<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>DPUTR Kabupaten Gresik &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/dputr-kabupaten-gresik/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 19 Apr 2020 13:18:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>DPUTR Kabupaten Gresik &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dua Belas Ruas Jalan Rusak Akibat Banjir di Gresik Proses Lelang</title>
		<link>https://memontum.com/dua-belas-ruas-jalan-rusak-akibat-banjir-di-gresik-proses-lelang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Apr 2020 13:18:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[DPUTR Kabupaten Gresik]]></category>
		<category><![CDATA[jalan rusak]]></category>
		<category><![CDATA[lelang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/112449-dua-belas-ruas-jalan-rusak-akibat-banjir-di-gresik-proses-lelang</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Gresik &#8211; Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Gresik merilis, ada 12 ruas Jalan yang mengalami kerusakan sementara akibat Banjir Kali Lamong tahun 2020. Dua belas ruas Jalan tersebut yaitu, ruas jalan Domas-Gluran Ploso, Ruas Benter-Kalipadang, Cerme-Metatu, Dungus-Dampaan, Klotok-Babatan, Slempit-Cermenlerek, Kedungsumber-Tanahlandean, Dapet-Jombangdelik, Bulangkulon-Lundo, Munggugiyanti-Bulangkulon, Cermelor-Pandu, Bobo-Benowo. “Dua belas Jalan Kabupaten dengan total [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Gresik</strong> &#8211; Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Gresik merilis, ada 12 ruas Jalan yang mengalami kerusakan sementara akibat Banjir Kali Lamong tahun 2020.</p>
<p>Dua belas ruas Jalan tersebut yaitu, ruas jalan Domas-Gluran Ploso, Ruas Benter-Kalipadang, Cerme-Metatu, Dungus-Dampaan, Klotok-Babatan, Slempit-Cermenlerek, Kedungsumber-Tanahlandean, Dapet-Jombangdelik, Bulangkulon-Lundo, Munggugiyanti-Bulangkulon, Cermelor-Pandu, Bobo-Benowo.</p>
<p>“Dua belas Jalan Kabupaten dengan total luas sekitar 12 Kilometer tersebut saat ini masih dalam proses lelang. Secepatnya akan segera dikerjakan, jika keadaan sudah bisa kondusif” tandas Kadis PUTR Gunawan Setijadi didampingi Kepala Bagian Humas dan Protokol Reza Pahlevi pada Kamis lalu.</p>
<p>Untuk Jalan dengan kerusakan kecil, dikerjakan oleh Unit Reaksi Cepat Dinas PU. Sementara kerusakan jalan yang belum direncanakan, Pemkab Gresik menggunakan dana insidentil.</p>
<p>Ketika ditanya tentang perbaikan kerusakan pada jalan Provinsi atau jalan Nasional yang diakibatkan oleh Banjir Tahun 2020, Gunawan Setijadi menimpali.</p>
<p>“Kami tidak bisa menganggarkan dana perbaikan untuk jalan Propinsi dan Jalan Nasional, karena bukan kewenangan kami. Ibaratnya, saat ini untuk memperbaiki Jalan Kabupaten dan Jalan lain kewenangan Kabupaten saja dananya masih kurang” tandasnya.</p>
<p>Gunawan menyebutkan, tentang jalan Provinsi dan Jalan Kabupaten pihaknya mendapat informasi bahwa perbaikan jalan tersebut sudah dikontrakkan. Informasinya pekerjaan akan segera dimulai ketika cuaca baik. Saat ini masih sering hujan dan keadaan jalan setempat masih banjir. <strong>(sgg/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">112449</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Gresik Sidak Pelaksanaan Program 1000 Sumur Bor</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-gresik-sidak-pelaksanaan-program-1000-sumur-bor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Mar 2018 12:45:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gresik]]></category>
		<category><![CDATA[DPUTR Kabupaten Gresik]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Gresik]]></category>
		<category><![CDATA[sidak]]></category>
		<category><![CDATA[Sumur Bor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/32575-bupati-gresik-sidak-pelaksanaan-program-1000-sumur-bor</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Gresik &#8212; Bupati Gresik Dr Sambari Halim Radianto didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Ir Gunawan Setijadi serta Kabag Humas Pemkab Gresik Suyono meninjau salah satu lokasi sumur bor yang terletak di Desa Wedani, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Selasa (20/3/2018). Seperti diketahui, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik saat ini sedang serius merealisasikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Gresik</strong> &#8212; Bupati Gresik Dr Sambari Halim Radianto didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Ir Gunawan Setijadi serta Kabag Humas Pemkab Gresik Suyono meninjau salah satu lokasi sumur bor yang terletak di Desa Wedani, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Selasa (20/3/2018).</p>
<p>Seperti diketahui, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik saat ini sedang serius merealisasikan program 1000 sumur bor untuk mengantisipasi bencana kekeringan yang masih sering terjadi di sejumlah wilayah pedesaan di Kabupaten Gresik di kala musim kemarau datang.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180320-WA0183-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="alignleft size-full wp-image-32576" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180320-WA0183-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180320-WA0183-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180320-WA0183-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/03/IMG-20180320-WA0183-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>“Kami Pemerintah Kabupaten Gresik selalu berupaya mencukupi kebutuhan air bagi warga desa yang kerap kekurangan air di musim kemarau,” kata Bupati Sambari di sela-sela peninjauannya.</p>
<p>Menurut Bupati Sambari, pelaksanaan program 1000 sumur bor ini merupakan suatu terobosan yang baik bagi masyarakat. Dan diharapkan mampu memenuhi kebutuhan seluruh penduduk di 330 desa dengan total Kepala Keluarga (KK) sebanyak 360.525.</p>
<p>“Diharapkan nantinya di setiap desa minimal akan ada dua sumur bor,” jelasnya.</p>
<p>Sebab, menurut Bupati, Kabupaten Gresik merupakan daerah yang bukan terlalu banyak memiliki air tanah. Karena itu, sumur yang akan dibangun bukanlah sumur resapan atau sumur yang dangkal. “Sumur yang kami bangun merupakan sumur yang dalam,” ucapnya.</p>
<p>Program ini juga harus dibarengi dengan sinergitas antara Pemerintah Daerah dan masyarakat agar dalam pelaksanaannya dapat berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan.</p>
<p>Dalam kesempatan itu pula, Bupati Sambari menyempatkan mampir ke salah satu rumah warga untuk melihat kualitas air.</p>
<p>Sementara itu, Kabag Humas Pemkab Gresik Suyono saat mendampingi Bupati mengatakan bahwa hingga kini Pemerintah Daerah selalu berupaya menciptakan inovasi dan terobosan yang memberikan manfaat bagi warga masyarakat.</p>
<p>Tak hanya itu, untuk menjamin pelaksanaan program berjalan dengan maksimal, Suyono mengatakan bahwa Bupati Sambari akan mengawasi langsung dan bahkan akan melakukan inspeksi secara mendadak terhadap program-program yang sedang dilaksanakan.</p>
<p>“Pak Bupati (Dr. Sambari Halim Radianto) ingin pelaksanaan program berjalan dengan maksimal dan tepat sasaran terhadap masyarakat. Bahkan Pak Bupati akan terus mengawasi dan tak jarang akan melakukan peninjauan secara mendadak,” kata Suyono.<strong> (sgg/nay)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">32575</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
