<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>fesyen &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/fesyen/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 04 Mar 2025 12:33:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>fesyen &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Minimalis nan Mewah ala Desainer Andy Sugix untuk Inspirasi Fesyen Lebaran 2025</title>
		<link>https://memontum.com/minimalis-nan-mewah-ala-desainer-andy-sugix-untuk-inspirasi-fesyen-lebaran-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Mar 2025 08:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Desainer]]></category>
		<category><![CDATA[fesyen]]></category>
		<category><![CDATA[inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[minimalis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219873</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Meski Ramadan baru memasuki awal bulan, namun tren fesyen menuju Hari Raya Idul Fitri 1446 H / tahun 2025 sudah mulai dipersiapkan dan banyak dicari oleh masyarakat. Salah satu fesyen desainer Malang, Andy Sugix, menyampaikan bahwa tren di tahun ini mengarah pada desain yang lebih simpel, nyaman, tetapi tetap elegan. Dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Meski Ramadan baru memasuki awal bulan, namun tren fesyen menuju Hari Raya Idul Fitri 1446 H / tahun 2025 sudah mulai dipersiapkan dan banyak dicari oleh masyarakat. Salah satu fesyen desainer Malang, Andy Sugix, menyampaikan bahwa tren di tahun ini mengarah pada desain yang lebih simpel, nyaman, tetapi tetap elegan. Dengan cuttingan loose yang banyak digunakan dalam busana Melayu, kini menjadi pilihan utama.</p>



<p>Menurutnya, tren fesyen itu tidak muncul begitu saja atau sekadar mengikuti viralitas semata. Namun, melalui pengamatan terhadap kondisi dunia saat ini.</p>



<p>&#8220;Kalau kita lihat orang-orang Melayu, itu trend banget sekarang dengan cuttingan yang simpel dan membentuk badan. Jadi orang-orang sekarang itu cenderung sudah tidak mau yang ribet, tetapi tetap kelihatan elegan dan cantik,&#8221; kata Andy, Selasa (04/03/2025) tadi.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa tren fesyen dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk cuaca yang masih sering hujan, situasi politik, serta dinamika sosial. Di tahun ini, motif bunga-bunga serta warna coklat, champagne (nuasan lembut,red) dan putih, diprediksi akan lebih mendominasi.</p>



<p>&#8220;Kalaupun ada warna cerah, itu bisa tetapi biasanya hanya sebagai signature suatu keadaan saja,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Untuk Lebaran 2025, kombinasi busana two pieces (dua potong, red) dan three pieces (tiga potong,red) menjadi favorit. Atasan loose, dipadukan dengan bawahan seperti celana cutbray atau rok lebar akan memberikan tampilan yang tetap modis namun sopan. Outer juga menjadi elemen styling yang populer, memberikan fleksibilitas dalam berpenampilan.</p>



<p>&#8220;Kalau siang pas Lebaran outer bisa dilepas, kalau sore dipakai lagi. Tetap terlihat sopan dan akan kelihatan keren walaupun looksnya tidak yang Lebaran banget,&#8221; katanya.</p>



<p>Agar tetap stylish tanpa terkesan berlebihan, Andy menyarankan pemilihan warna yang tidak lebih dari dua dalam satu tampilan. Kombinasi warna earth-tone dengan biru elektrik, atau burgundy dengan champagne, dapat memberikan kesan mewah tanpa motif berlebihan.</p>



<p>&#8220;Kemudian warna-warna lain yang biasanya hitam-putih, sekarang coba kalau hitam dipadukan dengan warna champagne, itu akan lebih keren,&#8221; imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219873</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gelaran Malang Fashion Week 2024 Dorong Kota Malang Jadi Pusat Kreativitas Fesyen</title>
		<link>https://memontum.com/gelaran-malang-fashion-week-2024-dorong-kota-malang-jadi-pusat-kreativitas-fesyen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Nov 2024 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[Fashion]]></category>
		<category><![CDATA[fesyen]]></category>
		<category><![CDATA[gelaran]]></category>
		<category><![CDATA[kreativitas,]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=216301</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kota Malang kembali membuktikan potensinya sebagai kota kreatif dengan digelarnya Malang Fashion Week (MFW) 2024. Event tersebut, mengumpulkan 387 desainer dari berbagai daerah untuk menampilkan karya-karya mereka, yang berlangsung di Malang City Point, mulai Kamis (07/11/2024) hingga Minggu (10/11/2024) mendatang. Sekretaris Daerah Kota Malang, Erik Setyo Santoso, yang membuka gelaran tersebut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kota Malang kembali membuktikan potensinya sebagai kota kreatif dengan digelarnya Malang Fashion Week (MFW) 2024. Event tersebut, mengumpulkan 387 desainer dari berbagai daerah untuk menampilkan karya-karya mereka, yang berlangsung di Malang City Point, mulai Kamis (07/11/2024) hingga Minggu (10/11/2024) mendatang.</p>



<p>Sekretaris Daerah Kota Malang, Erik Setyo Santoso, yang membuka gelaran tersebut menyampaikan bahwa fesyen kini menjadi pilar ekonomi kreatif di Kota Malang. Sehingga tidak hanya menjadi sekedar tren saja, tetapi juga identitas kota.</p>



<p>“Dengan mengusung tema Infinite, MFW 2024 menggambarkan semangat dan kreativitas tanpa batas, menunjukkan bahwa potensi industri fesyen Malang tak pernah habis. Kota Malang juga tidak hanya menawarkan keindahan dalam pariwisata dan kuliner, tapi juga memiliki kekayaan dalam seni dan fashion yang kaya dan beragam,” kata Sekda Erik, Jumat (08/11/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Tidak hanya itu, Sekda Erik juga mengapresiasi kiprah para desainer, pengrajin dan pelaku industri kreatif yang telah menjadikan Kota Malang sebagai kota mode yang terus berkembang. Menurutnya, acara tahunan seperti MFW ini menciptakan ruang bagi kreator lokal untuk menampilkan karya-karya luar biasa, yang tidak hanya unik tetapi juga inspiratif.</p>



<p>“Mari kita dukung terus perkembangan industri fashion mupun industri kreatif lainnya di kota kita. Dengan membeli produk-produk lokal, kita tidak hanya mendukung para pelaku industri kreatif, tetapi juga ikut serta dalam meningkatkan kesejahteraan bersama,” tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, juga mengapresiasi event MFW 2024 tersebut. Menurutnya, itu semakin memperkuat branding Kota Malang sebagai kota kreatif.</p>



<p>“Potensi acara ini luar biasa. Ini juga jadi stimulus positif bagi industri kreatif di Malang dan saya harap bisa terus menjadi event tahunan,” imbuh Iwan. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">216301</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Grand Carnival JFC 2023 Hipnotis Mata Dunia melalui Tampilan Apik Fesyen Menawan Artis dan Puteri Indonesia</title>
		<link>https://memontum.com/grand-carnival-jfc-2023-hipnotis-mata-dunia-melalui-tampilan-apik-fesyen-menawan-artis-dan-puteri-indonesia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Aug 2023 15:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[carnival]]></category>
		<category><![CDATA[fesyen]]></category>
		<category><![CDATA[Hipnotis]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[melalui]]></category>
		<category><![CDATA[menawan]]></category>
		<category><![CDATA[puteri]]></category>
		<category><![CDATA[tampilan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=195280</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto bersama Presiden Jember Fashion Carnaval (JFC), Budi Setiawan membuka Grand Carnival, yang merupakan acara puncak perhelatan JFC, Sabtu (05/08/2023) malam. Grand Carnival JFC 2023 tersebut, dimulai dengan penampilan komunitas musik kreatif lokal asal Jember, Lingkar Kreatif Independen atau Linkrafin. Linkrafin sendiri dalam kesempatan itu membawakan sajian lagu bertajuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto bersama Presiden Jember Fashion Carnaval (JFC), Budi Setiawan membuka Grand Carnival, yang merupakan acara puncak perhelatan JFC, Sabtu (05/08/2023) malam. Grand Carnival JFC 2023 tersebut, dimulai dengan penampilan komunitas musik kreatif lokal asal Jember, Lingkar Kreatif Independen atau Linkrafin.</p>



<p>Linkrafin sendiri dalam kesempatan itu membawakan sajian lagu bertajuk ‘Simphony People of Sadeng’ yang sekaligus mengenalkan Kerajaan Sadeng asal Jember. Berbagai musik etnik modern, serta pemberontakan Sadeng yang dibawakan Linkrafin, pun sukses memukau penonton.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Tidak berhenti sampai di situ, penonton disajikan penampilan dua penyanyi yakni Allan Anderson dan Erika Carlina. Rangkaian acara, pun berlanjut dengan peragaan busana atau fesyen apik nan menawan dari sejumlah nama. Diawali Puteri Indonesia 2023, Farhana Nariswari, Puteri Indonesia Lingkungan 2023, Yasinta Aurellia dan tidak ketinggalan juga istri Wakil Gubernur Jawa Timur, Arumi Bachsin, penampilan model dari Sarah Gabriella Tumiwa, serta artis Ibu Kota, Yuki Kato dan Prilly Latuconsina, yang tampil elok nan mempesona pada malam puncak JFC 2023. Pemandangan itu, pun sontak seolah menghipnotis mata penonton yang hadir bahwa dunia yang menyaksikan serangkaian gelaran apik ini.</p>



<p>Sekedar diketahui, karnaval fesyen bertaraf dunia ini telah memasuki tahun ke-21, setelah sebelumnya sempat vakum karena pandemi Covid-19. Jember Fashion Carnaval dilaksanakan selama tiga hari, yakni mulai 4 hingga 6 Agustus 2023. Sementara untuk rangkaian kegiatan, yakni 4 Agustus adalah Wonderful Archipelago Carnival Indonesia (WACI), Pets Carnival dan Artwear Carnival, 5 Agustus World Kids Carnival dan Grand Carnival, kemudian Stage Performing Art pada 6 Agustus 2023.</p>



<p>Dengan tema besar ‘Timelapse: The Journey of The Earth’, JFC menampilkan beberapa desain fesyen yang menceritakan perjalanan bumi dari awal penciptaannya hingga saat ini. <strong>(kom/rio/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">195280</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kuatkan Citra Kota Wisata, Fesyen dan Kuliner Tradisional, Pemkot Gelar Malang Fashion and Food Festival</title>
		<link>https://memontum.com/kuatkan-citra-kota-wisata-fesyen-dan-kuliner-tradisional-pemkot-gelar-malang-fashion-and-food-festival</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Jul 2023 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[citra]]></category>
		<category><![CDATA[Fashion]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[fesyen]]></category>
		<category><![CDATA[food]]></category>
		<category><![CDATA[gelar]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[kuatkan]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193831</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemkot Malang akan menggelar event Malang Fashion and Food Festival di Balai Kota Malang, Sabtu (22/07/2023) besok. Rencana pelaksanaan itu, diharapkan Wali Kota Malang, Sutiaji, bisa dimanfaatkan masyarakat untuk ikut meramaikan gelaran karena menjadi ajang pameran khazanah Kota Malang. “Ini akan menjadi ajang mengaktualisasikan jati diri Kota Malang, melalui fesyen dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemkot Malang akan menggelar event Malang Fashion and Food Festival di Balai Kota Malang, Sabtu (22/07/2023) besok. Rencana pelaksanaan itu, diharapkan Wali Kota Malang, Sutiaji, bisa dimanfaatkan masyarakat untuk ikut meramaikan gelaran karena menjadi ajang pameran khazanah Kota Malang.</p>



<p>“Ini akan menjadi ajang mengaktualisasikan jati diri Kota Malang, melalui fesyen dan kuliner serta akan membawa dampak pertumbuhan ekonomi bagi para pelaku UMKM,” kata Wali Kota Sutiaji, Jumat (21/07/2023) tadi.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, menyampaikan bahwa festival tersebut digelar untuk mempromosikan batik tradisional, kuliner serta jajanan jadul khas Kota Malang. Acara tersebut, juga akan dimeriahkan oleh atraksi dolanan anak dan penampilan musik.</p>



<p>“Event ini digelar dengan konsep pasar rakyat dan menggunakan konsep tempo dulu yang dimeriahkan dengan berbagai hiburan. Tentu setiap tenant akan menampilkan sebaik mungkin, karena nanti akan dipilih juga tenant terbaik,” jelas Eko.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Kemudian, ditambahkannya jika Malang Fashion and Food Festival ini akan diikuti oleh 50 pelaku usaha kuliner tradisional dan batik di Kota Malang. Selain itu, juga disemarakkan dengan Lomba Cipta Menu dan Merangkai Hiasan Meja yang merupakan hasil kolaborasi Diskopindag dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) dan Tim Penggerak PKK Kota Malang. Peserta lomba tersebut, adalah perwakilan TP PKK dari 57 kelurahan di Kota Malang.</p>



<p>“Harapannya, event ini menjadi hiburan dan alternatif destinasi wisata bagi masyarakat dan wisatawan. Dari situ harapannya akan ada perputaran ekonomi, mulai dari kunjungan hotel dan transaksi saat bazar nanti,” imbuhnya. <strong>(hms/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193831</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan Potensi dan Kemampuan Guru SMK Fesyen se-Indonesia di MCC, Desainer Beri Pembinaan</title>
		<link>https://memontum.com/tingkatkan-potensi-dan-kemampuan-guru-smk-fesyen-se-indonesia-di-mcc-desainer-beri-pembinaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Jul 2023 11:08:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[beri]]></category>
		<category><![CDATA[Desainer]]></category>
		<category><![CDATA[fesyen]]></category>
		<category><![CDATA[Guru]]></category>
		<category><![CDATA[kemampuan]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[MCC]]></category>
		<category><![CDATA[pembinaan]]></category>
		<category><![CDATA[Potensi]]></category>
		<category><![CDATA[se-indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[tingkatkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193164</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sebanyak 20 guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Indonesia, melakukan kegiatan fesyen show (peragaan busana, red) di Gedung Malang Creative Center (MCC) Kota Malang, Kamis (13/07/2023) tadi. Kegiatan tersebut, dilakukan dalam rangka meningkatkan potensi dan kemampuan keahlian dari guru SMK fesyen di seluruh Indonesia, dengan menggandeng empat desainer ternama. Salah satu desainer [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sebanyak 20 guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Indonesia, melakukan kegiatan fesyen show (peragaan busana, red) di Gedung Malang Creative Center (MCC) Kota Malang, Kamis (13/07/2023) tadi. Kegiatan tersebut, dilakukan dalam rangka meningkatkan potensi dan kemampuan keahlian dari guru SMK fesyen di seluruh Indonesia, dengan menggandeng empat desainer ternama.</p>



<p>Salah satu desainer Kota Malang, Agus Sunandar, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan program dari Kemendikbud Ristek, Dirjen SMK, yakni Upskilling dan Reskilling (meningkatkan dan menumbuhkan kembali keahlian,red). Kota Malang, dipilih menjadi salah satu tempat pembinaan buat mereka.</p>



<p>“Jadi dari ribuan SMK di Indonesia, salah satunya yang terpilih itu di SMKN 3 Kota Malang dan penyelenggaranya pun difokuskan di situ, sebagai pusat belajar,” kata Agus Sunandar.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Kemudian, dalam pelaksanaan program tersebut yakni selama 11 hari. Dimana pada kegiatan pertama, yaitu dilakukan pembuatan desain fesyen, kemudian kedua dilakukan produksi, dan ketiga presentasi dengan peragaan busana. “Jadi yang ditampilkan disini adalah bentuk presentasi dari mereka, dan ini merupakan karya otentik asli dari mereka semua,” tambahnya.</p>



<p>Untuk tema yang difokuskan dari peragaan busana tersebut, yaitu jenis atasan dengan ciri khas Indonesia. Tentunya, para peserta diberikan kebebasan untuk mengekspor sesuai dengan keinginannya.</p>



<p>“Kebetulan ini bikin blouse atau baju khusus buat perempuan cenderung untuk atasan. Tapi tetap dia eskpor dengan tema-tema indonesia. Mereka diberikan kebebasan. Sama seperti inklusivitas kurikulum sekarang merdeka,” katanya.</p>



<p>Sebagai informasi, dari 20 guru tersebut mereka diberikan pembinaan oleh empat desainer ternama. Yaitu, Samsuga, Almira Handmade, YC Fashion Design, dan Han’s Tailor. Tentu dengan karakter masing-masing yang berbeda. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193164</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
