<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>economy &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/economy/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 22 May 2025 04:44:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>economy &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pemkot Malang Konsultasikan Pembentukan Dinas Ekraf Menuju The New Engine for Growth Economy</title>
		<link>https://memontum.com/pemkot-malang-konsultasikan-pembentukan-dinas-ekraf-menuju-the-new-engine-for-growth-economy</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 May 2025 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[economy]]></category>
		<category><![CDATA[engine]]></category>
		<category><![CDATA[growth]]></category>
		<category><![CDATA[konsultasikan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[menuju]]></category>
		<category><![CDATA[pembentukan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222287</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jakarta &#8211; Pemerintah Kota Malang menindaklanjuti Surat Keputusan Bersama (SKB) antar Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai langkah awal menuju pembentukan Dinas Ekonomi Kreatif (Ekraf). Dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Erik Setyo Santoso, melakukan audiensi untuk berkonsultasi ke kantor dua kementerian di Jakarta, Rabu (21/05/2025) tadi. Sekda Kota Malang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jakarta</strong> &#8211; Pemerintah Kota Malang menindaklanjuti Surat Keputusan Bersama (SKB) antar Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai langkah awal menuju pembentukan Dinas Ekonomi Kreatif (Ekraf). Dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Erik Setyo Santoso, melakukan audiensi untuk berkonsultasi ke kantor dua kementerian di Jakarta, Rabu (21/05/2025) tadi.</p>



<p>Sekda Kota Malang menyebut, bahwa kunjungan ini dilakukan sebagai upaya Pemkot Malang menyinkronisasikan rencana pendirian Dinas Ekraf dengan peraturan terkait dengan kelembagaan yang berlaku. “Saat inikan Pemerintah Kota Malang sedang memproses dua Perda, salah satunya adalah wacana pembentukan Dinas Ekraf. Karenanya, kita konsultasi ke kementerian terkait dengan harapan proses ini nanti bisa seiring, sejalan, firm (tegas) dan clear (jelas) sesuai dengan regulasi ketentuan perundangan yang ada,” jelasnya.</p>



<p>Lebih lanjut Sekda Erik menyebutkan, bahwa wacana pendirian Dinas Ekraf dilakukan sebagai wujud komitmen Pemkot Malang dalam memaksimalkan perkembangan Ekraf di Kota Malang. Menurutnya, Ekraf telah terbukti mampu memberikan satu stimulus terhadap pertumbuhan ekonomi yang sangat signifikan. Maka dari itu, Sekda Erik menilai perlu adanya sebuah lembaga yang mengampu Ekraf di Kota Malang agar semakin berkembang.</p>



<p>“Pemkot Malang sendiri membangun sektor Ekraf itu sudah sekitar satu dekade sampai hari ini. Perlu adanya satu kelembagaan yang secara spesifik mendapatkan penugasan untuk membina, memfasilitasi dan mengembangkan Ekraf sendiri. Sehingga, iklim Ekraf di Kota Malang bisa semakin settle dan sustainable,” ujarnya.</p>



<p>Upaya penguatan sektor Ekraf ini, dikatakan Sekda Erik, selaras dengan visi misi Wali Kota Malang yang menjadikan Ekraf sebagai salah satu sektor unggulan yang akan dikedepankan. Menurutnya, dengan dibentuknya Dinas Ekraf maka akan semakin membantu ekosistem ekonomi kreatif menjadi lebih baik lagi. Dengan begitu, dalam perjalanannya akan kian maksimal dalam menumbuhkan perekonomian daerah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Sekali lagi ini juga seiring dengan visi misi dari Pak Wali, yang mana Ekraf menjadi salah satu sektor unggulan yang akan dikedepankan, dan ini juga selaras dengan program pusat. Ekraf ini istilahnya the new engine, the new engine for growth economy,” tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, saat berkunjung ke Kantor Kemendagri, Kepala Sub Direktorat Peningkatan Kapasitas Daerah pada Direktorat Evaluasi Kinerja dan Peningkatan Kapasitas Daerah, Direktorat Jenderal Otonomi Daerah, Kemendagri, Leli Salman Al Farisi, yang menerima perwakilan Pemkot Malang, mengatakan pihaknya mendukung wacana pendirian Dinas Ekraf oleh Pemkot Malang. Mendorong untuk terus berproses sesuai dengan tahapan-tahapan dan ketentuan terkait kelembagaan yang berlaku.</p>



<p>Salman pun mengapresiasi, komitmen tinggi Pemkot Malang dalam mengembangkan potensi Ekraf, yang tercermin dari komitmen kepala daerah yang tertuang dalam dokumen RPJMD Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta ekosistem ekraf yang sudah terbentuk. Menurutnya, hal tersebut menjadi modal kuat bagi Kota Malang untuk terus berproses.</p>



<p>“Proses untuk menuju dinas itu harus bertahap, mulai tahapan perencanaan jangka panjang, jangka menengah dan jangka pendek yang harus diperhitungkan dengan matang. Kami tentu mendukung untuk terus melakukan proses tersebut secara bertahap,” tambahnya.</p>



<p>Terpisah, hal senada juga diutarakan Staf Ahli Menteri Bidang Sistem Pemasaran dan Infrastruktur, Kementerian Ekonomi Kreatif, Septriana Tangkary. Dirinya mengatakan, bahwa pihaknya mendukung upaya yang dilakukan oleh Pemkot Malang mewujudkan berdirinya Dinas Ekraf yang mandiri.</p>



<p>Menurutnya, dengan potensi yang begitu besar serta kesiapan sarana dan prasarana yang ada, Pemkot Malang dinilainya memiliki modal kuat dalam pembentukan Dinas Ekraf sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Prinsipnya kami mendukung penuh semangat dan proses yang dilakukan. Jika proses ini terlaksana dengan lancar, Kota Malang berpotensi menjadi pilot project untuk daerah lain dalam mengembangkan Ekraf dan pendirian Dinas Ekraf,” terangnya. <strong>(kom/mlg/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222287</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pj Wali Kota Malang Raih Penghargaan Indonesia Visionary Leader 2023 Kategori Best in Creative Economy</title>
		<link>https://memontum.com/pj-wali-kota-malang-raih-penghargaan-indonesia-visionary-leader-2023-kategori-best-in-creative-economy</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Oct 2023 16:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[creative]]></category>
		<category><![CDATA[economy]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kategori]]></category>
		<category><![CDATA[leader]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan]]></category>
		<category><![CDATA[visionary]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=200497</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menerima penghargaan Indonesia Visionary Leader (IVL) 2023, dengan kategori Best in Creative Economy yang diserahkan langsung oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) RI, Abdullah Azwar Anas, di Jakarta, Kamis (26/10/2023) malam. Seusai menerima penghargaan, Pj Wali Kota Wahyu tidak lupa pihaknya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menerima penghargaan Indonesia Visionary Leader (IVL) 2023, dengan kategori Best in Creative Economy yang diserahkan langsung oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) RI, Abdullah Azwar Anas, di Jakarta, Kamis (26/10/2023) malam.</p>



<p>Seusai menerima penghargaan, Pj Wali Kota Wahyu tidak lupa pihaknya mengucap rasa syukur dan terima kasih, khususnya pada masyarakat Kota Malang, atas dukungan dan peran serta seluruh elemen di dalamnya. Karena, telah turut aktif mensukseskan pembangunan, utamanya dalam memajukan industri kreatif.</p>



<p>“Saya sangat bersyukur Kota Malang memiliki segudang potensi ekonomi kreatif yang perannya semakin positif dan signifikan. Penghargaan ini untuk seluruh masyarakat Kota Malang, atas peran dan sumbangsihnya yang turut memajukan industri kreatif di Kota Malang,” kata Pj Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Pihaknya juga menambahkan, bahwa dengan diraihnya penghargaan tersebut juga sejalan dengan amanat yang dipesankan oleh Gubernur Gubernur Jawa Timur, untuk terus mengawal dan mendorong industri ekonomi kreatif di Kota Malang. Terlebih, di Kota Malang juga telah memiliki Malang Creative Center (MCC) sebagai wadah berkegiatan bagi seluruh komunitas kreatif dari 17 subsektor ekonomi kreatif.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Kami berkomitmen untuk terus melakukan penguatan ekraf di Kota Malang, termasuk mendukung pemberdayaan pelaku ekraf melalui program-program yang dijalankan secara kolaboratif dari hulu ke hilir. Diantaranya pembentukan Komite Ekonomi Kreatif, penetapan regulasi, peningkatan kapasitas pelaku ekraf, fasilitasi ratusan eceng kreatif, hingga pembangunan Malang Creative Center (MCC) yang hingga saat ini telah menggelar 2.217 event dengan melibatkan 1.933 pelaku ekraf, 148 kolaborator dan berdampak pada 114 ribu penerima manfaat,” jelasnya.</p>



<p>Tercatat, di Kota Malang, pertumbuhan ekonomi tahun 2022 meraih rekor tertinggi dalam 15 tahun terakhir yakni di angka 6,32 persen. Rekor tersebut tidak lepas dari sumbangsih 17 subsektor ekonomi kreatif yang tumbuh luar biasa hingga 10,01 persen di tahun yang sama.</p>



<p>&#8220;Penghargaan ini diharapkan mampu memotivasi kita semua untuk terus mengembangkan ekraf. Terlebih, Kota Malang berkomitmen menjadi Kota Kreatif Dunia pada tahun 2025 mendatang. Untuk itu segala persiapan sedang kami lakukan bersama komunitas, pelaku ekraf, akademisi, dunia usaha hingga pelaku jasa keuangan dan perbankan. Bersama akan kita wujudkan Malang Kota Kreatif Dunia 2025,” imbuh Wahyu.</p>



<p>Sebagai informasi, IVL 2023 merupakan program rutin yang diselenggarakan untuk menggali upaya pemerintah daerah dalam merumuskan, mengkomunikasikan, mengimplementasikan, sekaligus membudayakan visi kepemimpinaan kepala daerah di wilayah kepemimpinannya. Tema yang diusung tahun 2023 adalah ‘Pemimpin Sebagai Penjaga Resiliensi Ekonomi’ yang dinilai sangat relevan dengan kondisi sosial dan ekonomi saat ini. <strong>(pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">200497</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
