<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Early Warning System &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/early-warning-system/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 20 Jan 2021 10:16:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Early Warning System &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Batu Masih Butuh Alat Pendeteksi Tanah Longsor</title>
		<link>https://memontum.com/batu-masih-butuh-alat-pendeteksi-tanah-longsor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Jan 2021 10:16:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Alat Pendeteksi Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Penanggulangan Bencana Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Early Warning System]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=132690</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Mengawali tahun baru 2021, selama bulan Januari peristiwa bencana terjadi sebanyak 33 peristiwa. Yang masih menjadi dominan di Kota Batu ialah musibah tanah longsor. Seiring memasuki musim penghujan, ancaman bencana rawan terjadi. Kasi Logistik dan Kedaruratan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kota Batu, Achmad Choirul Rochim, mengatakan bencana banyak terjadi sejak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Mengawali tahun baru 2021, selama bulan Januari peristiwa bencana terjadi sebanyak 33 peristiwa. Yang masih menjadi dominan di Kota Batu ialah musibah tanah longsor. Seiring memasuki musim penghujan, ancaman bencana rawan terjadi.</p>



<p>Kasi Logistik dan Kedaruratan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kota Batu, Achmad Choirul Rochim, mengatakan bencana banyak terjadi sejak awal Januari. Topografi Kota Batu yang masih dikelilingi perbukitan menjadi dominasi adanya bencana longsor.</p>



<p>&#8220;Untuk dampak yang ditimbulkan ada beberapa. Mulai dari plengsengan ambrol, rumah rusak, hingga drainase rusak. Secara material seluruh kerugian diperkirakan mencapai Rp 1,6 miliar,&#8221; ujar Rochim, Rabu (20/01).</p>



<p>Perbaikan dari dampak kerugian itu menelan anggaran Rp 2,9 miliar. Anggaran perbaikan dikucurkan melalui anggaran belanja tidak terduga (BTT) yang tahun 2021 dialokasikan sebesar Rp 10,8 miliar.</p>



<p>Selama terjadi bencana di bulan Januari, pihaknya mencatat tidak ada korban. Hanya kerugian material karena berdampak pada bangunan fisik seperti rumah atau plengsengan atau saluran irigasi.</p>



<p>Untuk menghindari adanya korban akibat bencana yang terjadi. BPBD Kota Batu melakukan tindakan kesiapsiagaan dengan menargetkan 15 unit pemasangan alat early warning system (EWS) pendeteksi tanah longsor.</p>



<p>Sementara itu, Achmad Choirul Rochim menyampaikan dalam mengantisipasi adanya korban ketika terjadi bencana longsor, BPBD Kota Batu tahun ini menganggarkan enam alat EWS.</p>



<p>Saat ini Kota Batu telah memiliki empat unit EWS. Sedangkan untuk kebutuhan 15 unit, artinya BPBD masih membutuhkan sembilan alat pendeteksi longsor. Untuk harga per unit EWS membutuhkan anggaran sekitar Rp 110 juta.</p>



<p>&#8220;Karena itu kami mengajukan enam alat pendeteksi longsor lagi, ditahun 2021. Pengadaan dilakukan secara bertahap. Enam alat tersebut nantinya akan dipasang di tiap desa/kelurahan yang rawan terjadi longsor. Seperti permukiman yang disekitarnya terdapat daerah lereng,&#8221; urainya.</p>



<p>BPBD memetakan beberapa daerah yang rawan longsor seperti di Kecamatan Bumiaji meliputi Desa Sumber Brantas, Tulungrejo, Gunungsari, Sumbergondo. Selain itu, satu titik berada di kawasan payung, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu.</p>



<p>&#8220;Alat ini nantinya akan mengidentifikasi pergerakan tanah yang dideteksi oleh kabel baja ekstensometer. Sehingga ketika ada pergeseran tanah, alarm akan berbunyi,&#8221; katanya. <strong>(cw2/ed2)</strong></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">132690</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Deteksi Dini Tsunami Banjir Rob, BPBD  Kabupaten Malang Pasang Alat EWS</title>
		<link>https://memontum.com/deteksi-dini-tsunami-banjir-rob-bpbd-kabupaten-malang-pasang-alat-ews</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Sep 2019 11:42:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Early Warning System]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/92754-deteksi-dini-tsunami-banjir-rob-bpbd-kabupaten-malang-pasang-alat-ews</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Kawasan Kabupaten Malang kaya akan pantai yang memiliki pemandangan eksotis. Namun dibalik pemandangan indah tersebut, kerapkali bahaya mengintai karena terjadi gelombang besar dan banjir rob yang perlu diantisipasi dan diwaspadai. Sebagai upaya antisipasi terjadinya tsunami dan banjir rob, BPBD Kabupaten Malang melakukan pemasangan alat Early Warning System (EWS) di pantai Tamban Desa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Kawasan Kabupaten Malang kaya akan pantai yang memiliki pemandangan eksotis. Namun dibalik pemandangan indah tersebut, kerapkali bahaya mengintai karena terjadi gelombang besar dan banjir rob yang perlu diantisipasi dan diwaspadai.</p>
<p>Sebagai upaya antisipasi terjadinya tsunami dan banjir rob, BPBD Kabupaten Malang melakukan pemasangan alat Early Warning System (EWS) di pantai Tamban Desa Tambakrejo Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe).</p>
<p>Kepala BPBD Kabupaten Malang, Bambang Istiawan mengatakan, pihaknya telah memasang EWS di pantai Tamban untuk deteksi dini tsunami dan banjir rob.</p>
<p>Terang Bambang, secara intensif bersinergi dengan berbagai pihak untuk pengadaan dan pemasangan alat EWS tersebut.</p>
<p>Saat ini pihaknya bersinergi dengan USAID namun juga terus melakukan penjagan dengan pihak lain agar pengadaan EWS bisa lebih banyak.</p>
<p>Hal ini perlu dilakukan agar EWS dapat terpasang pada puluhan pantai di Kabupaten Malang yang sekiranya rawan terjadi gelombang besar, banjir rob dan tsunami.</p>
<p>Upaya ini dijalankan untuk mencegah dan meminimalisir dampak kerugian material maupun jiwa.</p>
<p>&#8220;Kami terus melakukan penjajakan sinergi agar alat EWS bisa terpasang pada pantai lain yang banyak tersebar di wilayah Malang Selatan,&#8221; pungkas Bambang. <strong>(Sur/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">92754</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Warga Keluhkan EWS &#8216;Trouble&#8217;, Dishub dan Satlantas Polres Jember Lakukan Survei</title>
		<link>https://memontum.com/warga-keluhkan-ews-trouble-dishub-dan-satlantas-polres-jember-lakukan-survei</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Jan 2019 17:54:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Early Warning System]]></category>
		<category><![CDATA[keluhan warga]]></category>
		<category><![CDATA[polres jember]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=71666</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Menindaklanjuti keluhan Masyarakat terkait &#8216;trouble&#8217;-nya beberapa Early Warning System (EWS) di JPL 134 Utara Terminal Tawang Alun, Dinas Perhubungan Kabupaten Jember bersama Satlantas Polres Jember, melakukan survei lapangan. Beberapa Lokasi EWS yang di survei antara lain, JPL 134 utara terminal tawang alun sendiri, di JPL 135 Utara SPBU Jubung dan JPL 137 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Menindaklanjuti keluhan Masyarakat terkait &#8216;trouble&#8217;-nya beberapa Early Warning System (EWS) di JPL 134 Utara Terminal Tawang Alun, Dinas Perhubungan Kabupaten Jember bersama Satlantas Polres Jember, melakukan survei lapangan. </p>
<p>Beberapa Lokasi EWS yang di survei antara lain, JPL 134 utara terminal tawang alun sendiri, di JPL 135 Utara SPBU Jubung dan JPL 137 pintu masuk Perumahan Kodim yang terletak di desa Jubung kecamatan Mangli.</p>
<p><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG-20190104-WA0066-copy.jpg?ssl=1"><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG-20190104-WA0066-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-71669" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG-20190104-WA0066-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/01/IMG-20190104-WA0066-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>&#8220;Untuk EWS yang di utara SPBU Jubung perlu perbaikan, sedangkan EWS Perumahan Kodim Jubung, itu sudah aktif, namun dihidupkannya harus manual,&#8221; ujar Kasatlantas Polres Jember, AKP Edwin Nathanael saat ditemui wartawan.</p>
<p>Untuk EWS di JPL 134 utara Terminal Tawang Alun sambung Edwin kondisinya ready karena sebelum natal sudah diperbaiki dan berfungsi dengan baik.</p>
<p>&#8220;Setiap lokasi yang telah disurvei tersebut sudah dipasangi kelengkapan alat rambu-rambu peringatan,&#8221; sambungnya. </p>
<p>Edwin juga menerangkan, diketahui untuk keperluan perawatan EWS, pihak Dinas perhubungan Jember sudah membuat surat ke Dishub Provinsi Jawa Timur dengan tembusan Bupati Jember dan Satlantas Polres Jember. <strong>(yud/oso) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">71666</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
