<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>duel &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/duel/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 04 Oct 2019 14:38:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>duel &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Heroik Ibu Paruh Baya Duel Lawan Rampok si Tokonya</title>
		<link>https://memontum.com/heroik-ibu-paruh-baya-duel-lawan-rampok-si-tokonya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Jul 2019 01:58:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[duel]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 365]]></category>
		<category><![CDATA[perampokan]]></category>
		<category><![CDATA[polsek mayangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/88858-heroik-ibu-paruh-baya-duel-lawan-rampok-si-tokonya</guid>

					<description><![CDATA[Memomtum Probolinggo &#8211; Aksi heroik menggagalkan aksi perampokan dilakukan seorang ibu paruh baya di Mayangan Kota Probolinggo. Hebohnya Hj Suti (60) nekat duel dengan pelaku yang membawa senjata tajam (sajam). Rabu (24/7/2019) siang. Hj Suti yang mengetahui tokonya dirampok oleh Yuli Dwi Irwanto (27) warga Jalan Ronggojalu, Desa Sumber Kedawung, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, langsung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memomtum Probolinggo </strong>&#8211; Aksi heroik menggagalkan aksi perampokan dilakukan seorang ibu paruh baya di Mayangan Kota Probolinggo. Hebohnya Hj Suti (60) nekat duel dengan pelaku yang membawa senjata tajam (sajam). Rabu (24/7/2019) siang.</p>
<p>Hj Suti yang mengetahui tokonya dirampok oleh Yuli Dwi Irwanto (27) warga Jalan Ronggojalu, Desa Sumber Kedawung, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, langsung melawan pelaku meskipun membawa belati. Sempat terjadi tarik menarik antara korban dan pelaku. Warga Mayangan yang mendengar teriakan Suti, akhirnya menangkap pelaku dan dijadikan bulan-bulanan.</p>
<div id="attachment_88859" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-88859" decoding="async" class="size-full wp-image-88859" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190724-WA0166-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Korban saat menjelaskan kronologis kejadian di mapolsek mayangan (pix)" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190724-WA0166-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190724-WA0166-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190724-WA0166-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190724-WA0166-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190724-WA0166-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-88859" class="wp-caption-text"><strong>Korban saat menjelaskan kronologis kejadian di mapolsek mayangan (pix)</strong></p></div>
<p>Pelaku masih beruntung karena saat diamuk warga, datang patroli dari polsek Mayangan yang melintas di jalan ikan tongkol, Mayangan Kota Probolinggo yang menjadi TKP. Polisi langsung membawa pelaku ke mapolsek Mayangan dan nyawa pelaku bisa selamat.</p>
<p>Keberanian ibu Hj Suti patut diacungi jempol. Karena waktu kejadian tersebut, pelaku sempat menodongkan belati untuk mengancam. Tapi hal itu malah dilawan oleh Hj Suti. Terjadi perkelahian antara pelaku dengan Hj Siti, ada luka juga karena ditendang pelaku. Tak kalah akal, akhirnya korban berteriak dan warga berdatangan.</p>
<p>Sementara menurut Hj Suti, tokonya sering kehilangan, ini yang ke 3 kalinya tokonya kerampokan.</p>
<p>&#8220;Sudah 3 kali ini toko saya kerampokan, yang ini saya melihat pelaku masuk mau mengambil barang, saya langsung keluar, pelaku langsung memukul dan mengacungkan pisau, saya lawan, dan berteriak,&#8221;jelas Hj Suti.</p>
<p>Di Mapolsek Mayangan, Kompol Ahmad Firman Wahyudi, Kapolsek Mayangan, mengatakan bahwa pelaku ditangkap warga, beruntung anggota kami segera datang untuk mengamankan pelaku dari amukan massa, pelaku awalnya melakukan tindak Curat (pencurian degan pemberatan), karena ada aksi kekerasan pelaku terbukti melakukan tindak pidana Curas (pencurian dengan kekerasan).</p>
<p>“Pelaku sempat di massa, dan pelaku sudah mengakui perbuatannya, pelaku juga terbukti melakukan tindak pidana pencurian disertai kekerasan, kami akan mendalami kasus ini, apakah pelaku merupakan residivis atau bukan.” jelas Firman.</p>
<p>Perlu di ketahui dalam kasus ini pelaku terancam pasal 365 KHUP, pencurian dengan tindak kekerasan, dengan kurungan penjara maksimal 15 tahun. <strong>(Pix/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">88858</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Usai Duel Lawan Anak, Bapak Tewas, Diduga Serangan Jantung</title>
		<link>https://memontum.com/usai-duel-lawan-anak-bapak-tewas-diduga-serangan-jantung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Apr 2019 12:41:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[duel]]></category>
		<category><![CDATA[KDRT]]></category>
		<category><![CDATA[polres malang kota]]></category>
		<category><![CDATA[serangan jantung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/83539-usai-duel-lawan-anak-bapak-tewas-diduga-serangan-jantung</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Petugas Polres Malang Kota terus melakukan penyelidikan terkait tewasnya Achmad Hamzah (52) pedagang, warga Jl Cengger Ayam, Kelurahan Tulusrejo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Hamzah ditemukan tewas di kamar mandi rumahnya pada Senin (29/4/2019) pukul 14.00. Luluk Farida, istri kedua korban, curiga bahwa kematian tersebut tidak wajar dikarenakan Hamzah sebelumnya terlibat perkelahian [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Petugas Polres Malang Kota terus melakukan penyelidikan terkait tewasnya Achmad Hamzah (52) pedagang, warga Jl Cengger Ayam, Kelurahan Tulusrejo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Hamzah ditemukan tewas di kamar mandi rumahnya pada Senin (29/4/2019) pukul 14.00.</p>
<p>Luluk Farida, istri kedua korban, curiga bahwa kematian tersebut tidak wajar dikarenakan Hamzah sebelumnya terlibat perkelahian dengan Achmad Ramadhani Saputra (24) anaknya, dari istri pertamanya. Oleh karena itu Luluk melaporkan Ramadhani, anak tirinya tersebut ke Polres Malang Kota, terkait kasus dugaan KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga). Bahkan Luluk meminta supaya dilakukan visum dan otopsi untuk mengetahui kematian suaminya tersebut.</p>
<p>Kasat Reskrim Polres Malang Kota AKP Komang Yogi Arya Wiguna SH SIK, membenarkan bahwa pihaknya mendapat laporan dari istri korban terkait kasus KDRT.</p>
<p>&#8221; Saat kami mendatangi lokasi, korban sudah dalam kondisi meninggal. Berawal dari perselisihan dengan anak kandungnya dari istri pertamanya. Sempat terjadi saling pukul namun tidak berlangsung lama karena dilerai istri korban,&#8221; ujar AKP Komang.</p>
<p>Usai perkelahian itu, lebih dari 1 jam kemudian, korban berpamitan masuk ke dalam kamar mandi untuk buang air besar. Karena tak kunjung keluar, istri korban melakukan pengecekan hingga mengetahui kalau suaminya sudah meninggal</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">83539</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polisi Malang Duel Lawan Rampok Modus Sekap Penumpang Turun Bus</title>
		<link>https://memontum.com/polisi-malang-duel-lawan-rampok-modus-sekap-penumpang-turun-bus</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Dec 2018 13:21:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[duel]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Singosari]]></category>
		<category><![CDATA[rampok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/68494-polisi-malang-duel-lawan-rampok-modus-sekap-penumpang-turun-bus</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Keseleo gara-gara duel lawan seorang pemalak jalanan atau rampok sadis, anggota Polsek Singosari (Jajaran Polres Malang). Aksinya patut diacungi jempol karena berhasil menyelamatkan nyawa seorang wanita dari kesadisan pelaku. Rabu (12/12/2018) malam, musti menginap di jeruji besi Polsek Singosari, tersangka Nawa Adi Prasetyo (28) mengaku pengangguran, ber-KTP Jalan Dorowati Barat RT02/RW02, Kecamatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Keseleo gara-gara duel lawan seorang pemalak jalanan atau rampok sadis, anggota Polsek Singosari (Jajaran Polres Malang). Aksinya patut diacungi jempol karena berhasil menyelamatkan nyawa seorang wanita dari kesadisan pelaku. </p>
<p>Rabu (12/12/2018) malam, musti menginap di jeruji besi Polsek Singosari, tersangka Nawa Adi Prasetyo (28) mengaku pengangguran, ber-KTP Jalan Dorowati Barat RT02/RW02, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. </p>
<p>Kapolsek Singosari, Kompol Untung Bagyo R melalui Kanit Reskrim Polsek Singosari, Iptu Supriyono SH menjelaskan jika, seorang anggota musti mendapat perawatan setelah duel dengan pelaku. </p>
<div id="attachment_68496" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/WhatsApp-Image-2018-12-13-at-8.15b.jpg?ssl=1"><img aria-describedby="caption-attachment-68496" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/WhatsApp-Image-2018-12-13-at-8.15b.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="RESIKO : Anggota keseleo usai duel di lorong sempit. (foto Humas Polres Malang) " width="650" height="366" class="size-full wp-image-68496" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/WhatsApp-Image-2018-12-13-at-8.15b.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/WhatsApp-Image-2018-12-13-at-8.15b.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/WhatsApp-Image-2018-12-13-at-8.15b.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a><p id="caption-attachment-68496" class="wp-caption-text"><strong>RESIKO : Anggota keseleo usai duel di lorong sempit. (foto Humas Polres Malang)</strong></p></div>
<p>&#8220;Dia mengaku satu kali, saat nangkap anggota musti gelut duel, dan salah satu anggota saya sampai keseleo tangannya akibat gulat di lorong gelap yang sepi dan bau sampah,&#8221; urai Iptu Supriyono SH kepada Memontum.com. </p>
<p>Rabu (12/12/2018) pukul 19.10, musibah menimpa seorang wanita yang turun dari Bus, di Jalan Raya Panglima Sudirman, sebelah selatan Warung Ungu, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. </p>
<div id="attachment_68495" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/WhatsApp-Image-2018-12-13-at-8.16.jpg?ssl=1"><img aria-describedby="caption-attachment-68495" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/WhatsApp-Image-2018-12-13-at-8.16.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="LOKASI : Iptu Supriyono SH di lokasi kejadian. (foto Humas Polres Malang) " width="650" height="366" class="size-full wp-image-68495" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/WhatsApp-Image-2018-12-13-at-8.16.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/WhatsApp-Image-2018-12-13-at-8.16.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/WhatsApp-Image-2018-12-13-at-8.16.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a><p id="caption-attachment-68495" class="wp-caption-text"><strong>LOKASI : Iptu Supriyono SH di lokasi kejadian. (foto Humas Polres Malang) </strong></p></div>
<p>Korban bernama Iin Kurnia Febri Astuti (40) warga Jalan Kertanegara, Kelurahan Pagentan, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Ia merupakan pegawai negeri (PNS) pulang kerja dari Surabaya. </p>
<p><strong>Baca : </strong><a href="https://hukrim.memontum.com/22398-rampok-jalanan-singosari-sempat-berdalih-kencan" rel="noopener" target="_blank">Rampok Jalanan Singosari Sempat Berdalih Kencan</a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">68494</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dua Pelaku Duel Berdarah PKL Kota Batu Diciduk</title>
		<link>https://memontum.com/dua-pelaku-duel-berdarah-pkl-kota-batu-diciduk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Aug 2018 12:47:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[duel]]></category>
		<category><![CDATA[PKL]]></category>
		<category><![CDATA[polres batu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/50973-dua-pelaku-duel-berdarah-pkl-kota-batu-diciduk</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Usai dua pelaku penganiayaan menggunakan senjata tajam (sajam) diamankan Polsek Batu, mulai terkuak kronologis pemicu tragedi berdarah antara PKL serang PKL di Alun-alun Batu hingga menyebabkan korban dirawat di IGD RS Hasta Brata. Kejadian ini terjadi bermula pada saat KAC alias Candra (44) pedagang ceker setan dan ADC alias Aris penjaja [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Usai dua pelaku penganiayaan menggunakan senjata tajam (sajam) diamankan Polsek Batu, mulai terkuak kronologis pemicu tragedi berdarah antara PKL serang PKL di Alun-alun Batu hingga menyebabkan korban dirawat di IGD RS Hasta Brata.</p>
<p>Kejadian ini terjadi bermula pada saat KAC alias Candra (44) pedagang ceker setan dan ADC alias Aris penjaja Lok-lok (36) yang tidak mendapatkan tempat berjualan saat relokasi nekat menjajakan dagangannya di area terlarang sejak Sabtu (4/8/2018).</p>
<p>Diduga motif penyerangan, ketika Tri istri korban berinisial SCH (45) mengingatkan kepada ADC dan KAC untuk tidak berjualan di jalan area relokasi. Sebab dikhawatirkan akan mempengaruhi PKL yang lain untuk jualan di tengah jalan dan membuat kisruh seperti beberapa minggu kemarin sebelum direlokasi. </p>
<p>Karena PKL yang ada di sekitar Ganesha sudah direlokasi ke tempat yang sudah disediakan oleh pemerintah Kota Batu. Tetapi ternyata mereka merasa tersinggung. </p>
<p>&#8220;Sudah kami amankan. Penahanan itu akibat adanya peristiwa tindak pidana kekerasan terhadap orang dan penganiayaan antar Pedagang Kaki Lima (PKL) pada (8/8/2018) sekitar pukul 22.00 wib  di Alun Alun Kota Batu, &#8221; ungkap AKP Anton Widodo Kasat Reskrim Polres Batu, Kamis (9/8/2018) di Mapolsek Batu.</p>
<p>&#8221; ADC (44) merupakan PKL Lok-Lok. Dan Inisial KAC (36) PKL Ceker Setan sudah kami amankan, &#8221; tambah Anton. </p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">50973</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cekcok Mulut Picu Duel, 1 Tewas, 2 Bersimbah Darah di Bungurasih</title>
		<link>https://memontum.com/cekcok-mulut-picu-duel-1-tewas-2-bersimbah-darah-di-bungurasih</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Feb 2018 13:54:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[bungurasih]]></category>
		<category><![CDATA[duel]]></category>
		<category><![CDATA[Pembacokan]]></category>
		<category><![CDATA[polsek waru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/27480-cekcok-mulut-picu-duel-1-tewas-2-bersimbah-darah-di-bungurasih</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8212; Peristiwa berdarah terjadi di depan Kafe Yayang yang terletak di lorong Ruko Ramayana di dekat kawasan Terminal Purabaya, Desa Bungurasih, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Selasa (20/2/2018) dini hari. Akibat duel, dua lawan satu itu seorang korban tewas dan dua orang lainnya terluka. Berdasarkan datanya, korban tewas diketahui adalah Mbah Tum (45) pria [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8212; Peristiwa berdarah terjadi di depan Kafe Yayang yang terletak di lorong Ruko Ramayana di dekat kawasan Terminal Purabaya, Desa Bungurasih, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Selasa (20/2/2018) dini hari. Akibat duel, dua lawan satu itu seorang korban tewas dan dua orang lainnya terluka.</p>
<p>Berdasarkan datanya, korban tewas diketahui adalah Mbah Tum (45) pria asal Desa Pepelegi, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo. Sementara dua korban lain adalah Slamet Harianto dan Agus. Kedua korban ini mengalami luka bacok di sejumlah bagian tubuhnya.</p>
<p>Peristiwa berdarah ini bermula saat Mbah Tum dkk terlibat cekcok mulut dengan Slamet Harianto alias Kebo dkk di Kafe Yayang. Kemudian Mbah Tum dkk pulang setelah kafe karaoke itu tutup sekitar pukul 03.00 WIB. </p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180220-WA0146-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-27481" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180220-WA0146-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180220-WA0146-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180220-WA0146-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180220-WA0146-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Saat itu Mbah Tum bersama rekannya, Kutis datang ke kafe dan bertemu Slamet Hariadi alias Kebo. Saat itulah tejadi perkelahian yang mengakibatkan Mbah Tum meninggal dunia akibat terkena bacokan.</p>
<p>Sementara Slamet Hariadi juga mengalami luka bacok bagian kepala dan jari tangan kiri. Sementara satu korban lagi, seorang Agus yang terlibat dalam peristiwa itu juga mengalami luka bacok bagian kepala. Korban tewas langsung dilarikan ke RS Bhayangkara Surabaya, sementara korban luka dibawa ke RS Siti Khodijah Sepanjang.</p>
<p>&#8220;Petugas masih memeriksa beberapa saksi. Ditunggu saja prosesnya. Semoga dalam waktu dekat semua bisa terungkap, termasuk siapa tersangkanya,&#8221; kata Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Himawan Bayu Aji kepada Memo X (Grup Memontum.com), Selasa (20/2/2018).</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">27480</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
