<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>FIA UB &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/fia-ub/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 18 Sep 2018 11:18:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>FIA UB &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kenalkan Fintech, Dorong Mahasiswa Jadi Wirausaha Muda Tanpa Kesulitan Modal</title>
		<link>https://memontum.com/kenalkan-fintech-dorong-mahasiswa-jadi-wirausaha-muda-tanpa-kesulitan-modal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Sep 2018 11:18:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Brawijaya Fintech Day]]></category>
		<category><![CDATA[Dies Natalis]]></category>
		<category><![CDATA[FIA UB]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/56185-kenalkan-fintech-dorong-mahasiswa-jadi-wirausaha-muda-tanpa-kesulitan-modal</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menjadi rangkaian Dies Natalis ke-58 Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya (FIA UB), program studi (prodi) Administrasi Bisnis FIA UB menggelar &#8220;Brawijaya Fintech Day&#8221; di Basement Gedung A FIA UB lantai 1, Selasa (18/9/2018). Acara yang bertemakan &#8220;Mendorong Inklusi Keuangan dengan Kehadiran Fintech P2P Lending&#8221; diikuti oleh 300 mahasiswa FIA UB dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Menjadi rangkaian Dies Natalis ke-58 Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya (FIA UB), program studi (prodi) Administrasi Bisnis FIA UB menggelar &#8220;Brawijaya Fintech Day&#8221; di Basement Gedung A FIA UB lantai 1, Selasa (18/9/2018). Acara yang bertemakan &#8220;Mendorong Inklusi Keuangan dengan Kehadiran Fintech P2P Lending&#8221; diikuti oleh 300 mahasiswa FIA UB dan 10 perusahaan Finansial Teknologi (Fintech).</p>
<p>Brawijaya Fintech Day merupakan kolaborasi antara Asosiasi Fintech Indonesia dengan IALab, yaitu laboratorium kewirausahaan dan inovasi FIA UB, untuk menginformasikan kepada mahasiswa tentang Financial Technologi (Fintech). Acara ini menghadirkan para narasumber yaitu Sunu Widyatmoko (Co-Founder &#038; CEO Dompet Kilat), Adelheid Helena Bakau (CEO Kredit Pro), Windy Natriavi (COO Awan Tunai), dan Alvin Taulu (Kepala Perizinan dan Pengawasan Fintech OJK).</p>
<p>&#8220;Tujuannya, agar mahasiswa tau apa itu dan bagaimana Fintech. Karena saat ini semua menggunakan teknologi digital, tak terkecuali jasa keuangan. Bahkan bank-bank sudah merasakan dampaknya, terutama antrian transaksi, karena kecenderungan konsumen bertransaksi melalui handphonenya, seperti mobile banking, internet banking, dan lainnya,&#8221; jelas Ari Irawan, Sekretaris Laboratorium Kewirausahaan dan Inovasi FIA UB atau IALab.</p>
<p>Fintech memberikan celah lain kepada start-up bisnis yang dijalankan oleh mahasiswa dan UMKM, terutama dalam hal kebutuhan pendanaan oleh peer to peer lending. Pasalnya, aturan yang diberikan sangat mudah dibandingkan meminjam ke bank atau koperasi dengan jaminan. </p>
<p>&#8220;Perusahaan baru yang tidak memiliki agunan dapat mengajukan pinjaman ke peer to peer lending tersebut. Jadi lebih mudah. Tujuannya, memang untuk memotivasi mahasiswa menjadi enterpreneur muda tanpa kesulitan modal dan jaminan,&#8221; tukas Ari. <strong>(rhd/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">56185</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Administratio Choir Borong Penghargaan International Soegijapranata Choral Festival 2018</title>
		<link>https://memontum.com/administratio-choir-borong-penghargaan-international-soegijapranata-choral-festival-2018</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Sep 2018 14:03:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[FIA UB]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Brawijaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/55291-administratio-choir-borong-penghargaan-international-soegijapranata-choral-festival-2018</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Paduan suara mahasiswa Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Brawijaya (UB) kembali torehkan prestasi membanggakan. Administratio Choir memborong berbagai macam penghargaan pada International Soegijapranata Choral Festival 2018 di Semarang. Administratio Choir berhasil memborong berbagai prestasi, diantaranya Gold Medal Kategori Folklore dan Juara 2 Kategori Folklore, Gold Medal Kategori Mixed Choir, dan Finalis [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Paduan suara mahasiswa Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Brawijaya (UB) kembali torehkan prestasi membanggakan.  Administratio Choir memborong berbagai macam penghargaan pada International Soegijapranata Choral Festival 2018 di Semarang.</p>
<p>Administratio Choir berhasil memborong berbagai prestasi, diantaranya Gold Medal Kategori Folklore dan Juara 2 Kategori Folklore, Gold Medal Kategori Mixed Choir, dan Finalis Grand Prix. Kemenangan ini diraih dari buah kerjakeras tim yang beranggotakan 40 mahasiswa FIA UB. Dalam Kategori Mixed Choir, Administratio Choir menampilkan lagu Auf Dem See, Alleluia, dan Exultate Deo. Sedangkan Folklore menampilkan Paris Barantai, dan Yamko Rambe Yamko.</p>
<div id="attachment_3182" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-3182" decoding="async" src="https://i0.wp.com/pendidikan.memontum.com/wp-content/uploads/sites/4/2018/09/IMG-20180911-WA0033-copy.jpg?resize=650%2C400&#038;ssl=1" alt="Medali emas dan penghargaan yang diraih Administratio Choir" width="650" height="400" class="size-full wp-image-3182" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-3182" class="wp-caption-text"><em><strong>Medali emas dan penghargaan yang diraih Administratio Choir</strong></em></p></div>
<p>Farah Dina Fauziah, koordinator Administratio Choir menyampaikan rasa syukur, senang dan bangga. &#8220;Lega juga karena perjuangan kami selama beberapa bulan latihan terus membuahkan hasil dan sekaligus sebagai penyemangat untuk kompetisi-kompetisi berikutnya,&#8221; ungkap mahasiswi jurusan Administrasi Bisnis 2016 ini.</p>
<p>Sebelumnya, Administration Choir telah menggelar konser bertajuk Sukma Indonesia dalam Prakompetisi menuju International Warsaw Choir Festival “Varsovia Cantat” di Polandia, dan terakhir Soegijapranata Choral Festival (ISCF) di Semarang, Kamis-Minggu (6-9/9/2018). <strong>(rhd/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">55291</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perlunya Tata Kelola Informasi, Hindari Distorsi Informasi</title>
		<link>https://memontum.com/perlunya-tata-kelola-informasi-hindari-distorsi-informasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Sep 2018 15:34:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[FIA UB]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Brawijaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/54595-perlunya-tata-kelola-informasi-hindari-distorsi-informasi</guid>

					<description><![CDATA[Memomtum Kota Malang &#8211; Komunikasi publik sangatlah penting. Pun tata kelola informasi di pusat pemerintahan menjadi penting di era teknologi saat ini. Dimana pihak-pihak yang tidak puas dengan kinerja pemerintah, maupun pihak yang mendukung pemerintah, dapat menggunakan berbagai informasi untuk tujuan tertentu, baik positif maupun negatif. Namun dalam perjalanannya, banyak berita yang tersebar dipelintir beberapa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memomtum Kota Malang</strong> &#8211; Komunikasi publik sangatlah penting. Pun tata kelola informasi di pusat pemerintahan menjadi penting di era teknologi saat ini. Dimana pihak-pihak yang tidak puas dengan kinerja pemerintah, maupun pihak yang mendukung pemerintah, dapat menggunakan berbagai informasi untuk tujuan tertentu, baik positif maupun negatif. Namun dalam perjalanannya, banyak berita yang tersebar dipelintir beberapa pihak untuk tujuan tertentu, sehingga terjadi pembohongan publik. </p>
<p>Dalam tata kelola informasi yang baik, seharusnya terjadi konektivitas antar lembaga, keterbukaan informasi publik, dan diseminasi pengetahuan. Sehingga tidak terjadi distorsi informasi di masyarakat. Sebagai penyeimbang, peran media sangat diperlukan untuk meluruskan berita hoax yang dikonsumsi masyarakat sebelumnya. Sehingga masyarakat akan semakin cerdas memfilter informasi yang diperoleh. </p>
<p>Hal ini diungkapkan oleh Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi, Johan Budi Sapto Pribowo, yang menyampaikan materi tentang Tata Kelola Informasi di Pusat Pemerintahan, dalam Semiloka bertemakan &#8220;Tata Kelola Informasi : Konektivitas Lembaga, Keterbukaan Informasi Publik, dan Diseminasi Pengetahuan&#8221;, di Aula Gedung A lantai 4 FIA UB, yang berlangsung selama 3 hari, Rabu-Jumat (5-7/9/2018). </p>
<p>Secara umum, semiloka yang diinisiasi oleh Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya (FIA UB) ini dibagi menjadi 2 acara besar, yaitu Seminar Nasional, dan Lokakarya, bersama akademisi dan praktisi ilmu perpustakaan dan informasi se-Indonesia. Selain Johan Budi, menghadirkan Dekan FIA UB Prof Dr Bambang Supriyono, MS, yang menyampaikan materi tentang tata kelola informasi dari perspektif administrasi publik.</p>
<p>&#8220;Dalam memerangi hoax, Kominfo menggandeng masyarakat dalam pembelajaran UU ITE, agar masyarakat tak mudah latah menyebarkan informasi palsu. Sebagai bahan perbandingan informasi akurat dan benar disimpan dalam dokumen atau perpustakaan. Sebab peran perpustakaan itu penting seiring kemajuan teknologi dalam berkomunikasi,&#8221; tambah Johan Budi SP, didampingi Dekan FIA UB Prof Dr Bambang Supriyono, MS, dan Dr M Shobaruddin, Kaprodi Perpustakaan dan Ilmu Informasi FIA UB, dalam jumpa persnya, Rabu (5/9/2018) siang.</p>
<p>Ada hal konkrit yang bisa disampaikan ke pemerintah terkait konteks perpustakaan. Perpustakaan dan pustakawan selama ini dianaktirikan, namun perannya dibutuhkan seiring perkembangan teknologi. &#8220;Dalam situasi seperti ini, perpustakaan tak hanya sebagai dokumentasi, namun juga sebagai referensi di segala bidang. Harapannya, mampu mengubah fungsi perpustakaan dan pustakawan dalam memanage informasi, sehingga tidak akan terjadi distorsi informasi,&#8221; tukas Johan.</p>
<p>Sementara itu, Dekan FIA UB Prof Dr Bambang Supriyono, berharap penyelenggaraan kegiatan ini mampu mendorong pemerintah mengelolah sistem informasi secara berimbang. &#8220;Karena informasi berjalan tanpa batas. Namun memiliki dampak nyata, sehingga diharapkan sumbangsihnya dapat mendukung pembangunan negara,&#8221; tukas Bambang. <strong>(rhd/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">54595</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
