<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Ekologi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/ekologi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 25 Feb 2021 16:15:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Ekologi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Perhutani Bersama Wartawan Bondowoso Lakukan Penanaman Pohon Menggunakan Pola Agroforestry</title>
		<link>https://memontum.com/perhutani-bersama-wartawan-bondowoso-lakukan-penanaman-pohon-menggunakan-pola-agroforestry</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Feb 2021 16:15:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Alam]]></category>
		<category><![CDATA[Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[Ekologi]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[hutan]]></category>
		<category><![CDATA[Kerjasama]]></category>
		<category><![CDATA[Lahan Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Pengelolaan Hutan]]></category>
		<category><![CDATA[Perhutani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=135514</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Sejumlah wartawan media cetak, online dan telivisi melaksanakan penanaman pohon bersama dengan Perum Perhutani KPH Bondowoso, Kamis (25/02). Penanaman berlokasi di petak 98, kawasan produksi (Kesatuan Pengelolaan Hutan) KPH dataran Ijen, (Bagian Kesatuan Pengelolaan Hutan) BKPH Sukosari, KPH Bondowoso, Dusun Melaten, Desa Jampit, Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso, Penanaman pohon jenis Makadamia, Suren, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Sejumlah wartawan media cetak, online dan telivisi melaksanakan penanaman pohon bersama dengan Perum Perhutani KPH Bondowoso, Kamis (25/02).</p>



<p>Penanaman berlokasi di petak 98, kawasan produksi (Kesatuan Pengelolaan Hutan) KPH dataran Ijen, (Bagian Kesatuan Pengelolaan Hutan) BKPH Sukosari, KPH Bondowoso, Dusun Melaten, Desa Jampit, Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso,</p>



<p>Penanaman pohon jenis Makadamia, Suren, Sengon, Sirsat dan Alpukat sebanyak 8 ribu pohon di lahan seluas 17 hektar tersebut, dilakukan langsung oleh ADM KPH Bondowoso, Andi Adrian Hidayat bersama Waka Perhutani, Manteri, Mandor, Asper dan sejumlah wartawan dari Jember, Bondowoso serta Situbondo.</p>



<p>Salah satu tujuan penanaman bibit pohon ini bagian dari edukasi untuk masyaraka yang ada di lingkungan hutan. Penanaman yang menggunakan Pola Agroforestry ini, akan menciptakan hutan-hutan baru dan masyarakat akan menikmati hasil dari memanfaatkan lahan hutan dengan menanam pohon jenis lain,” jelas ADM KPH Bondowoso Andi Adrian Hidayat.</p>



<p>Dengan adanya pola penanaman itu, sambung Andi Adrian Hidayat, maka akan terjaring simbiosis mutualisme antara Perum Perhutani dan masyarakat di lingkungan hutan yang memanfaatkan lahan Perhutani tersebut.</p>



<p>“Kita akan melarang masyarakat di lingkungan hutan menanam kopi apabila tidak menanam pohon-pohon hutan setinggi satu meter setengah. Jika, mereka sudah menanam pohon-pohon hutan setinggi satu meter setengah, maka kita baru akan mengijinkan mereka menanam kopi,” tegas Andi.</p>



<p><strong><a href="https://memontum.com/135311-gelar-rapat-bersama-komisi-iii-warga-tambak-ukir-situbondo-minta-tambang-ditutup#ixzz6nV4PjQHq" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Baca Juga : Gelar Rapat Bersama Komisi III, Warga Tambak Ukir Situbondo Minta Tambang Ditutup</a></strong></p>



<p>Lebih lanjut Andi mengatakan, pola Agroforestry ini untuk mengurangi resiko bencana alam tanpa mengurangi hak masyarakat di lingkungan hutan untuk hidup sejahtera. “Dengan Pola Agroforestry, sebenarnya kita mengatur pada tempat atau lahan-lahan tertentu pada kawasan hutan yang akan dijadikan area pertanian. Sebab, jika polanya tidak diatur maka akan beresiko tinggi,” tuturnya.</p>



<p>Fungsi hutan, kata Andi, selain ada sosial dan ekologi juga ada fungsi ekonomi yang harus dilaksanakan. “Reboisasi 6 ribu hektar lahan perhutani ini, diharapkan Perhutani akan mendapat hutan baru dari penanaman pohon-pohon hutan yang kita syaratkan,“ jika masyarakat yang ada di sekitar lingkungan hutan akan mengembangkan pohon kopi, maka wajib mereka menanam pohon hutan setinggi satu meter setengah,” tegasnya.</p>



<p>Untuk fungsi pertanian, seperti menanam kentang, kubis dan sejenisnya, imbuh Andi, hanya di perbolehkan di kawasan hutan produksi dengan batasan kemiringan kurang dari tiga puluh persen. “Di Hutan Lindung kita larang keras untuk lahan pertanian. Lahan pertanian hanya ada di kawasan hutan produksi pada kemiringan kurang dari tiga puluh persen,” pungkasnya. Sementara itu, Kontributor Metro TV, Suyono mengatakan, penanaman pohon ini merupakan wujud kepedulian rekan-rekan wartawan terhadap lingkungan, yang bertujuan untuk menjaga kelestarian alam. “Akhir-akhir ini sering terjadi bencana alam di berbagai daerah di Indonesia. Oleh karena itu, kami kemudian bekerjasama dengan Perum Perhutan KPH Bondowoso untuk melakukan penanaman bibit pohon Sirsak, Suren, Alpukat, Sengon dan Makadamia,” ujar Suyono. <strong>(her/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">135514</post-id>	</item>
		<item>
		<title>TNI Bersinergi Menjaga Ekologi Bersama Masyarakat</title>
		<link>https://memontum.com/tni-bersinergi-menjaga-ekologi-bersama-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Oct 2020 07:01:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Ekologi]]></category>
		<category><![CDATA[HUT ke 75 TNI]]></category>
		<category><![CDATA[Tanam Pohon]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=125372</guid>

					<description><![CDATA[Rangkaian Peringatan HUT ke 75 TNI Memontum Kota Malang &#8211; Masih dalam rangkaian peringatan HUT ke 75 TNI, jajaran Komando Distrik Militer (Kodim) 0833 Kota Malang mengadakan kerja bakti bersama warga Lingkungan Joyo Suko Metro RT 03/RW 12, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Minggu (11/10) pagi. Kegiatan sendiri, bertemakan &#8216;Sinergi melestarikan Bumi Indonesia demi masa depan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Rangkaian Peringatan HUT ke 75 TNI</strong><span id="more-125372"></span></p>
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Masih dalam rangkaian peringatan HUT ke 75 TNI, jajaran Komando Distrik Militer (Kodim) 0833 Kota Malang mengadakan kerja bakti bersama warga Lingkungan Joyo Suko Metro RT 03/RW 12, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Minggu (11/10) pagi.</p>
<p>Kegiatan sendiri, bertemakan &#8216;Sinergi melestarikan Bumi Indonesia demi masa depan generasi penerus bangsa&#8217; di joglo Ageng Kampung SEHAT (Sejarah Edukasi Hasil Alam Terpadu). Selain perayaan HUT TNI, kegiatan tersebut juga digelar dengan tujuan untuk melestarikan lingkungan hidup, menjaga kebersihan sungai dan reboisasi.</p>
<p>Hal itu, disampaikan oleh Komandan Kodim 0833, Letnan Kolonel Arm Ferdian Primadona, S.E., M.Tr.(Han). &#8220;Penghijauan sangat penting dilakukan. Karena, apa yang dilakukan hari ini bermanfaat untuk diri kita sendiri dan anak cucu kita kelak,&#8221; ujar Ferdian.</p>
<p>Ia juga menyampaikan pesan kepada masyarakat, untuk tidak membuang sampah secara sembarangan. Terutama, membuang di sungai. Mengingat, saat ini memasuki musim hujan. Jika kalau banyak sampah yang di buang di sungai, maka akan menghambat arus air.</p>
<p>&#8220;Kalau sudah dibersihkan, jangan sampai ada lagi yang membuang sampah di sungai. Nanti jika mengendap, maka akan meluapkan volume serta merusak ekosistem. Jadi, ayo sama-sama tertib buang sampah pada tempatnya biar tidak banjir,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Dalam kegiatan tersebut, selain diikuti jajaran Dandim 0833, juga turut hadir Kepala Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), I Made Rian Diana Kartika dan Kepala RW 12 Kampung SEHAT Joyo Suko Metro, Ashuri. <strong>(mg1/sit)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">125372</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
