<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>DPRD Kabupaten Gresik &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/dprd-kabupaten-gresik/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 26 Apr 2018 11:37:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>DPRD Kabupaten Gresik &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Paripurna Rekomendasi LKPj Sempat Diskors, Banyak Kepala OPD Tidak Hadir</title>
		<link>https://memontum.com/paripurna-rekomendasi-lkpj-sempat-diskors-banyak-kepala-opd-tidak-hadir</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Apr 2018 11:37:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gresik]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kabupaten Gresik]]></category>
		<category><![CDATA[LKPJ]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=39580</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Gresik &#8212; Anggota DPRD Kabupaten Gresik kembali dibuat berang oleh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pasalnya, pada rapat paripurna rekomendasi Laporan Kinerja Pertanggungjawaban (LKPj) banyak kepala OPD yang enggan hadir. Tak pelak, rapatpun sempat diskorsing. Kamis (26/04/2018). Ketua Fraksi PAN DPRD Kabupaten Gresik Faqih Usman mengatakan pihaknya mempertanyakan ketidakhadiran bupati dan sejumlah OPD. Padahal, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Gresik</strong> &#8212; Anggota DPRD Kabupaten Gresik kembali dibuat berang oleh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pasalnya, pada rapat paripurna rekomendasi Laporan Kinerja Pertanggungjawaban (LKPj) banyak kepala OPD yang enggan hadir. Tak pelak, rapatpun sempat diskorsing. Kamis (26/04/2018).</p>
<p>             Ketua Fraksi PAN DPRD Kabupaten Gresik Faqih Usman mengatakan pihaknya mempertanyakan ketidakhadiran bupati dan sejumlah OPD. Padahal, pada rapat sebelumnya bersama pimpinan sudah disepakati pembacaan rekom harus dihadiri kepala daerah. “Kami minta paripurna ditunda dulu,” ujarnya, kemarin.</p>
<p>            Hal senada juga disampaikan Anggota Fraksi PDIP Gresik Jumanto. Menurut dia, seharusnya rapat ini didatangi bupati. “Ini sudah menjadi kesepakatan bersama antara pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Gresik. “Kalau memang tidak hadir, lebih baik dilakukan penundaan terlebih dahulu,” kata dia.</p>
<p>           Sementara itu, Anggota Fraksi PKB DPRD Gresik Abdul Qodir mengatakan pihaknya meminta agar rapat tetap dilanjutkan. Namun, untuk kepala OPD harus dihadirkan semua dalam rapat kali ini. “Ini sudah kesekian kalinya banyak OPD yang tidak mau hadir mengikuti kegiatan di DPRD Gresik,” ungkap dia.</p>
<p>             Ditambahkan, kalau memang bisa memastikan semua OPD datang, rapat bisa dilanjutkan. Tetapi, kalau tidak bisa rapat silahkan ditunda saja hingga pekan depan. “Kalau saya tetap dilanjutkan tidak apa-apa asalkan bisa menghadirkan OPD,” katanya.</p>
<p>              Setelah berdebat cukup panjang, akhirnya rapat paripuna diskorsing hingga satu jam untuk menghadirkan seluruh OPD. “Rapat saya skorsing satu jam,” ujar Wakil Ketua DPRD Gresik Nur Qolib.</p>
<p>             Sementara itu, dalam sambutannya Wakil Bupati Gresik Moh Qosim menyampaikan permohonan maaf bupati tidak bisa hadir lantaran sedang berada di Jakarta. Sebab, Gresik mendapatkan penghargaan sebagai kabupaten dengan kinerja terbaik. “Saya sampaikan permohonan maaf pak bupati tidak bisa hadir dalam kesempatan kali ini,” imbuh dia.<strong> (sgg/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">39580</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jalin Keakraban Jelang Pilgub, Muspika Sidayu Ngopi Bareng</title>
		<link>https://memontum.com/jalin-keakraban-jelang-pilgub-muspika-sidayu-ngopi-bareng</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Feb 2018 12:21:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gresik]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kabupaten Gresik]]></category>
		<category><![CDATA[jelang pilgub]]></category>
		<category><![CDATA[Muspika]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/27211-jalin-keakraban-jelang-pilgub-muspika-sidayu-ngopi-bareng</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Gresik &#8212; Musyawarah pimpinan kecamatan (Muspika) Sidayu, Kabupaten Gresik, bersama ketua DPRD Kabupaten Gresik, gelar kegiatan &#8216;ngopi bareng&#8217;, guna menciptakan keakraban dan menjalin silaturahmi serta kekompakan. Terlihat ketua DPRD Gresik Abdul Hamid, Camat Sidayu Suprapto, Kapolsek AKP Siswanto, Danramil Kapten Kav Syaiful Anam serta ketua asosiasi kepala desa (AKD) Kecamatan Sidayu Muhammad Solih berbincang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Gresik </strong>&#8212; Musyawarah pimpinan kecamatan (Muspika) Sidayu, Kabupaten Gresik, bersama ketua DPRD Kabupaten Gresik, gelar kegiatan &#8216;ngopi bareng&#8217;, guna menciptakan keakraban dan menjalin silaturahmi serta kekompakan.</p>
<p>Terlihat ketua DPRD Gresik Abdul Hamid, Camat Sidayu Suprapto, Kapolsek AKP Siswanto, Danramil Kapten Kav Syaiful Anam serta ketua asosiasi kepala desa (AKD) Kecamatan Sidayu Muhammad Solih berbincang hangat sambil ngopi.</p>
<p> Kapolsek Sidayu, AKP Siswanto mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan agar  Pemilihan Gubernur Jawa Timur (Pilgub) Jawa Timur terutama di Sidayu, Gresik ini harus menjadi momentum untuk meningkatkan kekompakan antara muspika, kepala desa dan masyarakat.</p>
<p>&#8220;Kita (Muspika Sidayu) selalu kompak menjaga kamtibmas di wilayahnya masing-masing serta senantiasa menjaga ketertiban dan kerukunan masyarakat juga meningkatkan kewaspadaan terhadap gangguan kamtibmas maupun tindak kejahatan,&#8221; katanya, Senin (19/2/2018).</p>
<p>Kekompakan itu tambah AKP Siswanto harus terjalin dengan baik. Dirinya juga mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk mensukseskan gelaran Pilgub Jatim.</p>
<p>&#8220;Semua ini untuk menciptakan keamanan kenyamanan di masyarakat untuk bersama-sama mensukseskan gelaran Pilgub Jatim,&#8221; tambah dia.</p>
<p>Semantara itu, Camat Sidayu Suprapto mengatakan, ngopi bareng tersebut sebagai salah satu wadah untuk menjalin keakraban dan komunikasi antara Muspika dan pihak kepala desa yang ada di Kecamatan Sidayu.</p>
<p>&#8220;Ini bukti kekompakan kami,&#8221; tukasnya.</p>
<p>Ketua AKD kecamatan Sidayu Muhammad Solih mengapresiasi upaya Muspika Sidayu dalam rangka menjaga kekompakan.</p>
<p>Dirinya berharap, ngopi bareng tersebut sebagai sarana untuk menjalin komunikasi yang lebih fleksibel lintas sektoral Kecamatan Sidayu.</p>
<p>&#8220;Kami berharap kekompakan para Muspika terus terjalin dengan baik, ini tadi juga sebagai sarana menuangkan aspirasi,&#8221; pungkasnya.<strong> (gbr/yanq)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">27211</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diduga Pungli, Pedagang Pasar Giri Adukan Kepala UPTD ke DPRD</title>
		<link>https://memontum.com/diduga-pungli-pedagang-pasar-giri-adukan-kepala-uptd-ke-dprd</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Dec 2017 12:09:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gresik]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kabupaten Gresik]]></category>
		<category><![CDATA[pasar giri]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[Pungli]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/15705-diduga-pungli-pedagang-pasar-giri-adukan-kepala-uptd-ke-dprd</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Gresik &#8212; Ibu-ibu pedagang di Pasar Giri, Kecamatan Kebomas, Gresik, Rabu (27/12/2017) gruduk kantor DPRD Kabupaten Gresik. Mereka mengadu soal adanya pungli dan pembagian stand berdagang tak adil yang diduga dilakukan Kepala UPTD Pasar Giri, Soedarmadji. Kedatangan ibu-ibu pedagang ini yang mewakili pedagang lainnya tersebut diterima oleh Jumanto, Anggota Komisi II DPRD Gresik di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Gresik </strong>&#8212; Ibu-ibu pedagang di Pasar Giri, Kecamatan Kebomas, Gresik, Rabu (27/12/2017) gruduk kantor DPRD Kabupaten Gresik. Mereka mengadu soal adanya pungli dan pembagian stand berdagang tak adil yang diduga dilakukan Kepala UPTD Pasar Giri, Soedarmadji.</p>
<p>Kedatangan ibu-ibu pedagang ini yang mewakili pedagang lainnya tersebut diterima oleh Jumanto, Anggota Komisi II DPRD Gresik di ruang Fraksi PDI P.</p>
<p>Khusnul Khatimah, salah satu pedagang di Pasar Giri mengatakan bahwa dirinya diminta untuk membeli stand dengan harga 45 juta. “Padahal di kwitansi harganya tertera 39 juta,” ungkapnya, </p>
<p>Saat ditanya siapa yang meminta, Ibu Khatimah berujar, “Yang minta Pak Soedarmadji. Kalau saya tidak beli ya gak punya stand,” jelasnya, sambil menunjukkan kwitansi yang sudah di fotocopy.</p>
<p>Senada, pedagang lain Nurul Aini mengatakan, mendapat stand kecil. Ia merupakan salah satu pedagang korban Pasar Giri yang terbakar pada 21 Januari 2015 silam. Kini lahan seluas 1.136 meterpersegi itu sudah berdiri stand-stand.</p>
<p>“Dulu stand saya besar, malah diganti stand kecil. Ada puluhan pedagang lama juga yang tidak mendapat stand baru,” keluhnya. Para pedagang yang sudah memiliki surat izin menempati (SIM) bahkan diacam jika melapokan tindakan pungli dan pembagian stand yang dirasa tak sesuai. “Nak wadul mungah-mungah gak bakal tak reken (kalau mengeluh ke pihak atas tidak akan diurusi. red),” kata Nurul Aini.</p>
<p>Terkait keluhan para pedagang Pasar Giri, Anggota Komisi II DPRD Gresik Jumanto menjelaskan, ibu-ibu datang kesini mengadukan stand yang dulu terbakar dan meminta agar pembagian stand sesuai. “Soal adanya acaman yang diterima pedagang, akan kita tindaklanjuti kebenarannya. Perlu kita kroscek terlebih dahulu,” pungkasnya. <strong>(sgg/gbr/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">15705</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
