<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>e-Retribusi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/e-retribusi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 04 Oct 2025 12:41:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>e-Retribusi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dongkrak PAD Kota Malang, Diskopindag Siapkan Sistem Pembayaran melalui E-Retribusi Pasar</title>
		<link>https://memontum.com/dongkrak-pad-kota-malang-diskopindag-siapkan-sistem-pembayaran-melalui-e-retribusi-pasar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Oct 2025 05:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[diskopindag]]></category>
		<category><![CDATA[dongkrak]]></category>
		<category><![CDATA[e-Retribusi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[melalui]]></category>
		<category><![CDATA[pembayaran]]></category>
		<category><![CDATA[siapkan]]></category>
		<category><![CDATA[sistem]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226497</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang berencana menerapkan sistem pembayaran retribusi pasar berbasis elektronik atau e-retribusi. Hal itu dilakukan, sejalan dengan masukan dari DPRD Kota Malang, yang menilai potensi retribusi pasar masih bisa dioptimalkan lebih besar dari target yang ada. Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, menyampaikan bahwa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang berencana menerapkan sistem pembayaran retribusi pasar berbasis elektronik atau e-retribusi. Hal itu dilakukan, sejalan dengan masukan dari DPRD Kota Malang, yang menilai potensi retribusi pasar masih bisa dioptimalkan lebih besar dari target yang ada.</p>



<p>Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, menyampaikan bahwa potensi retribusi memang besar jika dihitung berdasarkan Peraturan Daerah (Perda), yakni Rp 1.000 permeter persegi. Namun, kondisi di lapangan menurutnya tidak sesederhana itu.</p>



<p>&#8220;Secara matematis bisa dihitung. Tinggal melihat jumlah pedagang, luas lapak atau kios, lalu dikalikan angka retribusi sesuai Perda. Namun, kondisi di lapangan perlu diketahui bahwa penarikannya dilakukan tiap hari,&#8221; ujar Eko, Sabtu (04/10/2025) tadi.</p>



<p>Menurutnya, ada sejumlah kendala yang membuat pendapatan retribusi belum maksimal. Seperti, kios pedagang yang tutup, kemudian ada juga yang dimanfaatkan untuk gudang.</p>



<p>&#8220;Selain itu, satu pedagang bisa memiliki lebih dari satu lapak dengan ukuran berbeda-beda. Hal-hal seperti inilah yang harus kita uji di lapangan,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Terkait usulan e-retribusi, Eko menegaskan pihaknya sangat mendukung. Apalagi, itu menjadi salah satu langkah strategis optimalisasi PAD Kota Malang.</p>



<p>&#8220;Kami senang kalau sistem ini bisa segera dijalankan. Kalau retribusi pasar dimaksimalkan dengan sistem digital, hasilnya akan lebih akurat, transparan dan tentu lebih mudah dikontrol,” tambahnya.</p>



<p>Sebagai langkah awal, menurutnya Diskopindag Kota Malang sudah menerapkan uji coba e-retribusi, yakni di Pasar Klojen dan Pasar Oro-oro Dowo. Meski demikian, Eko mengakui penerapannya masih belum maksimal.</p>



<p>“Karena butuh kolaborasi lintas pihak. Mulai BKAD, Bank Jatim sebagai bank penampung, sampai pedagang sebagai pengguna. Selain itu, edukasi ke pedagang juga penting, karena tidak semua langsung mau beralih ke digital,” imbuh Eko. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226497</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pendapatan Naik dan Lebih Efisien, Penggunaan E-Retribusi Pasar Pagi Kota Batu Bakal Dioptimalkan</title>
		<link>https://memontum.com/pendapatan-naik-dan-lebih-efisien-penggunaan-e-retribusi-pasar-pagi-kota-batu-bakal-dioptimalkan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 May 2023 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[e-Retribusi]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[perdagangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=188499</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Penggunaan E-retribusi bakal terus diterapkan untuk pedagang pasar pagi yang berjualan di lahan relokasi pasar di Stadion Brantas Kota Batu. Itu karena, sejak dimulainya penggunaan E-retribusi pada tanggal 2 Mei 2023 lalu, tercatat dalam waktu tujuh hari, pendapatan perharinya mengalami peningkatan. Kepala UPT Pasar Kota Batu, Agus Suyadi, mengatakan bahwa penggunaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Penggunaan E-retribusi bakal terus diterapkan untuk pedagang pasar pagi yang berjualan di lahan relokasi pasar di Stadion Brantas Kota Batu. Itu karena, sejak dimulainya penggunaan E-retribusi pada tanggal 2 Mei 2023 lalu, tercatat dalam waktu tujuh hari, pendapatan perharinya mengalami peningkatan.</p>



<p>Kepala UPT Pasar Kota Batu, Agus Suyadi, mengatakan bahwa penggunaan E-retribusi dinilai lebih efisien, karena petugas tidak harus mendatangi pedagang satu-persatu. Di sisi lain, dengan sistem tersebut juga menghindari kegiatan Pungli.</p>



<p>&#8220;Jadi ke depan, pedagang pasar pagi yang berjualan di Pasar Relokasi Stadion Brantas menerapkan penggunaan E-retribusi. Ini efesien, karena petugas tidak harus mendatangi pedagang satu-persatu dan utamanya ini untuk menghindari pungutan liar,&#8221; terangnya di Pasar Relokasi Stadion Brantas Kota Batu, Kamis (11/05/2023) tadi.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/inflasi-februari-2026-kota-malang-074-persen-cabai-rawit-dan-daging-ayam-jadi-pemicu">Inflasi Februari 2026 Kota Malang 0,74 Persen, Cabai Rawit dan Daging Ayam Jadi Pemicu</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/plh-bupati-trenggalek-penyampaian-jawaban-pu-fraksi-atas-raperda-jaminan-sosial-ketenagakerjaan">Plh Bupati Trenggalek Penyampaian Jawaban PU Fraksi Atas Raperda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dua-agenda-penting-jadi-fokus-pembahasan-banmus-dprd-trenggalek">Dua Agenda Penting Jadi Fokus Pembahasan Banmus DPRD Trenggalek</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/berkah-ramadan-opak-gambir-maharis-kota-malang-kewalahan-layani-orderan-premium">Berkah Ramadan, Opak Gambir Maharis Kota Malang Kewalahan Layani Orderan Premium</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sumur-bor-hasil-tmmd-di-dusun-templek-kediri-akhirnya-keluarkan-air-bersih">Sumur Bor Hasil TMMD di Dusun Templek Kediri Akhirnya Keluarkan Air Bersih</a></li>
</ul>


<p>Dimana, tambahnya, dari hasil uji coba selama tujuh hari, ternyata ada peningkatan pendapatan perharinya. &#8220;Kalau hari ini kan sudah sepuluh hari berjalan. Nah, tercatat selama tujuh hari mulai pelaksanaan uji coba penggunaan E-retribusi pendapatan perharinya Rp 1,8 juta. Ini, bila dibandingkan dengan cara konvensional perharinya petugas mengumpulkan pendapatan sebanyak Rp 1,6 juta. Artinya, dalam uji coba penggunaan E-retribusi pendapatan meningkat,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Peningkatan pendapatan masa uji coba E-retribusi, menurutnya ada beberapa faktor yang dimungkinkan. Salah satunya banyak pedagang yang berjualan kembali setelah liburan serta banyak yang tertib karena dalam waktu dekat pasar segera dipindahkan ke tempat baru di Pasar Induk Among Tani</p>



<p>&#8220;Untuk saat ini pembayaran masih harian, tarifnya di pasar pagi Rp 2 ribu. Kalau nanti sudah pindah ke Pasar Besar menjadi pembayaran setiap bulan dan ini butuh penyesuaian. Sedangkan, penggunaan E-retribusi masih diterapkan di pasar pagi,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Saat dihubungi, Kabid Perdagangan Diskumdag Kota Batu, Nurbianto Puji, menyebutkan saat ini tercatat jumlah pedagang pasar pagi sekitar 1.097 orang yang aktifitasnya mulai pukul 02.00 hingga 07.30. &#8220;Keberhasilan pelaksanaan E-retribusi di pasar pagi merupakan pilot project dan ketika pindah ke pasar induk ini bisa menjadi referensi,&#8221; jelasnya. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">188499</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Disperdagin Terapkan Pembayaran E-Retribusi Secara Serentak di Pasar Situbondo</title>
		<link>https://memontum.com/disperdagin-terapkan-pembayaran-e-retribusi-secara-serentak-di-pasar-situbondo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Aug 2021 13:22:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Disperdagin Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[e-Retribusi]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=149581</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo – Untuk mendukung program pemerintah daerah dalam pembayaran retribusi secara non tunai, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) bekerja-sama dengan Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Situbondo dan Bank Jatim melaksanakan penerapan pembayaran gunakan aplikasi E-Retribusi secara serentak kepada pedagang pasar yang ada di Kabupaten Situbondo. Ditemui di kantornya, Senin (02/08). Kepala [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> – Untuk mendukung program pemerintah daerah dalam pembayaran retribusi secara non tunai, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) bekerja-sama dengan Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Situbondo dan Bank Jatim melaksanakan penerapan pembayaran gunakan aplikasi E-Retribusi secara serentak kepada pedagang pasar yang ada di Kabupaten Situbondo.</p>



<p>Ditemui di kantornya, Senin (02/08). Kepala Disperdagin Situbondo, Abdul Kadir Jaelani S Sos M Si, mengatakan sejak kemarin sudah terlaksana penerapan pembayaran karcis menggunakan aplikasi E-Retribusi secara serentak di 15 pasar yang tersebar di Kabupaten Situbondo.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dpc-pdi-perjuangan-situbondo-gelar-aksi-berbagi-sembako">DPC PDI-Perjuangan Situbondo Gelar Aksi Berbagi Sembako</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-situbondo-gelar-sataon-mas-rio-dan-mbak-ulfi-serta-bagikan-10-ribu-takjil-gratis-di-situbondo">Pemkab Situbondo Gelar Sataon Mas Rio dan Mbak Ulfi, serta Bagikan 10 Ribu Takjil Gratis di Situbondo</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-rio-lantik-ahmad-yulianto-sebagai-pj-sekda-kabupaten-situbondo">Bupati Rio Lantik Ahmad Yulianto sebagai Pj Sekda Kabupaten Situbondo</a></li>
</ul>


<p>Semua fasilitas aplikasinya sudah disediakan oleh pihak Bank Jatim. Persayaratannya harus punya rekening dan tabungan bersaldo, nanti pihak petugas cukup menggunakan aplikasi dari Bank Jatim untuk scan barcode kartu e-retribusi, lalu muncul nama dan nominal biaya retribusi yang harus dibayar masing-masing pedagang pasar dengan memotong saldo tabungannya, karena otomatis uangnya langsung masuk ke rekening kas daerah pada saat itu juga tanpa melalui petugas.</p>



<p>&#8220;Manfaat penerapan pembayaran karcis gunakan e-retribusi yang pertama adalah pertanggungjawaban pelaporannya lebih mudah, kedua yaitu meminimalisir kebocoran keuangan dipakai oleh petugas dan ketiga mengikuti perkembangan zaman di era-digitalisasi sehingga lebih efisien,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Lebih lanjut, selama ini penerapan pembayaran memakai kartu e-retribusi masih fokus kepada pedagang pasar tradisional dan kedepannya akan dilakukan di pasar hewan. Saat ini yang sudah merealisasikan E-Retribusi ada 15, yaitu Pasar Pabrik Asembagus, Asembagus, Kampung Asembagus, Curah Kalak jangkar, Kapongan, Mangaran, Panji, Mimbaan baru, Ardirejo, Sumber-kolak, Wringin anom, Olean, Panarukan, Widoro payung dan Pasar Besuki.</p>



<p>&#8220;Memang penolakan masih ada oleh beberapa pedagang pasar karena anggapanya terkesan ribet. Tetapi kalau menurut kita malah lebih responsif. Tujuan pemerintah daerah adanya program e-retribusi ini untuk memudahkan pedagang ketika membayar retribusi dan termasuk pemungutan serta pengelolahannya,&#8221; ungkapnya. <strong>(her/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">149581</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Disdagrin Situbondo Terapkan Aplikasi E-Retribusi Pasar</title>
		<link>https://memontum.com/disdagrin-situbondo-terapkan-aplikasi-e-retribusi-pasar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Jul 2021 13:32:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[disdagrin]]></category>
		<category><![CDATA[e-Retribusi]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=146975</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Pemerintah Kabupaten Situbondo melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) bersama Bank Jatim selaku mitra kerja Pemerintah Kabupaten Situbondo, akan meluncurkan aplikasi e-Retribusi Pasar, guna mengurangi kebocoran penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penggunaan kartu. Hal itu dilakukan, sebagai tindak lanjut program nasional, program pemerintah, tentang implementasi transaksi nontunai pada pemerintah kabupaten/kota. Uji [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Situbondo melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) bersama Bank Jatim selaku mitra kerja Pemerintah Kabupaten Situbondo, akan meluncurkan aplikasi e-Retribusi Pasar, guna mengurangi kebocoran penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penggunaan kartu. Hal itu dilakukan, sebagai tindak lanjut program nasional, program pemerintah, tentang implementasi transaksi nontunai pada pemerintah kabupaten/kota.</p>



<p>Uji coba e-Retribusi nantinya, akan dilaksanakan di empat pasar tradisional. Yakni, Pasar Mangaran, Panji, Kapingan dan Curahkalak. Sementara Pasar Mangaran, Kabupaten Situbondo telah melakukan uji coba aplikasi e-Retribusi.</p>



<p><span style="text-decoration: underline">Baca juga:</span></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hari-kedua-pencarian-jenazah-bocah-hanyut-di-sungai-kasin-berhasil-ditemukan">Hari Kedua Pencarian, Jenazah Bocah Hanyut di Sungai Kasin Berhasil Ditemukan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bocah-6-tahun-dilaporkan-hanyut-di-sungai-kasin-kota-malang">Bocah 6 Tahun Dilaporkan Hanyut di Sungai Kasin Kota Malang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/6-kali-beraksi-di-kedungkandang-residivis-curanmor-kota-malang-berhasil-dibekuk">6 Kali Beraksi di Kedungkandang, Residivis Curanmor Kota Malang Berhasil Dibekuk</a></li>
</ul>


<p>Dalam hal ini Bank Jatim bersama Kepala BPPKAD dan Kepala Disdagrin, mengadakan kegiatan sosialisasi e-Retribusi kepada operator e-retribusi pasar bersama kepala pasar se Kabupaten Situbondo. Pelaksanaan itu, digelar di aula pertemuan BPPKAD, Jumat (02/07) tadi.</p>



<p>Pimpinan Cabang (Pimca) Bank Jatim Cabang Situbondo, Irwan Eka Wijaya, mengatakan bahwa sistem ini merupakan yang pertama di Kabupaten Situbondo. Untuk penerapan e-Retribusi, Bank Jatim bermitra dengan Pemerintah Kabupaten Situbondo, keterlibatan Bank Jatim untuk memfasilitasi supaya bisa terlaksana e-retribusi pasar-pasar yang ada di Kabupaten Situbondo,&#8221; beber Irwan Eka Wijaya.</p>



<p>Lebih lanjut Irwan menambahkan, Karena sistem ini untuk mensukseskan program Pemerintah Pusat yang menggalakkan gerakan non tunai, jadi sudah saatnya perlahan kita bergeser ke pembayaran elektronik, jadi kami membuatkan aplikasinya, kami latih Kepala pasar dan petugas pungutnya, supaya pada saat implementasi setiap harinya di pasar tidak canggung , tidak bingung, dengan harapan kalau ini berjalan baik e-retribusi berjalan dengan baik, tentunya, Pendapan Asli Daerah (PAD) akan meningkat, dari pembayaran e-retribusi pasar ini.</p>



<p>“Semula pemungutan retribusi secara tradisional (manual) melalui karcis, dipungut harian, sekarang bisa online,&#8221; ungkap Pimpinan Cabang Bank Jatim, Irwan Eka Wijaya disela acara sosialisasi e retribusi pasar.</p>



<p>Penerapan sistem e-Retribusi nantinya menjadi terobosan untuk mengurangi timbulnya kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD), karena lebih transparan. Sebagai proses awal, Pasar Mangaran dijadikan percontohan dan selanjutnya akan diterapkan di 15 pasar tradisional yang ada di Kabupaten Situbondo.</p>



<p>Selain itu, dirinya menyebutkan, pertama dengan adanya e retribusi online, akan jadi transparansi, pembayaran pajak ini bisa dikontrol oleh siapa saja. Dan yang kedua adalah memudahkan teman-teman Pemda, teman-teman BPPKAD dalam dalam merekonsoliasi pembayaran pajak daerah.</p>



<p>Melalui aplikasi komputer Ris (Q-RIS) atau Quick Respon Code Indonesian Standart yang disusun oleh Bank Indonesia (BI) yang mewajibkan seluruh penyedia layanan pembayaran non tunai untuk menggunakan Q-RIS, guna memudahkan pembayaran digital juga pengawasannya oleh regulator lewat satu pintu saja.</p>



<p>Irwan Eka Wijaya menjelaskan sekarang transaksi makin praktis karena kehadiran dompet digital. “Metode pembayaran scan kode yang serba super mudah, e -retribusi pasar ini memudahkan petugas pungut dalam melakukan pembukuan yang pencatatannya secara online, memudahkan mereka untuk mencatat pembukuannya secara realtime (waktu sebenarnya) sehingga pelaporan ke Kas Daerah juga secara realtime, sehingga tidak ada delay, tidak ada keterlambatan dan tingkat kebocoran minim sekali mendekati zero,&#8221; ujarnya</p>



<p>Lebih lanjut dirinya menyampaikan secara detail, berkat sitem Q-RIS, bayar non tunai di berbagai merchant dengan aplikasi apa saja cukup scan di satu QR Code, setiap pedagang akan mempunyai barcode sendiri-sendiri. &#8220;Apabila pedagang akan membayar cukup menempelkan kartu untuk membayar retribusi pasar dan uangnya langsung masuk ke rekening PAD,&#8221; ujar Irwan Eka Wijaya.</p>



<p>Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin), Abd Kadir Jaelani, yang juga menghadiri acara tersebut menegaskan, dengan diterapkannya e-Retribusi, para pedagang diminta segera menyesuaikan diri untuk membiasakan membayar retribusi secara elektronik.</p>



<p>“Diterapkannya e-Retribusi ini juga sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di masa pandemi, karena pemungutan retribusi sudah tidak menggunakan uang tunai yang sangat rentan menyebarkan virus,” tegas Abd Kadir Jaelani.</p>



<p>Sistem pembayaran e-Retribusi merupakan salah satu inovasi dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Situbondo untuk mempermudah pedagang dalam membayar retribusi. Selama ini pembayaran retribusi dilakukan secara tunai, sekarang cukup menggunakan kartu, dan penerapannya akan diperluas di seluruh pasar yang ada di Kabupaten Situbondo.</p>



<p>“Pedagang cukup menempelkan kartu untuk membayar retribusi pasar dan uangnya langsung masuk ke rekening PAD. Apabila uji coba penerapan sistem e-Retribusi di Pasar Mangaran, pasar Panji, pasar Kapingan dan pasar Curahkalak berhasil, akan diterapkan di seluruh pasar se-Kabupaten Situbondo,” kata Kepala Disdagrin. <strong>(her/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146975</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Karna Ajak Kajari Baru Bersinergi Jadikan APBD Sehat</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-karna-ajak-kajari-baru-bersinergi-jadikan-apbd-sehat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Mar 2021 14:30:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Dandim]]></category>
		<category><![CDATA[e-Retribusi]]></category>
		<category><![CDATA[Forpimda]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[kajari situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Karna Suswandi]]></category>
		<category><![CDATA[kejaksaan]]></category>
		<category><![CDATA[Kejari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=136931</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Bupati Situbondo, Karna Suswandi, menyambut kedatangan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) yang baru, Iwan Setiawan, SH.,M. Hum, di Graha Amukti Praja Pendopo Kabupaten Situbondo, Senin (15/03). Dalam kesempatan tersebut, Bung Karna, panggilan akrab Bupati, menegaskan bahwa pemerintah daerah siap bersinergi dengan Kejaksaan Negeri setempat. Terlebih selama ini, seluruh jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Bupati Situbondo, Karna Suswandi, menyambut kedatangan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) yang baru, Iwan Setiawan, SH.,M. Hum, di Graha Amukti Praja Pendopo Kabupaten Situbondo, Senin (15/03).</p>



<p>Dalam kesempatan tersebut, Bung Karna, panggilan akrab Bupati, menegaskan bahwa pemerintah daerah siap bersinergi dengan Kejaksaan Negeri setempat.</p>



<p>Terlebih selama ini, seluruh jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) sudah biasa bersinergi.</p>



<p>&#8220;Kami berharap sinergi, kekompakan, dan kebersamaan bisa terus ditingkatkan di masa yang akan datang dalam rangka mewujudkan Situbondo yang lebih baik, berjaya,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Di hadapan Kajari baru, Bung Karna juga menjabarkan tentang kondisi APBD di wilayahnya yang tergolong paling kecil di Jawa Timur.</p>



<p><strong><a href="https://memontum.com/136476-bupati-situbondo-hadiri-penyerahan-csr-bank-jatim-untuk-sarpras-tiga-pasar-dan-ponpes#ixzz6pBtMjxD6" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Baca Juga : Bupati Situbondo Hadiri Penyerahan CSR Bank Jatim untuk Sarpras Tiga Pasar dan Ponpes</a></strong></p>



<p>&#8220;Kami masih punya Rp 1,8 Trilyun dan masih Rp 1,25 Trilyun ini biaya operasional, kami bersama Pak Sekda berusaha menaikkan PAD yang hanya Rp 212 milliar, menggunakan e-retribusi dan e-pajak,&#8221; beber Bung Karna.</p>



<p>Pihaknya pun mengharapkan sinergi pada semua pihak. Tak terkecuali Kejaksaan Negeri untuk menjadikan APBD Situbondo sehat. Sehingga, bisa menjadi daya ungkit untuk bisa mensejahterakan masyarakat di Situbondo.</p>



<p>&#8220;Ini bisa terwujud manakala dibantu Forpimda, Kapolres, Dandim, PN, Kejari, Pengadilan Agama. Semuanya, kalau bisa membantu dan bersinergi tentu tugas tidak akan berat. Tapi akan ringan,&#8221; jelas Bung Karna.</p>



<p>Sementara itu, Kajari Situbondo yang baru juga mengharapkan sinergi semua pihak dalam menjalankan tugasnya di Kota Santri Pancasila.</p>



<p>&#8220;Kita bersama-sama meningkatkan sinergitas di Kabupaten Situbondo,&#8221; harapnya. Turut hadir dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Nyai Hj. Khoirani, Kapolres Situbondo AKBP Achmad Imam Rifai, Komandan Kodim 0823 Letkol Inf. Neggi Kuntagina, Kepala Pengadilan Negeri, Kepala Pengadilan Agama, Sekretaris Daerah Syaifullah, dan sejumlah jajaran Kepala OPD. <strong>(her/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">136931</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pedagang Pasar Dibebaskan Biaya Administrasi Bank Jatim Rp 5000</title>
		<link>https://memontum.com/pedagang-pasar-dibebaskan-biaya-administrasi-bank-jatim-rp-5000</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 Jul 2019 01:23:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Disperindag Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[e-Retribusi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/89261-pedagang-pasar-dibebaskan-biaya-administrasi-bank-jatim-rp-5000</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Terhitung per 1 Agustus 2019, para pedagang pasar di Kota Malang, bakal dibebaskan dari potongan administrasi Rp 5000 pebulannya di Bank Jatim. Hal itu seperti dijelaskan oleh Kepala Dinas Perdagangan Kota Malang Wahyu Setianto, pada Selasa (30/7/2019) pukul 16.00. Dijelaslan bahwa biaya administrasi sebesar Rp 5000, dikeluhkan banyak pedagang. Atas keluhan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Terhitung per 1 Agustus 2019, para pedagang pasar di Kota Malang, bakal dibebaskan dari potongan administrasi Rp 5000 pebulannya di Bank Jatim. Hal itu seperti dijelaskan oleh Kepala Dinas Perdagangan Kota Malang Wahyu Setianto, pada Selasa (30/7/2019) pukul 16.00.</p>
<p>Dijelaslan bahwa biaya administrasi sebesar Rp 5000, dikeluhkan banyak pedagang. Atas keluhan itu , Dinas Pasar berkoordinasi dengan Bank Jatim supaya potlngan administrasi Rp 5000 di ATM, ditiadakan.</p>
<p>Permintaan Dinas Perdagangan tersebut akhirnya membuahkan hasil. Terhitung 1 Agustus 2019, khusus para pedagang yang memiliki ATM Bank Jatim untuk membayar e-Retribusi, tidak lagi dikenakan biaya administrasi sebesar Rp 5000.</p>
<p>&#8221; Selama ini pedagang antusias menanung di Bank Jatim untuk membayar e-Retrinusi. Namun banyak pedagang yang mengeluh karena ada potongan atau biaya administrasi Rp 5000 perbulannya. Oleh karena itu kami menindak lanjuti ke Bank Jatim dan disepakati per 1 Agustus 2019, tidak ada lagi biaya administrasi, hanya khusus pedagang pasar. Luas biasa antusias pedagang,&#8221; ujar Wahyu.</p>
<p>Saat ini ada sekitar 4000 pedagang yang pegang e-Retribusi. Saat ini ada 3 pasar yang belum mengginakan e-Retribusi.</p>
<p>&#8221; Total ada 27 Pasar di Kota Malang. Ada 3 pasar yang belum memakai sistem e-Retribusi. Pasar Induk Gadang, Pasar Blimbing dan Pasar Besar. Kemungkinan minggu depan sudah akan menggunakan e-Retribusi,&#8221; ujar Wahyu.</p>
<p>Program e-Retribusi cukup efisien pagi para pedagang untuk membayar retribusi. Bahkan saat ini target pendapatan Rp 5,7 miliar sudah terpenuhi 53 persen.</p>
<p>&#8221; Target kita tahun ini Rp.5,7 miliar. Saat ini sudah 53 persen terpenuhi,&#8221; ujar Wahyu. <strong>(gie/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">89261</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
