<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Duo Rampok Sadis Bacok Korban &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/duo-rampok-sadis-bacok-korban/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 10 Oct 2018 11:02:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Duo Rampok Sadis Bacok Korban &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Duo Rampok Sadis Bacok Korban, Satroni 11 TKP di Jember</title>
		<link>https://memontum.com/duo-rampok-sadis-bacok-korban-satroni-11-tkp-di-jember</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Oct 2018 11:02:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Duo Rampok Sadis Bacok Korban]]></category>
		<category><![CDATA[Satroni 11 TKP di Jember]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=59479</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember&#8212;&#8212; Dua orang pelaku kejahatan pencurian dengan kekerasan dan pemberatan, Slamet (40) warga Kertonegoro Jenggawah dan Dodik H (31) warga Poreng Slawu Patrang berhasil ditangkap Tim Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Jember, Selasa (9/10/2018). Keduanya ditangkap di dua lokasi berbeda, Slamet ditangkap diperumahan alam hijau kelurahan Sempusari kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember sedangkan, Dodik ditangkap [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember&#8212;&#8212;</strong> Dua orang pelaku kejahatan pencurian dengan kekerasan dan pemberatan, Slamet (40) warga Kertonegoro Jenggawah dan Dodik H (31) warga Poreng Slawu Patrang berhasil ditangkap Tim Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Jember, Selasa (9/10/2018). Keduanya ditangkap di dua lokasi berbeda, Slamet ditangkap diperumahan alam hijau kelurahan Sempusari kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember sedangkan, Dodik ditangkap di Dusun Krajan Desa Sukorambi Kecamatan Sukorambi Kabupaten Jember.</p>
<p>Kapolres Jember AKBP. Kusworo wibowo pada Rilisnya dihalaman Mapolres Jember, Rabu (10/10/2018) siang menyampaikan, modus yang gunakan pelaku bermacam-macam cara, mencongkel pintu rumah korban dan mengambil sepeda korban, ada juga yang dengan cara sayapan.</p>
<p>&#8220;Mulanya pelaku membuti korbannya setelah dipandang aman dan sepi pelaku menendang sepeda motor yang dikendarai korban dan mengambil motornya,&#8221; ungkapnya. Kusworo menerangkan, berdasarkan hasil pengembangan yang dilakukan jajaran Polres Jember, pelaku melakuan di 11 TKP yakni, Sukorambi</p>
<p>Sempolan, Kaliwates, Patrang-gebang, Gambirono pasar, Rambipuji-kaliwining, Pasar sapi Tempurejo, kaca piring 2 Gebang patrang, Jl. Kelinci Sukorejo sumbersari, pasar tanjung kaliwates.</p>
<p>&#8220;Pelaku tergolong sadis, setiap dalam aksinya selalu membawa senjata tajam berupa clurit. Apabila korban melawan, mereka tidak segan-segan untuk melukai korbannya,&#8221; terangnya. Atas perbuatannya Kusworo mengatakan, kedua pelaku akan dikenakan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara Subsider pasal 363 dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.</p>
<p>&#8220;Barang bukti yang berhasil diamankan, 3 unit sepeda motor (2 unit Honda VARIO dan 1 unit Honda BEAT) dimana 1 unit Honda VARIO merupakan sepeda yang digunakan tersangka sebagai sarana melakukan kejahatan, 1 buah celurit, 1 buah kunci &#8220;T&#8221;, 1buah linggis, dan 1 buah tang.&#8221; ujar Kusworo Menandaskan. (yud/yan)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">59479</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
