<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>final &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/final/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 15 Nov 2020 13:47:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>final &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pagi Ini Robot Polinema Bersaing di Final KRI 2020</title>
		<link>https://memontum.com/pagi-ini-robot-polinema-bersaing-di-final-kri-2020</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Nov 2020 13:47:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[final]]></category>
		<category><![CDATA[Kontes Robot Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[kri]]></category>
		<category><![CDATA[polinema]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=127656</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Lima tim robot Polinema yang terdiri dari Ulil Albab (KRPAI), Robsonema (KRSBI Beroda), Aroc_PL (KRSBI Humanoid), Rotama (KRSTI), dan Rotarinema (KRTMI), mulai pagi ini atau Senin (16/11), bakal bersaing menghadapi lawannya pada ajang Final Kontes Robot Indonesia (KRI) 2020. Laga final KRI Nasional sendiri, sedianya akan dilaksanakan pada 16 sampai 22 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Lima tim robot Polinema yang terdiri dari Ulil Albab (KRPAI), Robsonema (KRSBI Beroda), Aroc_PL (KRSBI Humanoid), Rotama (KRSTI), dan Rotarinema (KRTMI), mulai pagi ini atau Senin (16/11), bakal bersaing menghadapi lawannya pada ajang Final Kontes Robot Indonesia (KRI) 2020. Laga final KRI Nasional sendiri, sedianya akan dilaksanakan pada 16 sampai 22 November mendatang.</p>
<p>Ada 119 finalis, yang akan dipertemukan di partai itu. Kesemuanya, terbagi dalam lima divisi yaitu Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI), Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) Beroda, Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) Humanoid, Kontes Robot Seni Tari Indonesia (KRSTI) dan Kontes Robot Tematik Indonesia (KRTMI).</p>
<p>Pelaksanaan sendiri, karena masih masa pandemi Covid 19, maka kegiatan kompetisi rancang bangun dan rekayasa dalam bidang robotika yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, akan dilaksanakan secara daring. Tim peserta menampilkan robotnya di kampus masing-masing dan ditayangkan melalui mekanisme video conference.</p>
<p>Sekedar diketahui, pada laga sebelumnya, ke lima tim robot Polinema telah bertanding pada KRI Wilayah II, pada Oktober lalu. Tim robot Aroc_PL dari divisi KRSBI Humanoid, berhasil meraih juara dua lomba lari dan desain terbaik.</p>
<p>Ketua Tim KRI Polinema, Sapto Wibowo, Ph.D., menjelaskan bahwa setelah pengumuman lolos final, semua divisi langsung mempersiapkan performa robot untuk menghadapi final. Persiapan dilakukan, dengan berbeda-beda untuk setiap divisi.</p>
<p>&#8220;Untuk KRSBI Beroda, tim membongkar total base robot untuk mempercepat gerak, persiapan KRSBI Humanoid dilakukan dengan mempercepat gerak lari. KRSTI melakukan pergantian kostum dan penambahan gerak, dan KRPAI melakukan setting ulang dan berhasil menyelesaikan misi. Kami masih memanfaatkan hari ini untuk meningkatkan kecepatan. Tim divisi KRTI sudah menyiapkan video presentasi yang dilengkapi animasi. Dengan seluruh persiapan tersebut, uji internal menunjukkan adanya peningkatan kecepatan yang signifikan dan gerakan yang jauh lebih baik,&#8221; kata Sapto Wibowo, Ph.D.</p>
<p>Ditambahkan Sapto Wibowo Ph.D, bahwa untuk meningkatkan performa robot, tantangan yang dihadapi tim adalah beberapa komponen robot tidak tersedia di pasar lokal. Sehingga, harus dilakukan dengan cara impor.</p>
<p>&#8220;Selain persiapan yang telah dilaksanakan, untuk menghadapi final ini kami mendapatkan dukungan penuh dari Direktur Polinema Bapak Drs. Awan Setiawan, M.MT., M.M., Pembantu Direktur III Bapak Dr. Eng. Anggit Murdani, ST., M.Eng, hingga Kepala Jurusan (Kajur) Teknik Elektro Bapak M Junus S.T., M.T.,&#8221; tambah pria yang juga Dosen Teknik Elektro.</p>
<p>Untuk meelengkapi persiapan teknis, tim robot juga telah melakukan doa bersama yang dihadiri Pudir III, Kajur Teknik Elektro, dosen pembimbing dan tim mahasiswa. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">127656</post-id>	</item>
		<item>
		<title>4 Tim Proliga 2019 Bakal Semarakkan Grand Final Pekan Depan</title>
		<link>https://memontum.com/4-tim-proliga-2019-bakal-semarakkan-grand-final-pekan-depan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Feb 2019 12:51:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[bola volly]]></category>
		<category><![CDATA[final]]></category>
		<category><![CDATA[proliga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/78668-4-tim-proliga-2019-bakal-semarakkan-grand-final-pekan-depan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Perhelatan Proliga 2019 final four putaran kedua, di GOR Ken Arok, Kota Malang, selama 3 hari, Jumat-Minggu (15-17/2/2019) akhirnya mengusung 2 tim putra dan 2 tim putri untuk memperebutkan tiket ke Grand Final, yang berlangsung di di GOR Among Rogo Yogyakarta, 23-24 Februari 2019 mendatang. Tim putra Surabaya Bhayangkara Samator akhirnya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Perhelatan Proliga 2019 final four putaran kedua, di GOR Ken Arok, Kota Malang, selama 3 hari, Jumat-Minggu (15-17/2/2019) akhirnya mengusung 2 tim putra dan 2 tim putri untuk memperebutkan tiket ke Grand Final, yang berlangsung di di GOR Among Rogo Yogyakarta, 23-24 Februari 2019 mendatang.</p>
<p>Tim putra Surabaya Bhayangkara Samator akhirnya lolos ke Grand Final usai menundukkan Palembang Bank Sumsel Babel dengan skor 3-0, melalui set 1 25-21 (29 menit), set 2 25-20 (25 menit), dan set 3 25-23 (30 menit), pada Minggu (17/2/2019). Surabaya Bhayangkara Samator menempati runner-up tim putra, menyusul tim putra Jakarta BNI 46.</p>
<div id="attachment_78670" style="width: 510px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-78670" decoding="async" class="size-full wp-image-78670" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG_4003-copy.jpg?resize=500%2C300&#038;ssl=1" alt="Spike akhir penentu kemenangan Surabaya Bhayangkara Samator di posisi kedua. (rhd)" width="500" height="300" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG_4003-copy.jpg?w=500&amp;ssl=1 500w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG_4003-copy.jpg?resize=300%2C180&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG_4003-copy.jpg?resize=200%2C120&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-78670" class="wp-caption-text"><strong>Spike akhir penentu kemenangan Surabaya Bhayangkara Samator di posisi kedua. (rhd)</strong></p></div>
<p>Tim putra Jakarta BNI 46 mengoleksi 14 poin dari 5 kali kemenangan dan 1 kali kalah dalam 6 pertandingan. Sementara Surabaya Bhayangkara Samator mengoleksi 9 poin dengan 3 kali menang dan 3 kali kalah dalam 6 pertandingan.</p>
<p>Sementara itu, tim putri Jakarta Pertamina Energi dan Jakarta PGN Popsivo Polwan berhasil lolos ke Grand Final. Tim putri Jakarta Pertamina Energi menduduki peringkat pertama dengan 18 poin, usai 6 kali menang dalam 6 kali pertandingan tanpa menderita kekalahan sekalipun. Di posisi kedua, tim putri Jakarta PGN Popsivo Polwan menyusul 9 poin dengan 3 kali menang dan 3 kali kalah dalam 6 kali pertandingan.</p>
<p>Head Coach Surabaya Bhayangkara Samator, Ibarsjah Dhani Tjahjono, mengaku bersyukur timnya lolos setelah melakoni 3 kali menang dan 3 kali kalah selama final four.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">78668</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
