<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>empat &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/empat/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 07 Mar 2025 17:24:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>empat &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Safari Ramadan Hari ke Empat, Pemkot Malang Silaturahmi ke Masjid Nurul Huda Blimbing</title>
		<link>https://memontum.com/safari-ramadan-hari-ke-empat-pemkot-malang-silaturahmi-ke-masjid-nurul-huda-blimbing</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Mar 2025 13:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Blimbing]]></category>
		<category><![CDATA[empat]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Masjid]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[Safari]]></category>
		<category><![CDATA[silaturahmi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220003</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Hari ke empat pelaksanaan Safari Ramadan, Pemkot Malang melalui Wakil Wali (Wawali) Kota Malang, Ali Muthohirin, Sekda Kota Malang, Erik Setyo dan OPD Kota Malang, menggelar kegiatan di Masjid Nurul Huda, Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Jumat (07/03/2025) tadi. Pelaksanaan yang menjadi agenda rutin Wali Kota bersama jajaran itu, dimaksudkan untuk menjalin [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Hari ke empat pelaksanaan Safari Ramadan, Pemkot Malang melalui Wakil Wali (Wawali) Kota Malang, Ali Muthohirin, Sekda Kota Malang, Erik Setyo dan OPD Kota Malang, menggelar kegiatan di Masjid Nurul Huda, Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Jumat (07/03/2025) tadi. Pelaksanaan yang menjadi agenda rutin Wali Kota bersama jajaran itu, dimaksudkan untuk menjalin silaturahmi sekaligus bersama-sama membangun Kota Malang Mbois Berkelas.</p>



<p>Wawali Ali Muthohirin dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa tujuan pelaksanaan ini adalah selain bersilatuhmi dengan masyarakat dan jamaah, juga untuk mengenalkan mengenai visi-misi Pemkot Malang, selama lima tahun ke depan. Melalui rencana program yang sudah disiapkan, diharapkan kian membawa Kota Malang Mbois Berkelas.</p>



<p>&#8220;Di momen Safari Ramadan ini, merupakan bagian dari awal penting bagi kami di Pemkot Malang, secara langsung mendengarkan dan sekaligus menyampaikan secara langsung visi-misi kami kepada masyarakat Kota Malang. Secara khusus, jamaah Masjid Nurul Huda,&#8221; kata Ali Jumat, (07/03/2025) tadi.</p>



<p>Pria yang kerap disapa Ali, itu menyebutkan dalam menjalankan visi-misi tersebut dilengkapi dengan adanya dasa bakti dan lima program unggulan yang akan menjadi prioritas selama satu periodenya. &#8220;Karena itu merupakan bagian untuk mensukseskan visi-misi yang sudah dirumuskan dalam membangun Kota Malang,&#8221; imbuhnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kemudian, dirinya juga menekan peran penting dalam membangun Kota Malang, yaitu sinergi dan kolaborasi. Dalam hal ini yaitu pemerintah dengan masyarakat.</p>



<p>&#8220;Karena ini sekarang sudah tidak lagi menjadi cita-cita atau visi-misi kami berdua, tapi sudah menjadi visi-misi kami untuk masyarakat Kota Malang. Maka kita harus bersatu, bergandengan dan bergotong royong,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Di momen yang sama, Tamir Masjid Nurul Huda, Mualif, menyampaikan bahwa pihaknya menyambut dengan senang hati atas kehadiran Pemkot Malang di Safari Ramadan Ini. Karena baginya, ini merupakan forum yang ditunggu-tunggu masyarakat.</p>



<p>&#8220;Kami sangat senang atas kehadiran Pemkot Malang di sini. Karena hal ini menjadi ajang silahturahmi antara pemerintah dan juga masyarakat,&#8221; kata Mualif.</p>



<p>Selanjutnya, Mualif menyampaikan terkait pihaknya siap mendukung dan membersamai dalam membangun Kota Malang. &#8220;Karena sinergi antara pemerintah dan ulama beserta masyarakat akan mensukseskan apa yang sudah menjadi cita-cita Kota Malang,&#8221; paparnya. <strong>(cw1/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220003</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkot Batu Putuskan Empat Langkah Strategis Tangani Sampah di TPA Tlekung</title>
		<link>https://memontum.com/pemkot-batu-putuskan-empat-langkah-strategis-tangani-sampah-di-tpa-tlekung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Aug 2023 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[empat]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[langkah]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[putuskan]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[strategis]]></category>
		<category><![CDATA[tangani]]></category>
		<category><![CDATA[tlekung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194718</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Pemkot Batu telah memutuskan empat langkah strategis dalam menangani permasalahan sampah di TPA Tlekung. Langkah strategis tersebut, merupakan hasil rapat koordinasi Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mencari penyelesaian sampah TPA Tlekung. Pj Wali Kota Aries menyampaikan, bahwa menindaklanjuti komitmen Pemkot Batu untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Pemkot Batu telah memutuskan empat langkah strategis dalam menangani permasalahan sampah di TPA Tlekung. Langkah strategis tersebut, merupakan hasil rapat koordinasi Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mencari penyelesaian sampah TPA Tlekung.</p>



<p>Pj Wali Kota Aries menyampaikan, bahwa menindaklanjuti komitmen Pemkot Batu untuk menyelesaikan permasalahan di TPA Tlekung, telah dilakukan rapat koordinasi dengan jajaran OPD terkait. &#8220;Dalam rapat koordinasi teknis bersama OPD, kami telah memutuskan empat langkah strategis untuk menyelesaikan permasalahan di TPA Tlekung. Pertama, seluruh OPD harus berperan aktif dalam penyelesaian permasalahan TPA Tlekung. Sehingga, tiap OPD diinstruksikan untuk menyusun matriks tugas yang menetapkan prioritas tindakan. Dan, kinerja mereka akan dilaporkan secara harian untuk memantau progres hasil kerjanya,&#8221; terang Pj Wali Kota saat berada di TPA Tlekung, Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Selasa (01/08/2023) siang.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Kedua, tambahnya, pemerintah akan melakukan pendataan Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce dan Recycle (TPS 3R) di setiap desa dan kelurahan serta akan mengoptimalkan kinerja TPS 3R. Terutama, di kelurahan yang hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebagai sumber dana.</p>



<p>&#8220;Ketiga, penyelesaian permasalahan TPA Tlekung harus dilakukan secara bersama-sama dengan semangat sinergi dan tanggung jawab kolektif. Dan, semua pihak diminta untuk berkinerja cepat dan terukur guna mencapai hasil yang nyata dan berkelanjutan,&#8221; urainya.</p>



<p>Kemudian, keempat, kinerja yang dihasilkan bukanlah untuk kepentingan sesaat. Melainkan, akan dilakukan secara berkelanjutan sebagai upaya perbaikan untuk masa depan yang lebih baik.</p>



<p>&#8220;Tindak lanjut hasil rapat dengan OPD. Kami akan memastikan seluruh OPD melakukan tugas sesuai kewenangannya. Rencana aksi yang telah disusun akan dilaksanakan segera. Dan, kami pantau langsung untuk memastikan kesuksesan implementasinya,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Salah satu upaya mengatasi permasalahan TPA Tlekung, jelas Aries, adalah penyusunan SOP TPS3R. Karena, dengan SOP dan terstruktur maka pengelolaan sampah di TPA Tlekung lebih terorganisir.</p>



<p>&#8220;Tentunya, kami berharap langkah-langkah yang telah diambil ini akan menjadi awal yang baik dalam mengatasi permasalahan di TPA Tlekung. Serta, berkontribusi positif dalam menjaga keberlanjutan lingkungan serta kesejahteraan masyarakat di Kota Batu,&#8221; jelasnya. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194718</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Empat Warung di Kecamatan Paiton Probolinggo Hangus Terbakar</title>
		<link>https://memontum.com/empat-warung-di-kecamatan-paiton-probolinggo-hangus-terbakar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Jul 2023 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[empat]]></category>
		<category><![CDATA[hangus]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[paiton,]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Terbakar]]></category>
		<category><![CDATA[warung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192450</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Kebakaran terjadi di Desa Sumberanyar, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Rabu (05/07/2023) pagi. Dalam peristiwa tersebut, sebanyak empat warung milik warga setempat hangus terbakar. Informasi Memontum.com, dua unit warung yang terbakar tersebut diketahui milik Hatija (60) dan dua unit warung lainnya milik Muhammad Ali (52). Saat kebakaran terjadi, warung tersebut dalam keadaan kosong. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Kebakaran terjadi di Desa Sumberanyar, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Rabu (05/07/2023) pagi. Dalam peristiwa tersebut, sebanyak empat warung milik warga setempat hangus terbakar.</p>



<p>Informasi Memontum.com, dua unit warung yang terbakar tersebut diketahui milik Hatija (60) dan dua unit warung lainnya milik Muhammad Ali (52). Saat kebakaran terjadi, warung tersebut dalam keadaan kosong.</p>



<p>&#8220;Saya tahunya saat api sudah dalam kondisi membesar. Warung itu memang kosong, karena sedang tidak dipakai,&#8221; ujar Hatija.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>Dalam musibah itu, api dengan cepat membesar dan merembet ke warung lainnya. Karena pada saat bersamaan, angin juga bertiup cukup kencang. Apalagi, bahan bangunan juga mudah terbakar karena terbuat dari kayu semi permanen.</p>



<p>Petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Probolinggo kemudian menurunkan satu unit mobil pemadam kebakaran dengan dibantu dengan mobil pemadam kebakaran dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).</p>



<p>&#8220;Warga menghubungi kami melalui 112, yang kemudian kami menuju lokasi dengan satu unit mobil Damkar. Ada juga mobil Damkar dari PLTU,&#8221; kata Kasi Investigasi Damkar Kabupaten Probolinggo, Mustopo.</p>



<p>Sementara ini, mengenai penyebab kebakaran masih belum diketahui. Apakah terjadi karena ada kompor yang menyala atau akibat konsleting listrik. &#8220;Untuk penyebabnya sementara ini masih belum kami ketahui dan kami tidak bisa langsung menyimpulkan. Untuk kerugian yang dialami korban, masih kita lakukan perhitungan,&#8221; jelasnya.<strong> (nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192450</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jalur Klemuk Kota Batu Mulai Dibuka untuk Kendaraan Roda Empat</title>
		<link>https://memontum.com/jalur-klemuk-kota-batu-mulai-dibuka-untuk-kendaraan-roda-empat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Jul 2023 06:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Dibuka]]></category>
		<category><![CDATA[empat]]></category>
		<category><![CDATA[jalur]]></category>
		<category><![CDATA[kendaraan]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[Klemuk]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[mulai]]></category>
		<category><![CDATA[roda]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[untuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192288</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Jalur Klemuk di Kelurahan Songgokerto, Kecamatan/Kota Batu, sudah kembali dilewati kendaraan roda empat. Hanya saja, kendaraan roda empat yang dimaksud, adalah bukan kendaraan berukuran besar. Salah satu petugas lapangan Dinas Perhubungan Kota Batu, Agung, mengatakan bahwa sejak Sabtu (01/07/2023) kemarin, dinasnya sudah memberlakukan aturan itu. Artinya, hanya khusus untuk roda empat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Jalur Klemuk di Kelurahan Songgokerto, Kecamatan/Kota Batu, sudah kembali dilewati kendaraan roda empat. Hanya saja, kendaraan roda empat yang dimaksud, adalah bukan kendaraan berukuran besar.</p>



<p>Salah satu petugas lapangan Dinas Perhubungan Kota Batu, Agung, mengatakan bahwa sejak Sabtu (01/07/2023) kemarin, dinasnya sudah memberlakukan aturan itu. Artinya, hanya khusus untuk roda empat standar atau bukan kendaraan besar.</p>



<p>&#8220;Memang sejak kemarin, di Jalur Klemuk ini sudah bisa dilewati kendaraan roda empat. Baik itu untuk kendaraan dari arah Kota Batu, maupun dari Pujon,&#8221; terangnya di portal bagian bawah Jalur Klemuk, Minggu (02/07/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sedangkan, tambahnya, meskipun sudah dibuka untuk dilewati kendaraan roda empat, namun penjagaan terus dilakukan. Termasuk, mengawasi klasifikasi kendaraan yang boleh roda empat yang boleh melintas. Yaitu, batas portal yang sudah terpasang yakni ketinggian kendaraan tidak lebih dari 2,2 meter.</p>



<p>&#8220;Yang lewat ini, khusus kendaraan roda empat bermuatan kecil. Jadi, untuk kendaraan besar, tetap dilarang lewat,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sebagaimana diberitakan, paska musibah kecelakaan yang mengakibatkan tiga orang meninggal, Jalur Klemuk tertutup untuk kendaraan berat. Sejumlah antisipasi mulai pemasangan tanda larangan dan portal, dipasang di jalur itu. Bahkan, petugas juga terus melakukan pengawasan.</p>



<p>Sementara itu, untuk mengantisipasi kendaraan blong, beberapa ruas juga diberi lajur pembuangan. Sehingga, selain diharapkan masih tetap sebagai langkah antisipasi untuk pengguna jalan. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192288</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Empat Kawanan Pelaku Pembunuhan Warga Sukun di SDN Bakalan Krajan Kota Malang Dibekuk</title>
		<link>https://memontum.com/empat-kawanan-pelaku-pembunuhan-warga-sukun-di-sdn-bakalan-krajan-kota-malang-dibekuk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Jun 2023 09:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[bakalan]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[dibekuk]]></category>
		<category><![CDATA[empat]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kawanan]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[krajan]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[sdn]]></category>
		<category><![CDATA[sukun]]></category>
		<category><![CDATA[warga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191980</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kawanan pelaku pengeroyokan yang berujung penikaman hingga mengakibatkan meninggalnya Arifin (42), warga Jalan Pelabuhan Tanjung Emas, Kelurahan Bakalan Krajan, Kecamatan Sukun, Kota Malang, akhirnya berhasil dibekuk petugas Polsekta Sukun dan Polresta Malang Kota. Perlu diketahui, Arifin menjadi korban penikaman saat berada di depan SDN Bakalan Krajan I Jalan Pelabuhan Bakahuni, Minggu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kawanan pelaku pengeroyokan yang berujung penikaman hingga mengakibatkan meninggalnya Arifin (42), warga Jalan Pelabuhan Tanjung Emas, Kelurahan Bakalan Krajan, Kecamatan Sukun, Kota Malang, akhirnya berhasil dibekuk petugas Polsekta Sukun dan Polresta Malang Kota. Perlu diketahui, Arifin menjadi korban penikaman saat berada di depan SDN Bakalan Krajan I Jalan Pelabuhan Bakahuni, Minggu (25/06/2023) sore.</p>



<p>Sementara kawanan pelaku yang berhasil dibekuk petugas, adalah TS alias Gotri (41), warga Jalan Pelabuhan Tanjung Perak, Kelurahan Bakalan Krajan, Sw (44), warga Dusun Niwen, Desa Sidorahayu dan RK (27), warga Dusun Bunton, Desa Sidorahayu, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Ketiga kawanan pelaku ini, dibekuk Senin (26/06/2023) siang. Sedangkan tersangka lain yaitu EP, warga Bakalan Krajan, Kota Malang, menyerahkan diri Selasa (27/06/2023) tadi.</p>



<p>Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto, mengatakan bahwa para tersangka berhasil dibekuk di beberapa tempat berbeda di seputaran Malang Raya. &#8220;Awalnya pada Senin kemarin, tiga pelaku berhasil kami tangkap. Kemudian satu orang yang kami tetapkan DPO, tadi pagi menyerahkan diri. Mereka kami kenakan Pasal 338 KUHP atau Pasal 340 KUHP atau Pasal 170 ayat 3 KUHP,&#8221; tegasnya, dalam rilis pada Selasa (27/06/2023) siang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Malang Kota, Kompol Bayu Febrianto Prayoga, menerangkan bahwa korban dan pelaku sudah saling mengenal. &#8220;Peristiwa bermula, awalnya ada acara Bantengan. Korban sebagai teknisi sound system di acara tersebut. Di acara itu, Gotri dengan korban itu terjadi keributan kecil. Pelaku kemudian mengajak teman-temannya mendatangi korban, untuk melakukan pengeroyokan hingga meninggal dunia,&#8221; ujar Kompol Bayu.</p>



<p>Keributan sendiri kembali berlangsung, tambahnya, berawal setelah sejumlah pelaku melakukan pesta Miras. &#8220;Awalnya, mereka minum-minuman keras dan mabuk. Sementara, pemicu dari keributan sebelumnya, itu karena salah satu pelaku dihalang-halangi jalannya oleh korban, saat akan masuk ke acara Bantengan. Saat itu, pelaku merasa korban seperti menantang. Selanjutnya pelaku bernama Gotri, pulang dan memanggil teman-temannya dan ambil senjata di rumahnya,&#8221; jelas Kompol Bayu.</p>



<p>Adapun perannya, Gotri yang memiliki senjata dan membanting korban hingga jatuh. Tersangka Sw berperan melakukan penusukan. Tersangka RK melakukan pemukulan dan tersangka EP melakukan penusukan.</p>



<p>&#8220;Korban meninggal dunia akibat benda tajam yang tembus sampai ginjal dan lambung. Tusukan dari senjata utama yakni sangkur sepanjang 40 cm. Bahkan saat ke rumah sakit, sangkur tersebut masih menancap di tubuh korban. Juga kami amankan parang sepanjang 90 cm,&#8221; tegasnya. Saat ini pihaknya masih terus melakukan pengembangan. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191980</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pelaku Pembunuhan Pemuda Batumarmar Pamekasan Terancam Hukuman Mati, Empat Pelaku DPO</title>
		<link>https://memontum.com/pelaku-pembunuhan-pemuda-batumarmar-pamekasan-terancam-hukuman-mati-empat-pelaku-dpo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Jun 2023 10:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[batumarmar]]></category>
		<category><![CDATA[DPO]]></category>
		<category><![CDATA[empat]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Hukuman]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[mati,]]></category>
		<category><![CDATA[pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[pemuda]]></category>
		<category><![CDATA[terancam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191345</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Masih ingat aksi pembacokan hingga mati yang menimpa Abdul Hadi (25), warga asal Dusun Montor Laok, Desa Bujur Tengah, Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan, Sabtu (29/04/2023) lalu, seorang tersangka yang dalam kejadian itu berhasil ditangkap pada 3 Mei, akhirnya baru dirilis Polres Pamekasan, Senin (19/06/2023) tadi. Mirisnya, dari lima terduga pelaku yang terlibat, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Masih ingat aksi pembacokan hingga mati yang menimpa Abdul Hadi (25), warga asal Dusun Montor Laok, Desa Bujur Tengah, Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan, Sabtu (29/04/2023) lalu, seorang tersangka yang dalam kejadian itu berhasil ditangkap pada 3 Mei, akhirnya baru dirilis Polres Pamekasan, Senin (19/06/2023) tadi. Mirisnya, dari lima terduga pelaku yang terlibat, hanya seorang tersangka yang berhasil ditangkap. Sementara selebihnya, masih dalam penyidikan.</p>



<p>Adalah HY (49) warga Dusun Dung Gadung Timur, Desa Tanjung, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, terduga tersangka pelaku penganiayaan berat hingga meninggal. Terhadap tersangka, petugas mengenakan Pasal 340 atau pembunuhan berencana.</p>



<p>Kapolres Pamekasan, AKBP Satria Permana, mengatakan bahwa saat ini pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka. Sementara untuk pelaku lain, ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO).</p>



<p>&#8220;Tersangka bukan hanya satu orang. Namun, yang berhasil kita tangkap baru berinisial HY. Pelaku lain berinisial D, S, A dan satu lagi yang identitasnya masih sebagai mr X, telah ditetapkan dalam DPO,&#8221; kata Kapolres.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dari penangkapan itu, tambahnya, petugas menyita beberapa barang bukti. &#8220;Barang bukti yang diamankan yakni 1 buah celurit, 5 pasang sendal jepit, 2 sarung celurit di TKP dan rekaman cctv para pelaku saat akan melakukan aksinya tersebut,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Ditambahkan Kapolres, dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa motif pembunuhan itu adalah dugaan perselingkuhan. Sementara akibat perbuatan, tersangka dikenakan Pasal 340 KUHP.</p>



<p>&#8220;Motifnya karena perselingkuhan. Saat ini, HY dikenakan Pasal 340 subsider Pasal 338 subsider Pasal 170 Ayat 2, Pasal 351 ayat 3 KUHP, dengan ancaman pidana hukuman mati, penjara seumur hidup atau penjara selama-lamanya 20 tahun,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Abdul Hadi menjadi sasaran pembunuhan, ketika dirinya usai pulang dari membeli plastik. Korban yang saat itu dibonceng orang tuanya, secara tiba-tiba dipepet kawanan pelaku sekitar lima orang. Saat korban yang membawa korban jatuh, seorang pelaku langsung membacok korban hingga akhirnya meninggal. <strong>(azm/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191345</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
