihaqi, saat ditemui, Selasa (14/01/2025) tadi.</p>



<p>Nantinya, direncanakan lintasan lari baru akan menggunakan material latex dengan standar seperti di Gelora Bung Tomo. Proses pengerjaannya melibatkan pembongkaran lintasan lama hingga kedalaman 15 cm, pengecoran dan finishing dengan ketebalan minimal 8 cm.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Selain itu, atap tribun yang bocor akan diperbaiki, tribun akan dicat ulang dan ruang ganti serta toilet akan direnovasi untuk memberikan kenyamanan bagi atlet dan ofisial. Scoring board baru juga akan dipasang sesuai standar lapangan,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Untuk pengerjaan lintasan lari, menurutnya sudah dimulai dengan kontrak yang terikat dengan pihak penyedia. Baihaqi berharap agar renovasi tersebut dapat selesai tepat waktu, sehingga stadion siap digunakan dalam ajang Porprov.</p>



<p>&#8220;Maka supaya efektif pengerjaannya, untuk stadion Gajayana dalam sementara ditutup selama 5 bulan ke depan sampai dengan awal Juni 2025,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Lebih lanjut, selama renovasi berlangsung, para atlet lari yang biasa berlatih di Stadion Gajayana akan dialihkan ke fasilitas lain, di luar milik Pemkot Malang. &#8220;Kami sudah berkoordinasi dengan Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kota Malang. Salah satu alternatifnya adalah lintasan lari di Universitas Negeri Malang (UM),&#8221; imbuh Baihaqi. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218357</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pendakian Gunung Semeru Ditutup Sementara Akibat Cuaca Esktrem hingga 16 Januari</title>
		<link>https://memontum.com/pendakian-gunung-semeru-ditutup-sementara-akibat-cuaca-esktrem-hingga-16-januari</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Dec 2024 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[akibat]]></category>
		<category><![CDATA[Ditutup]]></category>
		<category><![CDATA[esktrem]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[januari]]></category>
		<category><![CDATA[Pendakian]]></category>
		<category><![CDATA[sementara]]></category>
		<category><![CDATA[semeru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=217970</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS) mengumumkan penutupan sementara jalur pendakian Gunung Semeru, terhitung sejak 2 hingga 16 Januari 2025 mendatang. Keputusan ini diambil, berdasarkan evaluasi kondisi cuaca yang diperkirakan ekstrem di awal tahun 2025. Dalam pengumuman bernomor PG.12/T.8/TU/KSA.5.1/B/12/2024, Kepala BBTNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, mengatakan bahwa aktivitas pendakian terakhir akan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS) mengumumkan penutupan sementara jalur pendakian Gunung Semeru, terhitung sejak 2 hingga 16 Januari 2025 mendatang. Keputusan ini diambil, berdasarkan evaluasi kondisi cuaca yang diperkirakan ekstrem di awal tahun 2025.</p>



<p>Dalam pengumuman bernomor PG.12/T.8/TU/KSA.5.1/B/12/2024, Kepala BBTNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, mengatakan bahwa aktivitas pendakian terakhir akan dilakukan pada 31 Desember 2024. Kemudian untuk pendaki yang masih berada di jalur, diharapkan turun pada 1 Januari 2025.</p>



<p>&#8220;Penutupan ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi bahaya cuaca ekstrem. Seperti longsor, badai hujan dan angin kencang yang dapat mengancam keselamatan pendaki,&#8221; kata Rudijanta, Senin (30/12/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selama periode penutupan, BBTNBTS juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan pendakian ilegal. Dukungan dari pelaku wisata dan masyarakat, diharapkan untuk mengedukasi dan menyebarluaskan informasi ini.</p>



<p>Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut, BBTNBTS menyediakan kanal komunikasi melalui website www.bromotenggersemeru.org dan media sosial resmi mereka. &#8220;Pendakian yang aman adalah pendakian yang mengikuti aturan. Kita harus menjaga alam dan keselamatan bersama,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Gunung Semeru sendiri sebagai destinasi wisata alam populer, memerlukan perhatian khusus dalam pengelolaannya. Langkah ini, menunjukkan komitmen pemerintah untuk menjaga keseimbangan antara pariwisata dan perlindungan alam, serta memastikan wisata alam tetap aman dan berkelanjutan. Dengan kerja sama semua pihak, penutupan sementara ini bukan hanya langkah pencegahan, tetapi juga upaya melindungi keamanan keselamatan pendaki. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">217970</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
