<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Festival Kesenian &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/festival-kesenian/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 12 Nov 2019 12:37:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Festival Kesenian &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Festival Kesenian Noasih, Lestarikan Budaya Bangsa</title>
		<link>https://memontum.com/festival-kesenian-noasih-lestarikan-budaya-bangsa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Nov 2019 12:37:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Festival Kesenian]]></category>
		<category><![CDATA[walikota probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Wonoasih]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/99684-festival-kesenian-noasih-lestarikan-budaya-bangsa</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Untuk menggali seniman musik di kecamatan Wonoasih, khususnya di musik tradisional, camat wonoasih menggelar lomba musik tradisional se Kecamatan Wonoasih. Senin (11-11-2019). Perlombaan yang bertajuk Festival Kesenian Noasih digelar di halaman kecamatan Wonoasih. Ada berbagai macam seni yang ditampilkan. Seperti seni hadrah, pencak silat dengan musik tradisional, kosidah. Dalam acara tersebut Seni [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Untuk menggali seniman musik di kecamatan Wonoasih, khususnya di musik tradisional, camat wonoasih menggelar lomba musik tradisional se Kecamatan Wonoasih. Senin (11-11-2019). Perlombaan yang bertajuk Festival Kesenian Noasih digelar di halaman kecamatan Wonoasih. Ada berbagai macam seni yang ditampilkan. Seperti seni hadrah, pencak silat dengan musik tradisional, kosidah. Dalam acara tersebut Seni Hadrah Raudlatul Jannah (Radja) dari Kelurahan Jrebeng Kidul, berhasil menjuarai Festival Kesenian Noasih 2019 mengungguli lima peserta dari kelurahan lain.</p>
<p>Posisi kedua Samroh Jannatun Naim dari Kelurahan Kedung Asem; lalu Hadrah Nurul Ridwan Kelurahan Pakistaji. Kemudian juara harapan 1 diraih Shoutul Islah Kelurahan Kedung Galeng; Pencak Silat Pangastuti Kelurahan Sumber Taman dan Darul Karomah dari Kecamatan Wonoasih.</p>
<div id="attachment_99686" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-99686" decoding="async" class="size-full wp-image-99686" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG_20191112_173218-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="camat wonoasih saat memberikan sambutan diacara pembukaan lomba musik tradisional (Pix)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG_20191112_173218-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG_20191112_173218-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG_20191112_173218-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG_20191112_173218-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-99686" class="wp-caption-text">camat wonoasih saat memberikan sambutan diacara pembukaan lomba musik tradisional (Pix)</p></div>
<p>Menurut camat wonoasih, Deus Nawandi, mengadakan acara lomba ini untuk menggali potensi yang ada di wilahnya.</p>
<p>“Kami ingin menggali dan menggugah masyarakat, karena saya yakin banyak potensi kesenian yang ada di wilayah Wonoasih. Awalnya memang sulit dan lurah-lurah juga berpikir keras apa potensi kesenian yang ada di wilayahnya. Tapi, alhamdulillah ternyata ada jika kita mau mencari dan peka,” kata Deus.</p>
<p>Ditambahkan oleh Deus, bahwa pemerintah sudah menyelenggarakan event seperti Semipro, Probolinggo Tempo Doeloe dan lainnya. Saatnya di tingkat kecamatan ada momen yang nantinya bisa mewakili untuk acara-acara pemerintahan.</p>
<p>“Tinggal masyarakat mau memanfaatkan event tersebut atau tidak. Kalau cuma rasan-rasan kenapa hanya kesenian itu saja ya percuma, tidak ada ada perubahan kalau tidak mau bergerak,” tegasnya.</p>
<div id="attachment_99685" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-99685" decoding="async" class="size-full wp-image-99685" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG_20191111_200223-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Salah satu peserta saat tampil didepan dewan juri (Pix)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG_20191111_200223-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG_20191111_200223-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG_20191111_200223-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG_20191111_200223-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-99685" class="wp-caption-text">Salah satu peserta saat tampil didepan dewan juri (Pix)</p></div>
<p>Dalam cara tersebut melibatkan 3 juri, diantaranya Ketua Dewan Kesenian Kota Probolinggo Peni Priyono, Sanggar Bina Tari Bayu Kencana (BTBK) Muhlis Ariyadi dan guru musik SMK Negeri 1 Wahyu Yaumul Sakban.</p>
<p>ditempat yang sama, Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin pun memberikan apresiasi pada kegiatan yang dilakukan oleh kecamatan wonoasih tersebut.</p>
<p>“uni adalah salah satu awal. Bila tidak dibuat ajang seperti ini tidak akan tahu potensi apa yang ada di Kecamatan Wonoasih. Dengan event ini kesenian di bagian dalam kecamatan bisa tersentuh dan berkembang, dan nantinya bisa mewakili ke tingkat kota bahkan propensi kedepannya,”kata wali kota Probolinggo.</p>
<p>Sebagai warga kota Probolinggo yang disebut Pendalungan memiliki berbagai budaya campuran baik itu etnis Jawa, Tionghoa dan Arab.</p>
<p>“Yang mana ini harus kita angkat sehingga menjadi kesenian khas yang bisa kita lestarikan,”tambah Habib Hadi.</p>
<p>Dalam acara tersebut Habib Hadi berharap dengan adanya event ini dapat saling mengenal satu kelurahan dengan kelurahan yang lain melalui ajang seni seperti ini, bisa mempererat silaturahmi dan saling menjaga kesenian yang ada di kota Probolinggo.</p>
<p>“Tunjukkan Wonoasih tidak kalah dengan daerah lain, karena Noasih Sae Ongguh,” ujar Habib Hadi.</p>
<p>Sementara Ketua Dewan Juri, Peni Priyono memberikan masukan kepada warga Wonoasih bahwa banyak potensi yang masih bisa digali.</p>
<p>“Kecamatan Wonoasih sangat kaya. Tinggal menggali saja. Wonoasih punya Sapi Brujul yang menasional, punya pasar hewan juga, itu bisa di kemas dan di kembangkan lagi, bisa di kolaborasi budaya dan seni,” tuturnya.<strong> (pix/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">99684</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dewi Cemara Tema Festival Seni Sampang</title>
		<link>https://memontum.com/dewi-cemara-tema-festival-seni-sampang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Sep 2019 09:08:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sampang]]></category>
		<category><![CDATA[Disporabudpar Sampang]]></category>
		<category><![CDATA[Festival Kesenian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/92140-dewi-cemara-tema-festival-seni-sampang</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sampang &#8211; Kabupaten Sampang bertindak sebagai tuan rumah Festival Kesenian Pesisir Utara (FKPU) XIII tahun 2019 yang diikuti oleh 14 kabupaten/kota pesisir utara se-Jawa Timur. Persiapan demi persiapan dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Sampang melalui Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Sampang demi suksesnya pagelaran FKPU yang dilaksanakan setiap tahun di Jawa Timur. Kepala [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sampang </strong>&#8211; Kabupaten Sampang bertindak sebagai tuan rumah Festival Kesenian Pesisir Utara (FKPU) XIII tahun 2019 yang diikuti oleh 14 kabupaten/kota pesisir utara se-Jawa Timur.</p>
<p>Persiapan demi persiapan dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Sampang melalui Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Sampang demi suksesnya pagelaran FKPU yang dilaksanakan setiap tahun di Jawa Timur.</p>
<p>Kepala Disporabudpar Sampang, Aji Waluyo mengatakan bahwa pelaksanaan FKPU di Sampang akan dilaksanakan selama 3 hari yakni pada 31 Oktober &#8211; 2 November 2019.</p>
<p>&#8220;FKPU akan dilaksanakan selama 3 hari di Kota Sampang,&#8221; katanya kepada memontum.com saat ditemui di ruangannya, Senin (9/9/2019) siang.</p>
<p>Lebih lanjut, Aji Waluyo menjelaskan bahwa tema pada FKPU XIII tahun 2019 adalah Desa Wisata Cerdas Maju dan Sejahtera yang disingkat Dewi Cemara.</p>
<p>&#8220;Ada 4 kegiatan nantinya di FKPU itu antara lain sarasehan, pagelaran seni, pawai dan pameran,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Aji Waluyo berharap dengan kegiatan FKPU tersebut yang digelar di Kabupaten Sampang dapat meningkatkan potensi wisata desa.</p>
<p>&#8220;Karena tema FKPU XIII tahun 2019 ini adalah Desa Wisata Cerdas Maju dan Sejahtera, diharapkan dapat meningkatkan potensi wisata desa,&#8221; harapnya.<strong> (zyn/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">92140</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
