<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>DPC Serikat Pekerja &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/dpc-serikat-pekerja/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 05 Oct 2020 14:31:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>DPC Serikat Pekerja &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Disnaker Kabupaten Pastikan Tak Ada Aksi Turun Jalan</title>
		<link>https://memontum.com/disnaker-kabupaten-pastikan-tak-ada-aksi-turun-jalan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Oct 2020 14:31:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Disnaker]]></category>
		<category><![CDATA[DPC Serikat Pekerja]]></category>
		<category><![CDATA[hari buruh]]></category>
		<category><![CDATA[polres malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=124948</guid>

					<description><![CDATA[Sikapi Rencana Aksi Hari Buruh Memontum Malang &#8211; Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Malang, Yoyok Wardoyo, memastikan bahwa peringatan Hari Buruh pada 6 sampai 8 Oktober mendatang, tidak akan dilakukan dengan aksi turun jalan atau mogok kerja. Kepastian rencana itu, telah disepakati bersama dan sudah dilakukan pertemuan bersama dengan melibatkan semua pihak. &#8220;Kemarin (2/10), [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h3><strong>Sikapi Rencana Aksi Hari Buruh</strong></h3>
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Malang, Yoyok Wardoyo, memastikan bahwa peringatan Hari Buruh pada 6 sampai 8 Oktober mendatang, tidak akan dilakukan dengan aksi turun jalan atau mogok kerja. Kepastian rencana itu, telah disepakati bersama dan sudah dilakukan pertemuan bersama dengan melibatkan semua pihak.</p>
<p>&#8220;Kemarin (2/10), kita sudah konsolidasikan dengan Kapolres. Dan alhamdulillah, untuk sahabat pimpinan DPC Serikat Pekerja dan serikat buruh yang tergabung dalam LKS Tripartid plus, dalam menyikapi seruan turun jalan tanggal 6-8 Oktober, terkait omnibus law cluster ketenagakerjaan, para sahabat telah berkomitmen untuk tidak turun ke jalan,&#8221; kata Yoyok.</p>
<p>Langkah komitmen yang diambil oleh perwakilan para buruh di Kabupaten Malang, tambahnya, setelah melalui konsolidasi serta proses diskusi dengan para stake holder. Sehingga, teman-teman buruh di Kabupaten Malang, menyerahkan sepenuhnya perjuangan untuk menyampaikan pendapat kepada rekan-rekan serikat pekerja dan buruh di pusat (Jakarta).</p>
<p>&#8220;Pertimbangan bijaksana telah diambil oleh pimpinan Serikat Pekerja dan Serikat Buruh, untuk mengutamakan kesehatan di era pandemi ini. Sehingga, mempercayakan mekanisme omnibus law kepada teman-teman serikat yang berada di pusat,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Meskipun teman-teman buruh telah mengurungkan niatnya untuk mengadakan aksi turun jalan, ujar Yoyok, namun bukan berarti mereka tidak menyuarakan aspirasinya. Sebaliknya, teman-teman buruh melakukan aksi elegan dengan cara menulis aspirasi untuk dibawa ke tingkat pusat.</p>
<p>&#8220;Beliau-beliau itu, memutuskan untuk memilih cara yg elegant dalam menyuarakan aspirasinya. Yaitu, dengan cara menulis aspirasinya untuk dibawa atau dikirim ke DPR-MPR RI dengan difasilitasi oleh Disnaker, Polres Malang serta DPRD Kabupaten Malang,&#8221; papar Kadisnaker.</p>
<p>Sehingga, dengan keputusan yang telah diambil ini, harapannya tidak terjadi kerumunan masyarakat di tempat umum. Sehingga, tidak akan menimbulkan kluster baru penyebaran Covid-19 di Kabupaten Malang. Sebaliknya, aspirasi teman-teman buruh di Kabupaten Malang, juga tetap tersampaikan dengan melalui cara yang lebih kondusif. <strong>(mg2/sit)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">124948</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
