<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Dua Sejoli &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/dua-sejoli/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 28 Nov 2021 12:38:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Dua Sejoli &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dua Sejoli Bondowoso Terjaring Operasi Penyakit Masyarakat di Kamar Kos-kosan</title>
		<link>https://memontum.com/dua-sejoli-bondowoso-terjaring-operasi-penyakit-masyarakat-di-kamar-kos-kosan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Nov 2021 12:38:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Dua Sejoli]]></category>
		<category><![CDATA[Operasi Penyakit Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[rumah kos]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=159161</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bondowoso &#8211; Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bondowoso, menggelar operasi Pekat (penyakit masyarakat). Salah satu yang menjadi target operasi, yakni sebuah kos-kosan di kawasan Sukowiryo Kecamatan/Kabupaten Bondowoso. Dalam operasi Pekat yang dipimpin oleh Kasi Operasional Sat Pol PP, Ahmad Hambri dan turut menyertakan anggota CPM, Serka Indar Bagus, Pasi OP dan anggota dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Bondowoso</strong> &#8211; Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bondowoso, menggelar operasi Pekat (penyakit masyarakat). Salah satu yang menjadi target operasi, yakni sebuah kos-kosan di kawasan Sukowiryo Kecamatan/Kabupaten Bondowoso.</p>



<p>Dalam operasi Pekat yang dipimpin oleh Kasi Operasional Sat Pol PP, Ahmad Hambri dan turut menyertakan anggota CPM, Serka Indar Bagus, Pasi OP dan anggota dari Kodim 0822 Bondowoso, Handoko, berhasil mengamankan sepasang sejoli yang bukan pasangan suami istri (Pasutri). Untuk pemeriksaan keterangan, dua sejoli itu kemudian dibawa ke kantor Satpol PP, guna dilakukan pendataan.</p>



<p>“Ketika tim gabungan merazia sebuah kos-kosan, kami mendapati pasangan bukan suami istri di dalam kamar. Seorang diantaranya, teridentifikasi warga Desa Jebung Kidul, Kecamatan Tlogosari,” jelas Kasatpol PP Bondowoso, Slamet Yantoko, melalui Kasi Operasional Ahmad Hambri, Minggu (28/11/2021).</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Saat diminta keterangan, kedua sejoli ini awalnya mengaku telah bertunangan. Namun, karena tim gabungan tidak percaya, akhirnya dilakukan pemeriksaan lanjutan.</p>



<p>&#8220;Saat diperiksa ulang, sejoli pria mengatakan bahwa dia bertamu ke kosan itu. Keterangan awal yang mengatakan mereka bertunangan, ternyata bukan,&#8221; lanjutnya.</p>



<p>Dari keterangan itu, tambahnya, petugas kemudian memberikan peringatan kepada keduanya. Termasuk, membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi perbuatan.</p>



<p>&#8220;Jika terulang melakukan perbuatan sama, maka Satpol PP akan memberikan tindakan tegas sesuai dengan pelanggaran. Untuk sementara, keduanya kami lepas,” paparnya. <strong>(sam/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159161</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dua Sejoli Terekam CCTV &#8216;Ngutil&#8217; Empat Jam Tangan</title>
		<link>https://memontum.com/dua-sejoli-terekam-cctv-ngutil-empat-jamtangan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Sep 2020 12:50:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Dua Sejoli]]></category>
		<category><![CDATA[Gajah Mada Plaza]]></category>
		<category><![CDATA[Mengutil]]></category>
		<category><![CDATA[Terekam CCTV]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=124251</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Banyaknya kamera CCTV yang terpasang di tempat-tempat keramaian ternyata tidak membuat pelaku kejahatan merasa takut saat beraksi. Seperti halnya aksi pencurian empat jam tangan yang terekam kamera CCTV di lantai 2 Gajah Mada Plaza Jl Agus Salim, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Rabu (23/9/2020) malam. Dalam rekaman itu, tampak dua sejoli yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Banyaknya kamera CCTV yang terpasang di tempat-tempat keramaian ternyata tidak membuat pelaku kejahatan merasa takut saat beraksi. Seperti halnya aksi pencurian empat jam tangan yang terekam kamera CCTV di lantai 2 Gajah Mada Plaza Jl Agus Salim, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Rabu (23/9/2020) malam.</p>
<p>Dalam rekaman itu, tampak dua sejoli yang diperkirakan berusia 20 tahun-an melakukan aksinya. Dengan pembagian tugas si laki-laki mengalihkan perhatian penjaga toko dan si perempuan sebagai eksekutor pencurian.</p>
<p>Menurut keterangan Rivan Anisa, penjaga toko bahwa malam itu dia didatangi dua sejoli yang tampak melihat-lihat jam tangan di etalasi. Layaknya seorang pembeli, mereka menanyakan beberapa harga beverapa jam yang terpajang di etalase.</p>
<p>&#8220;Awalnya ada enam orang yang melihat-lihat jam tangan. Sepertinya ada suami istri, ada dua mas-mas dan sepasang kekasih. Saat empat orang tersebut sudah pergi, hanya tinggal sepasang kekasih itu,&#8221; ujar Anisa.</p>
<p>Si laki-laki seperti mengalihkan perhatian dengan terus mengajak Anisa ngobrol menanyakan jam tangan rantai. &#8220;Saat itu yang paling menyibukan saya adalah dua sepasang muda mudi yang diperkirakan berusia 20 tahun. Si laki-laki meminta saya untuk menunukan jam tangan yang talinya pakai rantai. Dia sempat meminta diskon hingga harga tinggal Rp 200 ribu. Namun tetap tidak jadi beli kaatanya terlalu mahal,&#8221; ujar Anisa.</p>
<p>Saat si laki-laki menyibukan Anisa, si perempuan tampak berdiri sambil melihat-lihat. Dalam rekaman CCTV itu, pergerakan si perempaun sangat cepat hingga nyaris tidak terlihat. &#8220;Setelah tidak jadi beli mereka kemudian pergi dan katanya akan kembali lagi hari ini,&#8221; ujar Anisa, Kamis (24/9/2020) siang.</p>
<p>Setelah keduanya pergi, Anisa baru sadar telah menjadi korban pencurian. Dia melihat tatakan empat jam tangan telah kosong. Dia kemudian makukan pengecekan dengan melihat rekaman CCTV. &#8220;Tiga jam tangan wanita dan satu jam tangan pria. Di rekaman terlihat si perempuan yang mengambil saat si laki-laki sedang menyibukan saya. Tiga jam tangan dimasukan ke dalam tas dan satu jam tangan dimasukan ke dalam saku celana belakang. Total kerugian Rp 200 ribu,&#8221; ujar Anisa.</p>
<p>Meskipun kerugiannya hanya Rp 200 ribu, namun aksi dua pelaku ini sangat merugikan. Sebab Anisa harus mengganti kerugian barang yang hilang. &#8220;Kedepannya saya harus semakin waspada agar tidak terulang kembali peristiwa seperti ini,&#8221; ujar Anisa. <strong>(gie)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">124251</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
