<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Faida &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/faida/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 08 Dec 2020 16:35:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Faida &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>MA Putuskan Tolak Pemakzulan Bupati Jember</title>
		<link>https://memontum.com/ma-putuskan-tolak-pemakzulan-bupati-jember</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Dec 2020 16:35:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Faida]]></category>
		<category><![CDATA[MA]]></category>
		<category><![CDATA[Pemakzulan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=129376</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jakarta &#8211; Mahkamah Agung (MA) akhirnya menolak permohonan DPRD Jember yang mengajukan pemakzulan terhadap Bupati Jember, dr Hj Faida MMR, Selasa (8/12) tadi. Dengan hasil putusan itu, maka dr Faida tidak jadi lengser sesuai dengan keinginan DPRD Jember. Putusan MA sendiri, terlihat dalam website kepaniteraan Mahkamah Agung. Dalam nomor register 2 P/KHS/2020 dengan tanggal [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jakarta</strong> &#8211; Mahkamah Agung (MA) akhirnya menolak permohonan DPRD Jember yang mengajukan pemakzulan terhadap Bupati Jember, dr Hj Faida MMR, Selasa (8/12) tadi.</p>
<p>Dengan hasil putusan itu, maka dr Faida tidak jadi lengser sesuai dengan keinginan DPRD Jember. Putusan MA sendiri, terlihat dalam website kepaniteraan Mahkamah Agung.</p>
<p>Dalam nomor register 2 P/KHS/2020 dengan tanggal masuk perkara pada 16 November 2020, menjelaskan mengenai pemohon adalah DPRD Jember, dengan termohon atau terdakwa Bupati Jember.</p>
<p>Ada pun hakim dalam perkara tersebut adalah Yodi Martono Wahyuniadi, hakim kedua Is Sudaryono, dan hakim ketiga Supandi. Adapun panitera pengganti Joko Agus Sugianto.</p>
<p>Perkara permohonan pemakzulan tersebut diputus pada 8 Desember 2020 dengan amar putusan menolak permohonan hak uji pendapat.</p>
<p>&#8220;Menolak permohonan hak uji pendapat,&#8221; demikian bunyi amar putusan MA yang dilansir website MA. Dalam putusan itu, juga belum dijelaskan alasan MA menolak permohonan DPRD Jember.</p>
<p>dr Faida sendiri, dimakzulkan DPRD Jember pada Juli 2020. Calon Bupati perseorangan yang maju melalui jalur idenpenden itu, dimakzul DPRD Jember, beberapa hari setelah Faida lolos verifikasi KPU Jember.</p>
<p>Sebagaimana diketahui, setiap pemakzulan kepala daerah harus disetujui oleh MA. Aturan itu didasari UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Pasal 80 ayat (1) huruf a berbunyi.</p>
<p>Ada pun bunyinya, pemberhentian kepala daerah dan atau wakil kepala daerah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 78 ayat (2) huruf c, huruf d, huruf e, dan atau huruf f dilaksanakan dengan ketentuan pemberhentian kepala daerah dan atau wakil kepala daerah diusulkan kepada Presiden untuk gubernur dan atau wakil gubernur serta kepada<br />
Menteri untuk bupati dan atau wakil bupati atau wali kota dan atau wakil wali kota berdasarkan putusan Mahkamah Agung, atas pendapat DPRD bahwa kepala daerah dan atau wakil kepala daerah dinyatakan sebagai berikut.</p>
<p>Pertama, melanggar sumpah atau janji jabatan. Ke dua, tidak melaksanakan kewajiban kepala daerah dan atau wakil kepala daerah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 67 huruf b. Ke tiga, melanggar larangan bagi kepala daerah dan/atau wakil kepala daerah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 76 ayat (1), kecuali huruf c, huruf i, huruf j. Ke empat, melakukan perbuatan tercela. <strong>(dtk/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">129376</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hari Pertama Kerja, Bupati Gelar Rakor Penanganan Covid-19</title>
		<link>https://memontum.com/hari-pertama-kerja-bupati-gelar-rakor-penanganan-covid-19</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Dec 2020 15:33:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Faida]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab jember]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=129196</guid>

					<description><![CDATA[Siapkan hotel untuk perawatan pasien Memontum Jember &#8211; Paska cuti kampanye Pilkada Jember 2020, Bupati Jember, dr Faida MMR, langsung melakukan koordinasi di hari pertamanya masuk kerja. Dengan melibatkan jajaran Kodim dan Polres Jember, langsung melakukan bahasan guna menanggulangi melonjaknya penyebaran Covid-19. “Paling penting adalah urusan keselamatan masyarakat,” terangnya kepada wartawan di posko utama Satgas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h3><strong>Siapkan hotel untuk perawatan pasien</strong></h3>
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Paska cuti kampanye Pilkada Jember 2020, Bupati Jember, dr Faida MMR, langsung melakukan koordinasi di hari pertamanya masuk kerja.</p>
<p>Dengan melibatkan jajaran Kodim dan Polres Jember, langsung melakukan bahasan guna menanggulangi melonjaknya penyebaran Covid-19.</p>
<p>“Paling penting adalah urusan keselamatan masyarakat,” terangnya kepada wartawan di posko utama Satgas Covid-19 di Pendapa Wahyawibawagraha, Minggu (6/12) tadi.</p>
<p>Untuk itu, tambahnya, perlu mempelajari perkembangan data yang ada untuk menyikapi naiknya angka positif di Kabupaten Jember. Terutama, dalam dua bulan terakhir ini.</p>
<p>&#8220;Kenaikan pada satu bulan terakhir, jauh lebih tinggi daripada delapan bulan sebelumnya. Angka kematiannya juga meningkat dari 8 bulan sebelumnya. Kondisi rumah sakit pun, sekarang sudah penuh,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Situasi ini, ujarnya, perlu diambil langkah-langkah tepat. Salah satunya, menyiapkan hotel untuk merawat pasien. Karena, ada dua hotel yang direncanakan untuk tempat perawatan.</p>
<p>Masih menurut Faida, sampai hari ini, hanya sebelas kecamatan yang oranye. Tidak ada yang kuning, maupun hijau. Sementara itu, ada 20 kecamatan dalam kondisi merah.</p>
<p>&#8220;Satgas akan memetakan daerah-daerah pedesaan, untuk dapat melokalisir daerah-daerah yang hijau untuk dipertahankan,&#8221; paparnya.</p>
<p>Koordinasi dengan Polres dan Kodim di posko satgas juga, untuk melihat evaluasi dan koreksi, guna melangkah dalam penanganan selanjutnya wabah.</p>
<p>Seperti pada Januari nanti, wilayah Jember kemungkinan akan memulai pembelajaran tatap muka. Hal ini, perlu pengecekan lapangan di semua sekolah maupun pondok pesantren.</p>
<p>“Kami meminta TNI dan Polri untuk bersinergi, bersama-sama mengecek di lapangan agar datanya bisa menjadi acuan selanjutnya,” terangnya.</p>
<p>Terkait protokol kesehatan dalam Pilkada, Bupati menyebut sudah ada prosedur standar yang perlu dijalankan.</p>
<p>Meski demikian, dirinya memerlukan data terbaru yang akan digunakan penuntasan rapid test seluruh penyelenggara pilkada. &#8216;Sekali lagi, keselamatan masyarakat tetap yang paling utama,” tegasnya. <strong>(kom/fr/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">129196</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kartu Tani Diberikan Berdasar E-RDKK, Agar Tepat Sasaran</title>
		<link>https://memontum.com/kartu-tani-diberikan-berdasar-e-rdkk-agar-tepat-sasaran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Sep 2020 10:48:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Bagsalsari]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Faida]]></category>
		<category><![CDATA[Kartu Tani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=123566</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Penyaluran Kartu Tani berdasarkan data elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) tujuannya untuk ketepatan penyaluran. Demikian disampaikan Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMr saat penyaluran kartu tani kepada 255 petani di Balai Desa Tisnogambar Kecamatan Bangsalsari Kabupaten Jember, Senin (7/9/2020) Faida mengatakan, bukan hanya ketepatan penyaluran tetapi juga bertujuan untuk melindungi hak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Penyaluran Kartu Tani berdasarkan data elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) tujuannya untuk ketepatan penyaluran. Demikian disampaikan Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMr saat penyaluran kartu tani kepada 255 petani di Balai Desa Tisnogambar Kecamatan Bangsalsari Kabupaten Jember, Senin (7/9/2020)</p>
<p>Faida mengatakan, bukan hanya ketepatan penyaluran tetapi juga bertujuan untuk melindungi hak &#8211; hak serta program &#8211; program pertanian lainnya agar penyaluran tidak jatuh pada orang lain yang bukan petani. &#8220;Hasil kongres tani akhir tahun lalu yang dibagikan 14 ribu kartu tani namun sekarang 30 ribu kartu tani yang dibagikan untuk petani,&#8221; ujarnya kepada awak media.</p>
<p>Faida juga menjelaskan kegunaan Kartu Tani, selain untuk pengambilan pupuk bersubsidi yang disalurkan oleh pemerintah, juga bisa digunakan untuk mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR). “Mulai Per 1 September pengambilan pupuk bersubsidi harus menggunakan Kartu Tani, pemerintah menyiapkan 60 persen, sementara yang 40 persen disediakan APBD,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Sementara itu Kades Tisnogambar Hendrik menyatakan, dengan adanya Kartu tani yang dibagikan pada petani di desannya ini berharap untuk digunakan sebaik baiknya. &#8220;Agar Kartu Tani digunakan dengan baik dan sesuai dengan tupoksinya agar kesejahteraan petani semakin baik,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Untuk diketahui, Kecamatan Bangsalsari pembagian kartu tani dilakukan di 8 desa seluruhnya 1565 antara lain di Desa Petung, Tisnogambar, Sukorejo, Bangsalri, Badean dibagikan oleh Bupati Faida. Sementara 3 desa lainnya yakni Desa Tugusari, Curahkalong dan Desa Gambirono dibagikan oleh Wabup Drs. KH. Abd Muqit Arief.</p>
<p>Selain membagikan Kartu Tani, Bupati perempuan yang berlatar belakang dokter ini juga bersosialisasi Intruksi Presiden (Inpres) No 6 Tahun 2020 yang mewajibkan masyarakat Indonesia menggunakan masker dan memberikan hadiah berupa masker dan tempat air minum kepada anak &#8211; anak sebagai edukasi. <strong>(bud/syn)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">123566</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Paslon Petahana Faida &#8211; Vian Sudah Daftar di KPU</title>
		<link>https://memontum.com/paslon-petahana-faida-vian-sudah-daftar-di-kpu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Sep 2020 14:44:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Faida]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada Jember]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=123491</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Pasangan calon (Paslon) petahana Bupati Faida dengan Dwi Arya Nugraha Oktavianto (Mas Vian), mendaftar pada hari terakhir sebagai Cabup-Cawabup Pilkada Jember, Minggu (6/9/2020). Diantar konvoi kendaraan bermotor masyarakat yang mendukungnya, pasangan petahana dengan pemuda millenial ini berangkat dari rumah pribadi Faida di Puspa Asri Jalan Letjen Panjaitan. Massa pendukung Faida Mas Vian [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Pasangan calon (Paslon) petahana Bupati Faida dengan Dwi Arya Nugraha Oktavianto (Mas Vian), mendaftar pada hari terakhir sebagai Cabup-Cawabup Pilkada Jember, Minggu (6/9/2020). Diantar konvoi kendaraan bermotor masyarakat yang mendukungnya, pasangan petahana dengan pemuda millenial ini berangkat dari rumah pribadi Faida di Puspa Asri Jalan Letjen Panjaitan.</p>
<p>Massa pendukung Faida Mas Vian menlakukan konvoi menuju Gladak Kembar &#8211; Jalan Trunojoyo &#8211; Jalan HOS Cokroaminoto &#8211; Jalan Gajahmada &#8211; Jalan Sultan Agung &#8211; Jalan Sudarman &#8211; Jalan PB. Sudirman &#8211; Jalan Mastrip, dan berakhir di depan Kantor KPU Jember Jalan Kalimantan, Kecamatan Sumbersari.</p>
<p>Diketahui pada pendaftaran sebagai cabup-cawabup tersebut, tampak Wabup Jember, Abdul Muqiet Arief dalam rombongan. Diketahui dari kartu tanda pengenal (ID Card) yang digunakan Wabup aktif itu, keterangan sebagai Tim Paslon. Selain Kiai Muqiet, pasangan Faida-Mas Vian juga turut didampingi oleh Istri Kiai Muqiet, Maimunah Muqiet, istri Mas Vian, Ketua Tim Pemenangan Ponimin, LO Rico, dan Jubir Tim Pemenangan Rully Effendi. &#8220;Saya hanya rakyat biasa, dan sama ibu (Faida) saja,&#8221; ujar Muqiet saat dikonfirmasi di Kantor KPU Jember.</p>
<p>Terpisah saat dikonfirmasi usai dipastikan lolos sebagai Cabup-Cawabup dan dokumen pendaftaran diterima KPU Jember, Faida menyampaikan, kehadiran Wabup Muqiet Arief kapasitasnya sebagai saudara. &#8220;Kami ini punya komitmen besar untuk berjuang bersama-sama dari awal hingga saat ini. Kehadiran Kiai Muqiet dengan Ibu Nyai (Istri) untuk memberikan dukungan moril kepada kami,&#8221; kata Faida.</p>
<p>Apakah kemudian Wabup Muqiet adalah bagian dari tim? &#8220;Kiai Muqiet ini pada posisi saudara, keluarga,&#8221; sambung Faida. <strong>(ark/tog/mzm)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">123491</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Sikapi Soal Petugas Satpol PP Positif Covid</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-sikapi-soal-petugas-satpol-pp-positif-covid</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Sep 2020 13:42:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Faida]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=123476</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Petugas Satpol PP Pemkab Jember berinisial BI yang bertugas jaga depan ruangan kerja Bupati Faida terkonfirmasi positif Covid-19 dan meninggal, Sabtu (5/9/2020). Menyikapi hal itu, Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19, Faida mengatakan, bahwa pihaknya sudah melakukan rilis resmi. &#8220;Masalah-masalah Covid-19 sudah ada rilis resmi dari Gugus Tugas, dan sudah diinformasikan kepada masyarakat,&#8221; [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Petugas Satpol PP Pemkab Jember berinisial BI yang bertugas jaga depan ruangan kerja Bupati Faida terkonfirmasi positif Covid-19 dan meninggal, Sabtu (5/9/2020). Menyikapi hal itu, Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19, Faida mengatakan, bahwa pihaknya sudah melakukan rilis resmi.</p>
<p>&#8220;Masalah-masalah Covid-19 sudah ada rilis resmi dari Gugus Tugas, dan sudah diinformasikan kepada masyarakat,&#8221; kata wanita yang juga menjabat sebagai Bupati Jember ini saat dikonfirmasi di kantor KPU.</p>
<p>Terkait kondisi kesehatan bupati yang diduga berinteraksi langsung dengan petugas Satpol PP tersebut, karena bertugas jaga di depan ruang kantornya. Petahana di Pilkada 9 Desember mendatang itu mengatakan, dirinya sudah melakukan swab test yang sekaligus itu dilakukan sebagai syarat bagi dirinya untuk maju dalam pencalonan pilkada mendatang.</p>
<p>&#8220;Saya dan mas Vian sudah melakukan swap test dan hasilnya negatif. Kemudian nanti pada tanggal 8 (September) besok tes kesehatan (syarat pencalonan Cabup-Cawabup) di Rumah Sakit Syaiful Anwar Malang. Kemudian tanggal 9 (besok) dilanjutkan tes kerohanian,&#8221; katanya.</p>
<p>Ditanya sesuai protokol kesehatan, jika berada dalam satu lingkungan dan berinteraksi langsung dengan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 untuk melakukan isolasi diri? Bupati Faida enggan menjawab. Kapan Swap Test dilakukan untuk syarat pencalonannya sebagai Cabup dalam Pilkada hari ini? &#8220;Tanggal 3 (September) kemarin,&#8221; jawabnya singkat. <strong>(ark/tog/mzm)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">123476</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sosialisasi Disiplin Protokol Kesehatan, Bupati Bagikan Ratusan Masker</title>
		<link>https://memontum.com/sosialisasi-disiplin-protokol-kesehatan-bupati-bagikan-ratusan-masker</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Sep 2020 14:38:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Faida]]></category>
		<category><![CDATA[masker]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=123288</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember dr.Hj.Faida, MMR membagikan ratusan masker kepada warga Desa Puger Wetan di acara Petik Laut sekaligus bersosialisasi disiplin penggunaan masker, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakatnya pada masa Pandemi Covid 19, Rabu (2/9/2020). Pembagian Ratusan masker tersebut spontan dilakukan pada saat kirab sesaji mengelilingi desa berlansung. Terlihat antusiasme warga yang berada di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember dr.Hj.Faida, MMR membagikan ratusan masker kepada warga Desa Puger Wetan di acara Petik Laut sekaligus bersosialisasi disiplin penggunaan masker, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakatnya pada masa Pandemi Covid 19, Rabu (2/9/2020).</p>
<p>Pembagian Ratusan masker tersebut spontan dilakukan pada saat kirab sesaji mengelilingi desa berlansung. Terlihat antusiasme warga yang berada di sepanjang jalan rute kirab menerima pembagian masker tersebut.</p>
<p>Bupati perempuan pertama di Kabupaten Jember mengatakan penggunaan masker di saat pandemi Covid 19 adalah sebagai usaha untuk memutus mata rantai Covid 19 dan melaksanakan Intruksi Presiden (Inpres) No 6 Tahun 2020.</p>
<p>&#8220;Di Inpres tersebut Presiden mewajibkan masyarakat menggunakan masker untuk memustus mata rantai Covid 19, tadi saya melihat warga Desa Puger wetan tanpa dihimbau sudah menggunakan masker bahkan anak anak pun mengguna masker, maka dari itu kami memberi hadiah sebagai bentuk edukasi,&#8221; terangnya. <strong>(bud/syn)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">123288</post-id>	</item>
		<item>
		<title>400 Warga Puger Terima Kartu Tani dari Bupati</title>
		<link>https://memontum.com/400-warga-puger-terima-kartu-tani-dari-bupati</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Sep 2020 14:30:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Faida]]></category>
		<category><![CDATA[Petani]]></category>
		<category><![CDATA[Puger]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=123281</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Sebanyak 400 petani warga Desa Mlokorejo Kecamatan Puger Kabupaten Jember, Rabu (2/9/2020) sekitar pukul 12.00 menerima Kartu Tani dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari pemerintah. Hadir dalam acara tersebut Bupati Jember dr.Hj.Faida, MMr didampingi bidang pemasaran dari bank BNI Suharno Hadi, Camat Puger Winarno dan Kades Mlokorejo H.Mahfud. Penyaluran Kartu tani dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Sebanyak 400 petani warga Desa Mlokorejo Kecamatan Puger Kabupaten Jember, Rabu (2/9/2020) sekitar pukul 12.00 menerima Kartu Tani dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari pemerintah. Hadir dalam acara tersebut Bupati Jember dr.Hj.Faida, MMr didampingi bidang pemasaran dari bank BNI Suharno Hadi, Camat Puger Winarno dan Kades Mlokorejo H.Mahfud.</p>
<p>Penyaluran Kartu tani dan pembagian KUR dilakukan secara simbolis oleh Bupati Jember dr.Faida kepada 4 orang petani di balai desa setempat.</p>
<p>Bupati perempuan pertama di Kabupaten Jember ini minta para petani untuk mempergunakan kartu tani dan kartu KUR sesuai dengan manfaatnya dan kegunaannya.</p>
<p>&#8220;Kalau kartu tani untuk pengambilan pupuk bersubsidi dan bagi petani yang belum mendapatkannya segera mendaftarkan diri dan untuk kepala desa agar segera mengurusi warganya yang belum mendapat dan prioritaskan,&#8221; ujar Bupati.</p>
<p>Bupati menambahkan, untuk pupuk petani sekarang Pemerintah menyediakan 60 persen dari kebutuhan pupuk di masyarakat dan untuk kekurangan akan dipenuhi dari APBD.</p>
<p>Sementara kades Mlokorejo Mahfud mewakili tokoh petani dan petani menyampaikan terima kasih kepada bupati yang sangat peduli kepada petani. &#8220;Mewakili petani desa Mlokorejo kami berterima kasih, semoga kartu tani ini dapat bermanfaat bagi petani,&#8221; katanya seraya menambahkan, pertanian di Desa Mlokorejo paling luas dari 12 desa yang ada di wilayah selatan. <strong>(bud/syn)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">123281</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
