<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>domestik &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/domestik/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 25 Mar 2025 12:21:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>domestik &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Jaga Daya Beli dan Dorong Konsumsi Domestik, Pemerintah Beri Diskon 50 Persen untuk Rumah Tangga</title>
		<link>https://memontum.com/jaga-daya-beli-dan-dorong-konsumsi-domestik-pemerintah-beri-diskon-50-persen-untuk-rumah-tangga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Mar 2025 13:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Diskon]]></category>
		<category><![CDATA[domestik]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[konsumsi,]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[persen]]></category>
		<category><![CDATA[tangga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220596</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jakarta &#8211; Pemerintah memberikan insentif berupa diskon tarif listrik sebesar 50 persen kepada pelanggan rumah tangga dengan daya listrik hingga 2.200 VA, sepanjang Januari hingga Februari 2025. Kebijakan ini, merupakan bagian dari langkah strategis untuk menjaga daya beli masyarakat dan mendorong konsumsi domestik. Selama periode tersebut, jumlah pelanggan yang menerima manfaat diskon listrik tercatat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jakarta</strong> &#8211; Pemerintah memberikan insentif berupa diskon tarif listrik sebesar 50 persen kepada pelanggan rumah tangga dengan daya listrik hingga 2.200 VA, sepanjang Januari hingga Februari 2025. Kebijakan ini, merupakan bagian dari langkah strategis untuk menjaga daya beli masyarakat dan mendorong konsumsi domestik.</p>



<p>Selama periode tersebut, jumlah pelanggan yang menerima manfaat diskon listrik tercatat mencapai 71,1 juta pelanggan pada Januari dan 64,8 juta pelanggan pada Februari. Realisasi sementara anggaran untuk kebijakan ini, mencapai Rp13,6 triliun. Bantuan ini, menyasar langsung rumah tangga yang rentan terhadap tekanan ekonomi, khususnya dalam menghadapi ketidakpastian global.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati, menjelaskan bahwa kebijakan ini turut berkontribusi pada stabilitas harga, khususnya dalam kelompok barang dan jasa yang diatur pemerintah. “Kebijakan ini berkontribusi terhadap turunnya inflasi administered price (inflasi terhadap barang-barang yang harganya diatur oleh pemerintah), sehingga secara keseluruhan inflasi Indonesia terkendali di angka yang rendah,” kata Menkeu, Senin (24/03/2025) tadi.</p>



<p>Inflasi yang rendah dan stabil, ujarnya, menjadi fondasi penting bagi kesinambungan pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan terjaganya harga barang kebutuhan pokok dan energi, masyarakat memiliki ruang lebih untuk melakukan konsumsi, yang pada gilirannya memperkuat aktivitas perekonomian di berbagai sektor.</p>



<p>“Ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk melindungi daya beli masyarakat. Semoga dengan konsumsi masyarakat terjaga, momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia juga bisa terus berjalan,” tambah Menkeu. <strong>(kom/kue/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220596</post-id>	</item>
		<item>
		<title>209 Penikmat Cerutu Domestik dan Mancanegara Hadiri Malam Puncak Jember Kota Cerutu Indonesia</title>
		<link>https://memontum.com/209-penikmat-cerutu-domestik-dan-mancanegara-hadiri-malam-puncak-jember-kota-cerutu-indonesia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Jul 2023 16:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[cerutu]]></category>
		<category><![CDATA[domestik]]></category>
		<category><![CDATA[hadiri]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[malam]]></category>
		<category><![CDATA[Mancanegara]]></category>
		<category><![CDATA[penikmat]]></category>
		<category><![CDATA[puncak]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194080</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Festival Jember Kota Cerutu Indonesia (JKCI) Ke-5 tahun 2023 diselenggarakan selama sebulan penuh, yakni mulai 1 Juli hingga 31 Juli 2023. Pada malam puncak JKCI kali ini, digelar di Pendopo Wahyawibawagraha, Sabtu ( 22/07/2023) malam. Acara tersebut, turut dihadiri oleh para pejabat Pemkab Jember, perwakilan Kementerian Luar Negeri, sektor swasta serta penikmat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Festival Jember Kota Cerutu Indonesia (JKCI) Ke-5 tahun 2023 diselenggarakan selama sebulan penuh, yakni mulai 1 Juli hingga 31 Juli 2023. Pada malam puncak JKCI kali ini, digelar di Pendopo Wahyawibawagraha, Sabtu ( 22/07/2023) malam. Acara tersebut, turut dihadiri oleh para pejabat Pemkab Jember, perwakilan Kementerian Luar Negeri, sektor swasta serta penikmat cerutu dari dalam dan luar negeri.</p>



<p>Ketua Penyelenggara JKCI, Febrian Ananta Kahar, menyampaikan bahwa JKCI Ke 5 ini bertemakan &#8216;Jember Keren atau Jember Awesome&#8217; dan diikuti oleh peserta dari berbagai negara. Peserta sendiri, tidak hanya diarahkan untuk membeli cerutu berbahan tembakau unggulan Kabupaten Jember, namun juga diarahkan untuk berwisata.</p>



<p>&#8220;Para tamu kami suguhkan wisata tembakau Jember. Mereka ditunjukkan bagaimana tembakau itu diproses hingga menjadi cerutu yang berkualitas dunia, yang dimiliki Jember,” kata Febrian.</p>



<p>Febrian menerangkan, jumlah tamu yang sudah hadir pada JKCI 2023 sebanyak 209 orang. Terdiri, dari domestik 109 orang dan mancanegara 71 orang dari berbagai negara. Diantaranya, seperti Singapura, Belanda, Argentina, Kamboja, China, Lebanon, Spanyol, Korea Selatan, Malaysia dan Maroko. Dubes negara sahabat, sektor swasta, pengusaha, penikmat cerutu dari dalam dan luar negeri.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Bupati Jember, Hendy Siswanto, menyampaikan Pemerintah Republik Indonesia pada tahun 2019 telah menetapkan Jember Kota Cerutu Indonesia, mendampingi Jember Kota Karnaval Dunia dan Jember Kota Robusta Indonesia. Dirinya menegaskan, Festival JKCI paten dimiliki Kabupaten Jember.</p>



<p>Sementara dari data Balai Pengujian Sertifikasi Barang dan Lembaga Tembakau (BPSMB-LT) Provinsi Jawa Timur, sampai saat ini tembakau Indonesia memasok 37 persen untuk kebutuhan produsen cerutu dunia. Dimana 25 persen di antaranya adalah tembakau dari Jember. “Selain itu, melalui JKCI ini juga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian dan mendorong kunjungan wisata ke Jember,” jelasnya.</p>



<p>Malam puncak JKCI Ke 5 ini, juga dihadiri Direktur Diplomasi Publik Kemenlu RI, Yusron B Ambary. Dirinya menyampaikan, jika pada 2022 nilai ekspor global produk cerutu mengalami penurunan 25 persen, demand lebih tinggi daripada supply. Hal itu, dikarenakan salah satunya Kuba sebagai penghasil cerutu mengalami pasang surut produksi terutama pada masa pandemi.</p>



<p>“Sayangnya setelah pandemi selesai, pemulihan industri cerutu Kuba masih terbebani dengan isu logistik serta ancaman perubahan iklim,” katanya. Situasi tersebut, memunculkan ketidakseimbangan antara demand dan supply cerutu dunia. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194080</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
