<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>downhill, &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/downhill/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 22 Sep 2025 08:35:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>downhill, &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Tingkatkan Sport Tourism, BIG Downhill Sukses Digelar di Banyuwangi</title>
		<link>https://memontum.com/tingkatkan-sport-tourism-big-downhill-sukses-digelar-di-banyuwangi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Sep 2025 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[digelar]]></category>
		<category><![CDATA[downhill,]]></category>
		<category><![CDATA[sukses,]]></category>
		<category><![CDATA[tingkatkan]]></category>
		<category><![CDATA[tourism]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226142</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, terus mendorong sport tourism berskala internasional yang kerap dilaksanakan di Kabupaten Banyuwangi. Seperti halnya kejuaraan sepeda internasional Banyuwangi Ijen Geopark (BIG) Downhill, yang dilaksanakan di Gantasan Bike Park, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, 20 hingga 21 September 2025. Kejuaraan yang masuk agenda resmi Union Cycliste Internationale (UCI/Federasi Balap Sepeda [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, terus mendorong sport tourism berskala internasional yang kerap dilaksanakan di Kabupaten Banyuwangi. Seperti halnya kejuaraan sepeda internasional Banyuwangi Ijen Geopark (BIG) Downhill, yang dilaksanakan di Gantasan Bike Park, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, 20 hingga 21 September 2025.</p>



<p>Kejuaraan yang masuk agenda resmi Union Cycliste Internationale (UCI/Federasi Balap Sepeda Internasional), ini diikuti 313 pembalap dari 7 negara. Selain pembalap dari berbagai daerah di tanah air, kejuaraan ini diikuti pembalap Australia, Filipina, Malaysia, Rusia, Singapura dan Timor Leste.</p>



<p>“Selamat kami ucapkan kepada para pemenang yang telah menunjukkan performa terbaiknya. BIG Downhill 2025 ini adalah bagian dari event sport tourism berskala internasional yang kami laksanakan,” kata Bupati Ipuk, saat menyerahkan medali kepada para pemenang, Minggu (21/09/2025) tadi.</p>



<p>Bupati Ipuk menambahkan, ajang ini bukan sekadar balap sepeda, tapi komitmen daerah mengajak para riders nasional maupun dunia sekaligus memberi efek ganda bagi homestay, kuliner dan transportasi. “Selain menjadi daya tarik wisata, juga mempromosikan Banyuwangi ke dunia,” sambungnya.</p>



<p>Sementara di Kategori Women Elite, Riska Amelia Agustina (Marin Astrindo Racing Team) menjadi yang tercepat dengan waktu 5 menit 06,265 detik. Nilna Murni Ningtias (Spartan Racing Team) berada di posisi kedua dan Naomi (Trinx Factory Team PH/Fly Racing Team PH) berada di posisi ketiga.</p>



<p>Plt Kadispora Banyuwangi, M Alfin Kurniawan, menambahkan bahwa kejuaraan ini terbagi dalam 19 kelas. Hari pertama, para pembalap menjalani seeding run atau sesi percobaan untuk mencatat waktu terbaik sebagai penentu posisi start di babak final. Hari kedua merupakan final run untuk menentukan siapa yang menjadi juara.</p>



<p>“Event ini sudah memasuki kali keempat pelaksanaan dan menjadi agenda resmi UCI,” ujar Alfin.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Diketahui, bahwa setelah di hari pertama, para pembalap mengikuti babak kualifikasi untuk menentukan pole position. Hari kedua, ratusan pembalap memasuki putaran final.</p>



<p>Trek yang basah dan licin usai diguyur hujan, membuat putaran final berlangsung sengit, bahkan membuat sejumlah pembalap terjungkal. Para pembalap harus ekstra hati-hati menaklukkan lintasan dengan rute sulit.</p>



<p>“Treknya menantang, jalurnya berlumpur sangat licin. Terutama trek bebatuannya. Jadi, trek di sini berbeda dari trek di Indonesia yang pernah saya ikuti sebelumnya,” kata Luke, pembalap kategori men junior dari Singapura.</p>



<p>Hal yang sama, dilontarkan Stephen Girys, pembalap asal Australia. Dirinya mengatakan top section track cukup susah. &#8220;Di luar itu, saya suka dengan Banyuwangi, tempatnya bagus dan indah,” ungkapnya.</p>



<p>Para pembalap harus melintasi trek sepanjang 2,3 kilometer. Mulai dari jalur tanjakan, menurun, tikungan tajam, bebatuan, drop pohon, wallret kayu, super bowll, hingga big drop.</p>



<p>Rendy Varera Sanjaya dari team XTR menjadi yang tercepat untuk Kategori Men Elite dengan catatan waktu 4 menit 08,442 detik. Pandu Satrio Perkasa (Sego Anget Racing Team Banyuwangi) berada di posisi kedua dan Andy Prayoga (Polair DH Team) berada di posisi ketiga. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226142</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jadi Tuan Rumah Jatim Downhill 2025, SAE L&#8217;Sima Suguhkan Berm 360 Drajat</title>
		<link>https://memontum.com/jadi-tuan-rumah-jatim-downhill-2025-sae-lsima-suguhkan-berm-360-drajat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Feb 2025 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[downhill,]]></category>
		<category><![CDATA[drajat]]></category>
		<category><![CDATA[l’sima]]></category>
		<category><![CDATA[suguhkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219326</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; New L’Sima Bike Park yang merupakan bagian dari Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Kelas I Malang di Desa Maguan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, sukses menjadi tuan rumah Jatim Downhill 2025, Minggu (16/02/2025) tadi. Oneday Race ini, dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakat Jawa Timur, Kadiyono. &#8220;Semoga New L’Sima Bike [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; New L’Sima Bike Park yang merupakan bagian dari Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Kelas I Malang di Desa Maguan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, sukses menjadi tuan rumah Jatim Downhill 2025, Minggu (16/02/2025) tadi. Oneday Race ini, dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakat Jawa Timur, Kadiyono.</p>



<p>&#8220;Semoga New L’Sima Bike Park dapat jadi wadah para penggiat olah raga downhill dari seluruh penjuru tanah air. Sekaligus dapat memberikan manfaat untuk masyarakat sekitar,&#8221; ujar Kadiyono.</p>



<p>Bahkan, Staf Khusus Bidang Penguatan SDM dan Transformasi Organisasi, Y Ambeg Paramarta bersama Tim Imipas MTB, turut tampil memeriahkan ajang balap sepeda gunung bergengsi ini. Dirinya memberikan apresiasi yang luar biasa atas kompetisi yang telah digelar.</p>



<p>“Sangat luar biasa. Tidak hanya sebagai pembinaan para warga binaan, kini SAE kembali memiliki lintasan downhill, bahkan dilengkapi dengan lintasan berm 360 derajat yang merupakan pertama kali di Indonesia. Tentunya ini merupakan nilai jual tersendiri untuk L’Sima Bike Park,&#8221; ujar Ambeg, seusai melaksanakan race kelas Grand Master.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Berm 360 derajat sendiri, merupakan tipe rintangan yang langka, bahkan jadi yang pertama dan satu-satunya di Indonesia. Diketahui, lintasan tersebut dibentuk dengan tenaga warga binaan Lapas Malang atas arahan Kalapas Kelas 1 Malang, Ketut Akbar Herry Achjar yang bekerjasama dengan atlet senior dari Bandit Racing Team, Pornomo.</p>



<p>Lintasan ini, membentang sepanjang 1 km dengan sudut elevasi sekitar 70 m. Uniknya, lintasan ini menawarkan pemandangan yang indah serta melewati berbagai kebun dan lahan pertanian dari program ketahanan pangan hasil kerja pembinaan kemandirian di SAE L’Sima Ngajum.</p>



<p>Melihat antusias para pembalap, Kalapas mengaku lega. Diketahui ada sekitar 130 perserta yang telah terdaftar sebagai peserta yang terbagi pada 11 kelas. “Alhamdulillah, SAE Ngajum sukses jadi tuan rumah ajang bergensi Jatim Downhill 2025. Lintasan New L’Sima Bike Park dapat kembali dinikmati oleh para pecinta downhill dari berbagai wilayah di Indonesia. Bahkan kini lintasan hadir lebih seru dan kompetitif,&#8221; jelas Kalapas. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219326</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Suguhkan Spot Venue Olah Raga Downhill, Panderman Gravity Park Optimalkan Lereng Panderman</title>
		<link>https://memontum.com/suguhkan-spot-venue-olah-raga-downhill-panderman-gravity-park-optimalkan-lereng-panderman</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Oct 2023 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[downhill,]]></category>
		<category><![CDATA[gravity]]></category>
		<category><![CDATA[lereng]]></category>
		<category><![CDATA[optimalkan]]></category>
		<category><![CDATA[panderman]]></category>
		<category><![CDATA[suguhkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=200682</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Wisata alam Panderman Gravity Park di lereng Gunung Panderman, Desa Pesanggrahan, Kecamatan/Kota Batu, resmi dibuka, Senin (30/10/2023) tadi. Memanfaatkan lahan seluas sekitar 64 hektar, wisata ini sangat menarik dan cocok untuk spot venue olah raga downhill. Pengelolaan wisata ini, dikelola oleh pemerintah desa melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mayangsari. Pj [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; Wisata alam Panderman Gravity Park di lereng Gunung Panderman, Desa Pesanggrahan, Kecamatan/Kota Batu, resmi dibuka, Senin (30/10/2023) tadi. Memanfaatkan lahan seluas sekitar 64 hektar, wisata ini sangat menarik dan cocok untuk spot venue olah raga downhill. Pengelolaan wisata ini, dikelola oleh pemerintah desa melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mayangsari.</p>



<p>Pj Wali Kota Batu, melalui Asisten III Pemkot Batu, Abdillah Al Kaff, menyampaikan bahwa Panderman Gravity Park berada di ujung desa tepat di kawasan Lereng Gunung Panderman dengan ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut. &#8220;Hari ini, Desa Pesanggrahan, Kecamatan/Kota Batu telah memiliki wisata alam Panderman Gravity Park. Dimana, dikelola oleh pemerintah desa melalui BUMDes,&#8221; terangnya, saat berada di Panderman Gravity Park, Senin (30/10/2023) tadi.</p>



<p>Dengan dibukanya wisata alam tersebut, ujarnya, diharapkan mampu membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Bahkan, pemerintah desa juga mampu membuka peluang kerja sama dengan banyak pihak untuk kemajuan desa.</p>



<p>&#8220;Jadi, melalui Program Desa Berdaya, diharapkan Desa Pesanggrahan yang memiliki tempat wisata baru ini mampu meningkatkan pendapatan asli desa. Tentunya, tempat wisata Pesanggrahan Gravity Park ini juga menjadi sumber pendapatan desa,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Kepala Desa Pesanggrahan, Imam Wahyudi, menjelaskan bahwa Pesanggrahan Gravity Park memiliki konsep sport tourism olah raga downhill. &#8220;Yang pasti, dibukanya wisata alam baru ini bertujuan untuk merambah perekonomian. Apalagi, bagi pendaki yang biasanya naik ke puncak, kita tawarkan kemping ground di Panderman Gravity Park,&#8221; urainya.</p>



<p>Imam menambahkan, bahwa Panderman Gravity Park tersebut terletak di tanah kas desa (TKD) seluas 64 hektar. Dimana, area itu bekerjasama dengan pihak Perhutani. &#8220;Memang tempat wisata ini dikelola BUMDes Mayangsari milik Desa Pesanggrahan dan bekerjasama dengan Perhutani. Untuk, venue downhill trek jalur sejauh 3,6 kilometer dengan jarak tempuh perjalanan enam menit,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Tenaga Ahli Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Jawa Timur, Dani Sutopo, mengatakan spot olah raga downhill merupakan embrio yang sangat bagus sekali untuk didorong. Sehingga, menurutnya, pemanfaatan lereng Gunung Panderman menjadi kegiatan wisata bernuansa olah raga.</p>



<p>&#8220;Jadi kami berharap, bahwa Kota Batu memiliki sirkuit downhill paling bagus yaitu Panderman Gravity Park. Harapannya setelah ini pemerintah desa mampu mengembangkan hingga berjalan lebih luas,&#8221; tambahnya. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">200682</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
