<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>driver &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/driver/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 29 Aug 2025 12:31:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>driver &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Ratusan Driver Ojol Kota Malang Gelar Aksi Solidaritas untuk Affan Kurniawan di Alun-Alun Merdeka</title>
		<link>https://memontum.com/ratusan-driver-ojol-kota-malang-gelar-aksi-solidaritas-untuk-affan-kurniawan-di-alun-alun-merdeka</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Aug 2025 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ALun-alun]]></category>
		<category><![CDATA[driver]]></category>
		<category><![CDATA[kurniawan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[merdeka]]></category>
		<category><![CDATA[ratusan]]></category>
		<category><![CDATA[solidaritas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225533</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Ratusan pengemudi ojek online (Ojol) di Kota Malang menggelar aksi solidaritas atas meninggalnya Affan Kurniawan, driver Ojol yang terlindas kendaraan taktis Brimob, pada Kamis (28/08/2025) kemarin, di Jakarta. Aksi solidaritas ini, digelar di Alun-Alun Merdeka, Kota Malang, Jumat (29/08/2025) sejak sore hingga petang. Dalam aksi itu, para driver melakukan long march [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Ratusan pengemudi ojek online (Ojol) di Kota Malang menggelar aksi solidaritas atas meninggalnya Affan Kurniawan, driver Ojol yang terlindas kendaraan taktis Brimob, pada Kamis (28/08/2025) kemarin, di Jakarta. Aksi solidaritas ini, digelar di Alun-Alun Merdeka, Kota Malang, Jumat (29/08/2025) sejak sore hingga petang.</p>



<p>Dalam aksi itu, para driver melakukan long march dari Kawasan Kayutangan menuju Alun-Alun Merdeka Kota Malang, dengan membagikan bunga hingga menyalakan lilin sebagai bentuk solidaritas pada korban. &#8220;Kebetulan hari ini saya dan teman-teman tidak ada koordinasi. Ini mendadak tadi pagi, kami juga bagi-bagi bunga. Solidaritas ini murni dari hati nurani teman-teman saja,” kata salah satu driver ojek online yang mengikuti aksi, Yuliati (47).</p>



<p>Menurutnya, peristiwa tragis yang menimpa Affan, menjadi momentum bagi para driver untuk bersuara. &#8220;Sepertinya kejadian seperti ini harus ada korban dulu baru masyarakat speak up. Saya berharap ada keadilan, jangan sampai ada tumbal lagi. Aparat hukum harus bertindak adil,&#8221; tegasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam aksi solidaritas tersebut, massa juga membacakan lima tuntutan, pertama mengusut tuntas insiden yang menimpa Affan Kurniawan serta memastikan proses hukum berjalan transparan, independen dan akuntabel. Kedua, menuntut pertanggungjawaban penuh dari kepolisian, khususnya Brimob, atas kelalaian yang menyebabkan hilangnya nyawa warga sipil. Ketiga, menjamin perlindungan dan keadilan hukum bagi keluarga korban, termasuk santunan dan kompensasi yang layak. Keempat, menghentikan tindakan represif aparat dalam setiap aksi penyampaian pendapat di muka umum dan kelima, mendesak evaluasi menyeluruh terhadap kinerja aparat agar tidak lagi menggunakan cara-cara brutal dalam menghadapi warga sipil.</p>



<p>&#8220;Saya lebih memilih berkumpul di Alun-Alun Merdeka, karena dianggap lebih kondusif. Tapi teman-teman ada yang melakukan aksi di Balai Kota dan Simpang Balapan. Kami datang tanpa janji, ketemu begitu saja di sini,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Yuliati juga berharap, agar aparat penegak hukum bertanggung jawab secara adil, tidak tebang pilih dan tidak mengulang tragedi serupa. &#8220;Jangan sampai kasus ini hanya jadi angin lalu seperti di Kanjuruhan. Harus ada tanggung jawab nyata dari institusi,&#8221; imbuh Yuliati. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225533</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tampung Aspirasi Driver Ojol Jember, Pemkab Siap Fasilitasi Temui Kemenhub dan Komdigi</title>
		<link>https://memontum.com/tampung-aspirasi-driver-ojol-jember-pemkab-siap-fasilitasi-temui-kemenhub-dan-komdigi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 May 2025 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Aspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[driver]]></category>
		<category><![CDATA[fasilitasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenhub]]></category>
		<category><![CDATA[komdigi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[tampung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222226</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Aksi perwakilan driver ojek online (Ojol) di Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, mendapat reaksi positif pejabat Pemkab Jember, Selasa (20/05/2025) tadi. Bupati Jember, Muhammad Fawait bersama Wakil Bupati, Djoko Susanto, Forkopimda dan jajaran OPD Pemerintah Kabupaten Jember, langsung menemui perwakilan driver Ojol. Bupati Jember sendiri, menemui perwakilan secara daring. Dalam pertemuan itu, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Aksi perwakilan driver ojek online (Ojol) di Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, mendapat reaksi positif pejabat Pemkab Jember, Selasa (20/05/2025) tadi. Bupati Jember, Muhammad Fawait bersama Wakil Bupati, Djoko Susanto, Forkopimda dan jajaran OPD Pemerintah Kabupaten Jember, langsung menemui perwakilan driver Ojol. Bupati Jember sendiri, menemui perwakilan secara daring.</p>



<p>Dalam pertemuan itu, ada beberapa tuntutan yang disampaikan perwakilan Ojol. Diantaranya, tentang BPJS Ketenagakerjaan Driver Ojol, pelatihan kepada keluarga driver yang dapat mendongkrak perekonomian, bantuan sosial (Bansos) serta regulasi transportasi online untuk aplikator nakal.</p>



<p>Di pertemuan itu, perwakilan Ojol juga meminta agar Pemerintah Kabupaten Jember bisa memfasilitasi berangkat ke Kementrian Perhubungan (Kemenhub) dan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia di Jakarta.</p>



<p>Sementara merespon permintaan itu, Bupati Fawait langsung akan segera memfasilitasi perwakilan yang akan berangkat ke Jakarta. &#8220;Untuk tuntutan dan permintaan dari para perwakilan driver Ojol, saya Bupati Jember dan Wakil Bupati Jember serta jajaran Pemerintah Kabupaten Jember akan segera menindak lanjuti. Tetapi semua harus bersabar, karena ini perlu proses,&#8221; kata Gus Fawait-sapaan Bupati Jember.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bupati Jember menambahkan, bahwa driver Ojol ini juga berkontribusi dalam perputaran ekonomi Jember. Karenanya, Pemerintah Kabupaten Jember juga akan memaksimalkan apa yang diharapkan oleh seluruh driver Ojol Jember.</p>



<p>Hal serupa juga disampaikan Wabup Jember. Bahkan, dirinya berharap apa yang menjadi tuntutan bisa terealisasi.</p>



<p>&#8220;Tentunya, harapan yang disampaikan juga menjadi harapan kami dalam memikul amanah untuk mensejahterakan rakyat,&#8221; ujar Wabup Djoko Susanto.</p>



<p>Setelah melakukan pertemuan dengan perwakilan driver Ojol, Wabup Djoko juga menghampiri perwakilan aksi massa di Depan Pemkab Jember. Wabup Djoko mengatakan, bahwa pihaknya sudah menugaskan kepada asisten dan jajaran terkait untuk membentuk tim kecil dan melibatkan perwakilan driver Ojol serta aplikator agar masalah yang sedang terjadi cepet terselesaikan. <strong>(kom/rio/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222226</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ditodong Pisau, Driver Ojol di Kota Malang harus Kehilangan Motor</title>
		<link>https://memontum.com/ditodong-pisau-driver-ojol-di-kota-malang-harus-kehilangan-motor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Mar 2025 08:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[ditodong]]></category>
		<category><![CDATA[driver]]></category>
		<category><![CDATA[kehilangan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pisau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220070</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Seorang pria yang bekerja sebagai driver ojek online (Ojol), Daris (21), warga kawasan Kelurahan Mergosono, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, menjadi korban begal di barat Jembatan Bandulan, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Minggu (09/03/2025) sekitar pukul 17.55. Aksi pembegalan ini, terekam kamera CCTV yang berada tidak jauh dari lokasi. Dalam CCTV itu, korban [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Seorang pria yang bekerja sebagai driver ojek online (Ojol), Daris (21), warga kawasan Kelurahan Mergosono, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, menjadi korban begal di barat Jembatan Bandulan, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Minggu (09/03/2025) sekitar pukul 17.55. Aksi pembegalan ini, terekam kamera CCTV yang berada tidak jauh dari lokasi.</p>



<p>Dalam CCTV itu, korban awalnya tampak duduk di atas motor Honda Beat miliknya, saat hendak mengantar orderan makanan. Sementara pelaku, awalnya berjalan kaki melewati korban. Tidak berapa lama, kemudian pelaku berbalik dan langsung menaiki motor korban. Mengetahui itu, korbanpun kaget karena tetiba pelaku sudah berada di posisi boncengan. Sementara pelaku, juga langsung mengeluarkan sesuatu, yang diduga sebilah pisau.</p>



<p>Korban sendiri, seketika itu mencoba melawan hingga motornya terjatuh. Kemudian, terlihat korban menarik motornya saat pelaku hendak membawa kabur. Hingga akhirnya, pelaku berhasil membawa motor korban.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kejadian ini, pun sempat mengundang perhatian warga sekitar, seusai pelaku berhasil membawa kabur. Saat ditolong warga, korban sendiri sangat syok setelah mengalami peristiwa pembegalan itu. Selanjutnya, korban melaporkan kejadian ini ke Polresta Malang Kota.</p>



<p>Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdiyanto, membenarkan hal tersebut. Bahkan, juga sudah melakukan penyelidikan. &#8220;Kami masih melakukan penyelidikan. Beberapa saksi sudah kami minta keterangan dan juga melakukan pengecekan kamera CCTV,&#8221; ujarnya, Senin (10/03/2025) tadi.</p>



<p>Dari hasil penyelidikan sementara, diduga pelaku berjumlah dua orang. Satu sebagai eksekutor dan satu pelaku lainnya mengawasi dari kejauhan.</p>



<p>&#8220;Satreskrim Polresta Malang Kota bersama Unit Reskrim Polsek Sukun, masih terus melakukan penyelidikan,&#8221; tambahnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220070</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polresta Malang Kota Ajak Taruna Akpol Gelar Bansos untuk Driver Ojol dan Kamling Udara</title>
		<link>https://memontum.com/polresta-malang-kota-ajak-taruna-akpol-gelar-bansos-untuk-driver-ojol-dan-kamling-udara</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 May 2024 12:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[bansos]]></category>
		<category><![CDATA[driver]]></category>
		<category><![CDATA[kamling]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[polresta]]></category>
		<category><![CDATA[taruna]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=209787</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Selain terus memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat, jajaran petugas Polresta Malang Kota juga terus menebar kebaikan dan kebahagiaan kepada masyarakat di Kota Malang. Salah satunya, dengan melaksanakan Bansos Jumat Berkah. Kali ini, Jumat Berkah dilaksanakan di Pos FKPM Jalan Veteran, Kota Malang, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Selain terus memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat, jajaran petugas Polresta Malang Kota juga terus menebar kebaikan dan kebahagiaan kepada masyarakat di Kota Malang. Salah satunya, dengan melaksanakan Bansos Jumat Berkah.</p>



<p>Kali ini, Jumat Berkah dilaksanakan di Pos FKPM Jalan Veteran, Kota Malang, Jumat (24/05/2024) tadi. Dalam Bansos Jumat Berkah ini, petugas Polresta Malang Kota menggandeng Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Tingkat I, Naufal Alcamdany. Mereka berbagi bantuan sosial berupa paket Sembako kepada driver ojek online dan masyarakat Kamling Udara.</p>



<p>Kasat Lantas Polresta Malang Kota, Kompol Aristianto Budi Sutrisno, mengatakan bahwa petugas Polresta Malang Kota menghadirkan kurang lebih sekitar 30 penerima bantuan. Bantuan tersebut berisi beberapa keperluan kebutuhan sehari-hari seperti paket Sembako.</p>



<p>Kompol Aristianto menambahkan, bahwa kegiatan Bansos kali ini selain memberikan manfaat kepada penerima, juga dapat memberikan nilai-nilai kepemimpinan bagi Taruna Akpol. &#8220;Sesuai dengan atensi ataupun arahan dari Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto untuk terus bekerja dengan hati nurani dan sesuai dengan prinsip tidak perlu menjadi hebat, cukuplah menjadi bermanfaat,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kegiatan Bansos ini, ujarnya, juga mengajarkan kepada Taruna Akpol agar nantinya juga harus menebar kebaikan dalam menjalankan tugasnya. &#8220;Kebetulan kami saat ini menggandeng Taruna Akpol yang bernama Naufal Alcamdany agar menerima berapa ilmu yang mungkin bisa didapat dari manapun. Di sini, kami juga ingin menumbuhkan dan memupuk calon pemimpin yang berkarakter, teladan, peduli, disiplin, tegas dan bermanfaat,&#8221; terang Kasat Lantas.</p>



<p>Perlu diketahui, Akademi Kepolisian&nbsp; adalah sebuah lembaga pendidikan untuk mencetak Perwira Polri. Salah satu Taruna Akpol, Naufal Alcamdany, yang turut terlibat didalamnya mengaku merasa beruntung bisa ikut berbagai di kegiatan mulai dari ilmu kepolisian dan ilmu bermasyarakat seperti Bansos Jumat berkah.</p>



<p>&#8220;Terima kasih kepada Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto dan kepada seluruh komandan yang telah melibatkan saya dan memberikan banyak ilmu kepada saya,&#8221; ujarnya di sela kegiatan.</p>



<p>Dirinya sangat bersyukur, bisa terlibat langsung dalam berbagi kebaikan dengan masyarakat. &#8220;Saya sangat bersyukur karena di hari ini, berkesempatan untuk bisa mengikuti kegiatan berbagi Bansos dalam Jumat berkah dengan masyarakat umum. Saya akan membawa ilmu serta menerapkan yang bermanfaat ini hingga kelak,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Masyarakat penerima bantuan sosial ini sendiri, juga merasa sangat senang karena mendapat perhatian dari institusi Polri khususnya Polresta Malang Kota. &#8220;Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih dengan adanya perhatian dari Polresta Malang Kota kepada kami. Semoga ke depannya Polri dapat memiliki generasi yang berkarakter khususnya memiliki kepedulian tinggi kepada masyarakat. Seperti yang telah sering dilakukan oleh Polresta Malang Kota,&#8221; ujar salah seorang driver ojol. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">209787</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Malang Ajak Audiensi Driver Ojol dan Aplikator serta Siapkan Upaya Konkret  </title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-malang-ajak-audiensi-driver-ojol-dan-aplikator-serta-siapkan-upaya-konkret</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Sep 2023 08:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[aplikator]]></category>
		<category><![CDATA[audiensi]]></category>
		<category><![CDATA[driver]]></category>
		<category><![CDATA[konkret  ]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[siapkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=198402</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Sutiaji, mengundang para perwakilan driver ojek online untuk mengikuti audiensi yang dilakukan di Ruang Sidang, Balai Kota Malang, pada Senin (18/09/2023) tadi. Turut hadir dalam audiensi itu, Sekda Kota Malang, Erik Setyo Santoso, Ketua Komisi C DPRD Kota Malang, Fathol Arifin, Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Sutiaji, mengundang para perwakilan driver ojek online untuk mengikuti audiensi yang dilakukan di Ruang Sidang, Balai Kota Malang, pada Senin (18/09/2023) tadi. Turut hadir dalam audiensi itu, Sekda Kota Malang, Erik Setyo Santoso, Ketua Komisi C DPRD Kota Malang, Fathol Arifin, Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra dan salah satu penyedia aplikator.</p>



<p>&#8220;Sebenarnya kita sudah punya regulasi Kepgub (keputusan gubernur) dan meneruskan dari apa yang sudah ditentukan oleh Kementerian Perhubungan. Teman-teman driver tidak muluk-muluk, yaitu hanya ingin bagaimana tarif yang sudah ditentukan itu dilaksanakan. Maka dari itu, kami minta kepada aplikator untuk menerapkan itu,” kata Wali Kota Sutiaji.</p>



<p>Kemudian, ditambahkannua jika pihaknya telah menyiapkan upaya konkret, yakni dengan menyiapkan tim khusus yang terdiri dari berbagai pihak. Termasuk, perwakilan driver, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang, komunitas dan beberapa start up.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Saya minta pada Perumda Tugu Aneka Usaha, untuk mendatangkan perwakilan dari driver. Nanti kami ada Kominfo, ada teman-teman komunitas dan juga ada dari start up yang ingin membuat aplikasi online lokal. Dimana nanti, pemilik sahamnya itu adalah teman-teman driver, negara hanya memfasilitasi saja,” ujarnya.</p>



<p>Wali Kota Sutiaji juga menyampaikan, meskipun alternatif tersebut mungkin akan menjadi ancaman bagi aplikator yang sudah mapan, namun pihaknya tetap mendorong upaya tersebut untuk meningkatkan keadilan. &#8220;Jika ini benar-benar sudah punya, maka akan menjadi ancaman bagi mereka (aplikator). Tapi apakah nantinya bisa seperti itu, saya ingin memerintahkan Tugu Aneka Usaha untuk meneruskan ini sebagai pesaing mereka,” tambahnya.</p>



<p>Saat disinggung mengenai sanksi kepada pelanggaran tarif, pihaknya menyampaikan, jika itu menjadi kelemahan dari pemerintah. Sehingga, pihaknya hanya bisa berupaya untuk mencari alternatif solusi dari permasalahan tersebut.</p>



<p>“Secepatnya nanti kita akan realisasikan mengenai aplikasi tersebut. Biayanya juga tidak mahal dan nanti aplikasi itu didasarkan pada model yang sudah ada,” imbuhnya Sutiaji. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198402</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ratusan Driver Ojek Online Malang Raya Gelar Aksi Damai Bawa Enam Tuntutan</title>
		<link>https://memontum.com/ratusan-driver-ojek-online-malang-raya-gelar-aksi-damai-bawa-enam-tuntutan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Sep 2023 07:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[driver]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[online]]></category>
		<category><![CDATA[ratusan]]></category>
		<category><![CDATA[Tuntutan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=198394</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Ratusan driver ojek online Malang Raya yang tergabung dalam komunitas Malang Online Bersatu (MOB), melakukan aksi damai dengan membawa enam tuntutan yang disampaikan di depan Gedung DPRD Kota Malang, Senin (18/09/2023) siang. Salah satu driver Roda 4 (R4), Alex, menyampaikan jika tuntutan yang disampaikan yaitu menuntut para aplikator untuk menerapkan Keputusan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Ratusan driver ojek online Malang Raya yang tergabung dalam komunitas Malang Online Bersatu (MOB), melakukan aksi damai dengan membawa enam tuntutan yang disampaikan di depan Gedung DPRD Kota Malang, Senin (18/09/2023) siang.</p>



<p>Salah satu driver Roda 4 (R4), Alex, menyampaikan jika tuntutan yang disampaikan yaitu menuntut para aplikator untuk menerapkan Keputusan Gubernur (Kepgub) Jatim yang sudah dikeluarkan. Selain itu, juga menolak persaingan harga yang tidak wajar oleh pihak aplikator.</p>



<p>“Aksi unjuk rasa ini kita mengeluarkan aspirasi kita. Kesejahteraan driver online se Malang Raya, itu sangat kurang sejahtera. Dimana potongan pihak aplikator secara teori memang 20 persen. Tapi dalam kenyataannya, mereka memotong persentase sebesar 50 persen lebih. Ada banyak item yang dijadikan atau include. Seharusnya dari customer misalnya 100 ribu, mereka ada biaya pemesanan, biaya tanam pohon, yang akhirnya nilainya lebih dari 20 persen,” jelas Alex.</p>



<p>Bahkan menurutnya untuk tarif dasar, dengan tarif Rp 20 ribu, driver hanya mendapatkan Rp 12 ribu dan Rp 8 ribu untuk pihak aplikator. Tentu, hal tersebut menurutnya sangat merugikan dan berimbas pada istri driver yang kurang sejahtera.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>“Di mana salah satunya ada biaya pemesanan sebesar Rp 3 ribu sampai Rp 5 ribu dari nilai Rp 20 ribu dipotong. Jadi besarnya potongan yg disusupkan di item biaya pemesanan, tanam pohon, dan sebagainya. Itu sangat merugikan kita. Kita mau merawat mobil aja susah, kita perawatan mobil untuk oli, maintenance, itu sangat kurang, apalagi ban,” katanya.</p>



<p>Ditambahkan, jika yang diinginkan oleh para driver yaitu potongan aplikator sebesar 15 persen dari nilai yang sudah tertera. “Jika penumpang di aplikasi membayar Rp 20 ribu maka harusnya langsung 15 persen dari Rp 20 itu. Bukan lagi Rp 20 ribu dipotong untuk biaya lainnya, baru dipotong 20 persen, itu akan habis di kita,” tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, dalam aksi damai tersebut juga mendapatkan respon dari Ketua Komisi C DPRD Kota Malang, Fathol Arifin, menurutnya pihak DPRD Kota Malang siap menampung semua aspirasi yang telah disampaikan dan siap memperjuangkan hak-hak para driver ojek online tersebut.</p>



<p>“Teman-teman DPRD Kota Malang siap menampung dan siap memperjuangkan seluruh aspirasi yang njenengan sampaikan, dalam menjalankan aktivitas apapun di Malang Raya, yang sentuhannya langsung dengan masyarakat Kota Malang. Bagaimanapun juga pemerintah harus mempunyai perhatian lebih, terutama kepada panjenengan. Jangan ada kebijakan sepihak yang kemudian tidak menopang aktivitas ekonomi bapak ibu panjenengan sekalian,” tutur Fathol.</p>



<p>Disamping itu, Wali Kota Malang, Sutiaji, juga merespon terkait dengan unjuk rasa yang dilakukan tersebut. Pihaknya meminta, para perwakilan aksi untuk mengikuti audiensi yang digelar di ruang sidang Balai Kota Malang. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198394</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Driver Mobil Online Asal Sidoarjo Jadi Sasaran Rampok di Probolinggo, Modus Antar Disikat di Tengah Jalan</title>
		<link>https://memontum.com/driver-mobil-online-asal-sidoarjo-jadi-sasaran-rampok-di-probolinggo-modus-antar-disikat-di-tengah-jalan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Jul 2023 15:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[antar]]></category>
		<category><![CDATA[asal]]></category>
		<category><![CDATA[disikat]]></category>
		<category><![CDATA[driver]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[jadi]]></category>
		<category><![CDATA[jalan]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[mobil]]></category>
		<category><![CDATA[modus]]></category>
		<category><![CDATA[online]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[rampok]]></category>
		<category><![CDATA[sasaran]]></category>
		<category><![CDATA[sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[tengah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193914</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Tak kenal kasihan. Kata itulah yang layak diberikan kepada kedua pelaku aksi perampokan terhadap sopir atau driver mobil online pengguna Aplikasi Grab, Agus Susanto (63) warga Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jumat (21/07/2023) malam tadi. Bagaimana tidak, bermodus berpura-pura pesan layanan driver online minta antar ke Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, kedua [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Probolinggo</strong> &#8211; Tak kenal kasihan. Kata itulah yang layak diberikan kepada kedua pelaku aksi perampokan terhadap sopir atau driver mobil online pengguna Aplikasi Grab, Agus Susanto (63) warga Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jumat (21/07/2023) malam tadi.</p>



<p>Bagaimana tidak, bermodus berpura-pura pesan layanan driver online minta antar ke Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, kedua pelaku justru menyikat mobil Daihatsu Terios warna hitam bernopol W 1869 ZF, yang digunakan sarana mengantar oleh korban. Kejadian sendiri, dilakukan pelaku saat di tengah perjalanan atau di Jalan Gunung Batur, Kelurahan Kademangan, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo.</p>



<p>Diceritakan Agus, peristiwa berawal saat dirinya mendapat pesanan penumpang dari Sidoarjo menuju ke Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang. Setelah sampai di lokasi tujuan, penumpang yang berjumlah dua pria itu tidak diterima oleh keluarganya. Dari situlah, pelaku kemudian berpura-pura ingin ikut kembali bersama driver online itu dengan tujuan arah ke Kota Probolinggo, untuk menjemput orderan korban.</p>



<p>&#8220;Mereka berdua kemudian ingin ikut dengan alasan diantar sekalian ke arah Selatan (satu arah, red). Sampai di dekat kuburan atau tempat sepi, seorang penumpang minta berhenti. Saya yang tidak curiga, kemudian ikut keluar dan saat itulah seorang pelaku menyiram mata saya dengan air yang membuat mata langsung perih,&#8221; kata Agus di Polsek Kademangan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Usai menyiram matanya, papar pria tua itu, dirinya tetap berusaha untuk mempertahankan mobil yang digunakan. Hanya saja, karena kalah jumlah dan kondisi mata perih, dirinya hanya bisa berteriak meminta tolong seraya mencoba mencoba mencoba mempertahankan mobil.</p>



<p>Teriakan itulah, siapa sangka justru mengundang reaksi warga. Meskipun, kendaraan yang digunakan untuk mencari rezeki, berhasil dibawa kabur dua pelaku.</p>



<p>&#8220;Saya cuma dengar teriakan maling saja waktu itu. Saya tidak berani keluar, karena waktu itu saya sendirian di rumah. Ini ada dua pasang sandal yang ditemukan di sekitar kejadian&#8221; kata seorang warga setempat, Suwarno, yang kemudian menolong dan membawa korban ke Polsek.</p>



<p>Saat itu, tambahnya, korban sempat terseret mobil yang berusaha dibawa kabur pelaku. Hingga kemudian, terjepit ke pagar kuburan dan kemudian mendapatkan pertolongan dari warga. Sementara dua pelaku, kabur ke arah Lumajang.</p>



<p>Saat ini, pihak kepolisian sedang melakukan pemeriksaan terhadap korban. Termasuk, mencoba melakukan olah perkara di lokasi kejadian. <strong>(nun/pix/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193914</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kejujuran Driver Ojol Kediri Tuai Apresiasi Mas Dhito, Usai Kembalikan Dompet Berisi Uang Jutaan</title>
		<link>https://memontum.com/kejujuran-driver-ojol-kediri-tuai-apresiasi-mas-dhito-usai-kembalikan-dompet-berisi-uang-jutaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Jul 2023 13:14:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[berisi]]></category>
		<category><![CDATA[Dhito]]></category>
		<category><![CDATA[dompet]]></category>
		<category><![CDATA[driver]]></category>
		<category><![CDATA[jutaan]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kejujuran]]></category>
		<category><![CDATA[Kembalikan]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[Ojol]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[tuai]]></category>
		<category><![CDATA[uang]]></category>
		<category><![CDATA[usai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193500</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Pengemudi ojek online (Ojol) bernama Anggit Setiawan (35), yang menemukan dompet berisi uang dengan nilai lebih dari Rp 5 juta di jalan dan dikembalikan kepada pemiliknya, melalui stasiun radio di Kediri, menuai perhatian. Sikap jujur pengemudi Ojol asal Desa Wonojoyo, Gurah, itu berbuah manis dengan diundang oleh Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Pengemudi ojek online (Ojol) bernama Anggit Setiawan (35), yang menemukan dompet berisi uang dengan nilai lebih dari Rp 5 juta di jalan dan dikembalikan kepada pemiliknya, melalui stasiun radio di Kediri, menuai perhatian. Sikap jujur pengemudi Ojol asal Desa Wonojoyo, Gurah, itu berbuah manis dengan diundang oleh Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana di Kantor Pemerintah Kabupaten Kediri, Senin (17/07/2023) tadi.</p>



<p>Atas kejujurannya, Anggit menerima ganti apresiasi dari Mas Dhito-sapaan akrab Bupati Kediri. Tidak hanya ucapan terima kasih, bapak dua anak itu pun mendapatkan bantuan yang menjadi kebutuhannya.</p>



<p>Cerita inspirasi pengemudi ojek online ini, bermula pada Jumat (14/07/2023) sekira pukul 15.00 WIB, Anggit seperti biasa mencari orderan berkeliling melewati Kota Kediri. &#8220;Waktu melintas Jalan Kilisuci di dekat pot depan warung makan, saya lihat dompet. Kebetulan, saat itu tidak ada orang dan tidak ada juga kendaraan parkir,&#8221; cerita Anggit kepada Mas Dhito.</p>



<p>Dompet itu, pun kemudian diambilnya. Untuk memastikan pemiliknya, Anggit membuka dompet tersebut. Diketahui, pemilik dompet merupakan warga Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri. Saat itu, dirinya terpikir untuk mengembalikan dompet yang ditemukan.</p>



<p>&#8220;Saya mau kembalikan saat itu. Tetapi saya berfikir, iya kalau yang bersangkutan ada di rumah, tapi kalau tidak bagaimana,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Diakui Anggit, mengetahui nominal uang yang besar itu, tidak dipungkiri ada bisikan untuk tidak mengembalikan. Apalagi, pendapatan yang didapat dari pekerjaannya ojek online tidak menentu. Sedangkan, tiap bulan harus membayar angsuran pinjaman ke bank.</p>



<p>&#8220;Saat itu pula, saya berfikir kasihan kalau seandainya uang ini mau dibuat biaya ke rumah sakit atau menyekolahkan anak. Kalau saya ambil, jahat banget aku,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Dirinya lantas melanjutkan perjalanan untuk menemui istrinya yang bekerja di warung makan sekitar Simpang Lima Gumul. Kepada istrinya, Anggit menceritakan penemuan dompet berisi uang jutaan rupiah itu.</p>



<p>Fitriya Rahayu, istri Anggit, saat itu menyarankan kepada suaminya untuk mengembalikan uang itu. Masukan dari sang istri, pun semakin memantapkan niat Anggit.</p>



<p>Di rumah atau sekitar pukul 20.00 WIB, ketika tengah mengisi baterai ponsel, Anggit mendengarkan berita radio. Secara kebetulan, tersiar berita kehilangan dompet sebagaimana ciri-ciri yang ditemukan.</p>



<p>Mendengar berita itu, Anggit lantas menghubungi pihak radio. Setelah dikonfirmasi, malam itu pula pengemudi ojek online itu menyerahkan dompet berisi uang itu kepada pemiliknya di tempat radio yang menyiarkan.</p>



<p>Mendengar cerita Anggit, Mas Dhito seketika langsung memuji sikap kejujuran yang ada pada diri warganya tersebut. Dirinya merasa bangga, dengan sikap Anggit yang tidak mau mengambil sesuatu yang bukan miliknya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Kalau sampeyan punya uang segitu, untuk apa mas?,&#8221; tanya Mas Dhito.</p>



<p>Seketika itu, Anggit pun menjawab untuk melunasi hutang. &#8220;Saya pingin lunasi hutang,&#8221; jawab Anggit.</p>



<p>Kepada orang nomor satu di Kabupaten Kediri itu, Anggit menceritakan kondisi rumah yang ditempati bersama istri dan kedua anaknya. Rumahnya sederhana, bahkan tanah yang ditempati merupakan pemberian saudaranya.</p>



<p>Untuk membangun rumah, Anggit meminjam uang dari bank. Setidaknya, sudah setahunan, Anggit setiap bulannya menyisihkan penghasilannya mengojek untuk membayar angsuran.</p>



<p>&#8220;Kalau saya ingin bantu kira-kira apa mas?,&#8221; ujar Mas Dhito bertanya kepada Anggit.</p>



<p>Mendengar pertanyaan itu, Anggit tidak langsung menjawab. Setelah berfikir sesaat, dirinya meminta izin kepada Mas Dhito, untuk diberikan pekerjaan.</p>



<p>&#8220;Kalau bisa, pekerjaan pak,&#8221; jawab Anggit.</p>



<p>Mendengar jawaban Anggit, Mas Dhito merasa senang. Dirinya lantas mengaku akan mencarikan pekerjaan yang diharapkan bisa memberikan penghasilan tetap dan mengangkat kesejahteraan keluarga warganya tersebut.</p>



<p>Menurut Mas Dhito, dalam setiap pekerjaan kejujuran dan loyalitas itu sesuatu yang utama. Selain pekerjaan, bupati muda itu mengaku akan membantu membangunkan rumah Anggit supaya dapat lebih layak.</p>



<p>Tidak hanya itu, dengan uang pribadinya, Mas Dhito juga membayarkan sisa angsuran hutang Anggit ke bank. Bagi Mas Dhito, orang yang berani jujur dan berani mengatakan tidak yang bukan haknya itu harus kita apresiasi.</p>



<p>Dirinya berpesan kepada warganya itu, ketika nantinya telah mendapatkan pekerjaan supaya memberinya kabar. Kepada kedua anak dan istri yang ikut menemui, Mas Dhito pun menyampaikan bahwa mereka harus bangga memiliki sosok suami dan bapak yang jujur.</p>



<p>&#8220;Mas tidak usah terima kasih pada saya. Karena jenengan mengembalikan uang itu, Allah menggunakan tangan saya bantu jenengan. Terimakasihnya kepada Gusti Allah. Saya hanya perantara saja,&#8221; ucap Mas Dhito.</p>



<p>Dari kisah Anggit, Mas Dhito mengajak supaya budaya kejujuran tetap terjaga dalam kehidupan sehari-hari. Tidak lupa, Mas Dhito menyampaikan terima kasih kepada Radio Andika, sebagai media yang selama ini aktif menjembatani informasi di tengah masyarakat. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193500</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Simpan Narkoba Jenis SS 0,5 Kg hingga Ganja, Driver Ojol di Malang Dibekuk Satreskoba</title>
		<link>https://memontum.com/simpan-narkoba-jenis-ss-05-kg-hingga-ganja-driver-ojol-di-malang-dibekuk-satreskoba</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Jul 2023 06:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[dibekuk]]></category>
		<category><![CDATA[driver]]></category>
		<category><![CDATA[ganja]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[jenis]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[Ojol]]></category>
		<category><![CDATA[Satreskoba]]></category>
		<category><![CDATA[simpan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192337</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Seorang pria berinisial ADV alias Andre (22), driver ojek online (Ojol), warga kawasan Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, diringkus petugas Satreskoba Polresta Malang Kota. Terduga tersangka ditangkap, karena selain sebagai Ojol, ADV juga nyambi jadi kurir Narkoba. Saat ditangkap di kamar kosnya di Perum Bumiayu Santana, Jalan Kiai Parseh Jaya, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Seorang pria berinisial ADV alias Andre (22), driver ojek online (Ojol), warga kawasan Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, diringkus petugas Satreskoba Polresta Malang Kota. Terduga tersangka ditangkap, karena selain sebagai Ojol, ADV juga nyambi jadi kurir Narkoba.</p>



<p>Saat ditangkap di kamar kosnya di Perum Bumiayu Santana, Jalan Kiai Parseh Jaya, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, beberapa hari lalu, ADV tidak bisa mengelak. Sebab, dirinya kedapatan sabu seberat 0,5 kilogram, ineks 7,26 gram atau sebanyak 27 butir dan ganja seberat 921,84 gram</p>



<p>Kasatresnarkoba Polresta Malang Kota, Kompol Eka Wira Dharma, mengatakan bahwa penangkapan tersangka berawal dari penyelidikan petugas Satresnarkoba. Dari hasil penyelidikan itu, petugas kemudian menangkap ADV di rumah kosnya.</p>



<p>&#8220;Saat kami tangkap, tersangka kedapatan memiliki Narkoba,&#8221; ujarnya saat rilis di Mapolresta Malang Kota, Senin (03/07/2023) tadi.</p>



<p>Meskipun kedapatan barang bukti yang cukup besar, namun ADV bersikukuh bahwa dirinya bukanlah bandar. Melainkan, hanya seorang kurir. Untuk Narkobanya, didapatkan dari pengendalinya berinisial M.</p>



<p>&#8220;Tersangka mengaku sebagai kurir. Dia hanya bertugas melakukan ranjau setelah mendapat perintah dari M,&#8221; jelasnya.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>Saat M mendapat order dari pelanggan, paparnya, maka dirinya akan menghubungi ADV untuk meranjau di tempat yang telah disepakati. Namun sayangnya, hingg saat ini ADV bersikukuh tidak mengetahui alamat M.</p>



<p>Sebab dirinya kenal melalui media sosial pada April 2023. Dari perkenalan inilah, M kemudian menawarkan pekerjaan kepada ADV sebagai kurir Narkoba. Tentunya dengan upah yang sangat besar.</p>



<p>&#8220;Selama kurun waktu 2,5 bulan itu, tersangka beraksi sebanyak tiga kali. Dimana dua kali berhasil dilakukan, dan saat akan beraksi kembali berhasil kami tangkap. Dan saat menjadi kurir itu, ADV telah menerima upah dari M sebesar Rp 10 juta,&#8221; bebernya.</p>



<p>Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 Ayat (2), Pasal 112 Ayat (2), dan Pasal 111 Ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 20 tahun. &#8220;Saat ini kami masih terus melakukan pengembangan,&#8221; tambahnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192337</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
