<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>doeloe &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/doeloe/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 26 Sep 2025 08:11:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>doeloe &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kenalkan Makanan Jadul, Wabup Malang Apresiasi Pasar Rakyat Tempoe Doeloe Erwe Sewelas Desa Tirtomoyo</title>
		<link>https://memontum.com/kenalkan-makanan-jadul-wabup-malang-apresiasi-pasar-rakyat-tempoe-doeloe-erwe-sewelas-desa-tirtomoyo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Sep 2025 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[doeloe]]></category>
		<category><![CDATA[jadul]]></category>
		<category><![CDATA[kenalkan]]></category>
		<category><![CDATA[makanan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[sewelas]]></category>
		<category><![CDATA[tempoe]]></category>
		<category><![CDATA[tirtomoyo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226265</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Wakil Bupati (Wabup) Malang, Hj Lathifah Shohib, membuka gelaran Pasar Rakyat Tempoe Doeloe Erwe Sewelas, di Dusun Pulesari, Desa Tirtomoyo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Kamis (25/09/2025) tadi. Dalam sambutannya, dirinya menyampaikan apresiasi kepada warga setempat, yang kompak berpartisipasi dalam menggelar kegiatan bertema &#8216;Nikmati Jajanannya, Nikmati Hiburannya&#8217;. Bahkan, dirinya mengajak seluruh warga untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Wakil Bupati (Wabup) Malang, Hj Lathifah Shohib, membuka gelaran Pasar Rakyat Tempoe Doeloe Erwe Sewelas, di Dusun Pulesari, Desa Tirtomoyo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Kamis (25/09/2025) tadi.</p>



<p>Dalam sambutannya, dirinya menyampaikan apresiasi kepada warga setempat, yang kompak berpartisipasi dalam menggelar kegiatan bertema &#8216;Nikmati Jajanannya, Nikmati Hiburannya&#8217;. Bahkan, dirinya mengajak seluruh warga untuk memeriahkan, mengunjungi dan menggeliatkan kegiatan jual beli pada pasar yang menghadirkan aneka jajanan tradisional jaman dulu (Jadul), yang berakhir pada Minggu (28/09/2025) mendatang.</p>



<p>&#8220;Perdagangan ini juga salah satu yang dicontohkan dan diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW. Di hadapan saya saat ini, ada beragam jajanan atau makanan jadul seperti Gatot, Kucur, Gethuk, Nogosari, Onde-onde dan Tape. Dengan event yang seperti ini sekaligus juga mengenalkan kepada anak-anak kita bahwa makanan dan jajanan nenek moyang kita dulu, adalah seperti ini,&#8221; kata Wabup Malang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Wabup Lathifah juga menambahkan, bahwa makanan kekinian yang disukai anak-anak tetap disiapkan, tetapi tidak meninggalkan makanan hasil olahan yang dikreasi oleh nenek moyang yang nilai gizinya justru lebih bagus. Karena terkadang, mengkonsumsi makanan tanpa mempertimbangkan kebutuhan tubuh sehingga melahirkan penyakit-penyakit yang tidak diinginkan.</p>



<p>&#8220;Mudah-mudahan kegiatan ini benar-benar dapat meningkatkan perekonomian bagi masyarakat Pulesari dan sekitarnya. Sehingga tidak hanya bermanfaat untuk masyarakat yang tinggal di sini saja melainkan juga memberikan dampak manfaat untuk masyarakat yang ada di sekitar Desa Tirtomoyo ini. Alhamdulillah bapak presiden kita dan pemerintah telah mengoptimalisasi UMKM dengan memberikan berbagai macam program, bantuan makanan pokok dan gerakan pangan murah atau pasar murah yang digelar Pemerintah Kabupaten Malang,&#8221; tambah Wabup Lathifah. <strong>(pro/mlg/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226265</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wabup Malang Apresiasi Gelaran Pasar Rakyat Terongdowo Tempo Doeloe</title>
		<link>https://memontum.com/wabup-malang-apresiasi-gelaran-pasar-rakyat-terongdowo-tempo-doeloe</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Sep 2025 10:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[doeloe]]></category>
		<category><![CDATA[gelaran]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[terongdowo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225757</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Wakil Bupati Malang, Hj Lathifah Shohib, secara resmi membuka Pasar Rakyat Terongdowo Tempo Doeloe yang digelar di Dusun Terongdowo, Desa Tirtomoyo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jumat (05/09/2025) tadi. Acara yang berlangsung meriah, ini turut dihadiri Camat Pakis beserta jajaran Forkopimcam, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga yang antusias menyaksikan pembukaan. “Atas nama [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Wakil Bupati Malang, Hj Lathifah Shohib, secara resmi membuka Pasar Rakyat Terongdowo Tempo Doeloe yang digelar di Dusun Terongdowo, Desa Tirtomoyo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jumat (05/09/2025) tadi. Acara yang berlangsung meriah, ini turut dihadiri Camat Pakis beserta jajaran Forkopimcam, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga yang antusias menyaksikan pembukaan.</p>



<p>“Atas nama Pemerintah Kabupaten Malang, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan ini,” ujar Wabup Lathifah.</p>



<p>Wabup Lathifah menegaskan, bahwa penyelenggaraan pasar rakyat ini bukan hanya menjadi wadah perputaran ekonomi bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Melainkan, juga menjadi ruang kebersamaan dalam mempererat tali silaturahmi antar warga.</p>



<p>“Saya berharap, event ini mampu meningkatkan perekonomian masyarakat lokal sekaligus memberikan peluang yang lebih luas bagi para pelaku usaha untuk berkembang dan berinovasi,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya menyampaikan, bahwa tema &#8216;Tempo Doeloe&#8217; yang diusung dalam acara ini, menjadi pengingat pentingnya mengenang sekaligus menghargai warisan leluhur. “Tradisi dan nilai-nilai luhur yang kita warisi dapat menjadi inspirasi dalam membangun masa depan yang lebih baik, penuh semangat kebersamaan dan berkelanjutan,” imbuhnya.</p>



<p>Tidak hanya itu, Wabup Lathifah juga mengajak masyarakat untuk menjaga keberlangsungan kegiatan positif semacam ini agar bisa terus menjadi agenda tahunan. “Kalau kita konsisten menggelar acara seperti ini, saya yakin Desa Tirtomoyo akan semakin dikenal. Tidak hanya di Kabupaten Malang, tetapi juga bisa menarik perhatian wisatawan dari luar daerah,” urainya.</p>



<p>Wabup Lathifah pun berharap, Pasar Rakyat Terongdowo dapat tumbuh menjadi magnet ekonomi sekaligus destinasi wisata berbasis budaya lokal. “Inilah wujud kemandirian desa. Dimana masyarakat mampu menggali potensi dan mengolahnya menjadi daya tarik yang bermanfaat bagi semua,” tambahnya. <strong>(pro/mlg/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225757</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringatan HUT RI, Tanggul Tempoe Doeloe Suguhkan Nostalgia Budaya Masa Lalu dan Sentuhan Kekinian</title>
		<link>https://memontum.com/peringatan-hut-ri-tanggul-tempoe-doeloe-suguhkan-nostalgia-budaya-masa-lalu-dan-sentuhan-kekinian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Jul 2025 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[doeloe]]></category>
		<category><![CDATA[kekinian]]></category>
		<category><![CDATA[nostalgia,]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[sentuhan]]></category>
		<category><![CDATA[suguhkan]]></category>
		<category><![CDATA[Tanggul]]></category>
		<category><![CDATA[tempoe]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224344</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember bersama masyarakat sangat antusias sambut Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Bahkan, berbagai kegiatan telah dilakukan, yang salah satunya bertajuk &#8216;Tanggul Tempo Doeloe&#8217; yang diselenggarakan oleh jajaran Kecamatan Tanggul dan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 25 hingga 27 Juli 2025. Kegiatan tersebut, tidak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember bersama masyarakat sangat antusias sambut Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Bahkan, berbagai kegiatan telah dilakukan, yang salah satunya bertajuk &#8216;Tanggul Tempo Doeloe&#8217; yang diselenggarakan oleh jajaran Kecamatan Tanggul dan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 25 hingga 27 Juli 2025.</p>



<p>Kegiatan tersebut, tidak hanya menjadi bentuk penghormatan atas perjuangan para pahlawan. Namun, juga mengajak masyarakat untuk bernostalgia menikmati suasana budaya masa lampau dengan sentuhan kekinian.</p>



<p>Acara yang digelar di Alun-Alun Kecamatan Tanggul, itu menyuguhkan berbagai pertunjukan seni tradisional dan permainan rakyat yang membangkitkan kenangan masa kecil. Termasuk, mendorong geliat ekonomi lokal melalui bazar makanan dan jajanan jadul.</p>



<p>Tercatat, ada sejumlah kegiatan yang dilaksanakan. Mulai Pencak Silat, Tari Ganongan, Tari Celeng, Tari Leak dan Jaranan, yang akan digelar Jumat (25/07/2025) tadi. Kemudian, menyusul Reog &amp; Ganongan, Kreasi Pecut, Can Macanan, Tari Leak, Tari Jaok/Yakso, Janger Campursari LKJ, Tari Jaran Goyang, Tari Margoati dan Janger Berdendang, yang akan digelar Sabtu (26/07/2025) besok. Di hari penutup, ada perlombaan permainan rakyat, senam bersama dengan kostum tempo dulu dan puncak perayaan kemerdekaan, Minggu (27/07/2025) lusa.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam serangkaian itu, tidak hanya penampilan seni, namun daya tarik utama dari Tanggul Tempo Doeloe adalah atmosfer tempo dulu yang dihadirkan secara menyeluruh. Para peserta, pelaku seni hingga pengunjung, turut mengenakan busana jadul. Hadir pula aneka permainan anak tradisional dan berbagai kuliner khas masa lalu, yang semakin menambah nuansa nostalgia.</p>



<p>Camat Tanggul, Hanifah, menyampaikan bahwa Tanggul Tempo Doeloe adalah bentuk penghormatan kepada sejarah dan budaya. Selain mengenang perjuangan para pendahulu, acara ini juga mendorong keterlibatan masyarakat dalam melestarikan nilai-nilai lokal.</p>



<p>&#8220;Kami bersyukur, antusiasme warga sangat tinggi. Dari target 200 pengunjung, tercatat lebih dari 300 orang hadir di hari pertama. Ini membuktikan, bahwa masyarakat rindu dengan suasana kebersamaan khas zaman dulu,&#8221; katanya, Jumat (25/07/2025) tadi.</p>



<p>Acara ini, merupakan yang perdana dan telah dirancang sejak tahun lalu. Rencananya, bakal menjadi agenda tahunan Kecamatan Tanggul dalam memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, dengan cara yang unik dan membumi. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224344</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringati HJL, Bupati Lamongan Buka Lamongan Tempo Doeloe 2025</title>
		<link>https://memontum.com/peringati-hjl-bupati-lamongan-buka-lamongan-tempo-doeloe-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Jun 2025 13:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[doeloe]]></category>
		<category><![CDATA[peringati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223216</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, resmi membuka event Lamongan Tempo Doeloe (LTD) tahun 2025 di kawasan Gadjah Mada, Rabu (18/06/2025) sore. Sebagai kegiatan rutin tahunan sekaligus rangkaian Hari Jadi Lamongan (HJL), LTD dijadikan sebagai acuan dalam membangkitkan pertumbuhan ekonomi Lamongan hingga spirit pembangunan yang maju dalam hal apapun. &#8220;LTD kita gelar sebagai rangkaian [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, resmi membuka event Lamongan Tempo Doeloe (LTD) tahun 2025 di kawasan Gadjah Mada, Rabu (18/06/2025) sore. Sebagai kegiatan rutin tahunan sekaligus rangkaian Hari Jadi Lamongan (HJL), LTD dijadikan sebagai acuan dalam membangkitkan pertumbuhan ekonomi Lamongan hingga spirit pembangunan yang maju dalam hal apapun.</p>



<p>&#8220;LTD kita gelar sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Lamongan. Saya melihat luar biasa sekali tampilan seluruh stand bernuansa tempo doeloe dan tentu partisipasi masyarakat yang hadir dan bergaya tempo doeloe,&#8221; kata Bupati Yuhronur, saat memberikan sambutan pembukaan dalam Bahasa Jawa.</p>



<p>Pada upaya membangkitkan pertumbuhan ekonomi, lanjutnya, LTD menjadi wadah menampilkan produk-produk unggulan dari UMKM binaan Pemerintah Kabupaten Lamongan. Terlebih, UMKM Lamongan tidak hanya menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat, melainkan juga berkontribusi signifikan pada pemulihan ekonomi, terutama pasca pandemi.</p>



<p>UMKM Lamongan terus menunjukkan kemajuan signifikan. Sebanyak 11 produk UMKM lolos kurasi di berbagai pameran bergengsi dan enam produk UMKM berhasil tembus business matching dengan mitra dari Hong Kong dan 10 produk UMKM lokal telah dipasarkan melalui jaringan ritel nasional Alfamart.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bahkan, komitmennya untuk mendorong ekosistem UMKM lebih kokoh, Bupati Yuhronur Efendi, telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) yang mengimbau seluruh instansi pemerintah dan sektor swasta untuk memprioritaskan penggunaan produk UMKM lokal</p>



<p>Sedangkan desain ala tempo doeloe pada masing-masing stan membuktikan bahwa Kabupaten Lamongan sudah mencapai masa kejayaan sejak era kerajaan, Wali Songo, hingga kolonial. Capaian tersebut, harus dijadikan acuan dalam melaksanakan pembangunan saat ini. Terutama, dalam mewujudkan Lamongan yang lebih baik lagi.</p>



<p>Dilaporkan oleh Sekretaris Daerah Lamongan, Nalikan, pada LTD tahun ini ada 125 stan. Sebanyak 93 diantara adalah stan bernuansa tempo doeloe yang terdiri dari OPD, BUMN, BUMD, Perbankan, hingga swasta dan 32 stan bazar UMKM atau pasar rakyat.</p>



<p>Pelaksanaan sendiri, digelar selama empat hari berturut-turut mulai pukul 15.00 hingga 22.00. Sementara LTD sendiri akan menghadirkan musik tradisional, dangdut lawas, kuliner lawas, keroncong, dolanan anak, nuansa jadoel, barang antik, campur sari dan pasar rakyat. <strong>(kom/son/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223216</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
