<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>DPK Kota Batu &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/dpk-kota-batu/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 11 Jan 2021 15:26:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>DPK Kota Batu &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>PKL Pujasera Alun-alun Situbondo Ngluruk ke DPKP</title>
		<link>https://memontum.com/pkl-pujasera-alun-alun-situbondo-ngluruk-ke-dpkp</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Jan 2021 15:26:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Alun-alun Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[DPK Kota Batu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=131862</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Perwakilan paguyuban pedagang kaki lima (PKL) Pujasera Alun-alun Kabupaten Situbondo, ngeluruk ke Kantor Dinas Pemukiman dan Kawasan Perumahan (DPKP) Situbondo, Senin (11/01) tadi. Aksi ini, dipicu karena PKL merasa kecewa terhadap kinerja DPKP Kabupaten Situbondo.Kinerja yang dimaksud, yakni pasca pelaksanaan renovasi kios, ternyata jumlahnya tak sesuai dengan jumlah pedagang yang ada. Ketua [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Perwakilan paguyuban pedagang kaki lima (PKL) Pujasera Alun-alun Kabupaten Situbondo, ngeluruk ke Kantor Dinas Pemukiman dan Kawasan Perumahan (DPKP) Situbondo, Senin (11/01) tadi. Aksi ini, dipicu karena PKL merasa kecewa terhadap kinerja DPKP Kabupaten Situbondo.<br>Kinerja yang dimaksud, yakni pasca pelaksanaan renovasi kios, ternyata jumlahnya tak sesuai dengan jumlah pedagang yang ada.</p>



<p>Ketua Paguyuban, Didik, bersama beberapa pengurus saat mendatangi Kantor DPKP Kabupaten Situbondo, menerangkan bahwa jumlah kios yang ada adalah 20 kios. Sedangkan, jumlah pedagang yang akan menempati kios lebih dari itu.</p>



<p>&#8220;Jumlahnya ada 22 orang stand pedagang pagi dan 24 orang stand pedagang untuk malam hari,&#8221; kata Didik, Senin (11/01).</p>



<p>Lebih lanjut, Didik menambahkan, apa yang dirinya lakukan itu, demi mensejahterakan anggota. Sementara, dari jumlah kios yang sudah kurang itu, dirinya malah diperintah untuk mengosongkan empat kios yang di sebelah Barat. Alasannya, bahwa kios tersebut akan di tempati orang titipan dari dinas.</p>



<p>Setelah mendapat penjelasan dari pihak DPKP, dalam hal ini Kepala Bidang Pertamanan DPKP Situbondo, H. Iwan Subakti, terkait empat lapak tersebut, ternyata akan dijadikan stand percontohan untuk mengangkat kuliner khas Situbondo.</p>



<p>&#8220;Akhirnya, para PKL Pujasera mendukung program pemerintah, dengan tetap menata lapak-lapak dagangan di pujasera yang sudah diatur sesuai undian atau urutannya supaya tetap menjaga keindahan pujasera Alun-alun agar tidak terkesan kumuh,&#8221; katanya. <strong>(her/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">131862</post-id>	</item>
		<item>
		<title>DPK Kota Batu Beri Edukasi Mengatasi Bahaya Kebakaran</title>
		<link>https://memontum.com/dpk-kota-batu-beri-edukasi-mengatasi-bahaya-kebakaran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Dec 2020 10:39:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[DPK Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=128927</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Dinas Penanggulangan Kebakaran (DPK) Kota Batu, semakin masif dalam memberikan edukasi terhadap masyarakat tentang bahaya kebakaran dan cara penanggulangan. Seperti yang dilakukan pada Kamis (3/12) pagi, di Kampung Meduran RT/ RW 02/02, Kelurahan Sisir Kecamatan/Kota Batu. Dalam edukasi tersebut, warga tampak antusias menghadiri dan mengikuti serangkaian acara. Baik kaum ibu, maupun [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Dinas Penanggulangan Kebakaran (DPK) Kota Batu, semakin masif dalam memberikan edukasi terhadap masyarakat tentang bahaya kebakaran dan cara penanggulangan. Seperti yang dilakukan pada Kamis (3/12) pagi, di Kampung Meduran RT/ RW 02/02, Kelurahan Sisir Kecamatan/Kota Batu.</p>
<p>Dalam edukasi tersebut, warga tampak antusias menghadiri dan mengikuti serangkaian acara. Baik kaum ibu, maupun bapak serta para pemuda untuk mendengarkan penjelasan dari instruktur yang memberikan edukasi tentang upaya apa yang perlu dilakukan, saat di rumah maupun lingkungan sekitarnya, ketika terjadi kebakaran.</p>
<p>Damkar juga memberikan gambaran situasi atau mempraktekkan, saat terjadi kebakaran dengan menggunakan tabung gas elpiji yang sedang terbakar karena ada kebocoran selang. Simulasi tersebut, bertujuan agar warga tidak panik dan cenderung mampu mengatasi secara mandiri sebelum api semakin membesar dan lebih sulit dikendalikan.</p>
<p>&#8220;Kami petugas Damkar Kota Batu memberikan edukasi terhadap masyarakat tentang pentingnya bahaya kebakaran yang mungkin terjadi akibat kebocoran selang Elpiji. Warga perlu tahu, sebab selama ini pengertian dimasyarakat bahwa tabung Elpiji itu bisa meledak. Padahal bukan seperti itu, melainkan bisa terjadi apabila ada kebocoran gas dan telah memenuhi ruangan di dapur,&#8221; jelas instruktur yang memberikan edukasi, Suharsanto.</p>
<p>Diuraikan Suharsanto, sebagai langkah awal atau saat akan memulai beraktifitas di dapur, ibu-ibu diharapkan peka terhadap bau dari gas itu sendiri. Apabila saat akan mengawali ada bau gas, agar seketika itu tidak langsung menghidupkan saklar lampu. Namun, segera buka jendela maupun pintu, agar udara bisa masuk atau sirkulasi udara bisa berfungsi.</p>
<p>Kemudian, mencabut atau melepas regulator untuk memutus aliran gas. &#8220;Apabila gas mengeluarkan api, untuk sebisa mungkin membawa keluar ruangan dengan berjalan mundur,&#8221; tambah Suharsanto.</p>
<p>Ketua RW 02 Kelurahan Sisir, Yunus R, mengapresiasi Dinas Penanggulangan Kebakaran Kota Batu, tentang program penyuluhan ini. Karena dengan simulasi mengatasi kebakaran ini, telah mengedukasi warganya.</p>
<p>&#8220;Terima kasih atas program dari DPK, karena warga teredukasi dan menjadi paham, bagaimana cara menanggulangi kebakaran di rumah. Sekaligus, juga bisa menjadi relawan di wilayah masing-masing, guna menanggulangi bahaya kebakaran. Semoga program seperti ini terus dilakukan tidak hanya di sini (Meduran red), tetapi merata di Kota Batu,&#8221; paparnya. <strong>(bir/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">128927</post-id>	</item>
		<item>
		<title>DPK Kota Batu Gandeng Dunia Usaha, Simulasikan Penyelamatan dari Gedung Bertingkat</title>
		<link>https://memontum.com/dpk-kota-batu-gandeng-dunia-usaha-simulasikan-penyelamatan-dari-gedung-bertingkat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Sep 2020 14:13:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[DPK Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Simulasi Penyelamatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=123903</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Dinas Penanggulangan Kebakaran (DPK) Kota Batu kembali mengasah kemampuan serta ketrampilan personelnya. Setelah seminggu yang lalu berlatih tentang penggunaan alat pemadam kebakaran ringan, kali ini DPK Kota Batu gandeng dunia usaha, melakukan vertical rescue atau penyelamatan korban dari gedung bertingkat, Jumat (18/9/2020) di Lembah Metro Resort Kelurahan Sisir Kecamatan/Kota Batu. Setelah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Dinas Penanggulangan Kebakaran (DPK) Kota Batu kembali mengasah kemampuan serta ketrampilan personelnya. Setelah seminggu yang lalu berlatih tentang penggunaan alat pemadam kebakaran ringan, kali ini DPK Kota Batu gandeng dunia usaha, melakukan vertical rescue atau penyelamatan korban dari gedung bertingkat, Jumat (18/9/2020) di Lembah Metro Resort Kelurahan Sisir Kecamatan/Kota Batu.</p>
<p>Setelah melakukan persiapan serta diawali dengan apel, segera para personel DPK mempersiapkan diri. Para instruktur memberikan pengarahan kepada personel yang akan melakukan peluncuran dari gedung lantai dua, khususnya tentang tata cara simpul tali serta peralatan clambing. Hal ini penting karena keselamatan menjadi prioritas dari sebuah misi.</p>
<p>Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran (DPK) Kota Batu, Himpun mengatakan, tujuan simulasi tak lain jika sewaktu-waktu terjadi bencana, petugas bisa mengevakuasi korban tanpa ada kendala. Karena petugas sudah menguasai teknik tersebut.</p>
<p>&#8220;Harapannya simulasi ini bisa mematangkan teknik penyelamatan dan bisa memberikan edukasi bagi pelaku wisata yang ikut terlibat,&#8221; tegas Himpun saat simulasi di Lembah Metro Resort.</p>
<p>Pihak DPK pun sangat terbuka jika ada wahana wisata, hotel, restoran, desa, kelurahan, ataupun masyarakat yang ingin adanya pendampingan materi dan praktek secara langsung untuk menanggulangi kebakaran atau bencana.</p>
<p>&#8220;Sebab DPK akan lebih terbantu bila semakin banyak yang faham tentang penyelamatan jiwa atau harta benda ketika bencana terjadi. Pada prinsipnya, tidak ada petugas DPK yang hebat, tapi yang ada petugas yang terlatih,&#8221; tambah Himpun.</p>
<p>Ia menguraikan, kesuksesan penanggulangan bencana terutama kebakaran bukan cara memadamkan api, tapi bagaimana cara mencegah kebakaran tidak terjadi dan diminimalisir. &#8220;Karena pencegahan jauh lebih baik,&#8221; tegas dia.</p>
<p>Sementara itu Sekretaris DPK Kota Batu Supriyanto menguraikan, vertical rescue sendiri merupakan sebuah teknik evakuasi dari titik rendah ke titik yang lebih tinggi ataupun sebaliknya, pada medan yang curam. Lalu bagaimana cara membawa korban agar penyelamatan berhasil maksimal. Pelatihan vertical rescue juga menjadi bagian dari program Aksi Siaga Bencana (ASB).</p>
<p>Seiring kemajuan Kota Batu, banyak objek vital dan strategis yang didalamnya ada aktivitas melibatkan orang banyak. Contohnya hotel, resort, kantor pemerintah, dan sebagainya. Maka dari itu seyogyanya diperlukan building code standar keselamatan untuk kondisi siaga bencana bila terjadi, yang diawali dengan personil untuk secara teknik mahir dalam penyelamatan dengan teknik vertical rescue.</p>
<p>&#8220;Pelatihan rutin ini bisa menjadi evaluasi kinerja petugas dalam penyelamatan kebakaran atau kebencanaan. Beberapa materi yang disampaikan meliputi cara meluncur menggunakan tali, cara mengevakuasi korban yang benar, dan mengajarkan beberapa simpul tali. Semoga nanti pengetahuan dari DPK bisa tersalurkan kepada semua petugas,&#8221; ucap Supriyanto.</p>
<p>Terpisah, Eksekutif Manajer Lembah Metro, Ruruh Yunud sangat mengapresiasi adanya simulasi penangganan bencana DPK yang bekerjasama dengan obyek wisata di tempatnya. Dalam simulasi ada 30 karyawan Lembah Metro yang mengikuti setiap tahapan dari petugas.</p>
<p>&#8220;Menurut saya simulasi ini sangat penting, terutama di obyek wisata. Harapan kami pengunjung yang menginap bisa merasa aman dan nyaman serta tidak khawatir. Karena karyawan kami sudah terlatih dan tanggap dalam segala hal,&#8221; terang Ruruh.</p>
<p>Lalu untuk rekomendasi dari DPK kepada Lembah Metro, sebatas penambahan hidran air, selain itu untuk alat pemadam ringan (Apar) setiap ruangan sudah tersedia. Pelatihan ini tak hanya cukup ini saja, kedepan pihaknya bakal menggelar simulasi dan edukasi melibatkan semua karyawan. <strong>(bir/adv)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">123903</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
