<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Donor Plasma Kovalesen &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/donor-plasma-kovalesen/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 21 Jan 2021 09:31:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Donor Plasma Kovalesen &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Permintaan Donor Plasma Tinggi, PMI Malang Kesulitan Cari Pendonor</title>
		<link>https://memontum.com/permintaan-donor-plasma-tinggi-pmi-malang-kesulitan-cari-pendonor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Jan 2021 06:03:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Donor Plasma]]></category>
		<category><![CDATA[Donor Plasma Kovalesen]]></category>
		<category><![CDATA[Pendonor Plasma Sedikit]]></category>
		<category><![CDATA[PMI Kota Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=132730</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Permintaan donor plasma konvalesan di PMI (Palang Merah Indonesia) Kota Malang, sangat tinggi. Namun sayangnya, PMI hanya bisa memenuhi permintaan itu hanya sedikit. Terbatasnya ketersediaan plasma darah, diakibatkan hanya sedikit pendonor yang memenuhi syarat. Setidaknya, itu yang disampaikan Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Malang, dr Enni Sekar Rengganingati, Kamis [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Permintaan donor plasma konvalesan di PMI (Palang Merah Indonesia) Kota Malang, sangat tinggi. Namun sayangnya, PMI hanya bisa memenuhi permintaan itu hanya sedikit.</p>



<p>Terbatasnya ketersediaan plasma darah, diakibatkan hanya sedikit pendonor yang memenuhi syarat. Setidaknya, itu yang disampaikan Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Malang, dr Enni Sekar Rengganingati, Kamis (21/01) tadi.</p>



<p>Terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi agar pendonor plasma darah. Tetapi, nyatanya tidak semua yang pernah terpapar Covid-19, bisa mendonor plasmanya.</p>



<p>&#8220;Terbatasnya ketersediaan plasma ini, karena kadar antibodi dari pendonor yang tidak mencukupi. Sejauh ini sudah banyak yang mencoba donor plasma namun hanya 10 persen yang memenuhi syarat. Misalnya yang donor 100 orang itu yang bisa hanya sekitar 10 sampai 12 orang,&#8221; paparnya.</p>



<p>Enni menambahkan, saat ini pihaknya juga sedang menunggu pesanan kantong darah datang. &#8220;Kita pesan kantong darah ini ke vendor, karena ini penggunanya tinggi, ternyata vendor juga kehabisan. Alat alat seperti itu kan tidak dijual bebas ada distributor khusus,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Meski begitu, PMI Kota Malang tetap gencar mengajak para penderita covid-19 yang sudah sembuh untuk mendonorkan plasmanya. Bahkan diakui Enni, PMI Kota Malang juga menggaet beberapa elemen masyarakat dalam upayanya ini.</p>



<p>&#8220;Kalau mengajak berdonor kita movitasi, biasanya mereka sadar dan berkenan. Tapi ada beberapa penyintas atau orang yang sudah sembuh dari Covid-19 yang tidak mau identitasnya diketahui,&#8221; tandasnya.</p>



<p>Berdasarkan keterangan dari Enni, PMI Kota Malang sendiri belum banyak berhasil menyalurkan plasma darah. &#8220;Sejauh ini masih sebanyak 29 kantong saja. Dan kita hanya melayani permintaan dari RS (Rumah Sakit) rujukan Covid-19. Sedangkan hasil donor, apakah berhasil sembuh atau tidak, ada di masing-masing RS,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Enni berharap semua penyintas yang sudah sembuh dari Covid-19, berkenan untuk mendonorkan plasmanya. &#8220;Nanti kita periksa antibodinya, kalau memang memenuhi nanti akan kita ambil,&#8221; tutupnya. <strong>(cw1/ed2)</strong></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">132730</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tekan Penyebaran Covid-19, Lakukan Gerakan Nasional Pendonor Plasma Konvalesen</title>
		<link>https://memontum.com/tekan-penyebaran-covid-19-lakukan-gerakan-nasional-pendonor-plasma-konvalesen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Jan 2021 18:04:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Donor Plasma Kovalesen]]></category>
		<category><![CDATA[gerakan nasional]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Plasma Konvalesen]]></category>
		<category><![CDATA[PMI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=132417</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Beragam cara dilakukan dalam menekan angka penyebaran Covid-19. Seperti yang dilakuka Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang, mengikuti kegiatan Pencanangan Gerakan Nasional Pendonor Plasma Konvalesen melalui virtual, bertempat di Kantor PMI Kabupaten Lumajang, Senin (18/01) tadi. Gerakan Nasional Donor Plasma Konvalesen sendiri, diresmikan langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Beragam cara dilakukan dalam menekan angka penyebaran Covid-19. Seperti yang dilakuka Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang, mengikuti kegiatan Pencanangan Gerakan Nasional Pendonor Plasma Konvalesen melalui virtual, bertempat di Kantor PMI Kabupaten Lumajang, Senin (18/01) tadi.</p>



<p>Gerakan Nasional Donor Plasma Konvalesen sendiri, diresmikan langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma&#8217;aruf Amin. Pada kesempatan itu, Wakil Presiden (Wapres) RI, menyampaikan bahwa transfusi plasma konvalesen merupakan salah satu terapi tambahan untuk mengobati pasien Covid-19, dengan gejala berat dan kritis.</p>



<p>&#8220;Plasma darah yang mengandung antibodi pasien Covid-19 yang sudah sembuh, nantinya akan didonasikan kepada pasien yang masih menjalani perawatan,&#8221; katanya.</p>



<p>Wakil Presiden berharap, dengan gerakan plasma konvalesen, nantinya akan mampu menekan angka kematian akibat Covid-19. “Dalam kondisi seperti sekarang ini, solidaritas yang tinggi sangat diperlukan di masyarakat,&#8221; paparnya.</p>



<p>Selanjutnya, Wapres mengatakan, plasma konvalesen tidak selamanya ada di tubuh penyintas Covid-19. Tetapi hanya sekitar tiga bulan, pasca kesembuhan. Priode donor plasma adalah 14 hari, maka diperlukan strategi yang tepat untuk pelaksanaan donor plasma konvalesen. Untuk itu, dirinya mengimbau seluruh pihak agar dapat mendukung pelaksanaan donasi plasma konvalesen bagi pasien Covid-19.</p>



<p>&#8220;Para gubernur, bupati dan walikota, untuk ikut berperan aktif dalam sosialisasi kepada kabupaten atau kota. Sehingga, penggalangan gerakan nasional ini dapat sesuai tujuan. Hari ini, saya membuka secara resmi pencanangan Gerakan Nasional Donor Plasma Konvalesen, sebagai upaya percepatan penanganan Covid-19,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia, Muhadjir Effendy, dalam kesempatan itu mengatakan, kondisi darurat pelayananan kesehatan saat ini sudah sangat membutuhkan peranan masyarakat dalam meningkatkan angka kesembuhan dan menekan angka kematian yang terjangkit Covid-19. Diharapkan, masyarakat tergerak hatinya untuk mendonorkan plasmanya bagi kesembuhan pasien positif Covid-19.</p>



<p>&#8220;Penggunaan plasma konvalesen untuk kepentingan penyembuhan penderita Covid-19, sangat bermakna. Maka dari ini, Pemerintah Republik Indonesia bersama PMI mencanangkan sebuah gerakan nasional untuk mendonorkan plasma konvalesen,&#8221; ujarnya.<strong> (kom/ryk/sit)</strong></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">132417</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
