<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>DPKH Kabupaten Situbondo &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/dpkh-kabupaten-situbondo/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 28 Sep 2021 12:19:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>DPKH Kabupaten Situbondo &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Peringati Hari Rabies Sedunia, DPKH Situbondo Gelar Vaksin Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan</title>
		<link>https://memontum.com/peringati-hari-rabies-sedunia-dpkh-situbondo-gelar-vaksin-rabies-gratis-untuk-hewan-peliharaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Sep 2021 12:19:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[DPKH Kabupaten Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=154594</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Situbondo, mengadakan vaksin rabies gratis. Momen ini, diselenggarakan dalam memperingati Hari Rabies Sedunia Tahun 2021, di halaman kantor DPKH Situbondo, Selasa (28/09/2021).&#160; Selama pelaksanaan itu, ratusan hewan peliharaan di Kabupaten Situbondo, menjadi sasaran vaksinasi rabies secara gratis. Ada pun sejumlah hewan yang dilakukan vaksin, mulai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p></p>



<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Situbondo, mengadakan vaksin rabies gratis. Momen ini, diselenggarakan dalam memperingati Hari Rabies Sedunia Tahun 2021, di halaman kantor DPKH Situbondo, Selasa (28/09/2021).&nbsp;</p>



<p>Selama pelaksanaan itu, ratusan hewan peliharaan di Kabupaten Situbondo, menjadi sasaran vaksinasi rabies secara gratis. Ada pun sejumlah hewan yang dilakukan vaksin, mulai kucing, anjing, musang, kera dan binatang primata lainnya.&nbsp;</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tersangka-pembunuhan-gadis-open-bo-dilimpahkan-ke-kejaksaan">Tersangka Pembunuhan Gadis Open BO Dilimpahkan ke Kejaksaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/terdakwa-dugaan-penggelapan-emas-rp-33-miliar-minta-diskon-hukuman">Terdakwa Dugaan Penggelapan Emas Rp 3,3 Miliar Minta &#8216;Diskon&#8217; Hukuman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
</ul>


<p>Kepala DPKH Kabupaten Situbondo, Imam Darmadji, melalui Kabid Keswan dan Mavet DPKH, Ir Sulistiyani MSi, mengatakan bahwa kegiatan vaksin ini juga dilaksanakan guna mencegah mewabahnya rabies pada hewan peliharaan. Terutama, di wilayah Kabupaten Situbondo.</p>



<p>&#8220;Pada momen peringatan hari bebas rabies sedunia tahun 2021 ini, kami menyediakan 270 dosis vaksin rabies, dengan target sebanyak 250 hewan peliharaan,” ujar Sulistiyani.</p>



<p>Selain dilakukan vaksin rabies secara gratis, pihaknya juga memberikan vitamin sebagai upaya untuk mencegah mewabahnya penyakit rabies di Kabupaten Situbondo.&nbsp;</p>



<p>“Meski penyakit rabies tidak mewabah di Situbondo, namun pemberian vaksin rabies ini, sebagai upaya untuk mengantisipasi wabah penyakit rabies,” bebernya.</p>



<p>Ada beberapa lokasi vaksin rabies di Situbondo. Selain menggelar vaksin rabies di Kantor DPKH Situbondo, pihaknya juga menggelar vaksin rabies di Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, dan di Kecamatan Kendit.</p>



<p>“Mengingat, tiga kecamatan di Kabupaten Situbondo, yakni Kecamatan Kota, Kecamatan Banyuputih dan Kecamatan Kendit, diketahui tinggi untuk populasi hewan peliharaannya. Sehingga, dipandang rawan dan perlu dilakukan vaksin rabies,” ujar Sulistiyani. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">154594</post-id>	</item>
		<item>
		<title>DPKH Himbau Kios Daging dan Jagal Potong Ternak di RPH</title>
		<link>https://memontum.com/dpkh-himbau-kios-daging-dan-jagal-potong-ternak-di-rph</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 May 2021 15:55:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[DPKH Kabupaten Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Kios Daging dan Jagal]]></category>
		<category><![CDATA[Potong Ternak]]></category>
		<category><![CDATA[RPH]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=143657</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Dalam rangka menciptakan daging ASUH (Aman, Sehat, Utuh dan Halal), Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Probolinggo menghimbau para pemilik kios daging dan jagal di Kabupaten Probolinggo untuk mengambil daging dan memotong ternaknya di Rumah Potong Hewan (RPH). Hal tersebut sejalan dengan Undang-undang (UU) Nomor 18 Tahun 2009 jo. Undang-Undang Nomor [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Dalam rangka menciptakan daging ASUH (Aman, Sehat, Utuh dan Halal), Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Probolinggo menghimbau para pemilik kios daging dan jagal di Kabupaten Probolinggo untuk mengambil daging dan memotong ternaknya di Rumah Potong Hewan (RPH).</p>



<p>Hal tersebut sejalan dengan Undang-undang (UU) Nomor 18 Tahun 2009 jo. Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2009 Tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Peraturan Pemerintah Nomor 95 Tahun 2012 Tentang Kesehatan Masyarakat segala urusan yang berkaitan dengan Hewan, Produk Hewan, dan penyakit Hewan. (Veteriner) dan segala urusan yang berhubungan dengan keadaan fisik dan mental hewan (Kesrawan) dan Permentan Nomor 13 Tahun 2010 Tentang Persyaratan Rumah Potong Hewan Ruminansia dan Unit Penanganan Daging (Meat Cutting Plant), Jumat (28/05).</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-probolinggo-dorong-penerapan-dashboard-monitoring-di-rsud-dr-mohammad-saleh">Wali Kota Probolinggo Dorong Penerapan Dashboard Monitoring di RSUD dr Mohammad Saleh</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jaga-ekosistem-perairan-wali-kota-probolinggo-4-tebar-bibit-ikan-di-ranu-sentong">Jaga Ekosistem Perairan, Wali Kota Probolinggo 4 Tebar Bibit Ikan di Ranu Sentong</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/deteksi-dini-ptm-pemkot-probolinggo-gelar-cek-kesehatan-gratis-bagi-seluruh-asn">Deteksi Dini PTM, Pemkot Probolinggo Gelar Cek Kesehatan Gratis Bagi Seluruh ASN</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-harlah-1-abad-nu-wali-kota-probolinggo-ajak-warga-nu-jadi-mitra-strategis-membangun-daerah">Peringatan Harlah 1 Abad NU, Wali Kota Probolinggo Ajak Warga NU Jadi Mitra Strategis Membangun Daerah</a></li>
</ul>


<p>“Untuk mendukung program tersebut, Pemerintah Kabupaten Probolinggo melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan telah berupaya mendirikan 6 RPH. Dimana dalam RPH itu sudah disiapkan SOP (Standart Operasional Prosedur), baik sebelum maupun setelah sapi dipotong,” kata Kepala DPKH Kabupaten Probolinggo, Yahyadi.</p>



<p>Dengan adanya RPH ini jelas Yahyadi, pihaknya telah berupaya semaksimal mungkin agar semua para pemotong atau jagal itu menyembelih sapi di RPH. Hal ini dilakukan dalam rangka untuk menciptakan daging ASUH. Dimana daging-daging yang dihasilkan oleh RPH itu sudah melewati sejumlah pemeriksaan oleh petugas RPH.</p>



<p>“Alhamdulillah saya turun ke sejumlah pasar tradisional dalam rangka pengawasan dan pembinaan kepada kios-kios daging sambil memberikan tanda ucapan terima kasih dari Bupati Probolinggo berupa banner kepada kios-kios yang telah istiqomah menyembelih atau memotong sapinya di RPH,” jelasnya.</p>



<p>Menurut Yahyadi, dengan memotong ternak di RPH dapat memenuhi kaidah kesehatan masyarakat veteriner dan kesejahteraan. Sebelum dipotong sapi itu diperiksa terlebih dahulu layak dan pantas sesuai dengan SOP yang ada untuk disembelih. Jika sudah layak maka segera dilakukan penyembelihan. “Setelah disembelih, dagingnyapun akan diperiksa oleh tim kita yang ada di RPH. Daging yang dihasilkan itu adalah daging yang betul-betul ASUH,” terangnya.</p>



<p>Dengan menyembelih ternak di RPH jelas Yahyadi, para pemotong dan para penyembelih ternak sapi itu memberikan kontribusi berupa PAD (Pendapatan Asli Daerah). “Alhamdulillah, untuk PAD RPH ini dari target Rp 150 juta untuk tahun 2020 tercapai Rp 126 juta atau sekitar 85 persen,” tegasnya.</p>



<p>Sebagai bentuk apresiasi kepada para kios daging atau jagal yang telah memotong ternak di RPH tegas Yahyadi, maka Bupati Probolinggo menyampaikan ucapan terima dalam bentuk banner yang dipasang di kios-kios daging.</p>



<p>“Kios daging yang sudah ada banner ucapan terima kasih dari Bupati Probolinggo, saya jamin dagingnya betul-betul ASUH. Untuk itu saya harapkan kepada para pemotong daging sapi agar menyembelih di RPH. Semua ini penting dilakukan dalam rangka meningkatkan populasi ternak,” tambahnya.</p>



<p>Yahyadi meminta kepada jagal maupun masyarakat agar tidak memotong sapi yang produktif. Sebab hal tersebut akan memberikan dampak yang negatif dalam populasi ternak sapi.</p>



<p>“Jika semua sapi betina produktif dipotong, maka nantinya populasi ternak akan habis. Inilah yang menjadi tugas kami dalam rangka menstabilkan ketahanan pangan. Meskipun secara hitung-hitungan, daging sapi untuk Kabupaten Probolinggo surplus,” ujarnya.</p>



<p>Lebih lanjut Yahyadi menghimbau kepada para pemotong dan jagal agar berkomitmen untuk memotong ternaknya di RPH. “Kami selalu siap untuk membenahi segala kekurangan yang ada di RPH sesuai dengan kemampuan anggaran yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Probolinggo,” ujar Kepala DPKH Kabupaten Probolinggo, Yahyadi. <strong>(geo/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">143657</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Harga Hewan Kurban Dibayangi Pandemi Covid-19, Ini Kata Kepala Dinas Peternakan Situbondo</title>
		<link>https://memontum.com/harga-hewan-kurban-dibayangi-pandemi-covid-19-ini-kata-kepala-dinas-peternakan-situbondo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Jul 2020 09:14:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[DPKH Kabupaten Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Hewan Kurban]]></category>
		<category><![CDATA[idul adha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/119195-harga-hewan-kurban-dibayangi-pandemi-covid-19-ini-kata-kepala-dinas-peternakan-situbondo</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Kebutuhan hewan kurban di situasi pandemi virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Situbondo naik sangat signifikan dibanding tahun lalu. Ini berpedoman pada kebutuhan hewan kurban sejak 3 bulan terakhir bertolak belakang. Hal ini diungkapkan pihak Dinas Peternakan dan Kesehatan hewan Kabupaten Situbondo. &#8221; Tahun 2020, angka tersebut bisa berbanding terbalik kalau dikaitkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Kebutuhan hewan kurban di situasi pandemi virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Situbondo naik sangat signifikan dibanding tahun lalu. Ini berpedoman pada kebutuhan hewan kurban sejak 3 bulan terakhir bertolak belakang.</p>
<p>Hal ini diungkapkan pihak Dinas Peternakan dan Kesehatan hewan Kabupaten Situbondo.</p>
<p>&#8221; Tahun 2020, angka tersebut bisa berbanding terbalik kalau dikaitkan dengan situasi pandemi virus Corona atau Covid-19, karena sejauh ini relatif belum pernah harga ternak kita itu harganya turun, &#8221; jelas Drh Mohammad Hasanudin Riwansyah selaku Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Situbondo. Senin (13/07/2020).</p>
<p>Sambung dia, kemudian pada momen hari raya Idul Adha ini justru kisaran naiknya itu per kilo hidup berat badannya sapi itu naik daripada normal itu naiknya 5 ribuan.</p>
<p>&#8221; Sehingga kalau dibanding harga normal sebelumnya kisaran 43 s/d 45 ribu menjelang event hari raya Idul Adha kali ini menjadi kisarannya 50 ribu per kg berat hidup, &#8220;ujarnya</p>
<p>Menurutnya, jika ada isu-isu oleh beberapa pihak, bahwa harga ternak jadi turun itu tidak benar dan itu hanya orang mencari keuntungan sepihak di situasi seperti ini (oportunis).</p>
<p>&#8221; Faktanya dilapangan, tidak ada harga sapi kurban lebih rendah dari biasanya, &#8220;tegasnya.</p>
<p>Lebih lanjut Mohammad Hasanudin menjelaskan, bahwa mulai 2 minggu yang lalu harga sapi kurban sudah mulai merangkak naik, sedangkan harga kambing relatif tidak ada kenaikan, masih harga normal seperti biasanya.</p>
<p>Lanjut dia, hal ini mengacu pada jumlah sapi yang beredar di pasar hewan Sumberkolak, Kecamatan Panarukan yang saat ini jauh bertambah banyak dibandingkan tahun lalu, ini terjadi karena akibat pandemi Covid-19 yang melanda di Kabupaten Situbondo.</p>
<p>“ Sepertinya semua aspek terkena dampak Corona atau Covid-19. Berdasarkan pantauan di pasar hewan Sumberkolak menjelang hari raya idul adha tahun ini. Terjadi kenaikan yang signifikan dari jumlah ternak yang masuk ke pasar hewan apabila dibandingkan dengan tahun lalu, ”jelasnya.</p>
<p>Ditambahkan Drh Mohammad Hasanudin Riwansyah selaku Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Situbondo, bahwa Pemkab Situbondo menetapkan biaya retribusi sebesar Rp 4.300 per ekor ternak.</p>
<p>“ Pada tahun lalu hewan ternak yang masuk ke pasar hewan menjelang hari raya idul adha bisa mecapai ribuan ekor. Tapi pada pasaran kemarin melonjak pesat, berarti dari jumlah ternak yang masuk saja sudah lebih jauh bertambah dari tahun sebelumnya untuk kebutuhan hewan kurban, &#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sedangkan, untuk menjamin kesehatan hewan terbebas dari kontaminasi penyakit, nantinya di masing masing pasar hewan terdapat petugas pendataan hewan kurban sekaligus sebagai petugas pemeriksa hewan kurban.</p>
<p>“ Pada saat hari H, juga akan ada pemeriksaan hewan kurban sebelum dan sesudah dipotong di Masjid, utamanya dibeberapa Masjid di Kabupaten Situbondo dan sekitarnya, &#8220;ungkapnya.</p>
<p>Sementara itu, terkait pelaksanaan kurban ditengah pandemi virus Corona atau Covid-19, Pak Udin sapaan akrabnya mengatakan jika semua Masjid atau mushalla wajib menerapkan protokol kesehatan seperti jaga jarak fisik.</p>
<p>Kata Pak Udin, pemotongan hewan kurban hanya dilakukan panitia dan petugas, pendistribusian daging kurban-pun dilakukan oleh panitia ke rumah-rumah penerima manfaat. Kemudian, setiap orang juga diwajibkan menggunakan masker dan mencuci tangan dengan sabun, serta dengan menerapkan beberapa syarat dan ketentuan lainnya.</p>
<p>&#8221; Selain itu, berdasarkan surat edaran Bupati Situbondo tentang pelarangan untuk memotong ternak betina produktif, ditegaskan setiap orang dilarang menyembelih hewan ternak indukan betina produktif atau ternak besar betina produktif. Dalam edaran tersebut jelas tertulis, bagi pelanggar yang terbukti bersalah dapat dijerat pidana dengan ancaman hukuman paling sedikit 1 tahun penjara dan maksimal 3 tahun kurungan penjara atau denda sebesar Rp300 juta, &#8221; jelasnya. <strong>(her/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">119195</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pandemi Covid-19 Pasar Hewan Besuki Kembali Dibuka Setelah 3 Bulan Ditutup</title>
		<link>https://memontum.com/pandemi-covid-19-pasar-hewan-besuki-kembali-dibuka-setelah-3-bulan-ditutup</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Jun 2020 15:25:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Besuki]]></category>
		<category><![CDATA[DPKH Kabupaten Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[pasar hewan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=117225</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Pasar hewan Besuki atau yang dikenal dengan sebutan pasar Seninan kembali dibuka setelah 3 bulan sempat ditutup akibat pandemi virus Corona atau Covid-19, sehingga terjadi kevakuman transaksi jual beli hewan di pasar hewan tersebut, Senin (22/6/2020). Dengan dibukanya kembali pasar hewan Besuki mendapat sambutan baik dan apresiasi dari warga sekitar dan para [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Pasar hewan Besuki atau yang dikenal dengan sebutan pasar Seninan kembali dibuka setelah 3 bulan sempat ditutup akibat pandemi virus Corona atau Covid-19, sehingga terjadi kevakuman transaksi jual beli hewan di pasar hewan tersebut, Senin (22/6/2020).</p>
<p>Dengan dibukanya kembali pasar hewan Besuki mendapat sambutan baik dan apresiasi dari warga sekitar dan para pelaku ekonomi pedagang hewan di pasar Senin ini.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-117227" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200622-WA0152-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Pandemi Covid-19 Pasar Hewan Besuki Kembali Dibuka Setelah 3 Bulan Ditutup" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200622-WA0152-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200622-WA0152-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200622-WA0152-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200622-WA0152-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Pasar hewan Besuki dibawah naungan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Situbondo, tentunya menjadi harapan bagi para pelaku ekonomi pasar hewan dengan kerinduannya bertransaksi jual beli hewan dan pedagang setempat yang ada di Desa Kalimas, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo.</p>
<p>Pasar Hewan tersebut yang lebih dikenal dengan sebutan pasar seninan sempat ditutup oleh Pemerintah Daerah melalui Dinas Peternakan setempat yang sangat peduli terhadap masyarakat supaya tidak terjadi penyebaran dan merebaknya virus Corona atau Covid-19.</p>
<p>Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Situbondo, Drh Mohammad Hasanudin Riwansyah yang dikenal dengan panggilan akrabnya Pak Udin ini menyampaikan, pihaknya tidak ingin adanya kluster baru penyebaran virus Covid-19 di pasar hewan Besuki.</p>
<p>Sambung dia, hal ini yang menjadi dasar atas penutupan pasar hewan semata &#8211; mata hanya ingin menyelamatkan jiwa dan kesehatan masyarakat Besuki khususnya dan masyarakat Kabupaten Situbondo pada umumnya.</p>
<p>&#8221; Hal ini tentunya sudah dalam bentuk koordinasi bersama dari Pemerintah Desa Kalimas dengan Forkopimka Kecamatan Besuki maupun dengan Pemerintah Kabupaten Situbondo, &#8221; jelasnya.</p>
<p>Dalam pembukaan pasar hewan kembali ini di hadiri oleh oleh forkopimka Besuki ( Camat, Kapolsek, Danramil Besuki serta Kepala Desa Kalimas Samuri ) bersama Satpol PP dan seluruh jajaran Dinas Peternakan yang ada di Pasar Hewan Senin.</p>
<p>Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Situbondo di ruang kerjanya juga mengatakan, bahwa pembukaan kembali pasar hewan besuki sudah sesuai dengan prosedur dan ada perintah dari Bupati Situbondo, harapannya semoga dari sejak pembukaan hari ini dan seterusnya tidak terjadi penularan virus Corona atau Covid-19. Baik, di pasar hewan Besuki ini maupun di Kabupaten Situbondo.</p>
<p>&#8221; Kami mengingatkan kepada seluruh pedagang hewan untuk mematuhi anjuran pemerintah sesuai dengan Protokol kesehatan, tetap menjaga kesehatan dan memakai masker, mencuci tangan pakai sabun serta jaga jarak, &#8221;</p>
<p>Lebih lanjut, Pak Udin mengatakan, dengan di bukanya pasar hewan ini semoga pasar ini terus dalam kondisi aman, tertib, rapi dan bersih serta banyak membawa manfaat bagi pelaku ekonomi pasar hewan serta para pedagang kaki lima yang menjadi harapan pasar ini ke depan semakin lebih baik, harapnya.</p>
<p>Sementara fasilitas yang dipersiapkan oleh Dinas Peternakan setempat yaitu alat semprot disinfektan otomatis di pintu masuk keluarnya mobil pengangkut hewan serta menyediakan tempat cuci tangan di 15 titik tetutama di warung-warung bahkan menyediakan tempat cuci tangan sendiri secara mandiri. <strong>(her/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">117225</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
