<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>diundang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/diundang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 04 Dec 2025 12:45:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>diundang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Berhasil Kembangkan Geopark Ijen hingga Mendunia, Bupati Ipuk Diundang Jadi Pembicara di Kementrian</title>
		<link>https://memontum.com/berhasil-kembangkan-geopark-ijen-hingga-mendunia-bupati-ipuk-diundang-jadi-pembicara-di-kementrian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Dec 2025 11:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[berhasil]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[diundang]]></category>
		<category><![CDATA[Geopark]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[kembangkan]]></category>
		<category><![CDATA[kementrian]]></category>
		<category><![CDATA[mendunia,]]></category>
		<category><![CDATA[pembicara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228413</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, diminta untuk menjadi pembicara dan memaparkan berbagai Program Geopark Ijen, di Indonesia&#8217;s Geopark Leader Forum Building Knowledge for Indonesia&#8217;s Geopark Development, di Kementerian Bappenas, Rabu (03/12/2025) tadi. Hal ini, tidak lepas dari keberhasilan Pemkab Banyuwangi dalam pengembangan Geopark Ijen hingga menjadi perhatian dunia. Dalam forum tersebut, Bupati Ipuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, diminta untuk menjadi pembicara dan memaparkan berbagai Program Geopark Ijen, di Indonesia&#8217;s Geopark Leader Forum Building Knowledge for Indonesia&#8217;s Geopark Development, di Kementerian Bappenas, Rabu (03/12/2025) tadi. Hal ini, tidak lepas dari keberhasilan Pemkab Banyuwangi dalam pengembangan Geopark Ijen hingga menjadi perhatian dunia.</p>



<p>Dalam forum tersebut, Bupati Ipuk menjadi pembicara bersama Programme Specialist, International Geoscience and Geoparks Programme, Unesco, Özlem Adiyaman Lopes, Penasihat Menteri PPN/Bappenas/Ketua Kadin Komite Singapore, Michael Goutama, Deputi Bidang Pangan, Sumber Daya Alam, dan Lingkungan Hidup Kementerian PPN/Bappenas, Leonardo AATeguh Sambodo, serta Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhammad Iqbal.</p>



<p>Bupati Ipuk mengatakan, meski kawasan Geopark tidak semua kewenangan pemerintah daerah, melainkan banyak yang berada di wilayah Kementerian dan BKSDA, namun Banyuwangi berupaya mencari manfaat bagaimana keberadaan Geopark Ijen berdampak pada kesejahteraan masyarakat Banyuwangi. &#8220;Kami jadikan Geopark Ijen promosi. Kami buat beragam event sport tourism dan seni budaya, agar masyarakat Banyuwangi mendapat manfaat dari Geopark Ijen,&#8221; kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Banyuwangi menggelar beragam sport tourism bahkan berskala internasional, seperti Tour dr Banyuwangi Ijen, Ijen Geopark Downhilll, Ijen Green Trail Run, serta beragam atraksi seni budaya seperti Jazz Gunung Ijen, Musik Tepi Sawah dan beragam event lainnya. Bahkan, untuk mengenalkan lebih luas keelokan kawasan Ijen, telah diluncurkan pula Program Ijen Golden Route.</p>



<p>Program ini, mengkolaborasikan seluruh potensi yang ada di Ijen. Menelusuri destinasi wisata hidden gem di kawasan kaki Gunung Ijen yang ada dan dikelola masyarakat Banyuwangi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ada beragam destinasi yang terangkum dalam Ijen Golden Route. Mulai dari aneka wisata alam, kuliner lokal, cafe yang instagramble, hingga tempat staycation yang keren hingga yang etnik, memadukan keindahan alam dan keluhuran budaya. Banyuwangi juga menggandeng seniman dan budayawan di berbagai atraksi wisata.</p>



<p>&#8220;Semua kita berdayakan dan kolaborasikan. Program ini bertujuan agar pelaku wisata, UMKM, seniman, budayawan, dan masyarakat Banyuwangi mendapat manfaat dari Ijen,&#8221; kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Bahkan berkat beragam program tersebut, Desa Adat Osing Kemiren yang juga merupakan salah satu kawasan Geopark Ijen, ditetapkan menjadi bagian Jaringan Desa Wisata Terbaik Dunia, The Best Tourism Villages Upgrade Programme 2025, oleh United Nations Tourism (UN Tourism) &#8211; Badan Pariwisata PBB.</p>



<p>Apa yang dilakukan Banyuwangi, diapresiasi Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal. Menurutnya, Banyuwangi mampu mengelola potensi untuk kesejahteraan masyarakatnya.</p>



<p>Untuk itu, Lalu yang baru sembilan bulan menjabat sebagai gubernur, berharap bisa mengikuti jejak Banyuwangi. &#8220;Saya tahu betul tentang Banyuwangi, karena ibu saya orang Pasuruan. Jadi saya mengerti tentang Jawa Timur. Saya tahu Banyuwangi yang dahulunya daerah miskin, kini justru menjadi daerah dengan angka kemiskinan terendah di Jawa Timur,&#8221; kata Lalu.</p>



<p>Mendengar paparan Bupati Ipuk, Prof Gautama mengapresiasi apa yang dilakukan Banyuwangi selama ini. &#8220;Welldone. Selamat buat Banyuwangi. Seharusnya ini bisa menjadi yang terbaik di dunia,&#8221; kata Prof Gautama. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228413</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Direksi Perumda Tugu Tirta Dilantik, DPRD Kota Malang Sebut Tak Hadiri Pelantikan Karena Tidak Diundang</title>
		<link>https://memontum.com/direksi-perumda-tugu-tirta-dilantik-dprd-kota-malang-sebut-tak-hadiri-pelantikan-karena-tidak-diundang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Jul 2024 04:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Dilantik]]></category>
		<category><![CDATA[direksi]]></category>
		<category><![CDATA[diundang]]></category>
		<category><![CDATA[hadiri]]></category>
		<category><![CDATA[karena]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pelantikan]]></category>
		<category><![CDATA[Perumda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=212030</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pelantikan jajaran Direksi Perumda Tugu Tirta kota Malang, yang dilakukan pada Jumat (19/07/2024) kemarin, menyisakan tanya. Itu karena, dalam pelantikan itu tidak didapati sejumlah pimpinan dan anggota DPRD Kota Malang, yang terlihat di lokasi pelantikan. Sekretaris Komisi B DPRD Kota Malang, Arief Wahyudi, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa DPRD Kota Malang tidak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pelantikan jajaran Direksi Perumda Tugu Tirta kota Malang, yang dilakukan pada Jumat (19/07/2024) kemarin, menyisakan tanya. Itu karena, dalam pelantikan itu tidak didapati sejumlah pimpinan dan anggota DPRD Kota Malang, yang terlihat di lokasi pelantikan.</p>



<p>Sekretaris Komisi B DPRD Kota Malang, Arief Wahyudi, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa DPRD Kota Malang tidak diundang dalam pelantikan itu. Bahkan, mulai dari pembentukan Panitia Seleksi (Pansel) jajaran direksi, DPRD juga tidak dilibatkan sama sekali.</p>



<p>“Kami dari DPRD maupun Komisi B yang di sini sebagai mitra kerja dari Perumda Tugu Tirta, tidak ada undangan. Kalau ada undangan, tentunya kami datang dan kalau tidak ada, ya sudah. Bahkan, kami dari pembentukan Pansel, kemudian ada kerja Pansel yang tidak menghasilkan Direktur Teknik (Dirtek) sampai akhirnya membentuk lagi Pansel baru, itu DPRD tidak pernah sama sekali diajak komunikasi,” kata Arief, saat dihubungi pada Sabtu (20/07/2024) tadi.</p>



<p>Arief menambahkan, bahwa dalam pemilihan tersebut, memang menjadi hak prerogatif dari Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. Namun, sangat disayangkan jika kemudian tidak ada komunikasi yang dilakukan, baik secara formal maupun informal.</p>



<p>“Nah, ini tidak ada komunikasi sama sekali terkait dengan ini. Justru yang komunikasi dengan kami, yaitu Plt Dirut Perumda Tugu Tirta, Pak Handi. Pj selama ini tidak pernah berkomunikasi terkait hal itu, bahkan kami tahu kalau ada pelantikan ya dari teman-teman media ini,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dengan ketidakhadiran DPRD dalam pelantikan tersebut, menurut Arief, juga akan berdampak pada kinerja Direksi baru kedepannya. Karena, itu menunjukkan jeleknya komunikasi antara legislatif (DPRD Malang) dan eksekutif (Pemkot Kota Malang).</p>



<p>“Tentu akan mengganggu kinerja ke depan. Kalau terus sepert ini, bisa jadi tidak harmonis kedepannya. Padahal kalau mau membangun Kota Malang harus bersama-sama, saling menghargai, saling menghormati, etika itu kita jaga. Kalau seperti ini, kan kurang baik. Apalagi DPRD ini juga masuk dalam unsur penyelenggaraan pemerintahan di daerah,” jelasnya.</p>



<p>Diakhir, saat disinggung mengenai penambahan penyertaan modal untuk Perumda Tugu Tirta, Arief mengatakan bahwa di dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) murni tahun 2024 ini, memang ada namun tidak banyak.</p>



<p>“Tapi tidak banyak penyertaan modalnya. Kalau di Perubahan Anggaran Keuangan (PAK), kan tidak boleh ada penyertaan modal,” tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengundang jajaran DPRD Kota Malang. Hanya saja, pihaknya tidak mengetahui apa alasan ketidakhadiran dari DPRD Kota Malang tersebut.</p>



<p>“DPRD sudah kita undang dan OPD yang dihadirkan hanya yang terkait ini saja,” imbuh Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">212030</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
