<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Dugaan Kekerasan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/dugaan-kekerasan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 16 May 2023 13:38:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Dugaan Kekerasan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Gegara Anak, Sang Orang Tua di Probolinggo Dilaporkan Dugaan Kekerasan</title>
		<link>https://memontum.com/gegara-anak-sang-orang-tua-di-probolinggo-dilaporkan-dugaan-kekerasan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 May 2023 10:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Dugaan Kekerasan]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=188819</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Sejumlah bocah asal Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, diduga menjadi korban kekerasan, Selasa (16/05/2023) siang. Kelima korban kekerasan tersebut adalah berinisial RH (12), RD (12), QR (14), FT (10) dan RY (14). Umar (48), ayah korban RH, mengatakan bahwa kejadian ini bermula sekitar pukul 10.00, saat anaknya sedang bermain dengan kelima teman sebayanya. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Sejumlah bocah asal Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, diduga menjadi korban kekerasan, Selasa (16/05/2023) siang. Kelima korban kekerasan tersebut adalah berinisial RH (12), RD (12), QR (14), FT (10) dan RY (14).</p>



<p>Umar (48), ayah korban RH, mengatakan bahwa kejadian ini bermula sekitar pukul 10.00, saat anaknya sedang bermain dengan kelima teman sebayanya. Mereka, bermain bersama membuat sebuah rumah kayu. Setelah itu, kelima bocah tersebut merayakan rumah kayu yang telah berhasil dibangunnya, dengan memasak mie instan dan dimakan bersama.</p>



<p>Tidak berselang lama, datang satu bocah yang hendak bermain bersama dengan kelima bocah tersebut, yang saat itu sedang bersiap menyantap masakan yang sudah disajikan. Anak yang baru datang tersebut, kemudian menanyakan kenapa makanannya sudah disajikan. &#8220;Kemudian, dijawab karena pembuatan rumah sudah jadi, sehingga tinggal selametan,&#8221; ujar Umar, saat diminta keterangan di Polres Probolinggo atau mengadukan kejadian ke Polres.</p>



<p>Setelah itu, lanjut Umar bercerita, anak yang baru datang tersebut pulang dan kembali lagi dengan membawa minuman. Kemungkinannya, anak itu meminta uang kepada orang tuanya. &#8220;Anak itu sepertinya pulang mengambil uang terus beli air. Airnya dikasih ke lima temennya. Namun setelah itu, anak ini pulang lagi dan membawa bapaknya ke lima temannya tadi,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dalami-laporan-pelayanan-mbg-dprd-kota-malang-akan-panggil-sppg">Dalami Laporan Pelayanan MBG, DPRD Kota Malang Akan Panggil SPPG</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-sampaikan-lkpj-2025-dprd-akan-dalami-sumber-surplus-anggaran">Wali Kota Malang Sampaikan LKPJ 2025, DPRD Akan Dalami Sumber Surplus Anggaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antrean-pasar-murah-membludak-meski-munculkan-kecewa-diskopindag-kota-malang-bakal-lakukan-evaluasi">Antrean Pasar Murah Membludak Meski Munculkan Kecewa, Diskopindag Kota Malang Bakal Lakukan Evaluasi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kualitas-indek-pelayanan-publik-pemkab-lumajang-kian-meningkat-dan-masuk-kategori-sangat-tinggi">Kualitas Indek Pelayanan Publik Pemkab Lumajang Kian Meningkat dan Masuk Kategori Sangat Tinggi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-probolinggo-lantik-67-pejabat-administrator-dan-pengawas">Wali Kota Probolinggo Lantik 67 Pejabat Administrator dan Pengawas</a></li>
</ul>


<p>Dari situlah, tambahnya, kemudian orang tua sang anak, lalu menarik satu-persatu ke lima anak yang saat itu sedang berada di atas pohon hingga jatuh. Setelah itu, mereka juga di jewer. &#8220;Karena ditarik paksa, baju anak-anak itu sampai sobek-sobek,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Setelah kejadian tersebut, sang anak dan bapaknya, pun langsung meninggalkan tempat kelima bocah yang sedang bermain. Kejadian ini, pun sempat membuat pihak korban dan pelaku dipertemukan pemerintah desa di balai desa setempat dan terlapor sudah meminta maaf. &#8220;Minta maaf di kantor desa, tapi proses hukum ya tetap dilanjut. Karena, dari orang tua semua korban sepakat untuk laporan,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Sementara itu, Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Probolinggo, Aipda Agung Dewantara, membenarkan jika pihaknya telah menerima laporan dugaan penganiayaan terhadap 5 bocah asal Kecamatan Dringu. Laporan itu, diterima oleh anggota piket sekitar pukul 14.30.</p>



<p>&#8220;Benar, laporannya sudah kami terima, tadi ada anggota yang piket. Untuk tindaklanjutnya tetap akan kami proses. Termasuk, nanti mencari keterangan dari korban ataupun saksi-saksi di lokasi,&#8221; ungkap mantan Anggota Polsek Kraksaan itu. <strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">188819</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Giliran Kepala Asrama Sekolah SPI Batu, Dilaporkan Atas Dugaan Kekerasan</title>
		<link>https://memontum.com/giliran-kepala-asrama-sekolah-spi-batu-dilaporkan-atas-dugaan-kekerasan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Nov 2021 11:31:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Dugaan Kekerasan]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Asrama]]></category>
		<category><![CDATA[spi kota batu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=158433</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Belum selesai kasus dugaan pelecehan seksual terhadap JE, founder sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI) Kota Batu, kembali laporan baru dimasukkan ke Kepolisian Resort Batu, Selasa (16/11/2021). Adalah Kepala Asrama yakni AA, yang kali ini dilaporkan. Ada pun tuduhannya, dugaan kekerasan. Hal ini, sebagaimana dibenarkan oleh Ketua Lembaga Perlindungan Anak Kota Batu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Belum selesai kasus dugaan pelecehan seksual terhadap JE, founder sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI) Kota Batu, kembali laporan baru dimasukkan ke Kepolisian Resort Batu, Selasa (16/11/2021). Adalah Kepala Asrama yakni AA, yang kali ini dilaporkan. Ada pun tuduhannya, dugaan kekerasan. Hal ini, sebagaimana dibenarkan oleh Ketua Lembaga Perlindungan Anak Kota Batu Fuad Dwiyanto, saat ditemui wartawan.</p>



<p>&#8220;Baru kami laporkan sekarang, karena terduga baru ketahuan. Kami memiliki barang bukti rekaman audio itu dalam pelaporan ke Polres Kota Batu,&#8221; urainya.</p>



<p>Fuad menceritakan, kronologi peristiwa dugaan pemukulan tersebut terjadi pada 3 Mei lalu sekitar pukul 12.30. Berdasarkan keterangan dari korban, terjadinya pemukulan dikarenakan memberikan isu yang tidak benar.</p>



<p>Oleh sebab itu, kepala asrama tersebut dilaporkan berdasarkan dari UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Pasal 80. &#8220;Untuk peristiwa terjadi di SPI itu sendiri. Korban saat ini tengah divisum di salah satu RS Kota Batu,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dalami-laporan-pelayanan-mbg-dprd-kota-malang-akan-panggil-sppg">Dalami Laporan Pelayanan MBG, DPRD Kota Malang Akan Panggil SPPG</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-sampaikan-lkpj-2025-dprd-akan-dalami-sumber-surplus-anggaran">Wali Kota Malang Sampaikan LKPJ 2025, DPRD Akan Dalami Sumber Surplus Anggaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antrean-pasar-murah-membludak-meski-munculkan-kecewa-diskopindag-kota-malang-bakal-lakukan-evaluasi">Antrean Pasar Murah Membludak Meski Munculkan Kecewa, Diskopindag Kota Malang Bakal Lakukan Evaluasi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kualitas-indek-pelayanan-publik-pemkab-lumajang-kian-meningkat-dan-masuk-kategori-sangat-tinggi">Kualitas Indek Pelayanan Publik Pemkab Lumajang Kian Meningkat dan Masuk Kategori Sangat Tinggi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-probolinggo-lantik-67-pejabat-administrator-dan-pengawas">Wali Kota Probolinggo Lantik 67 Pejabat Administrator dan Pengawas</a></li>
</ul>


<p>Terpisah, korban pemukulan, AM, membenarkan bahwa dirinya mendapatkan pemukulan karena dituduh memberikan isu yang tidak benar. &#8220;Jadi saya disebut, mengatakan siswa yang bekerja dan namun yang mendapatkan gaji adalah tim Youth Enterpreneur Society (YES). Padahal, saya hanya mengantarkan teman saya yang meminta jam istirahat agar seimbang dengan jam kerja,&#8221; katanya.</p>



<p>Kepada awak media, dirinya juga menegaskan, bahwa pemukulan tersebut juga disaksikan oleh temannya, RA yang merupakan Kepala Sekolah dari SPI. &#8220;Kami merasa terpojok, sehingga kami tidak bisa melawan,&#8221; urainya.</p>



<p>Terpisah, salah satu korban lain berinisial N dari Jakarta, juga mengaku bahwa dirinya sempat mendapatkan hukuman yang tidak manusiawi. &#8220;Pernah disuruh makan cabe rawit 7 biji saat perut kosong dan tidak boleh minum. Pernah juga disuruh berendam di danau selama 30 menit di pagi hari karena terlambat bekerja,&#8221; terangnya.</p>



<p>Perlu diketahui, hingga berita ini diturunkan atau Rabu 17/11/2021), Kepala Sekolah SPI Kota Batu, Risna Amalia, masih belum memberikan respon ketika dikonfirmasi awak media.<strong>(bir/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">158433</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
