<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>dokter hewan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/dokter-hewan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 23 Apr 2021 14:44:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>dokter hewan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pemkab Banyuwangi Beri Layanan Pemeriksaan Kesehatan Hewan Ternak Gratis</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-banyuwangi-beri-layanan-pemeriksaan-kesehatan-hewan-ternak-gratis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Mar 2021 06:52:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Ambulan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Kemiren]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[dokter hewan]]></category>
		<category><![CDATA[gratis]]></category>
		<category><![CDATA[Ipuk Fiestiandani]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kucing]]></category>
		<category><![CDATA[Layanan Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Memontum.com]]></category>
		<category><![CDATA[pasar hewan]]></category>
		<category><![CDATA[pelayanan kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[Peternak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=136832</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi – Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi membuka pelayanan kesehatan keliling untuk hewan ternak. Secara rutin, tim dokter hewan dan tenaga kesehatan dari pusat kesehatan hewan (puskeswan) berkeliling ke berbagai wilayah untuk memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis kepada hewan ternak milik warga. “Program ini bertujuan untuk mendekatkan pelayanan dan meningkatkan status kesehatan hewan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> – Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi membuka pelayanan kesehatan keliling untuk hewan ternak. Secara rutin, tim dokter hewan dan tenaga kesehatan dari pusat kesehatan hewan (puskeswan) berkeliling ke berbagai wilayah untuk memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis kepada hewan ternak milik warga.</p>



<p>“Program ini bertujuan untuk mendekatkan pelayanan dan meningkatkan status kesehatan hewan ternak di Banyuwangi. Agar mereka bisa bereproduksi dan berproduksi secara maksimal. Target tahun ini kami bisa melayani 10 ribu hewan ternak besar, seperti sapi dan kambing,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi, Arief Setyawan, Minggu (14/03/2021).</p>



<p>Dalam pelaksanaannya, tim keliling ke lokasi peternakan maupun tempat permukiman warga di desa-desa menggunakan mobil ambulans khusus ternak yang telah disiapkan oleh Pemkab Banyuwangi.</p>



<p>Mobil ambulans tersebut dilengkapi dengan berbagai peralatan kesehatan khusus ternak. Seperti mikroskop, kamar hitung, alat pemeriksa berat jenis susu (laktodensimeter), hingga Ultrasonografi (USG) untuk sapi dan ternak kecil.</p>



<p>Dengan berbagai peralatan itu, tim akan melakukan pemeriksaan kesehatan secara terpadu, dilanjutkan pemberian vitamin, obat cacing, mineral, hingga tindakan pengobatan jika memang ditemukan hewan ternak yang sakit.</p>



<p>Bagi hewan yang bisa ditangani di lokasi, terang Arief, akan langsung ditangani oleh dokter hewan dan petugas medis di tempat. Bagi hewan yang membutuhkan penanganan medis lebih lanjut, akan langsung dibawa ke klinik hewan setelah mendapat penanganan awal.</p>



<p>“Layanan ini gratis. Warga cukup membawa hewan ternaknya ke lokasi pelayanan yang telah diumumkan sehari sebelumnya oleh petugas. Jadwalnya kami bikin fleksibel asalkan dalam setahun bisa mencapai 10 ribu ekor ternak. Jadi bisa seminggu atau dua minggu sekali,” ujar Arief.</p>



<p>Tak hanya ke desa-desa, layanan ini juga rutin keliling ke pasar-pasar hewan secara bergilir.</p>



<p><strong><a href="https://memontum.com/135968-desa-kemiren-banyuwangi-terima-sertifikasi-desa-wisata-berkelanjutan-dari-menparekraf#ixzz6p4BaqtBe" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Baca Juga : Desa Kemiren Banyuwangi Terima Sertifikasi Desa Wisata Berkelanjutan dari Menparekraf</a></strong></p>



<p>“Kalau ini dilakukan rutin setiap minggu untuk monitoring kejadian penyakit di lapangan. Kita kan tahu mobilitas ternak di pasar itu sangat tinggi sehingga pemeriksaannya harus lebih intensif dan rutin,” terang Arief.</p>



<p>Selain itu, layanan ini menjangkau sasaran yang lebih luas. Tidak hanya hewan ternak, tapi juga hewan peliharaan seperti kucing, anjing, iguana, dan lainnya.</p>



<p>Ditambahkannya, selain kegiatan keliling, pemeriksaan kesehatan gratis ini juga melayani panggilan via telepon bagi warga yang hewan ternaknya sakit. “Kami juga punya tim dokter hewan dan tenaga kesehatan di kecamatan-kecamatan yang siap on call,” terang Arief.</p>



<p>Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meminta layanan kesehatan hewan keliling itu terus ditingkatkan. Ipuk berharap, dengan layanan jemput bola ini penanganan kesehatan terhadap hewan ternak tertangani semakin cepat dan tepat, untuk menekan kerugian yang dialami peternak.</p>



<p>&#8220;Apabila masalah kesehatan hewan ternak bisa segera diatasi, maka akan menghindari kerugian yang lebih besar bagi peternak,&#8221; kata Ipuk.</p>



<p>Ipuk sendiri sempat meninjau kegiatan layanan keliling tersebut di Desa Kalipait, Kecamatan Tegaldlimo pada 11 Maret 2021 lalu. Saat itu, sebanyak 100 sapi milik warga mendapatkan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis oleh petugas. &#8220;Ini pelayanan yang bagus, dan kami sangat terbantu. Dengan layanan rutin ini, ternak tidak harus sakit dahulu baru diperiksa. Kami juga langsung bisa konsultasi terntang ternak kami dengan petugas kesehatan,&#8221; ujar Mardiyanto, salah satu peternak sapi asal Desa Kalipait. <strong>(Kom/ras/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">136832</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Medik Veteriner Berprestasi Raih Penghargaan dari Disnak Provinsi Jatim</title>
		<link>https://memontum.com/medik-veteriner-berprestasi-raih-penghargaan-dari-disnak-provinsi-jatim</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Nov 2017 14:07:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[dokter hewan]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/6789-medik-veteriner-berprestasi-raih-penghargaan-dari-disnak-provinsi-jatim</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar &#8212; Medik Veteriner (Dokter Hewan) merupakan penyelenggaraan kegiatan praktek kedokteran hewan. Kegiatan ini meliputi pelayanan jasa yang berkaitan dengan kompetisi dokter hewan yang diberikan masyarakat dalam rangka penyelenggaraan praktek kedokteran hewan. Pelayanan yang dilakukan bisa berupa pelayanan aktif atau house call (menerima panggilan.red) maupun pelayanan pasif, yaitu pasien atau peternak datang ke tempat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Blitar </strong>&#8212; Medik Veteriner (Dokter Hewan) merupakan penyelenggaraan kegiatan praktek kedokteran hewan. Kegiatan ini meliputi pelayanan jasa yang berkaitan dengan kompetisi dokter hewan yang diberikan masyarakat dalam rangka penyelenggaraan praktek kedokteran hewan. Pelayanan yang dilakukan bisa berupa pelayanan aktif atau house call (menerima panggilan.red) maupun pelayanan pasif, yaitu pasien atau peternak datang ke tempat praktek dokter hewan tersebut. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Peternakan Dan Perikanan Kabupaten Blitar, Mashudi.</p>
<p>Kepala Dinas Peternakan Dan Perikanan Kabupaten Blitar, Mashudi mengatakan, sebagai salah satu bentuk apresiasi terhadap pelayanan kepada masyarakat, Dinas Peternakan Propinsi Jawa Timur mengadakan Lomba Medik Veteriner (Dokter Hewan) kategori Dokter Hewan Puskeswan.</p>
<p>“Penilaian Lomba Medik Veteriner ini antara lain meliputi, kelengkapan keadministrasiannya (berupa data-data pelayanan, peta situasi penyakit, pelaporan), metode pelayanan di masyarakat berupa pelayanan di lapangan, baik secara aktif maupun semi aktif, penyampaian visi dan misi, dan lain-lain”, kata Mashudi, Kamis (16/11/2017).</p>
<p>Lebih lanjut Mashudi menyampaikan, pada kegiatan lomba Medik Veteriner (Dokter Hewan) kategori dokter hewan pengelola puskeswan tersebut, Dinas Peternakan Dan Perikanan Kabupaten Blitar berpartisipasi dengan mengirimkan Dokter Hewan Binti Khopsoh dari Puskeswan Srengat untuk mewakili Kabupaten Blitar.</p>
<p>“Drh. Binti Khopsoh merupakan tenaga harian lepas dari Direktorat Jendral Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementrian Pertanian sejak tahun 2007”, jelas Mashudi. Dia menambahkan, Binti Khopsoh telah mengelola puskeswan di beberapa tempat sejak saat ditugasi sebagai THL Selain itu dia juga sebagai Master Trainer Nasional pada kegiatan PVUK (Petugas Veteriner Unggas Komersial), dan lain-lain.</p>
<p>Setelah melalui beberapa penilaian, akhirnya Drh. Binti Khopsoh mendapat penghargaan sebagai Juara ke III tingkat Propinsi Jawa Timur. Penghargaan tersebut telah diterimanya pada saat upacara memperingati Hari Ulang Tahun Jawa Timur ke 72 di Gedung DPRD Propinsi Jawa Timur yang beralamatkan di Jalan Indrapura, Nomor 1, Surabaya beberapa waktu yang lalu.</p>
<p>Sementara Drh. Binti Khopsoh menyampaikan, penghargaan ini sebagai pemacu semangat untuk lebih baik lagi dalam melayani masyarakat. Bahkan Binti Khopsoh juga mendedikasikan penghargaan ini untuk Dinas Peternakan Dan Perikanan Kabupaten Blitar dan juga untuk masyarakat kabupaten Blitar.</p>
<p>“Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Dinas Peternakan Dan Perikanan Kabupaten Blitar dan juga masyarakat yang telah mempercayai saya sebagai Dokter Hewan di Puskeswan Srengat”, tandas Drh. Binti Khopsoh. <strong>(jar/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">6789</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
