<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>eddy rumpoko &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/eddy-rumpoko/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 01 Nov 2018 12:58:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>eddy rumpoko &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>ER Kangen Kota Batu, Disampaikan Saat Bertemu Insan Pers</title>
		<link>https://memontum.com/er-kangen-kota-batu-disampaikan-saat-bertemu-insan-pers</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Nov 2018 12:58:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[eddy rumpoko]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=62481</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Siapa yang tidak kenal dan kangen dengan mantan Wali Kota Batu dua periode Eddy Rumpoko. Berkat tangan dinginnya, Kota Batu sekarang sangat berbeda dengan 10 tahun lalu, dan kabar ER sapaan akrabnya serta keinginan dan harapan ER pun disampaikan saat teman jurnalis Kota Batu mengunjunginya di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) IIA Sidoarjo. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Siapa yang tidak kenal dan kangen dengan mantan Wali Kota Batu dua periode Eddy Rumpoko. Berkat tangan dinginnya, Kota Batu sekarang sangat berbeda dengan 10 tahun lalu, dan kabar ER sapaan akrabnya serta keinginan dan harapan ER pun disampaikan saat teman jurnalis Kota Batu mengunjunginya di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) IIA Sidoarjo. </p>
<p>Usai antri karena banyaknya tamu yang ingin bertemu dengan dirinya, rekan media pun mendapat giliran pukul 13.00, Rabu (31/10/2018) kemarin. ER pun sempat kaget dan bahkan melontarkan candaan. &#8220;Wes setahun rek tak enteni. (Sudah satu tahun tak tunggu),&#8221; ucap ER saat menemui di salah satu ruang Lapas dengan memakai kemeja santai berwarna putih dan celana jeans</p>
<p>Kunjungan terbatas selama satu jam tak terasa seperti sangat cepat waktu berjalan. Namun, satu jam tersebut ER pun juga mengungkapkan kondisinya dan kesibukannya serta kerinduannya pada Kota Batu.</p>
<p>Tutur katanya yang ramah tak hilang dari ER, tetapi wajah dan badannya pun terlihat kurus, karena memang kondisinya baru sehat setelah beberapa hari mengalami sakit. Ia pun menceritakan jika berat badannya turun hingga 4 kilogram. ER pun juga terlihat kulitnya putih tetapi pucat. Menurutnya saat ini ia sedang giat untuk berolahraga agar tidak sakit. Olahraga yang rutin dilakukannya adalah lari-lari dan badminton. </p>
<p>&#8220;Sekarang setiap hari lari-lari di halaman Lapas. Lalu badminton juga, di sini ada lapangan badminton, ya supaya sehat,&#8221; imbuhnya. </p>
<p>Hal tersebut dilakukannya agar tidak lagi sakit. Terlebih tamu-tamunya yang datang untuk menjenguk pun setiap hari penuh. Hanya saja berbeda dengan sebelumnya, jam menjenguk hanya diperbolehkan sejak pagi hingga sore hari.</p>
<p>&#8220;Saya baru sakit, berat badan turun 3-4 kilogram,&#8221; katanya singkat. &#8220;Sebelum ada kasus Sukamiskin jam menjenguk bisa sampai malam. Sekarang gak bisa cuman dibatasin sampai sore saja, &#8221; tambahnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">62481</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gentong Peduli ER dari PKL Alun-alun Batu</title>
		<link>https://memontum.com/gentong-peduli-er-dari-pkl-alun-alun-batu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Apr 2018 12:40:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Alun-alun Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[eddy rumpoko]]></category>
		<category><![CDATA[koin peduli]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Laron]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/37021-gentong-peduli-er-dari-pkl-alun-alun-batu</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8212; Ada pemandangan unik di Jalan Sudiro Pasar Laron Alun-alun Kota Batu, para Pedagang Kaki Lima (PKL) sediakan lima buah gentong berwarna merah serta banner bertuliskan Solidaritas Gentong Koin Peduli Eddy Rumpoko Jas Merah Jangan Melupakan Sejarah yang disebar dibeberapa titik. Ternyata, gentong tersebut adalah simbol dukungan terhadap mantan Wali Kota Eddy [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8212; Ada pemandangan unik di Jalan Sudiro Pasar Laron Alun-alun Kota Batu, para Pedagang Kaki Lima (PKL) sediakan lima buah gentong berwarna merah serta banner bertuliskan Solidaritas Gentong Koin Peduli Eddy Rumpoko Jas Merah Jangan Melupakan Sejarah yang disebar dibeberapa titik. </p>
<p>Ternyata, gentong tersebut adalah simbol dukungan terhadap mantan Wali Kota Eddy Rumpoko yang saat ini ditahan KPK lantaran terseret kasus korupsi. Gentong koin peduli Eddy Rumpoko berukuran 100 x 50 centimeter diletakkan sejak Sabtu (14/4/2018), sebagai wujud agar masyarakat tidak melupakan jasa Eddy yang telah membangun Kota Batu.</p>
<p>&#8220;Apalagi Pak Eddy membangun Batu menjadi sebuah kota wisata yang saat ini tiap tahun mengundang jutaan wisatawan sehingga berimbas pada peningkatan perekonomian warga dan pedagang di Alun-alun Batu, &#8221; terang Hanafi, Minggu (15/4/2018).</p>
<p>Terlebih, ungkap pedagang lain bernama Hengky,  jika wisatawan berkunjung ke Kota Batu banyak mampir ke alun-alun. Karena itu, para PKL merasa berterima kasih karena telah diberi ruang untuk mencari nafkah dengan berjualan di Alun-Alun Kota Batu.</p>
<p>&#8220;Kami ingin mengingatkan jasa Pak ER (Eddy Rumpoko) yang telah membangun Kota Batu dengan pesat. Kami terbantu dengan hadirnya Alun-Alun Kota Batu ini,&#8221; ungkap Hengky yang biasa berjualan cilok ini. </p>
<p>Menurut sejawatnya, meskipun namanya gentong koin, yang ditonjolkan bukan seberapa hasil pengumpulan koin yang didapatkan. Namun aksi ini lebih ingin mengingatkan pada jasa orang yang pernah memimpin Kota Batu itu.</p>
<p>&#8220;Sebenarnya kami bukan mengukur seberapa uang hasil mengumpulkan koin ini. Tapi lebih pada kami ingin mengingatkan warga Kota Batu akan jasa Pak ER. Itu yang penting, &#8221; ucap dia. </p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">37021</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Penyuap Eddy Rumpoko dan Edi Setiawan Beri Kesaksian 7,5 Jam</title>
		<link>https://memontum.com/penyuap-eddy-rumpoko-dan-edi-setiawan-beri-kesaksian-75-jam</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Feb 2018 12:45:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[eddy rumpoko]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[OTT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/28856-penyuap-eddy-rumpoko-dan-edi-setiawan-beri-kesaksian-75-jam</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8212; Terpidana Filiphus Djap menjadi saksi kunci untuk terdakwa mantan Walikota Batu, Eddy Rumpoko dan mantan Ketua Kelompok Kerja Badan Layanan Pengadaan Barang dan Jasa VI Unit Layanan Pengadaan Pemkot Batu, Edi Setiawan dalam sidang keterangan saksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jawa Timur di Juanda, Sidoarjo, Selasa (27/02/2018). Tidak tanggung-tanggung, terpidana [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8212; Terpidana Filiphus Djap menjadi saksi kunci untuk terdakwa mantan Walikota Batu, Eddy Rumpoko dan mantan Ketua Kelompok Kerja Badan Layanan Pengadaan Barang dan Jasa VI Unit Layanan Pengadaan Pemkot Batu, Edi Setiawan dalam sidang keterangan saksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jawa Timur di Juanda, Sidoarjo, Selasa (27/02/2018). Tidak tanggung-tanggung, terpidana kasus suap yang dijatuhi hukuman 2 tahun penjara ini memberikan keterangan untuk kedua terdakwa itu sekitar 7,5 jam. Yakni mulai pukul 09.15 WIB hingga pukul 16.25 WIB.</p>
<p>Kendati dalam dua sesi sidang yang berbeda, saksi Filiphus Djap tetap bersikukuh pada keterangannya yakni memberikan hadiah untuk mantan Walikota Batu mobil Toyota New Alphard seharga Rp 1,6 miliar yang dibayar 2 kali. Yakni uang muka dibayar cash Rp 300 juta dan sisanya Rp 1,3 miliar dibayar dengan cara ditransfer. Selain itu, pria berbadan gemuk ini juga tetap bersikukuh memberikan hadiah senilai Rp 300 juta untuk terdakwa Eddy Rumpoko dan Edi Setiawan. Rinciannya Rp 200 juta untuk terdakwa Eddy Rumpoko dan Rp 100 juta untuk terdakwa Edi Setiawan.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/20180227_102553-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-28857" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/20180227_102553-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/20180227_102553-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/20180227_102553-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/20180227_102553-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Selain itu, Filiphus Djap meyakini terdakwa Eddy Rumpoko maupun Edi Setiawan mengetahui jika dirinya bakak mengantar undangan adalah mengantar uang Rp 200 juta untuk Eddy Rumpoko dan Rp 100 juta untuk Edi Setiawan. Hanya saja, bahasa sandinya pakai bahasa mengantarkan undangan.</p>
<p>&#8220;Saat hendak mengantar undang ke rumah dinas Walikota Batu itu. Saat menunggu Pak Walikota Batu keluar saya ditangkap dan digerebek petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),&#8221; ungkapnya di ruang sidang Candra, Selasa (27/02/2018).</p>
<p>Lebih jauh, pemenang tender pengadaan mebeler dan seragam sekaligus pemilik PT Dailbana Prima Indonesia dan CV Amarta Wisesa mengaku saat ditangkap KPK HP, ua g dan sejumlah barang miliknya disita KPK. Termasuk mobil Toyota Lexus putih miliknya yang diparkir di halaman Rumdin Walikota Batu saat itu.</p>
<p>&#8220;Saya baru ketemu Pak Eddy Rumpoko saat sudah berada di Polda Jatim. Kami dipertemukan tim KPK saat itu,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Sedangkan JPU KPK Iskandar Marwanto menanyai satu per satu peran terdakwa Eddy Rumpoko dan Edi Setiawan saat lelang mebeler dan pengadaan kain (seragam) itu. Termasuk uang komitmen 10 persen untuk Eddy Rumpoko dan 2 persen untuk Edi Setiawan dalan kontrak mebeler Rp 5,2 miliar lebih itu. Selain itu memutar sejumlah rekaman telepon antara Filiphus Djap dan Edi Setiawan maupun Eddy Rumpoko.</p>
<p>Sementara tim penasehat hukum Eddy Rumpoko sebanyak 8 orang menanyai satu per satu keterangan saksi Filiphus Djap itu. Termasuk PH Yusril Ihza Mahendra yang membela Eddy Rumpoko itu.</p>
<p>&#8220;Apakah sudah dikonfirmasi ke terdakwa Eddy Rumpoko soal mobil Alphard itu. Karena BPKBnya lewat saksi. Termasuk mengantar undangan tahukah terdakwa itu berisi uang. Kalau belum konfirmasi terdakwa jangan-jangan itu bahasa saksi (Filiphus Djap) dan Edi Setiawan. Apa peran Edi Setiawan sampai mengatur proyek dan keuangan Walikota Batu saat itu,&#8221; pintahnya.</p>
<p>Menanggapi itu, saksi Filiphus Djap sempat kebingungan. Selain itu mengaku belum konfirmasi ke terdakwa Eddy Rumpoko tapi sudah berkali-kali komunikasi lewat tatap muka dan telepon.</p>
<p>&#8220;Soalnya saya dikenalkan Edi Setiawan, kata Pak Wali Edi Setiawan yang nanti ngurusi semuanya,&#8221; katanya.</p>
<p>&#8220;Karena sudah cukup lama. Saksi lainnya dari Batu ditunda pekan saja keterangannya,&#8221; tutup Ketua Majelis Hakim, Unggul Warso Mukti menutup 2 sesi sidang untuk kasus OTT Batu.<strong> (wan/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">28856</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mantan Walikota Batu Didakwa Terima Suap Rp 1,9 Miliar</title>
		<link>https://memontum.com/mantan-walikota-batu-didakwa-terima-suap-rp-19-miliar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Feb 2018 14:02:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[dugaan suap]]></category>
		<category><![CDATA[eddy rumpoko]]></category>
		<category><![CDATA[sidang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/24389-mantan-walikota-batu-didakwa-terima-suap-rp-19-miliar</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8212; Mantan Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko mulai menjalani sidang perdana kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa Pemkot Batu Tahun 2016 hingga 2017 di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jawa Timur, di Juanda, Sidoarjo, Jumat (02/02/ 2018). Dalam sidang perdana ini, pria yang akrab dipanggil ER ini didakwa menerima suap Rp 1,895 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo </strong>&#8212; Mantan Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko  mulai menjalani sidang perdana kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa Pemkot Batu Tahun 2016 hingga 2017 di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jawa Timur, di Juanda, Sidoarjo, Jumat (02/02/ 2018). Dalam sidang perdana ini, pria yang akrab dipanggil ER ini didakwa menerima suap Rp 1,895 miliar dari seorang pengusaha Filiphus Djap. Uang suap sebesar itu, diterima terdakwa mulai Tahun 2016 hingga 2017 kemarin.</p>
<p>Dalam surat dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebutkan terdakwa pada Mei 2016 menerima suap berupa mobil merek Toyota New Alphard senilai Rp 1,6 miliar dari pengusaha Filiphus Djap. Kemudian pada Tahun 2017, terdakwa kembali disuap dengan uang Rp 95 juta dan Rp 200 juta.</p>
<p>&#8220;Karena sudah menerima uang suap itu, sebagai gantinya terdakwa bakal memberikan sejumlah paket proyek pekerjaan yang bersumber pada APBD Pemkot Batu,&#8221; terang JPU KPK, Iskandar Marwanto saat membacakan surat dakwaan di ruang Sidang Cakra Pengadilan Tipikor Jawa Timur, di Juanda, Sidoarjo.</p>
<p>Seusai pemberian mobil itu, lanjut Iskandar Marwanto, pengusaha Filiphus Djap melalui dua perusahaannya, yakni PT Dailbana Prima Indonesia dan CV Amarta Wisesa memenangi lelang tujuh proyek pengadaan barang dan jasa di Pemkot Batu Tahun 2016 dengan total proyek senilai Rp 11 miliar. Kemudian di Tahun 2017, Filiphus Djap kembali memenangi proyek pengadaan pekerjaan belanja modal peralatan dan mesin untuk pengadaan meubelair  senilai Rp 5,26 miliar serta pengadaan pekerjaan pakaian dinas dan atributnya senilai Rp 1,44 miliar.</p>
<p>&#8220;Dalam proyek pengadaan meubelair, terdakwa melalui Ketua Kelompok Kerja Badan Layanan Pengadaan Barang dan Jasa VI Unit Layanan Pengadaan Pemkot Batu, Edi Setiawan meminta fee 10 persen. Sedangkan Edi Setiawan menerima fee 2 persen dari nilai kontrak proyek itu,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Sedangkan terdakwa, kata Iskandar Marwanto didakwa dengan dakwaan primer Pasal 12 huruf a dan dakwaan subsider Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">24389</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kabar Terbaru Kasus ER, KPK Rampungkan Berkas</title>
		<link>https://memontum.com/kabar-terbaru-kasus-er-kpk-rampungkan-berkas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Jan 2018 13:50:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[eddy rumpoko]]></category>
		<category><![CDATA[KPK]]></category>
		<category><![CDATA[OTT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/18322-kabar-terbaru-kasus-er-kpk-rampungkan-berkas</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8212; Kelanjutan kasus dugaan suap proyek meubelair yang menyeret mantan Walikota Batu Eddy Rumpoko terus berlanjut. Teranyar, tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam waktu dekat bakal merampungkan berkas penyidikan. Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan bahwa tersangka Eddy Rumpoko juga dijadwalkan menjalani pemeriksaan. &#8220;Hari ini dilakukan pemeriksaan tersangka ERP (Eddy Rumpoko), [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8212; Kelanjutan kasus dugaan suap proyek meubelair yang menyeret mantan Walikota Batu Eddy Rumpoko terus berlanjut. Teranyar, tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam waktu dekat bakal merampungkan berkas penyidikan.</p>
<p>Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan bahwa tersangka Eddy Rumpoko juga dijadwalkan menjalani pemeriksaan. &#8220;Hari ini dilakukan pemeriksaan tersangka ERP (Eddy Rumpoko), untuk kebutuhan merampungkan berkas,&#8221; kata Febri saat dikonfirmasi awak media, Senin (8/1/2018).</p>
<p>Pemeriksaan, lanjut Febri dilakukan untuk mempercepat proses pelimpahan berkas tahap 2. &#8220;Direncanakan akhir minggu ini dilakukan pelimpahan tahap 2. Kami harap setelah ini proses akan berjalan maksimal sehingga dapat segera diajukan ke persidangan,&#8221; sambungnya.</p>
<p>Selain itu, penyidik KPK juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi lain guna melengkapi berkas persidangan di Pengadilan Negeri Surabaya. Pemeriksaan juga dilakukan terhadap tersangka Filipus Djap.</p>
<p>&#8220;Di daerah dilakukan pemeriksaan terhadap Filipus Djap di Rutan Klas I Surabaya. Sedangkan saksi Yunedi yang merupakan supir wali kota belum jadi diperiksa karena sakit,&#8221; tutupnya.</p>
<p>Sebagaimana diketahui, KPK telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus tersebut. Walikota Batu nonaktif Eddy Rumpoko dan Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan Pemkot Batu Edi Setyawan diduga sebagai pihak penerima uang suap. Sementara, diduga pihak pemberi, yakni pengusaha Filipus Djap.</p>
<p>Ketiganya tertangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait kasus proyek meubelair 2017 di lingkungan Pemkot Batu pada Sabtu (16/9/2017) bersama barang bukti uang total senilai Rp 300 juta.</p>
<p>Pemberian uang diduga terkait fee 10 persen untuk Eddy Rumpoko dari proyek belanja modal dan mesin pengadaan meubelair yang dimenangkan PT Dailbana Prima dengan nilai proyek Rp 5,26 miliar.</p>
<p>Uang senilai Rp.200 juta diduga diperuntukan pada Eddy Rumpoko dari total fee Rp. 500 juta. Sedangkan Rp 300 juta sisanya telah dipotong Filipus Djap untuk melunasi pembayaran mobil Toyota Alphard milik Walikota. Sedangkan Rp 100 juta diduga diberikan Filipus Djap kepada Edi Setyawan sebagai hadiah untuk untuk panitia pengadaan terkait pemenangan tender. <strong>(lih/yan) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">18322</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
