<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>erupsi merapi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/erupsi-merapi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 11 Mar 2023 14:11:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>erupsi merapi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Gunung Merapi Kembali Muntahkan Awan Panas, Kabupaten dan Kota Magelang Diguyur Hujan Abu</title>
		<link>https://memontum.com/gunung-merapi-kembali-muntahkan-awan-panas-kabupaten-dan-kota-magelang-diguyur-hujan-abu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Mar 2023 11:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Awan Panas]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[erupsi]]></category>
		<category><![CDATA[erupsi merapi]]></category>
		<category><![CDATA[Hujan Abu Vulkanik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=184845</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Magelang &#8211; Gunung Merapi kembali muntahkan awan panas pada Sabtu (11/03/2023) siang. Gunung yang berada di perbatasan antara Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, tersebut tampak memunculkan guguran awan panas ke arah Kali Bebeng atau Kali Krasak. Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhar, mengatakan bahwa jarak zona bahaya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Magelang</strong> &#8211; Gunung Merapi kembali muntahkan awan panas pada Sabtu (11/03/2023) siang. Gunung yang berada di perbatasan antara Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, tersebut tampak memunculkan guguran awan panas ke arah Kali Bebeng atau Kali Krasak.</p>



<p>Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhar, mengatakan bahwa jarak zona bahaya 7 kilometer dari puncak Gunung Merapi di alur Kali Bebeng dan Krasak. &#8220;Saat ini, erupsi masih berlangsung,&#8221; ujar Abdul Muhar, melalui keterangan tertulis, Sabtu (11/03/2023) sore.</p>



<p>Rekaman visual Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Gunung Merapi, teramati dengan jelas. Asap kawah disebut bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 50-100 meter di atas puncak kawah. Di samping itu, juga teramati satu kali guyuran lava dengan jarak luncur 1.500 meter ke barat daya suara guguran dua kali dengan intensitas sedang dari Pos Babadan.</p>



<p>BPPTKG menyebutkan, potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 kilometer, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 kilometer. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 kilometer dan Sungai Gendol 5 kilometer.</p>



<p>Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 kilometer dari puncak. Untuk mengantisipasi potensi bahaya erupsi Gunung Merapi, masyarakat diimbau agar tidak berkegiatan di daerah potensi bahaya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dalami-laporan-pelayanan-mbg-dprd-kota-malang-akan-panggil-sppg">Dalami Laporan Pelayanan MBG, DPRD Kota Malang Akan Panggil SPPG</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-sampaikan-lkpj-2025-dprd-akan-dalami-sumber-surplus-anggaran">Wali Kota Malang Sampaikan LKPJ 2025, DPRD Akan Dalami Sumber Surplus Anggaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antrean-pasar-murah-membludak-meski-munculkan-kecewa-diskopindag-kota-malang-bakal-lakukan-evaluasi">Antrean Pasar Murah Membludak Meski Munculkan Kecewa, Diskopindag Kota Malang Bakal Lakukan Evaluasi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kualitas-indek-pelayanan-publik-pemkab-lumajang-kian-meningkat-dan-masuk-kategori-sangat-tinggi">Kualitas Indek Pelayanan Publik Pemkab Lumajang Kian Meningkat dan Masuk Kategori Sangat Tinggi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-probolinggo-lantik-67-pejabat-administrator-dan-pengawas">Wali Kota Probolinggo Lantik 67 Pejabat Administrator dan Pengawas</a></li>
</ul>


<p>Laman resmi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada pukul 15.00, tercatat 21 kali awan panas guguran dengan jarak luncur maksimal kurang lebih 4 km ke arah barat daya yaitu di alur Kali Bebeng dan Krasak. Data di Kementerian ESDM menyebutkan, saat ini Gunung Merapi memiliki dua kubah lava, yaitu kubah lava barat daya dan kubah lava tengah kawah. Rentetan awan panas guguran di Gunung Merapi saat ini bersumber dari longsoran kubah lava barat daya. Berdasarkan analisis foto udara tanggal 13 Januari 2023 volume kubah lava barat daya terhitung sebesar 1.598.700 m3 dan kubah tengah sebesar 2.267.400 m3. Kedua kubah lava ini apabila longsor secara masif berpotensi menimbulkan awan panas sejauh maksimal 7 km ke arah barat daya dan 5 km ke arah selatan tenggara.</p>



<p>“Awan panas guguran ini menyebabkan hujan abu ke beberapa tempat terutama di sisi barat laut-utara Gunung Merapi dan mencapai Kota Magelang,” kutip dari laman resmi www.magma.esdm.go.id, Sabtu sore.</p>



<p>Meskipun erupsi (meletus) dan mengeluarkan awan panas, Sstatus Gunung Merapi masih Siaga (Level III). Hujan abu tebal melanda sebagian wilayah Kabupaten dan Kota Magelang. Hujan abu vulkanik menyelimuti wilayah Kecamatan Sawangan, Dukun, Candimulyo, Muntilan, Tegalrejo, Pakis, Ngablak, Mertoyudan, Kaliangkrik, Borobudur, hingga wilayah Kota Magelang. Wilayah Tegalrejo, yang berjarak lebih dari 20 kilometer dari puncak Gunung Merapi, hujan abu vulkanik terpantau cukup tebal menyelimuti rumah-rumah warga, jalanan, mobil, tanaman dan sebagainya.</p>



<p>Meletusnya Gunung Merapi ini membuat warga Turgo, Purwobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman mulai turun ke daerah yang lebih aman. Beberapa warga turun ke SD Sanjaya, Tritis, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">184845</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Situbondo Kirim Batang Sorgum Untuk Pakan Ternak Korban Merapi</title>
		<link>https://memontum.com/pemerintah-situbondo-kirim-batang-sorgum-untuk-pakan-ternak-korban-merapi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Feb 2021 10:58:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Alam]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[erupsi merapi]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=134432</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Situbondo, menyalurkan bantuan pakan ternak silase batang sorgum untuk peternak yang terdampak bencana alam erupsi Gunung Merapi di Jawa Tengah, Rabu (10/02) tadi. Abu vulkanik erupsi Gunung Merapi yang berdampak tertutupnya hamparan rerumputan, sehingga menyulitkan peternak untuk mendapatkan rumput hijau untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum <a href="https://memontum.com/tag/kabupaten-situbondo">Situbondo</a></strong> &#8211; <a href="https://memontum.com/tag/kabupaten-situbondo">Pemerintah</a> Daerah Kabupaten Situbondo melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Situbondo, menyalurkan bantuan pakan ternak silase batang sorgum untuk peternak yang terdampak bencana alam erupsi Gunung Merapi di Jawa Tengah, Rabu (10/02) tadi.</p>
<p>Abu vulkanik erupsi Gunung Merapi yang berdampak tertutupnya hamparan rerumputan, sehingga menyulitkan peternak untuk mendapatkan rumput hijau untuk hewan ternak.</p>
<p><strong>Baca: <a href="https://memontum.com/134425-dandim-bersama-kapolres-situbondo-masuk-vaksinasi-tahap-ii">Dandim Bersama Kapolres Situbondo Masuk Vaksinasi Tahap II</a></strong></p>
<p>Selain akan membuat nafsu makan binatang berkurang, abu vulkanik tersebut juga dikhawatirkan masuk ke saluran pencernakan. Sehingga, bisa memicu penyakit dan berujung pada kematian hewan ternak tersebut.</p>
<p>Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Situbondo, drh Muhammad Hasanudin Riwansia, mengatakan bahwa pengiriman pakan ternak sorgum sebanyak 10 ton untuk peternak di daerah Kabupaten Klaten, karena terdampak erupsi Gunung Merapi.</p>
<p>Pelepasan bantuan, dilakukan Wakil Bupati Situbondo, Ir. H. Yoyok Mulyadi, M.Si., di halaman kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Situbondo.</p>
<p>&#8220;Dua truk pengangkut pakan ternak Surgom dilepas oleh Wabup Situbondo,” jelas Udin, panggilan akrab Muhammad Hasanudin Riwansia.</p>
<p>Pakan pakan ternak sorgum itu, sambung Udin, akan diberikan kepada masyarakat Desa Tegal Mulyo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten Jawa Tengah.</p>
<p>“Di wilayah itu, ada sekitar 1500 ekor ternak yang kesulitan pakan hijau karena rumput-rumput di wilayah tersebut terdampak abu vulkanik erupsi Gunung Merapi,” jelasnya.</p>
<p>Lebih lanjut Udin mengatakan, bahwa bantuan pakan ternak silase batang sorghum tersebut disalurakan dari Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Jatim III dan Perkumpulan Paramedik Veteriner dan Inseminator Indonesia Cabang Kabupaten Situbondo.</p>
<p>“Alhamdulillah, berkat kekompakan Unit Pengelola Pakan di Situbondo, kita bisa mengirimkan bantuan sosial silase batang sorghum untuk peternak di Kabupaten Klaten Jawa Tengah yang terdampak erupsi Gunung Merapi,” ujarnya.</p>
<p>Wabup Situbondo, Ir. H. Yoyok Mulyadi M. Si., mengatakan bahwa bersama Bupati Almarhum Dadang Wigiarto, memanfaatkan tanah marginal ditanami sorghum. Sehingga, sorgum menjadi alternatif bagi semuanya. Termasuk hari ini mengirim 10 ton silase pakan ternak sapi.</p>
<p>&#8220;Karena ada 150 hektar di Kabupaten Situbondo, sekarang yang sudah dibuat silase untuk pakan ternak,&#8221; ujar Yoyok Mulyadi.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://memontum.com/134340-diduga-hendak-beresek-esek-ria-empat-pasangan-berlainan-jenis-digelandang-dari-hotel-melati-situbondo">Diduga Hendak Beresek-esek Ria, Empat Pasangan Berlainan Jenis Digelandang dari Hotel Melati Situbondo</a></strong></p>
<p>Masih menurut Mulyadi, ini di luar dugaan kita mengirim silase pakan ternak. Biasanya, kita mengirim beras tapi ini di sana karena kering tidak ada rumput tidak ada pakan ternak, tidak ada lahan ternak akibat erupsi gunung merapi.</p>
<p>&#8220;Sehingga, untuk memenuhi pakan tersebut, inisiatif dari komunitas sorghum Situbondo mengirim silase pakan ternak dari batang hijauan sorghum dan ini murni swadaya dari komunitas sorghum dan ini baru pertama kali kirim pakan ternak,&#8221; kata Wabup Yoyok Mulyadi. <strong>(her/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">134432</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
