<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>finalis &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/finalis/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 30 Jul 2025 12:53:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>finalis &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>25 Finalis Bersaing di Grand Final Duta Anak Situbondo Tahun 2025</title>
		<link>https://memontum.com/25-finalis-bersaing-di-grand-final-duta-anak-situbondo-tahun-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Jul 2025 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[bersaing]]></category>
		<category><![CDATA[finalis]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224450</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Sebanyak 25 finalis bersaing dalam adu gagasan dan bakat di Grand Final Duta Anak Kabupaten Situbondo 2025. Kegiatan yang diikuti pelajar SMP/SMA sederajat ini, digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kabupaten Situbondo, di Pendopo Kabupaten Situbondo, Rabu (30/07/2025) tadi. Kepala DP3APPKB Situbondo, Imam Darmaji, menjelaskan bahwa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Sebanyak 25 finalis bersaing dalam adu gagasan dan bakat di Grand Final Duta Anak Kabupaten Situbondo 2025. Kegiatan yang diikuti pelajar SMP/SMA sederajat ini, digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kabupaten Situbondo, di Pendopo Kabupaten Situbondo, Rabu (30/07/2025) tadi.</p>



<p>Kepala DP3APPKB Situbondo, Imam Darmaji, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memilih Duta Anak yang akan menjadi pengurus Forum Anak Kabupaten Situbondo. Gelaran ini, dengan memberikan kesempatan pada anak-anak untuk menunjukkan bakat dan kemampuannya. Salah satunya, dengan memberikan kesempatan kepada generasi penerus, untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan pembangunan dan menyuarakan pemenuhan hak-hak anak di Situbondo.</p>



<p>&#8220;Mereka hari ini tampil untuk mengikuti seleksi. Dari 25 orang peserta, dipilih menjadi 10 orang. Lalu dari 10 orang menjadi 5 orang, hingga jadi 3 orang dan selanjutnya baru dipilih yang terbaik sebagai pemimpin di Forum Anak Situbondo,&#8221; terangnya.</p>



<p>Lebih lanjut Kepala DP3APPKB menambahkan, para finalis di Grand Final Duta Anak sudah melalui tahapan yang cukup panjang. Diantaranya dilakukan seleksi, tes tulis, wawancara dan tes bakat. Sedangkan indikator penilaiannya, diantaranya dari kepribadian, cara berbicara, penguasaan materi saat berdialog dan penampilannya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bagi finalis pemenang Juara I, II dan III, ujarnya, selain mendapat hadiah juga diusulkan mendapatkan beasiswa. Nantinya, peserta Duta Anak yang mendapatkan juara akan mewakili Kabupaten Situbondo untuk pemilihan Duta Anak di tingkat Provinsi Jatim hingga tingkat nasional.</p>



<p>Sementara itu, Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah, menyampaikan bahwa pihaknya ingin Situbondo menjadi kabupaten layak anak. Sehingga, harapannya di sekolah-sekolah stop perilaku bullying kepada anak-anak.</p>



<p>Apalagi, tambahnya, saat ini pemerintah daerah tengah memproses Perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Ini adalah bagian dari salah satu kriteria untuk menjadi kabupaten layak anak.</p>



<p>&#8220;Pemerintah daerah mendukung program-program layak anak. Karena Duta Anak ini menjadi bagian potret contoh bagi anak-anak di Situbondo. Karenanya, kami titip pesan kepada mereka (finalis Duta Anak) agar selalu menjaga akhlakul karimah, karena itu yang menjadi modal utama. Sebab kecerdasan dan intelektual, itu diawali dari akhlakul karimah,&#8221; tegasnya. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224450</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Penuh Semangat Kemenangan, Bupati Lumajang Lepas Finalis KMNR dan OGM ke Tingkat Nasional</title>
		<link>https://memontum.com/penuh-semangat-kemenangan-bupati-lumajang-lepas-finalis-kmnr-dan-ogm-ke-tingkat-nasional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Apr 2025 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[finalis]]></category>
		<category><![CDATA[kemenangan]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[semangat]]></category>
		<category><![CDATA[tingkat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221474</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, melepas para finalis Kompetisi Matematika Nalaria Realistik (KMNR) ke-20 dan Olimpiade Guru Matematika (OGM) ke-10 tingkat nasional asal Kabupaten Lumajang. Dengan semangat optimisme dan doa, mengiringi keberangkatan peserta dari Pendopo Arya Wiraraja, Sabtu (26/04/2025) tadi. Para finalis tersebut, terdiri dari siswa berbakat dan guru-guru inspiratif, yang akan berlaga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, melepas para finalis Kompetisi Matematika Nalaria Realistik (KMNR) ke-20 dan Olimpiade Guru Matematika (OGM) ke-10 tingkat nasional asal Kabupaten Lumajang. Dengan semangat optimisme dan doa, mengiringi keberangkatan peserta dari Pendopo Arya Wiraraja, Sabtu (26/04/2025) tadi.</p>



<p>Para finalis tersebut, terdiri dari siswa berbakat dan guru-guru inspiratif, yang akan berlaga di babak final nasional yang diselenggarakan oleh Klinik Pendidikan MIPA (KPM) Pusat di Gedung UTCC Pamulang, Tangerang Selatan, Senin (28/04/2025) lusa.</p>



<p>Dalam sambutannya, Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, menekankan pentingnya membangun mental juara sebagai bekal utama dalam menghadapi persaingan di tingkat nasional. &#8220;Anak-anakku harus berani. Miliki mental juara, karena keberanian dan kepercayaan diri adalah separuh dari kemenangan. Terima kasih kepada bapak ibu guru dan orang tua yang telah sabar membimbing dan mendampingi hingga sampai di tahap ini,&#8221; kata Bunda.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Lebih lanjut dirinya berpesan, agar para finalis selalu menjaga kesehatan, tetap fokus, serta tidak melupakan kekuatan doa, terutama doa restu dari orang tua, sebagai penyemangat di medan kompetisi. &#8220;Minta restu orang tua sebelum berangkat, berdoa sepanjang perjalanan dan jaga kesehatan. Hindari makanan yang bisa mengganggu kondisi tubuh, karena stamina juga penentu keberhasilan,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Pelepasan ini berlangsung khidmat dengan doa bersama yang dipimpin oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Lumajang dan Dinas Pendidikan, disertai pemberian dukungan moril kepada seluruh peserta.</p>



<p>Bunda Indah mengakhiri pesannya dengan harapan besar bahwa para finalis akan menjadi duta-duta kebanggaan yang mampu mengharumkan nama Lumajang di panggung nasional. &#8220;Selamat berjuang. Jadilah contoh dan inspirasi bagi teman-teman kalian. Bertandinglah dengan semangat sportif dan pulanglah membawa kemenangan untuk Lumajang,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Keberangkatan para finalis ini, menjadi simbol semangat Lumajang untuk terus berprestasi, membuktikan bahwa daerah ini mampu melahirkan generasi cemerlang yang siap bersaing di kancah nasional. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221474</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Deretan Finalis Putri Indonesia Meriahkan Gebyar Batik Khas Daerah, Pj Bupati Pasuruan Beri Pesan Ini</title>
		<link>https://memontum.com/deretan-finalis-putri-indonesia-meriahkan-gebyar-batik-khas-daerah-pj-bupati-pasuruan-beri-pesan-ini</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Feb 2025 16:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[daerah]]></category>
		<category><![CDATA[deretan]]></category>
		<category><![CDATA[finalis]]></category>
		<category><![CDATA[gebyar]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[meriahkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218956</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Pj Bupati Pasuruan, Nurkholis, membuka Gebyar Batik Khas Daerah, yang digelar Pemerintah Kabupaten Pasuruan di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Senin (03/02/2025) malam. Turut hadir dalam gebyar itu, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Pasuruan, Raden Roro Dewi Maharani, Wakil Bupati Pasuruan terpilih, HM Shobih Asrori, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Pj Bupati Pasuruan, Nurkholis, membuka Gebyar Batik Khas Daerah, yang digelar Pemerintah Kabupaten Pasuruan di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Senin (03/02/2025) malam. Turut hadir dalam gebyar itu, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Pasuruan, Raden Roro Dewi Maharani, Wakil Bupati Pasuruan terpilih, HM Shobih Asrori, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan, Agus Setya Wardhana, Sekda, Yudha Triwidya Sasongko dan tamu undangan.</p>



<p>Gelaran gebyar batik tersebut, menampilkan batik-batik terbaik di Kabupaten Pasuruan, yang dikumpulkan jadi satu dan diperagakan oleh sejumlah model. Bahkan, model-model yang memamerkan busana serba batik khas Kabupaten Pasuruan ini bukan sembarang model. Melainkan, para Finalis Puteri Indonesia Jawa Timur 2025. Termasuk, Puteri Indonesia Jawa Timur terpilih tahun 2025, yakni Firsta Yufi Amarta Putri serta Yasinta Aurellia, Puteri Indonesia Jawa Timur 2023, sekaligus Puteri Indonesia Lingkungan 2023 dan Top 24 Miss Supranational 2023.</p>



<p>Dalam momen itu, Firsta mengaku bangga bisa memakai busana batik karya pembatik Kabupaten Pasuruan, yang salah satunya adalah karya Wardah Assu&#8217;udiyah dari Bangil. Ada pula Faiza Bordir Bangil serta Nurita Batik Beji, yang menampilkan busana batik dengan corak dan karakter yang sama-sama kuat.</p>



<p>&#8220;Batik-batiknya keren semua. Karena batik ini bisa kekinian, dalam artian bisa dibuat untuk acara formal maupun non formal. Bisa resmi ataupun casual, dan pembatik Kabupaten Pasuruan layak setara dengan pembatik nasional,&#8221; kata Frista.</p>



<p>Dalam gebyar batik itu, tidak hanya mengkaryakan para pembatik Kabupaten Pasuruan, yang punya nama besar. Namun, juga para pemula yang berkompetisi dalam Lomba Cipta Desain Motif Batik khas Kabupaten Pasuruan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dari 40 peserta, juri menyaringnya sampai 10 besar dan mereka semua diundang untuk bisa menerima hadiah sekaligus memperkenalkan batik rancangannya di hadapan para undangan.</p>



<p>Ketua Dekranasda Kabupaten Pasuruan sekaligus Ketua Dewan Juri Lomba Cipta Desain Motif Batik khas Kabupaten Pasuruan, Rr Dewi Maharani Nurkholis, mengapresiasi seluruh peserta yang menampilkan karya batiknya masing-masing. Dari semua peserta, Juri memutuskan &#8216;Batik Jejak Harmoni Pasuruan&#8217; sebagai pemenang Lomba Cipta Desain Motif Batik khas Kabupaten Pasuruan. Batik tersebut, merupakan rancangan Alif Sukma Muclisin dari Gondanglegi, Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji.</p>



<p>&#8220;Batik karya Alif itu komplit. Semua potensi Kabupaten Pasuruan ditampilkan dalam satu lembar kain 2 meter. Mulai dari Gunung Bromo, Kapal Cheng Hoo, Candi Belahan, Candi Jawi sampai motif kehidupan lokal seperti ikan lempuk, mangga alpukat, durian, salak, biji kopi, maupun bunga krisan dan sedap malam. Ini benar-benar mahakarya yang luar biasa,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Pj Bupati Pasuruan, Nurkholis, dalam kesempatan itu berpesan agar semakin banyak masyarakat yang melestarikan batik sebagai warisan masa depan. Terlebih, batik merupakan peninggalan dunia asli Indonesia yang telah diakui oleh Unesco sejak tahun 2009.</p>



<p>&#8220;Batik ini warisan dunia asal Indonesia, yang telah ditetapkan oleh Unesco. Jadi, sudah sepatutnya dan seharusnya batik tetap kita lestarikan sampai kapanpun. Kita kenalkan sampai generasi-generasi mendatang dan anak cucu kita,&#8221; kata Pj Bupati Pasuruan. <strong>(kom/pas/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218956</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Trenggalek Ajak Finalis POI 2024 Transplantasi Terumbu Karang Guna Jaga Alam</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-trenggalek-ajak-finalis-poi-2024-transplantasi-terumbu-karang-guna-jaga-alam</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Jun 2024 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[finalis]]></category>
		<category><![CDATA[karang]]></category>
		<category><![CDATA[terumbu]]></category>
		<category><![CDATA[transplantasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=210325</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Masih dalam rangkaian kegiatan pemilihan Putri Otonomi Indonesia (POI) tahun 2024 dan HUT ke-24 APKASI, Bupati Trenggalek, Mochammad Nur Arifin, mengajak finalis ajang pencarian bakat untuk melakukan transplantasi terumbu karang di Pantai Mutiara Trenggalek Kecamatan Watulimo. Melalui acara Mutiara Underwater Festival and Conservation (MUF ON), 15 finalis POI diajak melakukan aksi menjaga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Masih dalam rangkaian kegiatan pemilihan Putri Otonomi Indonesia (POI) tahun 2024 dan HUT ke-24 APKASI, Bupati Trenggalek, Mochammad Nur Arifin, mengajak finalis ajang pencarian bakat untuk melakukan transplantasi terumbu karang di Pantai Mutiara Trenggalek Kecamatan Watulimo.</p>



<p>Melalui acara Mutiara Underwater Festival and Conservation (MUF ON), 15 finalis POI diajak melakukan aksi menjaga lingkungan. Pesan untuk MUF ON, kembali menjaga alam benar-benar digaungkan oleh Bupati Trenggalek, dalam menyikapi perubahan iklim ekstrem yang berpengaruh tidak baik bagi kehidupan saat ini.</p>



<p>Hal ini, senada dengan cita-cita Kabupaten Trenggalek menuju Net Zero Carbon 2045. Diharapkan melalui Putri Otonomi Indonesia, cita-cita mulia menjaga ekologi ini bisa ditangkap seluruh daerah di tanah air.</p>



<p>&#8220;Saya mengajak cita-cita kemerdekaan. Kalau dahulu kita mempertahankan nyawa dengan memperjuangkan kemerdekaan, namun sekarang banyak yang kehilangan nyawa karena krisis iklim yang parah, yang mengakibatkan bencana alam, krisis pangan dan juga perebutan sumber energi yang memicu perang dan juga wabah,&#8221; ucap Bupati Arifin, Rabu (05/06/2024) tadi.</p>



<p>Melalui aksi kecil yang dilakukan ini, diharapkan bisa menyelamatkan dunia dan juga Indonesia dari ancaman krisis iklim yang semakin ekstrem dari hari ke hari. Targetnya, dari aksi ini nanti akan dihitung, sehingga harapannya unit karbonnya bisa dikonversi menjadi pendapatan daerah sebagai potensi blue karbon kedepannya.</p>



<p>&#8220;Jadi kerangka globalnya, sekarang kita ingin menghitung berapa sih kemampuan serapan karbon yang ada di Kabupaten Trenggalek. Baik di kawasan kehutanan, kawasan pesisir, maupun juga di ekosistem Kars karena juga termasuk bagian dari serapan karbon,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Mas Ipin-sapaan akrabnya mengatakan jika best line emisi karbon dan juga emisi gas lain seperti gas metan bisa dikeluarkan oleh transportasi, energi, industri, kemudian rumah tangga di Kabupaten Trenggalek. Jika dilihat dari kerangka awal, sebelum dilakukan survey secara mendetil, sebenarnya Trenggalek sudah Netsink. Artinya, net zero karbon itu emisi yang dilepas dan yang diserap itu seimbang.</p>



<p>&#8220;Di Kabupaten Trenggalek melepas sekitar 3 juta karbon equivalent ton pertahun. Tetapi yang bisa kita serap itu sebanyak 27 juta karbon ton equivalent pertahun,&#8221; ujar Mas Ipin.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sebenarnya, di Trenggalek terbilang surplus dan yang surplus-surplus itu nanti unitnya bisa dimonetisasi menjadi berkah untuk masyarakat dalam bentuk nila jual karbon dalam bentuk trading.</p>



<p>Disinggung soal perkembangan taman bawah laut, pria yang juga menjabat Wakil Ketua APKASI itu menerangkan, jika sebelumnya dirinya mendapat kiriman video dari teman-teman. &#8220;Kemarin saya dapat video under water dari teman-teman. Alhamdulillah, sudah muncul Anemon-Anemonnya. Terus kemudian, saya lihat ada ikan-ikan nemo dan ikan ikan lain yang sudah mulai muncul. Karena kawasan ini dulu terumbu karangnya korban dari pengeboman. Di bom, potas untuk mencari Lobster dan juga ikan-ikan hias yang diperjual belikan. Terus kemudian juga suhu bumi naik, panas di laut itu semakin tinggi. Sehingga kalau dilihat di Pantai Mutiara itu pasirnya putih, salah satunya karena serpih serpihan karang yang sudah mati. Ini kebawa arus laut ke daratan. Jadi ini yang mulai kita konservasi,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Sementara itu, mendukung upaya yang telah dilakukan sang suami, Novita Hardini selaku Ketua Tim Penggerak PKK Trenggalek, menyampaikan jika apa yang dilakukan ini sudah sangat menginspirasi. &#8220;Sebenarnya apa yang dilakukan Pak Bupati, itu sudah sangat menginspirasi. Tidak hanya bagi kami masyarakat yang ada di Kabupaten Trenggalek, tetapi juga menjadi teladan bagi kabupaten-kabupaten lain yang ada di Indonesia,&#8221; kata Novita.</p>



<p>Masih kata ibu tiga anak ini, bahwa hari ini pola ekonomi baru, banyak sekali masyarakat yang ingin mendapatkan investor. Tidak hanya investor dari lokal tapi juga investor dari global. Yang berbondong-bondong datang ke Indonesia untuk menginvestasikan dananya yang mana ini menjadi satu kekhawatiran baginya.</p>



<p>Dimana semakin banyak gedung di buat, semakin banyak ekosistem ekonomi baru dilaksanakan, maka akan mengancam iklim. Ini secara halus menjadi bentuk penjajahan yang dilakukan. Baik oleh bangsa sendiri ataupun juga dari negara lain ke Indonesia.</p>



<p>&#8220;Ekonomi memang penting, tapi tolong jangan sampai membunuh demokrasi Indonesia. Alam butuh hidup, masyarakat butuh makan dan tempat dimana kita tinggal butuh dirawat dengan baik. Apa yang dijadikan tagline hari ini, menjadi panutan bagi saya dan juga saya harapkan menjadi gerakan movement yang besar di Indonesia secara keseluruhan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Ketua Dekranasda Trenggalek ini menyebut, bahwa kegiatan MUF ON ini merupakan momentum yang sangat luar biasa dan sangat positif. &#8220;Sekali lagi kami berharap kedepannya generasi-generasi muda dapat melanjutkan kegiatan-kegiatan serupa untuk menjaga alam dan lingkungan agar lebih baik lagi,&#8221; pesan Novita. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">210325</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Arifin Sambut Kedatangan 15 Finalis Putri Otonomi Indonesia 2024 di Trenggalek</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-arifin-sambut-kedatangan-15-finalis-putri-otonomi-indonesia-2024-di-trenggalek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Jun 2024 04:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[arifin]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[finalis]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kedatangan]]></category>
		<category><![CDATA[otonomi]]></category>
		<category><![CDATA[sambut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=210262</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin sambut 15 finalis Putri Otonomi Indonesia (POI) tahun 2024 di Pendopo Manggala Praja Nugraha. Penyambutan 15 finalis ini, juga menandai awal dikarantinanya para finalis sekaligus dimulainya peringatan HUT ke-24 APKASI di kabupaten yang menamai dirinya TGX Shoutern Paradise itu. &#8220;Hari ini rangkaian Putri Otonomi Indonesia 2024, sudah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin sambut 15 finalis Putri Otonomi Indonesia (POI) tahun 2024 di Pendopo Manggala Praja Nugraha. Penyambutan 15 finalis ini, juga menandai awal dikarantinanya para finalis sekaligus dimulainya peringatan HUT ke-24 APKASI di kabupaten yang menamai dirinya TGX Shoutern Paradise itu.</p>



<p>&#8220;Hari ini rangkaian Putri Otonomi Indonesia 2024, sudah mulai dilaksanakan. Semua delegasi tadi hadir dari Bandara Internasional Doho Kediri. Perjalanan sekitar 1 jam lebih, menuju ke Kabupaten Trenggalek,&#8221; kata Bupati Arifin, Rabu (05/06/2024) tadi</p>



<p>Usai menjalani prosesi penyambutan, ujarnya, selanjutnya akan ada beberapa kegiatan yang dilakukan oleh finalis POI 2024. Beberapa diantaranya, akan ada Mutiara Under Water Festival. Di sana, kegiatannya adalah replantasi terumbu karang. Hal ini, bertujuan sebagai edukasi pentingnya ekosistem laut.</p>



<p>&#8220;Ada pula beberapa rangkaian fashion juga di Pasar Pon, yang akan dilaksanakan oleh peserta. Mereka mengaku sangat exited mengikuti fashion show ini. Jika biasanya fashion show dilakukan di hotel, tapi ini dilakukan di pasar (tempat terbuka),&#8221; terangnya.</p>



<p>Kemudian, acara juga akan ada gala diner di bukit bekas tambang. Listrik yang digunakan nanti, dari PLN yang bersumber dari energi baru terbarukan.</p>



<p>&#8220;Jadi nanti, sumber listriknya dari PLTA dan sebagainya. Mungkin nanti juga ada pemberian sertifikat renewable energy dari PLN karena menggelar show. Kemudian perkantoran juga akan kita upgrade kelistrikannya dari energi terbarukan,&#8221; imbuh Mas Ipin-sapaan akrabnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Di malam puncak POI 2024, para finalis akan jelajah hutan durian, mengeksplore hutan durian seluas 700 hektare. Yang mana hal itu tentu menjadi pengalaman yang sangat luar biasa bagi mereka.</p>



<p>&#8220;Saya berharap, semuanya bisa sukses dan mungkin berbeda dari ajang pencarian bakat ataupun ajang-ajang kecantikan yang lain. Dalam Putri Otonomi kecantikan itu inner beauty. Tidak hanya dilihat outlook luarnya saja, tetapi juga kapasitas kemampuannya untuk menjadi duta-duta Kabupaten,&#8221; kata suami Novita Hardiny itu.</p>



<p>Senada dengan Bupati Trenggalek, Direktur Eksekutif APKASI, Sarman Simanjorang, dalam sambutannya menyampaikan Putri Otonomi Indonesia tidak sekedar menjadi ajang kecantikan saja, melainkan terlihat cantik tampilan dari luar maupun dalam serta juga baik dalam kemampuan dan kapasitasnya. Ini dikarenakan, mereka nantinya akan menjadi duta-duta kabupaten yang akan menjadi pioner dalam mengenalkan potensi dan keunggulan daerah masing-masing.</p>



<p>&#8220;Kalau ajang kecantikan, biasanya kesempatan akan diberikan kepada duta dari kota-kota besar. Sedangkan untuk putri otonomi, merupakan duta-duta kabupaten. Ternyata bila diberikan kesempatan, mereka tidak kalah bersaing,&#8221; ujar Sarman.</p>



<p>Bahkan, Direktur Eksekutif APKASI ini sempat memamerkan salah satu Putri Otonomi sempat diberi kesempatan menjadi Menteri Investasi sehari. &#8220;Kemudian juga menjadi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Diberikan otoritas oleh menteri langsung. Ini kesempatan langka dan hanya Putri Otonomi yang bisa,&#8221; paparnya. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">210262</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Meriahkan HUT Kemerdekaan RI Ke-78 Kota Malang, Finalis Top 5 Idola Cilik 2022 Sumbangkan Suara Merdu</title>
		<link>https://memontum.com/meriahkan-hut-kemerdekaan-ri-ke-78-kota-malang-finalis-top-5-idola-cilik-2022-sumbangkan-suara-merdu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Aug 2023 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[finalis]]></category>
		<category><![CDATA[Kemerdekaan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[meriahkan]]></category>
		<category><![CDATA[sumbangkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=196005</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Penampilan Alfiano Than Wijaya (11), dalam serangkaian Peringatan HUT RI Ke-78 di Halaman Balai Kota Malang, mencuri perhatian. Itu karena, pelajar SD Tasikmadu 2 Kelas 6 tersebut, tidak hanya menjadi bagian peserta upacara. Namun, juga membawakan beberapa tembang lagu dari suara merdunya yang dibawakan dirangkaian momentum upacara Pengibaran Bendera Merah Putih, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Penampilan Alfiano Than Wijaya (11), dalam serangkaian Peringatan HUT RI Ke-78 di Halaman Balai Kota Malang, mencuri perhatian. Itu karena, pelajar SD Tasikmadu 2 Kelas 6 tersebut, tidak hanya menjadi bagian peserta upacara. Namun, juga membawakan beberapa tembang lagu dari suara merdunya yang dibawakan dirangkaian momentum upacara Pengibaran Bendera Merah Putih, Kamis (17/08/2023) tadi.</p>



<p>Sebelum memulai upacara, Alfiano menyanyikan lagu yang berjudul untuk tuhan karya Naura. Tidak berhenti sampai di situ, usai pelaksanaan upacara, untuk menghibur para tamu juga kembali menyanyikan lagu &#8216;Ngopi maszeh&#8217; karya Happy Asmara.</p>



<p>“Tentu rasanya senang bisa ikut dan berpartisipasi dalam rangka memperingati HUT RI Ke-78 ini. Dan alhamdulillah, bisa ketemu sama Bapak Wali Kota dan Wakilnya,” ujar Alfiano, seusai mengisi acara tersebut.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Untuk tampil di Balai Kota Malang tersebut, Alfiano mengaku juga harus mengikuti tes seleksi terlebih dahulu. Akan tetapi, dirinya langsung berhasil lolos bahkan dipilih langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Suwarjana, untuk perwakilan.</p>



<p>“Sebenarnya ada seleksinya. Tetapi saya langsung lolos. Saya dipilih langsung oleh Pak Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, untuk nyanyi di sini. Saya latihan nyanyi sudah dari minggu kemarin,” katanya.</p>



<p>Prestasi nyanyi Alfiano, bukanlah hal baru baginya. Pelajar Kelas 6 ini, menyampaikan bahwa dirinya telah memiliki pengalaman tampil di acara serupa, termasuk di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang sendiri. Selain itu, dirinya juga sebagai salah satu finalis Top 5 Idola Cilik pada tahun 2022.</p>



<p>“Saya hobi nyanyi sejak dulu dan sering ikut lomba, sekarang sudah jarang. Apalagi saat ini sudah kelas 6. Ke depan cita-citanya ingin jadi dokter yang bisa nyanyi,” tambah Alfiano.</p>



<p>Dengan pemikiran masa depan yang luar biasa, ini mencerminkan semangat dan ambisinya dalam meraih prestasi di berbagai bidang. Tentu dengan cita-cita yang dimiliki tersebut, dirinya berharap bisa menginspirasi generasi muda untuk mengejar impian. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">196005</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
