<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Donomulyo &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/donomulyo/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 13 Dec 2024 12:42:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Donomulyo &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bupati Malang Tinjau Longsor di Jalan Lintas Selatan Kelok Sembilan Donomulyo</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-malang-tinjau-longsor-di-jalan-lintas-selatan-kelok-sembilan-donomulyo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Dec 2024 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Donomulyo]]></category>
		<category><![CDATA[lintas]]></category>
		<category><![CDATA[longsor]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[selatan]]></category>
		<category><![CDATA[sembilan]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=217536</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, meninjau Jalan Longsor di Jalur Lintas Selatan (JLS) tepatnya di Jalur Kelok Sembilan, Desa Sumberoto, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang, Kamis (12/12/2024) tadi. Diketahui, bahwa badan jalan JLS yang masuk di wilayah Dusun Panggungwaru, Desa Sumberoto, Kecamatan Donomulyo, mengalami longsor pada Rabu (11/12/2024) kemarin. Peristiwa ini, terjadi tepatnya di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, meninjau Jalan Longsor di Jalur Lintas Selatan (JLS) tepatnya di Jalur Kelok Sembilan, Desa Sumberoto, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang, Kamis (12/12/2024) tadi. Diketahui, bahwa badan jalan JLS yang masuk di wilayah Dusun Panggungwaru, Desa Sumberoto, Kecamatan Donomulyo, mengalami longsor pada Rabu (11/12/2024) kemarin.</p>



<p>Peristiwa ini, terjadi tepatnya di Jalur Kelok Sembilan, atau tidak jauh dari perbatasan Malang-Blitar. Badan jalan yang mengalami longsor ini, terjadi akibat hujan dengan intensitas sedang sejak Selasa (10/12/2024) sore hingga Rabu (11/12/2024) dini hari. Akibatnya, ruas jalan JLS Kelok Sembilan mengalami kerusakan parah, yakni retak, longsor dan putus sepanjang kurang lebih 50 meter.</p>



<p>“Jalan inikan sebenarnya merupakan jalan penghubung JLS antara Malang dan Blitar, tetapi karena jalan di Blitar masih belum di proses, akhirnya jalan ini digunakan untuk kegiatan para petani,” kata Bupati Malang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya berharap, akan ada penanganan khusus dan tepat. Sehingga, jalan ini dapat berfungsi kembali di Kabupaten Malang.</p>



<p>Pengawas Pemeliharaan Kontraktor Penanganan JLS, Umar Syahroni, menjelaskan bahwa bencana tanah longsor ini terjadi karena derasnya air hujan yang mengakibatkan tanah di lapisan bawah jenuh dan mengakibatkan bergesernya tanah lapisan bawah. &#8220;Sementara untuk penanganannya, kami akan melaksanakan uji terlebih dahulu dengan media pengeboran untuk menentukan kedalaman tanah yang keras. Pengujian ini harus dilakukan karena tidak bisa langsung memperbaiki, namun harus melakukan pengujian tanah step by step untuk pengerjaannya,&#8221; kata Umar Syahroni.</p>



<p>Sedangan untuk proses menyambungan jalan ini, ujarnya, diperkirakan akan selesai sekitar 3 sampai 4 hari pengerjaan sudah bisa dilalui lagi. Sedangkan untuk penanganannya, akan menunggu sampai hasil uji tanahnya selesai.</p>



<p>“Hasil uji tanah ini yang nanti akan kita bawa untuk menangani masalah tanah bergeser, yang mengakibatkan longsor ini,” ucap Umar Syahroni. <strong>(pro/mlg/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">217536</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cegah Stunting, Bupati Malang Bagikan Paket Nutrisi pada Masyarakat Pantai Donomulyo</title>
		<link>https://memontum.com/cegah-stunting-bupati-malang-bagikan-paket-nutrisi-pada-masyarakat-pantai-donomulyo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Oct 2023 09:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bagikan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Donomulyo]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[nutrisi]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=199843</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi secara simbolis menyerahkan bantuan paket nutrisi kepada warga di Pantai Ngliyep, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang, Minggu (15/10/2023) pagi. Paket yang diberikan tersebut, adalah bantuan Coorporate Social Responsibility (CSR) PT Indomarco Pristama bersama Danone Specialized Nutrition Indonesia (Danone SN Indonesia) melalui Bebelac dalam rangka cegah stunting atau kekurangan gizi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi secara simbolis menyerahkan bantuan paket nutrisi kepada warga di Pantai Ngliyep, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang, Minggu (15/10/2023) pagi. Paket yang diberikan tersebut, adalah bantuan Coorporate Social Responsibility (CSR) PT Indomarco Pristama bersama Danone Specialized Nutrition Indonesia (Danone SN Indonesia) melalui Bebelac dalam rangka cegah stunting atau kekurangan gizi pada anak-anak di Kabupaten Malang.</p>



<p>Dalam pelaksanaan itu, turut hadir Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto, beserta Forkopimda Kabupaten Malang. Hadir pula, Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, jajaran Kepala OPD Kabupaten Malang serta Camat dan Forkopimcam Donomulyo.</p>



<p>&#8220;Atas nama pribadi maupun Pemerintah Kabupaten Malang, kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada PT Indomarco Prismatama dan seluruh pihak yang telah memberikan perhatian terhadap pemenuhan kebutuhan nutrisi dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Malang. Khususnya, di Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo,&#8221; kata Bupati Sanusi.</p>



<p>Dirinya berharap, kepedulian ini dapat menjadi solusi terhadap upaya peningkatan indeks kualitas hidup juga sumber daya manusia. Sebagaimana program pengentasan stunting, yang terus didorong oleh Pemerintah Kabupaten Malang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Sebagaimana kita ketahui bersama, eksekusi Program CSR melalui gerakan Indomaret Peduli dan Berbagi pada kesempatan ini, merupakan salah satu langkah simbolik dalam rangka pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi masyarakat di Kabupaten Malang,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Seperti diketahui, masyarakat pesisir Malang Selatan, pada dasarnya memiliki keunikan tersendiri. Selama ini, mereka banyak bergantung pada sumber daya laut sebagai sumber mata pencaharian utama dan memiliki hubungan yang erat dengan lingkungan sekitar. Namun di sisi lain, keberlanjutan dan kesejahteraan masyarakat tersebut seringkali terganggu oleh perubahan lingkungan. Termasuk, permasalahan lain seperti kurangnya akses terhadap pemenuhan kebutuhan pangan bergizi.</p>



<p>&#8220;Oleh karena itu, melalui kegiatan CSR Indomaret Peduli dan Berbagi ini, mari kita memperkuat komitmen bersama untuk memenuhi dan meningkatkan nutrisi bagi masyarakat. Peningkatan nutrisi ini sendiri merupakan suatu langkah penting dalam memastikan kualitas hidup yang lebih baik bagi generasi mendatang. Mudah-mudahan, kegiatan ini dapat menjadi contoh inspiratif bagi perusahaan lain untuk berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Malang,&#8221; imbuh Bupati Malang. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">199843</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Buka Gebyar HUT Ke-18 Himpaudi Donomulyo, Bupati Malang Tegaskan Pentingnya Pendidikan Anak</title>
		<link>https://memontum.com/buka-gebyar-hut-ke-18-himpaudi-donomulyo-bupati-malang-tegaskan-pentingnya-pendidikan-anak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Sep 2023 05:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Donomulyo]]></category>
		<category><![CDATA[gebyar]]></category>
		<category><![CDATA[Himpaudi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pentingnya]]></category>
		<category><![CDATA[tegaskan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=198337</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Anak bagaikan selembar kertas putih yang belum tercoret apapun. Oleh karena itu, peran orang tua dan guru sangat penting untuk memberikan pendidikan yang terbaik. Hal itu, ditegaskan oleh Bupati Malang, Sanusi, saat membuka Gebyar HUT Ke-18 Himpaudi Tingkat Kecamatan Donomulyo, di Kolam Renang Pujangga, Desa Purworejo, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang, Sabtu (16/09/2023) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Malang</strong> &#8211; Anak bagaikan selembar kertas putih yang belum tercoret apapun. Oleh karena itu, peran orang tua dan guru sangat penting untuk memberikan pendidikan yang terbaik. Hal itu, ditegaskan oleh Bupati Malang, Sanusi, saat membuka Gebyar HUT Ke-18 Himpaudi Tingkat Kecamatan Donomulyo, di Kolam Renang Pujangga, Desa Purworejo, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang, Sabtu (16/09/2023) pagi.</p>



<p>Turut memeriahkan acara tersebut, diantaranya Bunda PAUD Kabupaten Malang, Hj Anis Zaidah Sanusi, perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Camat dan Forkopimcam Donomulyo serta kurang lebih 619 anak yang didampingi oleh orang tua atau wali murid dan para guru dari lembaga PAUD, KB dan Satuan PAUD Sejenis (SPS) se Kecamatan Donomulyo. Adapun rangkaian acara, terdiri dari senam bersama yang penampilan tari oleh anak didik PAUD, makan roti dan minum susu bersama serta corat-coret bebas bermakna.</p>



<p>&#8220;Anak-anak usia dini merupakan generasi penerus yang berperan penting dalam menentukan kemajuan Indonesia di masa depan,&#8221; kata Bupati Sanusi.</p>



<p>Menurutnya, generasi muda juga memiliki tanggung jawab untuk memajukan peradaban bangsa. Sebab, Indonesia dapat terus melaju apabila sumber daya manusianya memiliki karakter tangguh dan unggul. Dimana, hal ini dapat dibentuk dan diajarkan, salah satunya melalui pendidikan anak usia dini.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Dalam hal ini, pendidikan anak usia dini sangat bergantung pada peran orang tua. Utamanya ibu, serta para guru dan pendidik di sekolah. Sebagaimana kertas putih yang masih kosong dan belum tercoret apapun,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Bupati Malang menggambarkan, bahwa seorang anak terlahir ke dunia dalam keadaan yang masih suci. Maka apabila sejak dini mereka sudah mendapatkan pendidikan dasar yang baik, hal ini akan berlanjut baik pula terhadap tahap pembelajaran yang lebih tinggi, seperti SD, SMP, SMA dan seterusnya.</p>



<p>&#8220;Saya berharap kepada seluruh pihak yang bergerak di bidang pendidikan anak usia dini, agar dapat melaksanakannya dengan penuh ketulusan. Sebab, hal ini merupakan investasi untuk masa depan yang tiada hentinya. Dengan mendidik anak-anak ini, bapak dan ibu akan mendapatkan pahala jariyah dari Allah SWT. Maka berbahagialah bapak dan ibu guru yang mengajarkan ilmu bermanfaat sebagai bekal anak-anak untuk tumbuh menjadi generasi soleh dan solehah,&#8221; ujar Bupati Malang.</p>



<p>Bupati Malang juga berpesan agar dalam setiap tahap pembelajarannya, anak-anak jangan sampai mengalami salah asuh, salah pendidikan maupun salah pergaulan. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198337</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kapolres Malang Bersama Dandim 0818 Bagi-Bagi Masker Kepada Masyarakat Donomulyo dan Pagak</title>
		<link>https://memontum.com/kapolres-malang-bersama-dandim-0818-bagi-bagi-masker-kepada-masyarakat-donomulyo-dan-pagak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Feb 2021 08:07:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[AKBP Hendri Umar]]></category>
		<category><![CDATA[Bagi Masker]]></category>
		<category><![CDATA[Dandim]]></category>
		<category><![CDATA[Donomulyo]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres Malang]]></category>
		<category><![CDATA[protokol kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=134028</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar, bersama Dandim 0818 Malang-Batu, Letkol Doddy Sandra, turun ke jalan bersama pejabat Polri-TNI lainnya untuk bagikan masker gratis kepada masyarakat di wilayah Kabupaten Malang, Jumat(05/02) tadi. Kapolres Malang AKBP Hendri Umar menyampaikan ada dua wilayah yang dikunjungi hari ini, Kecamatan Donomulyo dan Kecamatan Pagak Kabupaten Malang. Tujuan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar, bersama Dandim 0818 Malang-Batu, Letkol Doddy Sandra, turun ke jalan bersama pejabat Polri-TNI lainnya untuk bagikan masker gratis kepada masyarakat di wilayah Kabupaten Malang, Jumat(05/02) tadi.</p>
<p>Kapolres Malang AKBP Hendri Umar menyampaikan ada dua wilayah yang dikunjungi hari ini, Kecamatan Donomulyo dan Kecamatan Pagak Kabupaten Malang. Tujuan dari kunjungan tersebut tidak lain untuk memberi arahan protokol kesehatan (Prokes) serta pembagian masker di dua wilayah tersebut.</p>
<p>&#8220;Kita melaksanakan kunjungan ini dengan tujuan pengecekan dan penegakan prokes guna mengurangi penyebaran virus Covid-19, serta pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM),&#8221; jelas AKBP Umar.</p>
<p><strong>Baca Juga : <a href="https://memontum.com/133999-polres-malang-bersama-dandim-0818-ingatkan-prokes-di-kawasan-perkantoran#ixzz6la9GAVtO">Polres Malang Bersama Dandim 0818 Ingatkan Prokes di Kawasan Perkantoran</a></strong></p>
<p>Dia menambahkan, sasaran pembagian masker gratis kali ini adalah untuk masyarakat, dari pengunjung, pedagang, penjaga parkir dan penjaga toko yang ada di pasar kedua wilayah Kabupaten Malang.</p>
<p>&#8220;Pembagian masker ini juga menjadi upaya mendorong kesadaran warga. Supaya warga tidak hanya memiliki satu masker saja. Sehingga warga selalu membawa masker cadangan, jadi ketika di luar rumah tetap memakai masker,” tambahnya.</p>
<p>Masih kata Umar, tidak hanya di beberapa tempat itu saja, tapi Kapolres dan Dandim 0818 juga menyasar ke Mapolsek dan Koramil Donomulyo dalam rangka memberikan arahan terkait penerapan dan penegakan prokes.</p>
<p>&#8220;Selama masa PPKM, kita akan terus melakukan penegakan prokes ke beberapa wilayah lain, misalnya pasar tradisional dan tempat keramaian lainnya, yang ada di Kabupaten Malang,” tuturnya. <strong>(cw3/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">134028</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Warga Donomulyo Perkosa Wanita Pencari Kerja</title>
		<link>https://memontum.com/warga-donomulyo-perkosa-wanita-pencari-kerja</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Nov 2020 07:51:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Donomulyo]]></category>
		<category><![CDATA[medsos]]></category>
		<category><![CDATA[pemerkosaan]]></category>
		<category><![CDATA[pencari kerja]]></category>
		<category><![CDATA[polres malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=126864</guid>

					<description><![CDATA[Manfaatkan Medsos, Ngaku Sebagai perempuan Memontum Malang &#8211; Dian Bambang Setyo alias Rois warga asal Kecamatan Donomulyo, harus berurusan dengan petugas Polres Malang. Tersangka dibekuk petugas, karena dilaporkan melakukan aksi perkosaan. Dalam melakukan aksi bejadnya, tersangka memanfaatkan media sosial (Medsos), untuk menyasar calon korbannya. Dengan mengaku atau memakai id perempuan di Medsos, tersangka mencari calon [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h3><strong>Manfaatkan Medsos, Ngaku Sebagai perempuan</strong></h3>
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Dian Bambang Setyo alias Rois warga asal Kecamatan Donomulyo, harus berurusan dengan petugas Polres Malang. Tersangka dibekuk petugas, karena dilaporkan melakukan aksi perkosaan.</p>
<p>Dalam melakukan aksi bejadnya, tersangka memanfaatkan media sosial (Medsos), untuk menyasar calon korbannya. Dengan mengaku atau memakai id perempuan di Medsos, tersangka mencari calon korbannya yang tengah mencari pekerjaan.</p>
<p>Sementara untuk menghilangi kecurigaan korban, pelaku berpura-pura memiliki berbagai usaha dan menawarkan pekerjaan.</p>
<p>&#8220;Dia (tersangka) ini menggunakan akun palsu dan mengaku sebagai wanita. Dia mencari korban wanita yang sedang mencari kerja,&#8221; ujar Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar, Selasa (3/11) siang.</p>
<p>Terkait aksi bejad tersangka, tambah Kapolres, berlangsung sejak Maret hingga Oktober. Bahkan, tersangka tidak segan-segan mengaku bahwa dirinya adalah bos sebuah toko batik hingga Resto.</p>
<p>&#8220;Setelah mendapatkan korban, dia menghubungi korban dan menyampaikan niat bahwa dirinya perempuan dan mengajak berinteraksi lebih lanjut lagi,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Setelah itu, pelaku melakukan modus dengan berpura-pura akan menyuruh orang, untuk menjemput korban. Sementara orang yang dimaksud, adalah pelaku itu sendiri.</p>
<p>&#8220;Setelah menjemput korban, kemudian oleh pelaku si korban dibawa ke tempat sepi. Di lokasi itulah, pelaku melakukan aksi perkosaan dan mengambil barangnya dengan mengancam akan membunuh korban,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Hendri menyebutkan, modus yang dilakukan pelaku, tidak sekali alias berulang-ulang. Cara yang dilakukan pertama dan ke dua, hampir mirip. Yakni mengaku sebagai bos toko batik. Namun, untuk aksi pelaku yang ke tiga, dia mengaku sebagai pemilik resto dan mengajak korban kesebuah penginapan.</p>
<p>&#8220;Pelaku ini sempat menyuruh korban untuk berganti pakaian batik sebanyak tiga kali. Setelah itu, korban disuruh tidur terlentang dan pelaku bermodus untuk memeriksa denyut nadi dan kesehatannya,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Korban pun setelah di ambil barang-barangnya dan dipaksa memenuhi hasrat pelaku. Setelah itu, korban dibonceng dan ditinggal di pinggir sawah.</p>
<p>&#8220;Dari serentetan kejadian, petugas akhirnya memeriksa CCTV dan bisa mengidentifikasi pelaku. Setelah 24 jam, akhirnya kami berhasil menangkap pelaku tersebut,&#8221; terangnya. <strong>(riz/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">126864</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hari ke-3 PSBB, Muspika Donomulyo Perketat Penjagaan Perbatasan Kabupaten Blitar</title>
		<link>https://memontum.com/hari-ke-3-psbb-muspika-donomulyo-perketat-penjagaan-perbatasan-kabupaten-blitar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 May 2020 13:19:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Donomulyo]]></category>
		<category><![CDATA[PSBB]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/114886-hari-ke-3-psbb-muspika-donomulyo-perketat-penjagaan-perbatasan-kabupaten-blitar</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Seiring berjalannya waktu, penularan Covid-19 yang juga terjadi lewat transmisi lokal (local transmission). Kondisi ini berbeda dengan awal penularan Covid-19 di Indonesia yang terjadi lewat imported case atau berasal dari orang yang berpergian dari luar negeri. Untuk terus mengantisipasi penularan pandemi virus corona ini, Muspika Donomulyo memperketat penjagaan di wilayah perbatasan Kabupaten [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Seiring berjalannya waktu, penularan Covid-19 yang juga terjadi lewat transmisi lokal (local transmission). Kondisi ini berbeda dengan awal penularan Covid-19 di Indonesia yang terjadi lewat imported case atau berasal dari orang yang berpergian dari luar negeri.</p>
<p>Untuk terus mengantisipasi penularan pandemi virus corona ini, Muspika Donomulyo memperketat penjagaan di wilayah perbatasan Kabupaten Blitar.</p>
<p><div id="attachment_114887" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-114887" decoding="async" class="size-full wp-image-114887" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200519-WA0075-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Posko Check Point Mudik Desa Tulungrejo. (Ist) " width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200519-WA0075-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200519-WA0075-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200519-WA0075-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200519-WA0075-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-114887" class="wp-caption-text">Posko Check Point Mudik Desa Tulungrejo. (Ist)</p></div></p>
<p>Camat Donomulyo Darianto S.Sos menjelaskan, jauh sebelum penerapan PSBB di Malang Raya, pihaknya sudah mendirikan Posko di Desa Sumberoto,salah satu desa perbatasan Kabupaten Blitar. Dengan melibatkan unsur Muspika dan dinas yang ada di wilayah yang terdiri dari 10 desa ini,pihaknya menetapkan piket yang terbagi menjadi 2 sip yaitu pagi,sore hingga malam hari.</p>
<p>&#8220;Selain penerapan PSBB di Kabupaten Malang,Desa Sumberoto merupakan perbatasan wilayah Kabupaten Blitar.Apalagi dengan terpaparnya covid-19 tiga warga desa tetangga itu,kami lebih memaksimalkan penjagaan dengan melibatkan semua unsur, &#8221; terang Darianto Selasa (19/5/2020) siang.</p>
<p>Lanjut Darianto, Kecamatan Donomulyo salah satu sentra perdagangan yang banyak dikunjungi para pedagang asal luar daerah, salah satunya dari wilayah Kabupaten Blitar.</p>
<p>&#8220;Bersama Muspika kami terus melakukan sosialisasi khususnya di pasar tradisional Donomulyo dengan mewajibkan seluruh warga yang berlalulintas di Donomulyo agar pake masker.Jika tidak kami suruh kembali,&#8221; tegas Darianto.</p>
<p>Di sisi lain,Darianto juga menjelaskan,pihaknya sudah membagikan ratusan lembar masker, baik kepada para pedagang maupun pengunjung pasar serta mewajibkan cuci tangan dengan cairan anti bakteri.</p>
<p>&#8220;Kami menghimbau kepada seluruh Kepala Desa di wilayah Kecamatan Donomulyo untuk melaksanakan petujuk dari pemerintah Kabupaten Malang terutama dengan diperlakukannya PSBB ini, &#8221; tandas camat asal Kecamatan Kalipare ini.</p>
<p>Disinggung mengenai pelaksanaan shalat Id yang dimungkinkan jatuh pada hari Minggu (24/5/2020) mendatang, Ia sudah memberikan arahan kepada seluruh Kades agar mengikuti semua aturan dari protokol pemerintah.Selain diharuskan cuci tangan, pakai masker tidak kalah pentingnya dengan jaga jarak dan tidak harus bersalam-salaman.</p>
<p>&#8220;Untuk silaturahmi atau nglencer sebaiknya dilakukan di masing-masing lingkungan.Kami menghimbau agar warga tidak kemana-mana.Mungkin cukup melalui sambungan WhatsApp sesuai anjuran pemerintah saat ini,&#8221; pungkas Darianto. <strong>(sur/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">114886</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kisah Hernowo Dalang Muda Asal Donomulyo Malang Selatan, Lestarikan Wayang Kulit Warisan Leluhur Nusantara</title>
		<link>https://memontum.com/kisah-hernowo-dalang-muda-asal-donomulyo-malang-selatan-lestarikan-wayang-kulit-warisan-leluhur-nusantara</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Mar 2020 17:32:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Dalang]]></category>
		<category><![CDATA[Donomulyo]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Wayang Kulit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/108527-kisah-hernowo-dalang-muda-asal-donomulyo-malang-selatan-lestarikan-wayang-kulit-warisan-leluhur-nusantara</guid>

					<description><![CDATA[Pernahkah kita bertanya kepada diri sendiri, apa tujuan kita dalam hidup ini?. Pastinya hidup bukan untuk sekedar lahir, menikah, melanjutkan keturunan, dan pulang kembali pada sang Pencipta. Itulah sekelumit pertanyaan yang ada dalam benak Hernowo muda. Terlahir dari keluarga biasa-biasa saja tanpa ada darah seni ndalang pada keluarganya, tapi ia mempunyai tekad untuk bisa menjadi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Pernahkah kita bertanya kepada diri sendiri, apa tujuan kita dalam hidup ini?. Pastinya hidup bukan untuk sekedar lahir, menikah, melanjutkan keturunan, dan pulang kembali pada sang Pencipta. Itulah sekelumit pertanyaan yang ada dalam benak Hernowo muda. Terlahir dari keluarga biasa-biasa saja tanpa ada darah seni ndalang pada keluarganya, tapi ia mempunyai tekad untuk bisa menjadi seorang dalang, demi mewujudkan apa yang dicita-citakannya, melestarikan kesenian wayang kulit warisan leluhur nusantara. Kuncaraning budoyo anjayeng bawono. Seperti apakah kisahnya?…</p></blockquote>
<p>Hernowo (45) merasa tertarik dengan kesenian wayang kulit karena wayang kulit merupakan kesenian adi luhung yang mengajarkan banyak hal. “Disitu banyak pengajaran tentang kehidupan dan juga tentang ketuhanan, bisa juga dikatakan kesenian wayang kulit itu adalah kesenian yang sangat komplit disitu ada seni ukir, seni rupa, seni suara, seni sastra dan termasuk gending juga,” ujar pria asal Dukuh Sumbergentong Utara, Desa Tempursari RT37/RW10, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang ini.</p>
<p><div id="attachment_108529" style="width: 1290px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-108529" decoding="async" class="size-full wp-image-108529" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/FT-2-Dalang-Hernowo-dalam-salah-satu-pementasan-wayang-kulit.-Ia-memiliki-nama-panggung-Ki-Sabdo-Harnowo..jpeg?resize=740%2C416&#038;ssl=1" alt="Dalang Hernowo dalam salah satu pementasan wayang kulit. Ia memiliki nama panggung Ki Sabdo Harnowo" width="740" height="416" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/FT-2-Dalang-Hernowo-dalam-salah-satu-pementasan-wayang-kulit.-Ia-memiliki-nama-panggung-Ki-Sabdo-Harnowo..jpeg?w=1280&amp;ssl=1 1280w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/FT-2-Dalang-Hernowo-dalam-salah-satu-pementasan-wayang-kulit.-Ia-memiliki-nama-panggung-Ki-Sabdo-Harnowo..jpeg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/FT-2-Dalang-Hernowo-dalam-salah-satu-pementasan-wayang-kulit.-Ia-memiliki-nama-panggung-Ki-Sabdo-Harnowo..jpeg?resize=1024%2C576&amp;ssl=1 1024w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/FT-2-Dalang-Hernowo-dalam-salah-satu-pementasan-wayang-kulit.-Ia-memiliki-nama-panggung-Ki-Sabdo-Harnowo..jpeg?resize=768%2C432&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/FT-2-Dalang-Hernowo-dalam-salah-satu-pementasan-wayang-kulit.-Ia-memiliki-nama-panggung-Ki-Sabdo-Harnowo..jpeg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/FT-2-Dalang-Hernowo-dalam-salah-satu-pementasan-wayang-kulit.-Ia-memiliki-nama-panggung-Ki-Sabdo-Harnowo..jpeg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-108529" class="wp-caption-text">Dalang Hernowo dalam salah satu pementasan wayang kulit. Ia memiliki nama panggung Ki Sabdo Harnowo</p></div></p>
<p>Ketertarikannya dengan dunia pewayangan dimulai saat ia duduk di bangku SMP, akan tetapi karena rumahnya di pedesaan dan kurang mengerti sekolah dalang itu ada dimana akhirnya ia melanjutkan sekolah ke SMA Taman Siswa Donomulyo.</p>
<p>Selepas tamat SMA ia nekat belajar ndalang pada Ki Sutino Hardoko Carito dalang senior asal Eromoko, Wonogiri. Dari Ki Sutino inilah ia berhasil masuk ke sekolah pedalangan yang ada di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat pada tahun 1995. Setelah dari Kasunanan barulah ia nyantrik atau berguru dalang pada Ki Haji Panut Darmoko, dalang asal Nganjuk.</p>
<p>Ia bercerita ketika belajar ndalang pada Ki Panut ada perasaan bangga dan juga takut, apalagi ketika ia disuruh menghafal lakon-lakon yang biasa dipentaskan di pagelaran wayang kulit. “Ki Panut orangnya sangat disiplin sekali, bisa dikatakan kalau mengenang (Alm) Ki Panut sebagai bapak, sebagai guru dan sebagai teman karena beliau sangat piawai mendalang dan Ki Panut satu-satunya dalang yang pernah keliling dunia pada saat itu. Diluar negeri saat itu belum ada gamelan, jadi Ki Panut keliling dunia masih memakai kaset janur,” kenangnya dalang yang juga pernah magang pada Ki Sudjito, dalang asal Jember ini.</p>
<p>Bagi pria yang juga nyambi sebagai pranata adicara temu pengantin itu, dunia pedalangan sangat menyenangkan dan bisa membuatnya larut apalagi saat banyak tanggapan. “Dengan mendalang saya merasa lebih hidup, juga dunia pewayangan itu bagi saya tempat rekreasi yang sangat menyenangkan, yang jelas kalau banyak job atau tanggapan bisa dapat hasil lebih atau berkecukupan, dengan pekerjaaan dalang tadi. Tapi walaupun kelihatannya itu tanggapan yang mahal, yang jelas hasilnya juga dibagi-bagi sama krunya (sinden dll,red),” urainya.</p>
<p><div id="attachment_108528" style="width: 1290px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-108528" decoding="async" class="size-full wp-image-108528" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/FT-3-Selain-ndalang-Hernowo-juga-berprofesi-sebagai-pranata-adicara-temu-pengantin.-foto-ari.jpeg?resize=740%2C493&#038;ssl=1" alt="Selain ndalang, Hernowo juga berprofesi sebagai pranata adicara temu pengantin. (foto ari)" width="740" height="493" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/FT-3-Selain-ndalang-Hernowo-juga-berprofesi-sebagai-pranata-adicara-temu-pengantin.-foto-ari.jpeg?w=1280&amp;ssl=1 1280w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/FT-3-Selain-ndalang-Hernowo-juga-berprofesi-sebagai-pranata-adicara-temu-pengantin.-foto-ari.jpeg?resize=300%2C200&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/FT-3-Selain-ndalang-Hernowo-juga-berprofesi-sebagai-pranata-adicara-temu-pengantin.-foto-ari.jpeg?resize=1024%2C682&amp;ssl=1 1024w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/FT-3-Selain-ndalang-Hernowo-juga-berprofesi-sebagai-pranata-adicara-temu-pengantin.-foto-ari.jpeg?resize=768%2C512&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/FT-3-Selain-ndalang-Hernowo-juga-berprofesi-sebagai-pranata-adicara-temu-pengantin.-foto-ari.jpeg?resize=600%2C400&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/FT-3-Selain-ndalang-Hernowo-juga-berprofesi-sebagai-pranata-adicara-temu-pengantin.-foto-ari.jpeg?resize=200%2C133&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-108528" class="wp-caption-text">Selain ndalang, Hernowo juga berprofesi sebagai pranata adicara temu pengantin. (foto ari)</p></div></p>
<p>Ia pun berharap seni pedalangan atau wayang perlu dan harus dilestarikan karena banyak nilai-nilai yang terkandung didalamnya, dan itu dilakukan tanpa harus meninggalkan kaidah atau pakem yang sudah ada. Kendati saat ini penonton banyak suka wayang yang banyak limbukan dan gojek punakawan. Ia menganggap hal itu sah-sah saja (wayang banyak limbukannya) tapi ia juga berpesan agar seni pewayangan jangan menghilangkan kaidah pewayangan itu sendiri dan jangan melenceng dari tujuan awal wayang diciptakan.</p>
<p>Baginya prinsip seorang dalang itu adalah mengagungkan, melestarikan dan juga mengembangkan budaya wayang kulit. Sebagai pelaku seni pedalangan pasti ada berbagai alasan tapi ia sangat yakin kalau dalang itu pasti berpegang teguh pada suatu kaidah budaya wayang yang adi luhung. Yang jelas wayang harus tetap relevan sepanjang waktu dan juga sepanjang zaman.</p>
<p>Ada sedikit cerita yang membuatnya terkesan waktu mentas di Gedung Kesenian Oro-Oro Ombo, Kota Batu. Saat itu ia diundang oleh 18 penghayat keyakinan atau kepercayaan yang ada di Propinsi Jawa Timur. “Banyak para sesepuh/pinisepuh yang menemui saya pada saat itu dan juga memberi petuah-petuah tentang kehidupan. Seperti hidup itu haruslah seperti kereta api berjalan diatas relnya, orang di dunia ini hidup harus berjalan seperti pakemnya, pasti akan selamat,” jelasnya.</p>
<p>Ia berpesan bagi generasi muda yang mengembangkan seni budaya untuk melestarikan budaya wayang kulit ini dengan sepenuh hati. “Seni pewayangan itu banyak ajaran tentang kehidupan, dengan semua itu mari kita lestarikan budaya <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Wayang_kulit" rel="noopener noreferrer" target="_blank">wayang kulit</a> itu sendiri. Falsafah dalam wayang itu harus bisa dimengerti, dihayati, dan diresapi oleh generasi muda di seluruh Nusantara. Kuncaraning budaya anjayeng bawono, semoga budaya Jawa kondang diseluruh dunia,” pungkas <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Dalang" rel="noopener noreferrer" target="_blank">dalang</a> dengan nama panggung Ki Sabdo Harnowo ini. <strong>(vie/jun)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">108527</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Donomulyo Segera Usulkan Pembangunan Sumur Bor, Atasi Kekurangan Air 3 Desa</title>
		<link>https://memontum.com/donomulyo-segera-usulkan-pembangunan-sumur-bor-atasi-kekurangan-air-3-desa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Oct 2019 06:45:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Donomulyo]]></category>
		<category><![CDATA[kekeringan]]></category>
		<category><![CDATA[Sumur Bor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/98435-donomulyo-segera-usulkan-pembangunan-sumur-bor-atasi-kekurangan-air-3-desa</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Kemarau panjang tahun ini membuat beberapa desa di wilayah Kabupaten Malang kekurangan air bersih.Seperti halnya Desa Sumberoto, Purwodadi, Kedungsalam dan Desa Banjarejo Kecamatan Donomulyo Kabupaten Malang. Darianto SSos Camat Donomulyo mengatakan,guna mengatasi permasalahan tersebut, tahun 2020 mendatang pihaknya akan mengajukan pembangunan sumur bor ke Kementrian ESDEM. &#8220;Untuk mengatasi kekurangan air tersebut,kami sudah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Kemarau panjang tahun ini membuat beberapa desa di wilayah Kabupaten Malang kekurangan air bersih.Seperti halnya Desa Sumberoto, Purwodadi, Kedungsalam dan Desa Banjarejo Kecamatan Donomulyo Kabupaten Malang.</p>
<p>Darianto SSos Camat Donomulyo mengatakan,guna mengatasi permasalahan tersebut, tahun 2020 mendatang pihaknya akan mengajukan pembangunan sumur bor ke Kementrian ESDEM.</p>
<p><div id="attachment_98436" style="width: 267px" class="wp-caption alignright"><img aria-describedby="caption-attachment-98436" decoding="async" class="size-full wp-image-98436" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191023-WA0021.jpg?resize=257%2C144&#038;ssl=1" alt="Dropping air bersih di salah satu desa wilayah Kecamatan Donomulyo. (Sur)" width="257" height="144" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191023-WA0021.jpg?w=257&amp;ssl=1 257w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191023-WA0021.jpg?resize=200%2C112&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 257px) 100vw, 257px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-98436" class="wp-caption-text">Dropping air bersih di salah satu desa wilayah Kecamatan Donomulyo. (Sur)</p></div></p>
<p>&#8220;Untuk mengatasi kekurangan air tersebut,kami sudah koordinasi dengan para Kades dan perangkat di sejumlah dusun yang mengalami kesulitan air bersih. Selanjutnya, kami tindak lanjuti ke Pemkab Malag. Beberapa desa juga sudah dapat bantuan air bersih.Selain dari Pemkab Malang, Polsek Donomulyo juga dari satuan Radar 221 Ngliyep, &#8221; terang Darianto beberapa waktu lalu.</p>
<p>Guna mengatasi kekurangan air tahun berikutnya, Darianto juga akan mengajukan pembangunan sumur bor, khususnya di tiga desa yang saat ini dilanda kekeringan.</p>
<p>&#8220;Untuk Desa Purwodadi saat ini sudah dapat bantuan sumur bor dari Kementrian ESDEM. Tinggal 3 desa yang harus ada penanganan khusus, &#8221; ulas Darianto. <strong>(Sur/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">98435</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Malang Buka TMMD di Donomulyo</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-malang-buka-tmmd-di-donomulyo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Oct 2019 11:52:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Donomulyo]]></category>
		<category><![CDATA[TMMD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://memontum.com/95475-bupati-malang-buka-tmmd-di-donomulyo</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang Drs HM Sanusi MM secara resmi membuka kegiatan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-106 Tahun 2019 di Lapangan Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo Rabu (2/10/2019) siang. Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Malang,Sanusi mengucapkan rasa terimakasih khususnya kepada segenap jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI), yang kembali melaksanakan kegiatan TMMD di wilayah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang Drs HM Sanusi MM secara resmi membuka kegiatan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-106 Tahun 2019 di Lapangan Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo Rabu (2/10/2019) siang.</p>
<p>Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Malang,Sanusi mengucapkan rasa terimakasih khususnya kepada segenap jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI), yang kembali melaksanakan kegiatan TMMD di wilayah Kabupaten Malang.</p>
<p><div id="attachment_95476" style="width: 860px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-95476" decoding="async" class="size-full wp-image-95476" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191002-WA0069-copy.jpg?resize=740%2C367" alt="Serahkan alat pertukangan dan pertanian. (sur)" width="740" height="367" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191002-WA0069-copy.jpg?w=850&amp;ssl=1 850w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191002-WA0069-copy.jpg?resize=300%2C149&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191002-WA0069-copy.jpg?resize=768%2C381&amp;ssl=1 768w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-95476" class="wp-caption-text">Serahkan alat pertukangan dan pertanian. (sur)</p></div></p>
<p>&#8220;Kegiatan TMMD ini sangat bermanfaat besar bagi daerah, seperti halnya di Desa Kedungsalam ini. Atas nama Pemerintah Kabupaten Malang kami berharap pada kegiatan yang melibatkan lintas sektoral dan instansi ini, dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat,&#8221; terang Sanusi dalam sambutannya.</p>
<p>TMMD ke-106 tahun 2019 ini berfokus pada upaya membangun berbagai sarana dan prasarana publik yang bersinggungan langsung dengan kepentingan masyaraka secara terpadu. Diantaranya Pengerasan Jalan, Pipanisasi, Perbaikan Mushola, Pembuatan MCK, RTLH, Jamban Keluarga dan Rabat Jalan Proyek Padat Karya.</p>
<p>Selain itu, juga akan dilaksanakan pemberian bantuan kepada masyarakat, dan beberapa program sasaran non fisik yang melibatkan berbagai Perangkat Daerah Kabupaten Malang.</p>
<p>&#8220;Melihat rencana program yang telah disusun, saya optimis hasil dari kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Desa Kedungsalam dan Kecamatan Donomulyo pada umumnya. Untuk itu, saya juga mengajak masyarakat untuk juga memberikan dukungan dan turut berpartisipasi manakala membutukan peran dari masyarakat luas. Sinergitas dan kekompakan semacam ini, manfaat positif tetap dapat dirasakan pasca pelaksanaan TMMD dan dapat mendorong pencapaian pembangunan dalam skala lebih luas,&#8221; harap Sanusi.</p>
<p>Dalam kesempatan ini Bupati mengajak seluruh yang hadir dan masyarakat untuk memahami, bahwa dalam setiap pelaksanaan TMMD juga menyimpan nilai luhur yang tersirat. Antara lain bentuk semangat kebersamaan, gotong royong dan nilai persatuan sebagai sebuah bangsa.</p>
<p>TMMD juga merupakan wahana untuk meningkatkan kemanunggalan TNI-Rakyat dalam rangka memperkokoh persatuan dan kesatuan nasional melalui kegiatan yang terintegrasi dengan seluruh elemen masyarakat secara berkesinambungan.</p>
<p>&#8220;Ayo kita dukung, kita sengkuyung bareng-bareng program pembangunan yang bertujuan menyejahterakan masyarakat desa seperti ini. Ayo kita bangun desa tanpa pamrih dan tanpa pernah meninggalkan kearifan lokal yang dimiliki. Desa yang maju adalah sumber kemajuan negara, maka saatnya bagi kita untuk melanjutkan karya bakti dan pengabdian pada Ibu Pertiwi. Bersama tingkatkan kesejahteraan masyarakat perdesaan di daerah dan negara ini,&#8221;pungkasnya.</p>
<p>Seusai memberi sambutan, Bupati Malang HM Sanusi didampingi Dandim 0818 Kabupaten Malang &#8211; Kota Batu, Kol Inf Ferry Muzawwad melakukan pemukulan gong. Itu sebagai tanda dibukanya kegiatan yang berlangsung hingga 27 Oktober mendatang ini.</p>
<p>Dikesempatan yang sama, Bupati Malang yang bertindak sebagai Inspektur Upacara itu juga menyerahkan sejumlah bantuan dari Pemerintah Kabupaten Malang untuk masyarakat, berlanjut menanam pohon, didampingi Dandim 0818 Kabupaten Malang &#8211; Kota Batu, Kol Inf Ferry Muzawwad.<strong> (Sur/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">95475</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
