<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Donor Plasma &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/donor-plasma/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 20 Jul 2021 15:07:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Donor Plasma &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bupati Jember dan Pegawai Pemkab Ikuti Donor Plasma Konvalen di Pendopo</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-jember-dan-pegawai-pemkab-ikuti-donor-plasma-konvalen-di-pendopo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Jul 2021 16:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Donor Plasma]]></category>
		<category><![CDATA[Konvalen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=148476</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, beserta beberapa pegawai Pemkab Jember mengikuti donor plasma Konvalen di Pendopo Wahyawibawagraha, Senin (19/07) malam. Donor plasma Konvalen ini hanya bisa dilakukan oleh orang yang pernah terkonfirmasi positif Covid-19 dan dinyatakan sembuh. Orang yang telah sembuh dari Covid-19 memiliki antibodi untuk melawan virus corona. Karena itu, plasma yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, beserta beberapa pegawai Pemkab Jember mengikuti donor plasma Konvalen di Pendopo Wahyawibawagraha, Senin (19/07) malam.</p>



<p>Donor plasma Konvalen ini hanya bisa dilakukan oleh orang yang pernah terkonfirmasi positif Covid-19 dan dinyatakan sembuh. Orang yang telah sembuh dari Covid-19 memiliki antibodi untuk melawan virus corona. Karena itu, plasma yang didonorkan dapat membantu meningkatkan antibodi dan menurunkan jumlah virus pada pasien Covid-19 yang sedang dirawat.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pmi-jember-siapkan-ribuan-tumbler-untuk-pendonor-di-bulan-ramadan">PMI Jember Siapkan Ribuan Tumbler untuk Pendonor di Bulan Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/seminar-nasional-bupati-fawait-tegaskan-kopi-jember-identitas-budaya-dan-ekonomi">Seminar Nasional, Bupati Fawait Tegaskan Kopi Jember Identitas Budaya dan Ekonomi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/perkuat-akses-layanan-kesehatan-bupati-jember-minta-masyarakat-tak-ragu-datangi-faskes">Perkuat Akses Layanan Kesehatan, Bupati Jember Minta Masyarakat Tak Ragu Datangi Faskes</a></li>
</ul>


<p>“Malam ini saya di Pendopo bersama seluruh pegawai yang sembuh dari Covid-19 sedang mendonorkan plasma Konvalen untuk warga Jember yang positif Covid-19 supaya cepat diberikan kesembuhan,” ungkap Bupati Hendy.</p>



<p>Dia juga mengajak seluruh warga Jember yang sudah sembuh dari Covid-19 untuk juga mengikuti donor plasma Konvalen ini.</p>



<p>Bupati Hendy juga mengingatkan kepada masyarakat Jember untuk terus patuh memakai masker, menerapkan protokol kesehatan agar tidak sampai terkena Covid-19 seperti yang pernah dialaminya. “Saya ingin seluruh masyarakat Jember tanpa terkecuali dalam kondisi sehat semua, maka tolong patuhi pemerintah, tolong disiplinlah menerapkan protokol kesehatan. Dan bagi warga yang belum vaksinasi agar segera vaksinasi, ini masih 10 persen warga Jember yang sudah vaksinasi,” pesannya. <strong>(kom/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">148476</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Canangkan Seribu Labu Plasma, Komunitas Plasmahero Gaet Pemkot Malang</title>
		<link>https://memontum.com/canangkan-seribu-labu-plasma-komunitas-plasmahero-gaet-pemkot-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Feb 2021 09:19:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Donor Plasma]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Plasmahero]]></category>
		<category><![CDATA[seribu labu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=134720</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Komunitas Plasmahero agendakan pertemuan perdana bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, Senin (15/02) tadi. Bertempat di Balai Kota Malang, kegiatan itu bertujuan sebagai langkah awal mensukseskan program &#8216;seribu labu&#8217; Plasmahero. Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, Sri Winarni, yang hadir dalam forum tersebut mengatakan, bahwa ini merupakan perkenalan pihak Pemkot Malang dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="https://memontum.com/tag/kota-malang">Memontum </a>Kota Malang</strong> &#8211; Komunitas Plasmahero agendakan pertemuan perdana bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, Senin (15/02) tadi.</p>



<p>Bertempat di Balai Kota Malang, kegiatan itu bertujuan sebagai langkah awal mensukseskan program &#8216;seribu labu&#8217; Plasmahero.</p>



<p>Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, Sri Winarni, yang hadir dalam forum tersebut mengatakan, bahwa ini merupakan perkenalan pihak Pemkot Malang dengan komunitas Plasmahero.</p>



<p>&#8220;Kita hari ini pertemuan awal, untuk membicarakan adanya gerakan yang diinisiasi oleh Komunitas Plasmahero. Di mana, menghimbau kepada penyintas Covid-19 yang memenuhi persyaratan,&#8221; ungkapnya.</p>



<p><strong>Baca: <a href="https://memontum.com/134697-terkait-penutupan-giant-mog-ini-kata-pakar-ekonomi">Terkait Penutupan Giant MOG, Ini Kata Pakar Ekonomi</a></strong></p>



<p>Sehingga, pihaknya pun ikut memberikan himbauan dalam gerakan ini. Penyintas Covid-19, untuk mau memberikan donor plasmanya.</p>



<p>Berkaitan dengan lokasi donor plasma, Sri mengatakan, bahwa para penyintas bisa mendatangi PMI (Palang Merah Indonesia) Kota Malang maupun RSSA (Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Saiful Anwar).</p>



<p>&#8220;Untuk donor plasmanya itu memang kita ada di PMI maupun RSSA. Yang perlu ditekankan, kita harus punya ketersediaan, supaya kalau ada yang butuh kita bisa memberikan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sebab, tambahnya, dari 5 ribu lebih penyintas di Kota Malang, tidak semua bisa memenuhi persyaratan sebagai pendonor plasma konvalesen.</p>



<p>&#8220;Sulitnya, dari sekian yang mau donor, hanya sekitar 10 persen yang memenuhi syarat. Syaratnya ada banyak sekali,&#8221; tutur Sri.</p>



<p>Founder Komunitas Plasmahero, dr. Ariani MKes SpA(K), menyampaikan bahwa banyak syarat yang diberikan oleh PMI bagi penyintas yang ingin berdonor.</p>



<p>&#8220;Syaratnya sangat ketat, untuk terapi plasma ini. Terutama, titer antibodi sars-cov-2 yang harus tinggi, antara 1:80 sampai 1:320. Dicek itu, kalau lolos baru bisa berdonor,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Lebih lanjut, dr. Ariani menjelaskan bahwa sebenarnya terapi plasma konvalesen di Indonesia masih dalam tahap uji klinis. Namun penerapannya sudah berjalan, bahkan di Kota Malang sendiri efektifitasnya hampir 80 persen.</p>



<p>&#8220;Terapi plasma konvalesen di Indonesia masih dalam tahap uji klinis, belum ada rekomendasi dari pusat. Tapi beberapa penelitian sudah berjalan, di Kota Malang pasien covid-19 yang ada di RSSA kita berikan transfusi plasma konvalesen. Hasilnya hampir 80 persen efektifitas kesembuhannya,&#8221; terangnya.</p>



<p>Oleh karena itu, bagi dr. Ariani dengan gerakan ini, pihaknya juga turut membantu penelitian yang dilakukan di beberapa tempat. Seperti Balitbagkes (Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan), dalam hal uji klinis hasil akhir.</p>



<p>Ke depan, pihaknya juga sedang merancang program &#8216;seribu labu plasma&#8217; yang akan diadakan di Kota Malang.</p>



<p>&#8220;Kita saat ini sedang mencanangkan gerakan nasional &#8216;1000 labu plasma&#8217;. Makanya kami datang untuk mohon support dari pihak Pemkot, maupun stake holder lainnya,&#8221; paparnya.</p>



<p><strong>Baca Juga: <a href="https://memontum.com/134506-polis-tidak-cair-100-nasabah-lurug-kantor-bumi-putera">Polis Tidak Cair, 100 Nasabah Lurug Kantor Bumi Putera</a></strong></p>



<p>Berdasarkan pengakuannya, seribu adalah target secara nasional. Untuk Kota Malang sendiri, dr. Ariani menginginkan banyak yang tergerak untuk donor.</p>



<p>&#8220;Diharapkan, nanti semakin banyak semakin bagus. Karena presentase calon pendonor yang lolos untuk donor biasanya hanya sekitar 10 persen, saking ketat syaratnya,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Terkahir dia berharap para penyintas yang dalam kurun waktu 14 hari setelah sembuh segera lakukan screening donor plasma ke PMI atau UTD (Unit Transfusi Darah) terdekat.</p>



<p>&#8220;Karena di dalam tubuh penyintas ada benda berharga yang dibutuhkan oleh pasien yang sedang berjuang untuk sembuh di RS,&#8221; tutupnya.<strong> (cw1/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">134720</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Penyintas Covid-19, Belasan Personil Polres Probolinggo Kota Donorkan Konvalesen</title>
		<link>https://memontum.com/penyintas-covid-19-belasan-personil-polres-probolinggo-kota-donorkan-konvalesen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Feb 2021 18:30:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Donor Plasma]]></category>
		<category><![CDATA[Donor Plasma Konvalesen]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Pasien Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Penyintas Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[polres probolinggo kota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=134532</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Belasan personel Polres Probolinggo Kota, yang menjadi penyintas Covid-19, melakukan donor plasma konvalesen. Anggota yang menjadi pendonor plasma konvalesen ini, adalah anggota yang sudah sembuh dari Covid-19 sejak dua bulan terakhir. Kapolres Probolinggo Kota, AKBP R.M Jauhari S.H., S.I.K., M.Si, membenarkan jika ada anggota polres Probolinggo Kota, yang mengajukan diri untuk donor [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Belasan personel Polres Probolinggo Kota, yang menjadi penyintas Covid-19, melakukan donor plasma konvalesen. Anggota yang menjadi pendonor plasma konvalesen ini, adalah anggota yang sudah sembuh dari Covid-19 sejak dua bulan terakhir.</p>



<p>Kapolres Probolinggo Kota, AKBP R.M Jauhari S.H., S.I.K., M.Si, membenarkan jika ada anggota polres Probolinggo Kota, yang mengajukan diri untuk donor plasma konvalesen. &#8220;Memang benar, anggota Polres sudah mengikuti screening guna melakukan donor plasma. Anggota yang mengikuti donor plasma tersebut adalah anggota yang sudah sembuh dari Covid-19 sejak 2 bulan terakhir,&#8221; jelas AKBP R.M Jauhari, Kamis (11/02) tadi.</p>



<p>Tentunya, lanjut Kapolres, proses sebelum mengikuti donor plasma harus dilakukan proses screening terlebih dahulu. Proses screening ini, banyak sekali yang harus diikuti dan tim kesehatan yang mengerti bisa memutuskan apakah pendonor bisa atau tidak. Donor plasma konvalesen ini, menurutnya, sangat diharapkan dan bisa menjadi harapan bagi pasien Covid-19.</p>



<p>&#8220;Program dari bapak Kapolri, Kapolda agar anggota yang sudah sembuh dari Covid-19 melakukan donor plasma untuk membantu saudara kita yang terpapar COVID-19,&#8221; kata R.M Jauhari.</p>



<p>Kapolres mengungkapkan, puluhan anggota ini menjalani screening untuk mengetahui sejauh mana mereka memenuhi syarat sebagai pendonor plasma konvalesen. Hingga saat ini, Kapolres, baru ada 1 anggota yang sudah dinyatakan lolos screening dan bisa menjadi pendonor plasma konvalesen.</p>



<p>&#8220;Kalau yang sudah lolos, sampai saat ini sudah 1 anggota yang bisa mendonorkan plasmanya di RSUD Dr. Saleh,&#8221; imbuhnya.</p>



<p><strong><a href="https://memontum.com/134510-awas-libur-imlek-keluar-daerah-bagi-asn-dan-non-asn-diberlakukan-sanksi-disiplin-pegawai#ixzz6mE24ToMZ" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Baca Juga : Awas… Libur Imlek Keluar Daerah Bagi ASN dan Non ASN Diberlakukan Sanksi Disiplin Pegawai</a></strong></p>



<p>Sementara itu, salah seorang anggota Polres Probolinggo Kota yang juga ikut dalam donor plasma konvalesen ini Bripka Fauzan mengakui kalau sudah bisa ikut berperan sebagai pendonor plasma konvalesen. Bripka Fauzan menyebut, ia sudah dinyatakan lolos screening dan bisa menjadi pendonor plasma.</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah, saya dinyatakan lolos untuk menjadi pendonor plasma konvalesen,&#8221; katanya.</p>



<p>dr. Boby Mulyadi Sp.PK selaku Dokter Penanggung Jawab penanganan donor plasma konvalesen (Ruang Aferesis) mengucapkan terima kasih atas sumbangsih Polres Probolinggo Kota yang telah melakukan Donor Plasma.</p>



<p>&#8220;Mudah-mudahan plasma donor konvalesen ini membantu penanganan pasien covid lainnya yang ada di Kota Probolinggo,&#8221; jelasnya. <strong>(geo/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">134532</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polres Malang Bersama PMI Adakan Donor Plasma Darah Konvalesen</title>
		<link>https://memontum.com/polres-malang-bersama-pmi-adakan-donor-plasma-darah-konvalesen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Feb 2021 09:59:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[AKBP Hendri Umar]]></category>
		<category><![CDATA[Donor Plasma]]></category>
		<category><![CDATA[jawa timur]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres Malang]]></category>
		<category><![CDATA[PMI Kabupaten Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=134428</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Dalam rangka upaya penangan Covid-19, Urusan Kesehatan (Urkes) Polres Malang bersama PMI Kota Malang melaksanakan Bhakti Sosial Screening  Donor Plasma Darah konvalesen yang digelar di Gedung Bhayangkari Polres Malang, Rabu (10/02) tadi. Dalam acara tersebut, hadir Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar, Kabagsumda Polres Malang, Kompol Cicik Darwati, Paurkes Dokkes Polres Malang, Dr. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Dalam rangka upaya penangan Covid-19, Urusan Kesehatan (Urkes) Polres Malang bersama PMI Kota Malang melaksanakan Bhakti Sosial Screening  Donor Plasma Darah <em>konvalesen</em> yang digelar di Gedung Bhayangkari Polres Malang, Rabu (10/02) tadi.</p>
<p>Dalam acara tersebut, hadir Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar, Kabagsumda Polres Malang, Kompol Cicik Darwati, Paurkes Dokkes Polres Malang, Dr. Anita, PMI Kota Malang, Dr. Takdir, 50 Personel Polres Malang yg pernah terpapar Covid-19 dan 5 Petugas PMI Kota Malang.</p>
<p>Kabagsumda Polres Malang, dalam sambutannya, menyampaikan sudah bekerjasama PMI Kota Malang, mengingat yang memiliki alat donor plasma hanya ada di beberapa wilayah jawa timur, yakni Sidoarjo, Surabaya, Lumajang, Tuban, Jember dan Kota Malang. Karena untuk memiliki alat ini harus ada ijin dan pos penyimpanan khusus untuk penyimpanannya.</p>
<p>“Dengan darah yang kita sumbangkan ini dapat bermanfaat bagi orang lain dan dengan acara ini dapat memudahkan bagi anggota Polres Malang dalam penanganan oleh PMI Kota Malang. Harapan kami, Polres dan PMI Kabupaten Malang, agar bisa melaporkan kepada Bupati terpilih untuk bisa mengkoordinir instansi lain, untuk ikut berpartisipasi dalam melaksanakan donor darah plasma ini,&#8221; ucapnya.</p>
<p><strong>Baca Juga : <a href="https://memontum.com/133999-polres-malang-bersama-dandim-0818-ingatkan-prokes-di-kawasan-perkantoran#ixzz6m3pzEzNM">Polres Malang Bersama Dandim 0818 Ingatkan Prokes di Kawasan Perkantoran</a></strong></p>
<p>Di sisi lain, Dr. Takdir menyampaikan, ada beberapa kriteria bagi pendonor darah plasma <em>konvalesen</em> ini, yaitu harus ada bukti SWAB PCR positif, antibody minimal 80, ada perintah dari dokter yang bertanggungjawab, dinyatakan negaif 14 hari dan tidak ada keluhan dalam hal ini tidak demam, sesak, maupun batuk.</p>
<p>&#8220;Donor Darah Plasma <em>konvalesen</em> ini diberikan kepada pasien dengan kategori sedang sampai berat yg memiliki komorbid dan atas perintah dari dokter yang menangani pasien Covid-19. Sehingga plasma yang dihasilkan memenuhi standar sesuai dengan kriteria yang dimiliki BPOM,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Dia menambahkan, bagi pendonor sudah ada data base dan sudah ada nomor antriannya dengan ketentuan masing-masing golongan darah dan lebih memprioritaskan sesuai nomor urut namun lebih mengutamakan emergency dan harus melalui diskusi dan pertimbangan dari dokter yang lain.</p>
<p>&#8220;Kemungkinan bagi yg pernah kena masih bisa terpapar lagi, untuk itu jangan lengah karena gejala Covid saat ini telah bermutasi dengan gejala yg mengarah pada diare tanpa sebab. Untuk kebutuhan Plasma <em>konvalesen</em> ini sendiri, yang dibutuhkan banyak tetapi yg memenuhi kriteria SOP cuman sedikit,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Lanjutnya, virus ini kapan saja bisa tertular lagi yakni pada saat daya tahan tubuh lemah dan sembrono karena pernah mengidap Covid-19 yang tidak hanya satu kali ataupun berulang kali.</p>
<p>&#8220;Bagi yg OTG tidak menutup kemungkinan bisa terkena lagi dan lebih parah karena berdasarkan penelitian oleh WHO bahwa virus ini telah bermutasi dengan varian gejala baru seperti bentol-bentol pada kulit, muntah dan diare secara tiba-tiba,&#8221; Jelas Dr. Takdir. <strong>(cw3/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">134428</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jaga Kebugaran Penyintas Covid-19 Dengan Cara Ini</title>
		<link>https://memontum.com/jaga-kebugaran-penyintas-covid-19-dengan-cara-ini</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Feb 2021 09:31:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Donor Plasma]]></category>
		<category><![CDATA[Gangguan]]></category>
		<category><![CDATA[Penyintas Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Plasma Konvalesen]]></category>
		<category><![CDATA[Webinar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=134103</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Mengelola masalah dengan perhatian, memori, dan berpikir jernih bagi penyintas Covid-19 (yakni orang yang mampu bertahan hidup melawan Covid-19) dirasa sangat penting. Hal tersebut disampaikan Staff Divisi Hematologi Onkologi Medik Departemen Ilmu Penyakit Dalam FK UB &#8211; RSUD Saiful Anwar, dr. Shinta Oktya Wardhani, Sp. PD-KHOM, dalam webinar Edukasi Komunitas Pendonor [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Mengelola masalah dengan perhatian, memori, dan berpikir jernih bagi penyintas Covid-19 (<em>yakni orang yang mampu bertahan hidup melawan Covid-19</em>) dirasa sangat penting. Hal tersebut disampaikan Staff Divisi Hematologi Onkologi Medik Departemen Ilmu Penyakit Dalam FK UB &#8211; RSUD Saiful Anwar, dr. Shinta Oktya Wardhani, Sp. PD-KHOM, dalam webinar Edukasi Komunitas Pendonor Plasma Konvalesen, Sabtu (06/02).</p>
<p>&#8220;Sangat umum bagi orang yang sembuh dari Covid-19 berat, terutama yang membutuhkan alat bantu pernafasan di rumah sakit. Mereka pasti alami gangguan atau kesulitan dalam perhatian, mengingat sesuatu, dan berpikir jernih. Nah, kesulitan ini dapat hilang dalam beberapa minggu atau bulan, tetapi bagi sebagian orang bisa berlangsung lebih lama,&#8221; terangnya.</p>
<p>Oleh karena itu, dr. Shinta membeberkan ada beberapa strategi mengatasi gangguan tersebut bagi para penyintas Covid-19.</p>
<p>Antara lain latihan fisik, latihan otak, membuat catatan pengingat, dan membagi aktivitas.</p>
<p>&#8220;Latihan fisik bisa dengan berolahraga di level yang tepat. Sedangkan latihan otak bisa berupa menggeluti hobi atau aktivitas baru, memainkan permainan kata, angka, dan memori, serta membaca,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Lanjut dr. Shinta, selepas seseorang alami sakit parah, energi yang dimiliki mungkin akan berkurang dari sebelumnya. Sehingga penting untuk menjadi aktif kembali setelah pulih dari Covid-19, walau dirasa cukup sulit untuk mengelola aktifitas sehari-hari selepas terpapar.</p>
<p>&#8220;Oleh karena itu, ada beberapa strategi yang bisa dilakukan untuk mengatasi kesulitan mengelola aktivitas sehari-hari. Antara lain menyesuaikan ekspektasi, hemat energi, atur kecepatan diri, biarkan orang lain membantu, dan mulai aktifitas yang mudah serta ringan,&#8221; bebernya.</p>
<p><a href="https://memontum.com/134070-ppkm-jilid-2-kota-malang-berikan-hasil-signifikan#ixzz6lgKlZHcn"><strong>Baca Juga : PPKM Jilid 2 Kota Malang Berikan Hasil Signifikan</strong></a></p>
<p>Penyesuaian dengan ekspektasi diharuskan agar penyintas tidak perlu muluk-muluk dalam sehari ingin mengerjakan berbagai macam aktivitas.</p>
<p>Disamping itu, dr Shinta juga memaparkan beberapa strategi untuk hadapi kesulitan mengelola stres, kecemasan, atau depresi bagi para penyintas Covid-19.</p>
<p>&#8220;Teman-teman penyintas harus menjaga kebutuhan dasarnya, meliputi tidur dan makan yang cukup, serta tetap aktif secara fisik. Disisi lain juga penting untuk lakukan perawatan diri dengan tetap terhubung secara sosial, melakukan aktivitas santai, dan meningkatkan keterlibatan dalam aktivitas atau hobi,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Seperti diketahui WHO (<em>World Health Organization</em>) juga telah memberikan beberapa pedoman agar penyintas Covid-19 dapat tetap bugar. Arahan itu antara lain melakukan olahraga, mengelola masalah memori dan perhatian, kembali dalam aktivitas sehari-hari, serta mengelola stres, kecemasan, atau depresi. <strong>(cw1/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">134103</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Manfaat Inilah yang Diterima Penyintas Covid-19 Usai Donor Plasma</title>
		<link>https://memontum.com/manfaat-inilah-yang-diterima-penyintas-covid-19-usai-donor-plasma</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Jan 2021 09:01:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Donor Plasma]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Penyintas Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Plasma Konvalesen]]></category>
		<category><![CDATA[RSSA]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Sakit]]></category>
		<category><![CDATA[Swab]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=132932</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Terapi plasma konvalesen menjadi salah satu upaya penyembuhan bagi pasien Covid-19. Untuk bisa mencapai plasma konvalesen yang bisa diharapkan, maka tergantung dari kualitas isi antibodi. Kepala Unit Transfusi Darah Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Saiful Anwar (RSSA), dr. Siti Fatonah, menjelaskan bahwa kandungan dari plasma darah penyintas. &#8220;Yang terkandung dalam plasma [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum<a href="https://memontum.com/132920-prakarsai-donor-plasma-konvalesen-sutiaji-koordinasi-dengan-tim-peneliti" data-type="URL" data-id="https://memontum.com/132920-prakarsai-donor-plasma-konvalesen-sutiaji-koordinasi-dengan-tim-peneliti" target="_blank" rel="noreferrer noopener"> Kota Malang</a></strong> &#8211; Terapi plasma konvalesen menjadi salah satu upaya penyembuhan bagi pasien Covid-19. Untuk bisa mencapai plasma konvalesen yang bisa diharapkan, maka tergantung dari kualitas isi antibodi.</p>



<p>Kepala Unit Transfusi Darah Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Saiful Anwar (RSSA), dr. Siti Fatonah, menjelaskan bahwa kandungan dari plasma darah penyintas. &#8220;Yang terkandung dalam plasma yaitu antibodi, faktor-faktor pembekuan baik faktor yang pro koagulan maupun antikoagulan. Ada albumin, protein C dan S, cytokines anti inflamasi dan faktor-faktor lain,&#8221; terangnya, Sabtu (23/01) tadi.</p>



<p>Lebih lanjut dr. Siti mengatakan, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan pendonor plasma sebelum berdonasi.</p>



<p>&#8220;Sebelum donasi, pendonor banyak makan nasi dan minum air putih sekitar 2 sampai 3 liter per hari. Makannya, harus makanan protein tinggi. Kenapa, karena nanti itu kan otomatis banyak protein yang keluar ya. Sehingga protein albumin akan turun,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Berdasarkan penuturan dr. Siti, volume plasma darah yang diambil hanya sekitar 13 persen. Sehingga pendonor tidak perlu takut kekurangan cairan karena tidak akan langsung diambil sebanyak itu. Bahkan dalam 1 tahun maksimal donor 12 liter.</p>



<p>&#8220;Usai donor, ini yang penting. Konsumsi minuman elektrolit karena banyak air yang diambil. Kemudian makan makanan tinggi protein, seperti ikan, putih telur, dada ayam,&#8221; urainya.</p>



<p>Bagi penyintas yang sudah mendonorkan plasma darahnya, bisa berdonor lagi setelah 14 hari kemudian.</p>



<p>dr. Siti berharap akan makin banyak penyintas yang mau mendonorkan plasma darahnya. &#8220;Ini adalah bentuk ikhtiar kita bersama dalam membantu pasien Covid-19. Tidak hanya penerima donor yang mendapat manfaat, melainkan pendonor juga,&#8221; jelasnya. Manfaat yang didapat para pendonor antara lain dapat mengetahui kondisi antibodi, cek-up darah lengkap, protein total, albumin, dan kolesterol. Selain itu bisa menerima <a href="https://memontum.com/132841-rssa-rekrut-148-relawan-penanganan-covid-19" data-type="URL" data-id="https://memontum.com/132841-rssa-rekrut-148-relawan-penanganan-covid-19">screening Swab</a> RT-PCR, pemeriksaan IMLTD (Hepatitis B, C, HIV, dan Sifilis), serta mengetahui adanya antibodi terhadap golongan darah. <strong>(cw1/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">132932</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Prakarsai Donor Plasma Konvalesen, Sutiaji Koordinasi Dengan Tim Peneliti</title>
		<link>https://memontum.com/prakarsai-donor-plasma-konvalesen-sutiaji-koordinasi-dengan-tim-peneliti</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Jan 2021 05:58:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Donor Plasma]]></category>
		<category><![CDATA[Donor Plasma Konvalesen]]></category>
		<category><![CDATA[Penyintas Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[sutiaji]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=132920</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sebagai penyintas atau orang yang berhasil sembuh dari Covid-19, Wali Kota Malang, Sutiaji, dikabarkan akan mendonorkan plasma darahnya. Karena seperti yang diketahui, plasma darah dari penyintas digadang-gadang mampu membantu proses penyembuhan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 melalui terapi plasma konvalesen. Rencana donor plasma konvalesen itu langsung dibenarkan oleh Sutiaji Sabtu (23/1) pagi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum <a href="https://memontum.com/132916-tekan-penyebaran-covid-buat-program-masjid-tangguh">Kota Malang</a> </strong>&#8211; Sebagai penyintas atau orang yang berhasil sembuh dari Covid-19, Wali Kota Malang, Sutiaji, dikabarkan akan mendonorkan plasma darahnya.</p>



<p>Karena seperti yang diketahui, plasma darah dari penyintas digadang-gadang mampu membantu proses penyembuhan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 melalui terapi plasma konvalesen.</p>



<p>Rencana donor plasma konvalesen itu langsung dibenarkan oleh Sutiaji Sabtu (23/1) pagi ini. &#8220;Minggu depan saya akan mendeklarasikan. Saya sudah koordinasi dengan dr. Putu dan dr. Kohar tentang ini,&#8221; ungkap Sutiaji.</p>



<p>Dirinya akan memprakarsai donor plasma konvalesen dan sudah berkomunikasi dengan dr. Putu Moda Arsana. Seperti diketahui, dr. Putu adalah ketua Tim Peneliti Terapi Plasma Konvalesen.</p>



<p>&#8220;Beliau adalah orang Malang yang menginisiasi dan sudah meneliti tentang plasma konvalesen untuk penyembuhan Covid-19. Saat ini beliau di Jakarta, karena memang menjadi ketua Tim Peneliti Terapi Plasma Konvalesen,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Lanjut Sutiaji, mestinya donor plasma dilakukan minggu ini. Namun sayang, dikarenakan jadwal Sutiaji dan dr. Putu yang masih cukup padat, rencana akan dilaksanakan dalam pekan depan.</p>



<p><strong><a href="https://memontum.com/132909-wali-kota-malang-siap-donor-plasma-konvalesen">Baca Juga: Wali Kota Malang Siap Donor Plasma Konvalesen</a></strong></p>



<p>&#8220;Kemarin saya waktunya belum sempat, tapi dokter sempat. Saya longgar, namun dokter tidak, masih belum ketemu jadwal yang sama-sama kosong. Tapi Insyaallah dalam bulan ini akan kami deklarasikan dan saya akan prakarsai untuk donor plasma,&#8221; tandasnya.</p>



<p>Sutiaji pun berharap dirinya bisa berdonor. &#8220;Saya saat terpapar Covid-19 itu bergejala, semoga bisa, karena katanya penyintas tanpa gejala yang tidak bisa. Selain itu usia juga mudah-mudahan masih bolehlah,&#8221; tutupnya<strong>. (cw1/sit)</strong></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">132920</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Malang Siap Donor Plasma Konvalesen</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-malang-siap-donor-plasma-konvalesen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Jan 2021 04:12:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Donor Plasma]]></category>
		<category><![CDATA[Donor Plasma Konvalesen]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Positif Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[sutiaji]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=132909</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Terapi plasma konvalesen menjadi salah satu upaya penyembuhan pasien terkonfirmasi positif covid-19. Seorang penyintas covid-19 yang memenuhi syarat bisa mendonorkan plasma darahnya, bahkan tidak perlu melakukan swab mandiri. Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, saat berkunjung di Kota Malang. &#8220;Penyintas tinggal datang ke Satgas covid-19 di masing-masing Kabupaten [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum <a href="https://memontum.com/132903-kpk-periksa-4-pejabat-dan-pihak-swasta-dugaan-korupsi-six-roll-mill-pg-jatiroto">Kota Malang</a></strong> &#8211; Terapi plasma konvalesen menjadi salah satu upaya penyembuhan pasien terkonfirmasi positif covid-19. </p>



<p>Seorang penyintas covid-19 yang memenuhi syarat bisa mendonorkan plasma darahnya, bahkan tidak perlu melakukan swab mandiri. Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, saat berkunjung di Kota Malang.</p>



<p>&#8220;Penyintas tinggal datang ke Satgas covid-19 di masing-masing Kabupaten atau Kota. Tidak usah khawatir karena tidak ada biaya swab dan sebagainya. Nanti semua sudah diatur, termasuk screeningnya,&#8221; ungkap Emil.</p>



<p>Oleh karena itu, orang nomor dua di jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur itu mendorong para penyintas untuk berdonor.</p>



<p>&#8220;Kita sangat mendorong karena butuh banyak golongan darah, juga dengan rhesus bervariasi. Fungsinya untuk menemukan kecocokan dengan plasma darah,&#8221; paparnya.</p>



<p>Berkaitan dengan donor plasma konvalesen, Emil langsung menyasar Wali Kota Malang, Sutiaji, yang saat itu tengah mendampinginya.</p>



<p>&#8220;Pak Wali ini salah satu penyintas covid-19. Siap ya kalau diminta donor plasma konvalesen?,&#8221; tanyanya.</p>



<p>Tidak membutuhkan waktu lama, Sutiaji langsung menjawab dengan lantang pertanyaan Wagub yang diajukan kepadanya itu.</p>



<p>&#8220;Sebagai orang yang berhasil sembuh dari virus covid-19, saya pasti siap berdonor,&#8221; seru Sutiaji.</p>



<p><a href="https://memontum.com/132730-permintaan-donor-plasma-tinggi-pmi-malang-kesulitan-cari-pendonor"><strong>Baca Juga: Permintaan Donor Plasma Tinggi, PMI Malang Kesulitan Cari Pendonor</strong></a></p>



<p>Lebih lanjut orang nomor satu di Kota Malang itu mengatakan akan menggelar gerakan sosialisasi donor plasma kedepannya.</p>



<p>&#8220;Insyaallah saya mungkin akan buat gerakan. Kita sudah sepakati, mungkin minggu depan,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Ketika ditanya berkaitan dengan efektivitas terapi plasma konvalesen, Sutiaji menegaskan bahwa itu bukan domainnya memberikan statmen. Namun dirinya membagikan cerita ketika mendapat donor plasma konvalesen bersama sang istri saat berjuang melawan covid-19.</p>



<p>&#8220;Saat menerima terapi plasma konvalesen kemarin, lebih efektif untuk istri, sedangkan di saya kurang. Bisa jadi plasma darah yang diterima istri saya sudah mengenali virus yang menempel, sehingga antibodinya naik dan cepet sehat,&#8221; tandasnya.</p>



<p>Seperti diketahui, Sutiaji terkonfirmasi positif covid-19 pada 30 November 2020 lalu, dan berhasil sembuh setelah menjalani perawatan selama kurang lebih 2 minggu.<strong> (cw1/sit)</strong></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">132909</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Permintaan Donor Plasma Tinggi, PMI Malang Kesulitan Cari Pendonor</title>
		<link>https://memontum.com/permintaan-donor-plasma-tinggi-pmi-malang-kesulitan-cari-pendonor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Jan 2021 06:03:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Donor Plasma]]></category>
		<category><![CDATA[Donor Plasma Kovalesen]]></category>
		<category><![CDATA[Pendonor Plasma Sedikit]]></category>
		<category><![CDATA[PMI Kota Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=132730</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Permintaan donor plasma konvalesan di PMI (Palang Merah Indonesia) Kota Malang, sangat tinggi. Namun sayangnya, PMI hanya bisa memenuhi permintaan itu hanya sedikit. Terbatasnya ketersediaan plasma darah, diakibatkan hanya sedikit pendonor yang memenuhi syarat. Setidaknya, itu yang disampaikan Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Malang, dr Enni Sekar Rengganingati, Kamis [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Permintaan donor plasma konvalesan di PMI (Palang Merah Indonesia) Kota Malang, sangat tinggi. Namun sayangnya, PMI hanya bisa memenuhi permintaan itu hanya sedikit.</p>



<p>Terbatasnya ketersediaan plasma darah, diakibatkan hanya sedikit pendonor yang memenuhi syarat. Setidaknya, itu yang disampaikan Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Malang, dr Enni Sekar Rengganingati, Kamis (21/01) tadi.</p>



<p>Terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi agar pendonor plasma darah. Tetapi, nyatanya tidak semua yang pernah terpapar Covid-19, bisa mendonor plasmanya.</p>



<p>&#8220;Terbatasnya ketersediaan plasma ini, karena kadar antibodi dari pendonor yang tidak mencukupi. Sejauh ini sudah banyak yang mencoba donor plasma namun hanya 10 persen yang memenuhi syarat. Misalnya yang donor 100 orang itu yang bisa hanya sekitar 10 sampai 12 orang,&#8221; paparnya.</p>



<p>Enni menambahkan, saat ini pihaknya juga sedang menunggu pesanan kantong darah datang. &#8220;Kita pesan kantong darah ini ke vendor, karena ini penggunanya tinggi, ternyata vendor juga kehabisan. Alat alat seperti itu kan tidak dijual bebas ada distributor khusus,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Meski begitu, PMI Kota Malang tetap gencar mengajak para penderita covid-19 yang sudah sembuh untuk mendonorkan plasmanya. Bahkan diakui Enni, PMI Kota Malang juga menggaet beberapa elemen masyarakat dalam upayanya ini.</p>



<p>&#8220;Kalau mengajak berdonor kita movitasi, biasanya mereka sadar dan berkenan. Tapi ada beberapa penyintas atau orang yang sudah sembuh dari Covid-19 yang tidak mau identitasnya diketahui,&#8221; tandasnya.</p>



<p>Berdasarkan keterangan dari Enni, PMI Kota Malang sendiri belum banyak berhasil menyalurkan plasma darah. &#8220;Sejauh ini masih sebanyak 29 kantong saja. Dan kita hanya melayani permintaan dari RS (Rumah Sakit) rujukan Covid-19. Sedangkan hasil donor, apakah berhasil sembuh atau tidak, ada di masing-masing RS,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Enni berharap semua penyintas yang sudah sembuh dari Covid-19, berkenan untuk mendonorkan plasmanya. &#8220;Nanti kita periksa antibodinya, kalau memang memenuhi nanti akan kita ambil,&#8221; tutupnya. <strong>(cw1/ed2)</strong></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">132730</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
